Banyumas Dapat Banyak Proyek dari Menteri PUPR

BanyumasNews.com – Dalam kesempatan peninjauan proyek underpas Sudirman di Purwokerto Barat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas,  Dr Ir Irawadi, CES,  menyampaikan hasil kunjungan kerja Bupati Banyumas ke Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu. Dikatakan, kunjungan itu menghasilkan beberapa kesepakatan dalam penanganan infrastruktur strategis di Kabupaten Banyumas.

Diantaranya infrastruktur jalan jembatan; infrastruktur sumber daya air dan irigasi; infrastruktur perhubungan khususnya perkeretaapian dan infrastruktur penunjang lainnya.

“Pada Tahun 2018 seluruh jalan nasional di Kabupaten Banyumas dilakukan Preservasi / Rekonstruksi ruas jalan sepanjang 68,03 km dan penanganan jembatan 735,90 m dengan total anggaran Rp. 55,484 Milyar dan sudah diprogramkan kegiatan lanjutan tahun 2019 dengan anggaran Rp. 66,6 Milyar,” katanya.

Irawadi menambahkan, Bupati juga mengajukan usulan Pembangunan Jalan Lingkar Patikraja – Purwokerto dimana Tahun 2018 Pemkab sudah melakukan proses pembebasan lahan serta dipercepatnya Pembangunan Tol Brebes – Wangon – Cilacap yang pada saat evaluasi arus mudik / balik 2018 menjadi salah satu usulan jangka menengah oleh Kementerian PUPR.

Selain itu usulan Penyediaan Air Irigasi 3 (tiga) Kecamatan di Kabupaten Banyumas (Kecamatan Purwojati, Rawalo dan Kebasen), sudah mendapatkan alokasi anggaran Direktorat Jenderal Sumber daya Air untuk rehabilitasi Daerah Irigasi Serayu (anggaran multiyears) dari tahun 2017-2020 sebesar Rp 500 milyar dan rehabilitasi Daerah Irigasi Tajum (anggaran multiyears) dari tahun 2017-2019 sebesar Rp 125 milyar.

Usulan lain adalah pembangunan Embung Sangkur (Desa Kebasen, Kecamatan Kebasen) sebagai middle list (jangka menengah) yang akan mengairi sawah seluas 143 ha di DI Kebasen yang merupakan satu sistem interkoneksi dengan DI Serayu. Kemudian penambahan sollar cell untuk mendukung pompa Kebasen eksisting sebagai short list (jangka pendek) yang akan mengairi sawah seluas 143 ha.

“Embung Kaliurip (Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati) akan mengairi sawah tadah hujan di Kecamatan Purwojati seluas 640 ha sebagai suplesi DI Tajum serta Embung Darek (Desa Tipar Kecamatan Rawalo) untuk suplesi ke DI Tajum yang akan mengairi sawah yang kekeringan di hilir saluran induk Tajum,” katanya. (BNC/prs)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.