Wiwit Cahyani Juara 1 Lomba Desain Motif Batik Wayang Suket

Desain Motif Batik ‘Wayang Suket’

BanyumasNews.com – Wiwit Cahyani atau yang akrab disapa Wiwit, siswi SMA Negeri 1 Rembang berhasil menjadi juara pertama pada Lomba Desain Motif Batik bertema ‘Wayang Suket’. Desain yang dibuat oleh Wiwit ini menggunakan desain digital dengan tiga wayang suket bercorak kuning kemerah-merahan, disertai pepohonan hijau dan latar kecoklatan yang ia beri nama Brata Lumbon Pangarep.

Selain Wiwit Cahyani, guru seni SMAN 1 Rembang, Susiawan Harianto juga turut menjadi juara favorit pada perlombaan ini. Karena motif wayang suket yang ditampilkan pada desainnya timbul berlatar belakang dedaunan hijau, dengan corak warna merah kecoklatan, yang berjudul Satria Brata Palumbon.

“Kedua pemenang ini berbeda dengan peserta yang lain, karena dua peserta ini menggambar desain motif batiknya secara digital,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Purbalingga, Edhy Suryono saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/10/2018) lalu.

Ia menjelaskan syarat utama penilaian lomba desain motif batik ini, yakni harus motif wayang suket. Namun dari 101 peserta yang mendaftar, banyak yang belum mengetahui bagaimana bentuk wayang suket.

“Sehingga masih secara umum yaitu wayang kulit, nah ini yang paling utama dinilai adalah motifnya dulu yaitu motif wayang suket,” imbuhnya.

Ia menambahkan penilaian desain motif batik yang kedua dinilai dari segi kesesuaian motif dan keserasian corak yang ditampilkan. Selain itu nantinya desain yang dibuat oleh peserta harus bisa diaplikasikan untuk pakaian.

“Motif batik ini nanti bisa dipakai menjadi motif kain yang digunakan untuk baju atau hem baik untuk warga Purbalingga maupun bagi masyarakat secara umum,” ujarnya.

Juara 2 lomba desain motif batik wayang suket

Ia menuturkan pembuatan desain motif batik baik secara manual maupun digital tidak mengurai dari segi penilaian. Yang menjadi penilaian utamanya adalah desain motif sesuai dengan tema dan hasil akhir desain motif batiknya.

“Yang kami nilai adalah hasil akhirnya bahwa mereka punya desain motif batik dengan tema wayang suket. Jadi bagaimana mereka mengaplikasikan untuk memakai teknologi atau masih manual itu tidak masuk penilaian,” jelas Edhy.

Tahun depan, menurutnya akan diadakan kembali lomba desain motif batik karena ternyata banyak masyarakat yang antusias untuk mengikuti perlombaan ini. Dari 101 peserta yang ikut serta pada perlombaan tersebut mayoritas pelajar yang mengikuti lomba desain motif batik ini.

“Kebanyakan siswa SMA/SMK kemudian yang keduanya dari masyarakat umum,” tambahnya.

Hal ini menunjukan rupanya banyak anak muda Purbalingga yang mempunyai kemampuan untuk mendesain terutama desain motif batik. Terkait tema yang diusung ke depannya apakah masih berupa wayang suket atau tema yang lainnya hal ini ditentukan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk penentuan temanya.

“Dan ini menunjukkan bahwa kita punya desainer-desainer muda yang harus dikembangkan oleh Purbalingga sehingga nantinya bisa menjadi desainer nasional maupun internasional,” tandas Edhy.

Para pemenang lomba desain motif batik ‘wayang suket’ yakni juara 1 diraih Wiwit Cahyani dari SMA Negeri 1 Rembang, Juara 2 Ristianti (SMAN 1 Bukateja) dan Juara 3 Sylvia Ratna Sari Dewi asal Kalapacung RT 2 RW 2, Bobotsari. Kemudian juara harapan 1 – 3 masing-masing Arih Oviana Putri Kusuma (Karangreja), Yoga Prabowo (Perumahan Selabaya Indah) dan Mufti Nur Rosyid (SMA N 1 Bukateja). (BNC/PI-7)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.