Tronton Rem Blong di Turunan FO Kretek, Tabrak Puluhan Kendaraan. 4 Meninggal 7 Luka-luka

Truk pengangkut beras mengalami rem blong dan menabrak puluhan kendearaan dan timbulkan belasan korban jiwa

BanyumasNews.com – Kecelakaan maut mengakibatkan korban jiwa meninggal dunia dan luka-luka berat dan ringan, kembali terjadi di Bumiayu, Kabupaten Brebes,  Jawa Tengah, pada hari Senin, 10 Desember 2018, sekira pukul 11.45 WIB. tepatnya di Jalan Raya P. Diponegoro termasuk Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu.

Truck tronton pengangkut beras Nomor Polisi B-9370-WYT yang dikemudikan Wasroni Bin Darmin (25 th), asal Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, diduga mengalami rem blong selepas melewati jembatan fly over (FO) Kretek,  Kecamatan Paguyangan,  Brebes. Truk tersebut membawa beras dari Sragen hendak menuju Cipinang Jakarta.

Polsek Bumiayu dalam rilis yang beredar di kalangan media mengatakan saat jalan menurun tiba- tiba rem, kopling, kemudi kendaraan tidak berfungsi, sehingga truck melaju dengan kencang ke arah dalam kota Bumiayu (Jalan P. Diponegoro). Kemudian truck tersebut menabrak puluhan unit mobil dan sepeda motor.  Akhirnya truck baru berhenti setelah menabrak tiang plang dan bangunan teras bagian depan RSU Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu.

Akibat kejadian tersebut menyebabkan jatuhnya puluhan korban jiwa dan kerugian material.

Menurut data yang diterima dari Polsek Bumiayu, korban jiwa terdiri dari korban meninggal dunia 4 orang, korban luka berat 3 orang, dan korban luka ringan 4 orang. Sehingga total korban 11 orang.

Kerugian material terdiri dari 14 unit kendaraan mobil mengalami rusak parah dan ringan, 18 unit sepeda motor mengalami rusak parah dan ringan, serta bangunan RS Siti Aminah Muhammadiyah Bumiayu mengalami kerusakan pada bagian depan.

Data korban meninggal dunia yakni :

1. PRANGGONO SENO (35 th) warga Desa Karangkedawung Rt.004/002 Kecamatan Sokaraja, Banyumas.

2. SITI KHALIMAH (32 th), Dk. Waringin Ds. Cinanas Rt.002/006 Kecamatan Bantarkawung, Brebes.

3. KATAM (56 th), Dk. Karanganyar Rt. 005/006 Ds. Tarabana, Kecamatan Paguyangan, Brebes.

4. IRFAN ARDIYANTO bin KARYANTO, (23 th), Dk. Krajan I Rt. 003/002 Ds. Jatisawit Kecamatan Bumiayu Brebes.

Sedangkan korban luka-luka :
1.  SIDQI HAMZAN, umur 7 hari, luka robek pada bagian kepala belakang, kepala atas hermatom, (anak kedua dari Ny. SITI KHALIMAH), dirujuk ke RSUD Margono Purwokerto.

2. NUR ADI SAPUTRA, umur 33 th, Dk. Waringin Ds. Cinanas Rt.002/006 Kec. Bantarkawung Kab. Brebes, robek pada kepala bagian kiri (suami dari Ny. SITI KHALIMAH), dirujuk ke RSUD Margono Purwokerto.

3. AHLAM ZAHRA, umur 5 th, Dk. Waringin Ds. Cinanas Rt.002/006 Kec. Bantarkawung Kab. Brebes (anak pertama dari Ny. SITI KHALIMAH), luka pada bahu kiri mengalami geser / disloc, dirujuk ke RSUD Margono Purwokerto.

4. ARNAM, umur 65 th, Ds. Karangtengah Kab. Banyumas, luka pada bagian kepala belakang, dan tulang bergeser pada lulut kanan.

5. ARIS BUDIONO, 19 th, Dk. Karangsalam Rt. 007/008 Ds. Kalierang Kec. Bumiayu.

6. KARYONO, 41 th, Ds. Pakujati Rt.005/006 Kec. Paguyangan Kab. Brebes, luka pada pergelangan kaki sebelah kiri.

7. PANJI ATHARIQ, Brebes, 11-09-1997, Ds. Kedaung Wetan Rt. 004/003, Tangerang.

Polsek Bumiayu dibantu warga telah melakukan cek TKP, mengevakuasi korban ke RSUD Bumiayu dan RSU Siti Aminah Bumiayu, dan mengamankan pengemudi truck ke Polsek Bumiayu.

Ancaman Demo

Menyusul kembali terjadinya kecelakaan akibat rem blong yang terjadi di turunan panjang selepas FO Kretek,  sejumlah elemen masyarakat di Bumiayu khususnya dan Brebes Selatan umumnya, mengancam melakukan demo untuk mencegat truk-truk besar melintas di jalur FO Kretek. Ini mengingat kejadian yang selalu terulang dan sudah puluhan jiwa melayang di jalur tersebut.

Di dunia maya, para netizen berharap solusi dari dinas terkait atas kondisi jalan menurun yang tidak rata (bergelombang) dan adanya pasir buangan untuk mencegah kendaraan besar yang mengalami rem blong tidak masuk ke kota Bumiayu yang padat. (BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.