Desa Besuki Bentuk Kader Siaga Bencana

BanyumasNews.com – Dalam rangka kesiapsiagaan bencana di Desa Besuki, Kecamatan Lumbir  Kabupaten Banyumas, Pemerintah Desa Besuki menyelenggarakan Pelatihan Siaga Bencana untuk membentuk Kader Siaga Bencana Desa Besuki pada hari Kamis (15/11/2018) selama sehari penuh di Pendopo Balai Desa setempat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Tjarkim. Dalam sambutanya ia menyampaikan bahwa Pelatihan Siaga Bencana ini mudah-mudahan untuk latihan, tidak perlu dipraktekan. Namun demikian, apabila terjadi bencana/musibah itu sudah menjadi ketentuan Allah SWT, jadi harus siap menghadapinya.

“Kepada seluruh peserta pelatihan, setelah pelatihan ini selesai mohon digiatkan dan digalakan ronda di wilayah masing-masing, apalagi ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga kewaspadaan adanya kejadian di wilayah segera bisa ditanggulangi minimal diselesaikan”, tutur Tjarkim.

Pelatihan diikuti oleh 60 Orang peserta, berasal dari unsur LINMAS Desa, Ketua RT Se-Desa Besuki dan Ketua RW Se- Desa Besuki. Materi yang diberikan meliputi Manajeman Bencana yang disampaikan oleh BPBD Banyumas, Pertolongan Pertama disampaikan oleh PRAMUKA Peduli KWARCAB Banyumas dan Instruktur dari TAGANA Banyumas menyampaikan materi Manajemen Shelter, Praktek Pendirian Tenda Pengungsi, Pemadaman Kebakaran dan Simulasi Bencana Tanah Longsor.

“Kami memang menyiapkan Kader Siaga Bencana berasal dari unsur tersebut, terkandung maksud mereka ini notabene ujung tombak dari Pemerintahan Desa yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga ketika ada kejadian bencana bisa dilaporkan dengan cepat ke Desa, yang diteruskan ke Instansi terkait”, tutur Arifin Sekretaris Desa Besuki.

“Apalagi di Desa Besuki ini, selama kurun waktu 2016 dan 2017, Desa kami mengalami banjir bandang luapan Sungai Lopasir, tanah longsor di beberapa titik dan angin putting beliung. Melalui pembentukan kader Siaga Bencana ini kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana menjadi terbangun”, kata Arifin.

“Kegiatan ini kami setting dengan materi teori dan praktek. Yang kami utamakan adalah simulasinya. Dengan harapan Kader Siaga Bencana Desa Besuki ini memiliki kemampuan menolong korban, mengevakuasi korban, menyiapkan sarana pengungsian dan mampu memadamkan kebakaran skala kecil (kompor terbakar). Dalam praktek pertolongan dan evakuasi tentunya seorang Relawan harus memiliki kemampuan dan ketrampilan menolong, sehingga korban bencana dapat tertolong dengan cepat, tepat dan benar”, ungkap Koordinator TAGANA Banyumas Ady Candra selaku instuktur kegiatan.

“Pada akhirnya, apabila setiap Desa menyiapkan Kader Siaga Bencana dengan perlengkapan pendukungnya, sudah barang tentu penanganan kejadian bencana di setiap wilayah akan cepat penanganannya, kami hanya tinggal mensuport kekurangan yang ada pada mereka”, pungkas Ady. (BNC/nan)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.