Pelatihan Aneka Olahan Tahu

BanyumasNews.com – Komitmen tinggi dalam mengembangkan industri kecil dan menengah (IKM) ditunjukkan Pemkab Purbalingga. Hal tersebut dibuktikan dengan diadakannya pelatihan pengolahan tahu yang diselenggarakan oleh Dinperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Purbalingga, Selasa (30/10/2018) lalu di aula balai Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Kalimanah.

Kasi Industri Agro Dinperindag Purbalingga, Budi Baskoro yang bertindak sebagai penyelenggara mengatakan, industri yang berbahan dasar kedelai (tahu dan tempe) di Kabupaten Purbalingga saat ini berjumlah 218, yang tersebar di beberapa tempat seperti di kelurahan Kalikabong, Desa Klapasawit Kecamatan Kalimanah, Desa Selanegara Kecamatan Kaligondang, Desa Limbangan, Desa Kutasari Kecamatan Kutasari, Desa Gandasuli Kecamatan Bobotsari, Kelurahan Kandanggampang Kecamatan Purbalingga dan Desa Makam Kecamatan Rembang.

“Khusus di Kalikabong, terdapat 70 pengrajin tahu. Lomba ini bertujuan agar pengrajin tahu di Purbalingga lebih dikenal dan lebih punya daya saing dengan berbagai olahannya. Jadi tidak melulu tentang tahu akan tetapi bisa diolah ke varian lain,” kata Budi.

Dalam pelatihan tersebut dibuat beberapa varian olahan tahu seperti rolade, cake, sosis, wedang, onion ring, bakso, mayonnaise, tahu telur mie (TTM) yang ke semuanya terbuat dari bahan tahu.

Budi menambahkan, dengan olahan tahu tersebut diharapkan akan menambah nilai ekonomi dari tahu sehingga pengrajin tahu akan lebih maju dari sisi ekonominya.

“Mudah-mudahan setelah ini para pengrajin lebih kreatif lagi dalam mengolah tahu sehingga akan muncul nilai ekonomis yang lebih tinggi,” imbuhnya.

Diakui Budi, skala pengrajin tahu masih kecil yaitu di kisaran 10-30 kg perhari. Selain itu, teknologi pangan yang digunakan juga masih sederhana uang berakibat kurang optimalnya hasil produksi. Kendala tak hanya itu akan tetapi juga masalah sanitasi, pemasaran yang masih terbatas serta olahan yang masih terbatas juga menjadi kendala berkembangnya kerajinan tahu di Purbalingga.

“Kita perlu mengoptimalkan ini semua agar industri kerajinan tahu di Purbalingga bisa berkembang,” pungkasnya. (BNC/KP-4)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.