Banyumas Gelar Festival dan Pameran Durian

BanyumasNews.com  – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DinPertan KP) Kabupaten Banyumas mencatat pada tahun 2017 populasi pohon durian di Banyumas mencapai 191.948 pohon dengan produksi 52.837 kuintal pertahun.

Melihat potensi tersebut, Dinpertan KP menggelar festival dan pameran Durian Lokal Banyumas 2018, yang digelar Sabtu-Minggu 24-25 Nopember 2018 ini di GOR Satria Purwokerto. Berbagai jenis durian lokal Banyumas dihadirkan pada festival ini.

Kepala Dinpertan KP Widarso mengatakan durian merupakan salah satu komoditi buah unggulan di Kabupaten Banyumas.

“Festival durian menjadi event untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk durian unggulan Banyumas ke pasar lokal maupun regional,” katanya.

Durian Banyumas

Sementara Kabid Bina Usaha dan Penyuluhan Pertanian Dinpertan KP Cut Viviani mengatakan varitas duren yang berkembang di Banyumas meliputi varietas kromo, cani, sunan, sitokong dan petruk. Varitas kromo oleh masyarakat sering disebut jenis Duren Montong atau Duren Bawor, yang berpusat di Kecamatan Kemranjen.

Varietas itu telah menyebar di seluruh Kabupaten Banyumas khususnya kecamatan Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, Somagede, Cilongok, Baturaden, Sumbang, Ajibarang, Karanglewas, Wangon, Pekuncen dan Kebasen.

“Dengan kegiatan ini akan tercipta forum antara pihak yang berkompeten dan menekuni atau yang berkecimpung di bidang agribisnis durian untuk bersama sama meningkatkan kualitas durian lokal dan membuka peluang pasar serta akan terjalin jejaring usaha, dan bagi pecinta durian bisa melihat, memilih dan membeli langsung berbagai jenis durian lokal yang berkualitas tinggi, dari petani”, kata Vivi.

Vivi menambahkan para pengunjung dapat melakukan transaksi berbagai jenis durian yang dipamerkan dengan harga yang lebih kompetitif.

“Kita mengundang para petani dan kelompok wanita tani durian yang ada di Banyumas, untuk mempromosikan produk komoditas unggulan durian, memfasilitasi pemasaran duren, dan pameran olahan berasal dari duren juga ada kontes durian”, jelasnya.

Meski kegiatan ini bertajuk Festival dan pameran Durian, namun akan dipamerkan tanaman hortikultura lainnya seperti cabe sayuran dan pisang serta bibit tanaman duren serta pupuk organik.

“Kami mengajak masyarakat dapat berkunjung ke Festival ini untuk menambah wawasan dan menjadikannya ajang pembelajaran dalam bidang pertanian,” pungkasnya. (BNC/Pars)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.