Pusat Oleh-oleh Bale Agung Owabong Diresmikan

Pusat Oleh-oleh “Bale Agung” Diharapkan Meningkatkan Sektor Wisata Kuliner

BanyumasNews.com – Pusat Oleh-oleh khas Purbalingga “Bale Agung” yang dikelola PD. Owabong  diresmikan di Rumah Makan Bale Apoeng Purbalingga. Pusat oleh-oleh ini diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan wisatawan, khususnya di sektor wisata kuliner dan UMKM.

Hal tersebut disampaikan Direktur PD. Owabong Hartono dalam sambutannya pada acara Soft Opening Pusat Oleh-oleh Khas Purbalingga “Bale Agung”, yang berada di kompleks RM Bale Apoeng, Kecamatan Bojongsari, Sabtu (15/12/2018).

“Ironi rasanya, banyak dari wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di Purbalingga, mereka beli oleh-olehnya di Sokaraja. Oleh karena itu dengan diresmikannya Bale Agung ini diharapkan dapat sebagai sarana promosi dan penjualan dari produk-produk khas Purbalingga kepada para wisatawan,” kata Hartono.

Ia melanjutkan, di Bale Agung masih menyediakan space untuk para pelaku UMKM Purbalingga yang mau memajang produknya di pusat oleh-oleh tersebut.

“Sementara ini baru ada 35 pelaku UMKM yang bermitra dengan kami, kami tentunya masih menyediakan space bagi para pelaku UMKM untuk mengisi produknya di sini agar dapat terjangkau wisatawan,” lanjutnya.

“Mohon maaf, Bale Apoeng ini kita ganti namanya menjadi Bale Agung, karena harapannya pusat oleh-oleh ini tidak hanya mengapung, tapi dapat menjadi agung (besar) dan dapat sama levelnya bahkan jika bisa menyaingi pusat oleh-oleh yang ada di Jogja, Bandung, maupun Bali,” kata Hartono.

Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi

Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi dalam sambutannya menyambut baik diresmikannya Pusat oleh-oleh Bale Agung ini.

“Ini merupakan kado untuk Kabupaten Purbalingga di Hari Jadi ke 188. Diharapkan pusat oleh-oleh ini dapat menjadi wadah promosi produk-produk lokal dan dapat menjadi sarana pemasaran produk khas Purbalingga. Harapannnya para biro wisata dapat mengarahkan para wisatawan yang berkunjung ke Purbalingga untuk dapat singgah di Bale Agung ini,” kata Tiwi.

Ia menambahkan, pusat oleh-oleh ini sekaligus dapat menjadi destinasi wisata kuliner, karena selama ini sudah banyak destinasi wisata tetapi belum ada destinasi pusat kuliner.

“Ada faktor 3A yang dapat menentukan suksesnya pariwisata di suatu daerah, yaitu AccessibilityAttractive, dan Amenity. Accessibility yaitu ketersediaan jalan ke tempat wisata, dimana pusat oleh-oleh ini berada di jalan akses menuju ke beberapa destinasi wisata yang ada di Purbalingga, kemudian  Attractive  yaitu bagaimana destinasi wisata yang ada di Purbalingga dapat menarik para wisatawan, dan yang terakhir Amenity yaitu ketersediaan sarana pendukung seperti hotel, rumah makan, dan tentunya pusat oleh-oleh seperti di Bale Agung ini,” pungkasnya. (BNC/PI-9)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.