Tokoh Prumuka Kak Puspo Wafat, Jenazahnya Dikenakan Pakaian Pramuka Sesuai Wasiatnya

 

Kak Puspo, Cinta Pramuka Sampai Akhir Hayat

BanyumasNews.com –¬†Kamis 15 Nopember 2018, datang seorang bernama Simon Ringin ke Kwarcab Banyumas, untuk minta persetujuan dan menyampaikan pesan Ayahandanya, yang berkeinginan apabila nanti meninggal akan menggunakan pakaian Pramuka lengkap dan minta diberi penghormatan adat Pramuka.

Sekretaris Binamuda, Wahyu Handoko, menyebarkan informasi itu di grup medsos Kwarcab Banyumas. Belum selesai perbincangan dalam grup tersebut, pagi harinya Jumat sekitar pukul 09.15 WIB datanglah kabar duka, si pemberi pesan telah tutup usia.

Betita duka itu ialah Kak Johanes Slamet Puspo Sumarmo yang wafat dengan tenang di Rumah Sakit Elisabeth dalam usia 79 tahun. Suami dari Justiha Taty (wafat 2015) itu lahir di Purwokerto, 03 Juli 1939. Ayah dari 8 putra putri, yaitu Elizabeth Uce P, Julius Gunawan I, Paulina Evi T, Lucia (Alm), Anthonius Bambang, Agustus Unggul W, Simon Ringin P dan Yoseph Adi W itu meninggalkan 7 menantu, 24 cucu, 14 buyut, dan 1 canggah.

Menurut ketua Kwarcab Banyumas, Kak Drs. Achmad Supartono, M.Si, almarhum adalah salah satu tokoh Pramuka Banyumas, yang ikut membidani dan ikut nguri-uri Kwarcab Banyumas sejak berdiri hingga purna tahun 1992 sebagai andalan cabang. Meski sudah purna, ide dan gagasannya masih dinanti oleh pengurus kwarcab aktif.

“Totalitas tanpa batas, mengabdi tiada akhir,” kata Kak Partono.

Selain aktif menjadi Pengurus Kwarcab, beliau aktif membina pramuka di SMA Bruderan, SMA Kristen, SMK Mardikenya dan aktif juga di Satuan Karya (Saka) Bhayangkara. Bahkan puluhan Gugus Depan dan satuan karya di Kwarcab Banyumas Kak Puspo lah yang ikut merintisnya. Karena kepedulian dan pengabdiannya di Pramuka, Kak Puspo telah menerima penghargaan Panca Warsa V, VI, VII, dan VIII.

“Penghargaan tertinggi sudah Beliau terima yaitu Darma Bakti dan Penghargaan Melati,” tambah Kak Partono.

Pelepasan jenazah Kak Puspo secara adat Pramuka sesuai pesan mendiang Kak Puspo

Terkait pesan saat meninggal akan mengenakan Seragam Pramuka lengkap, pihak keluarga telah memenuhinya. Demikian halnya upacara adat Pramuka, juga dipenuhi oleh Kwarcab Banyumas.

Tembang Dandanggula dan Pucung yang dilantunkan oleh Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas Kak Heriana Ady Chandra, S.IP mengantarkan Pasukan Tunas Muda, Ubaloka dan Pramuka Peduli, memberikan jajar kehormatan, menyampaikan penghormatan terakhir yang dilaksanakan Sabtu 17 Nopember 2018 di rumah duka Eko Praloyo Adi Guna, Purwokerto. Pihak keluarga menyaksikan dengan seksama prosesi itu.

Untuk kata perpisahan dan ucapan selamat jalan kepada Kak Johanes Slamet Puspo Sumarmo, disampaikan secara khidmat oleh Andalan Cabang Bidang Humas dan Abdimas Kak Sujiono, S.Pd.

Selamat jalan Kakakku. Kak Puspo sudah mengajarkan kepada kami arti sebuah loyalitas dan kesetiaan. Sekarang kakak sudah selesai menjalani tugas di Pramuka dengan penuh dedikasi dan kesetiaan, hingga akhir hayat. Kak Puspo dimakamkan pada hari Minggu 18 Nopember 2018 di Pemakaman Giri Gondo Tanjung Purwokerto. (BNC/Pars)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.