Wakil Bupati Temui Siswa SMAN 1 Purwokerto Pemanjat Tiang Bendera

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono Temui Siswa Pemanjat Tiang Bendera

BanyumasNews.com – Aksi heroik dua pelajar SMA Negeri 1 Purwokerto, Priyatno Budi dan Hibatullah Akbar Novianto saat upacara Hari Sumpah Pemuda Minggu (28/10/2018) kemarin mendapat perhatian berbagai pihak termasuk Wakil Bupati Banyumas Drs Sadewo Tri Lastiono. Aksi heroik tersebut bermula saat petugas pengibar bendera membentangkan bendera Merah Putih, talinya putus sehingga pengaitnya tertarik ke ujung tiang.

Ketika melihat tali pengait tertarik ke puncak tiang bendera, Priyatno Budi yang merupakan Ketua Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMAN 1 Purwokerto, langsung lari dan memanjat tiang bendera. Namun tidak berhasil sampai puncak tiang. Melihat temannya tidak bisa melakukan penyelamatan, tiba-tiba Hibatullah Akbar Novianto salah seorang siswa berlari kedekat tiang bendera. Dengan cepat ia melepas sepatu kemudian memanjat tiang bendera dan berhasil meraih tali, sehingga upacara dapat dilanjutkan.

Aksi keduanya sempat viral di media sosial dan banyak mendapat pujian para netizen.

Kepala SMAN 1 Purwokerto Mohammad Husain mengatakan dirinya sangat cemas saat ada peristiwa itu karena suasana begitu hening dan sedikit mencekam. Anak-anak menangis karena tali bendera putus.

“Kami selaku kepala sekolah dan dewan guru, tidak terucap perintah maupun melarang kejadian itu. Karena kejadian begitu cepat dan spontan. Hanya rasa was-was yang ada saat mereka naik tiang bendera, sehingga hanya doa yang sempat terucap dalam hati, agar tiang bendera kuat menahan beban Akbar yang berkisar 64 kg, Alhamdulillah semua lancar dan upacara dapat diselesaikan dengan haru,” katanya Senin (29/10/2018).

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat mengunjungi kelas XII IPA 5 dimana Hibatullah Akbar Novianto belajar mengaku bangga atas tindakan cepat yang dilakukan oleh dua siswa tersebut. Walaupun peristiwa ini tidak harus ditiru, Wabub menilai keberanian kedua siswa itu sangat membanggakan, sebagai bukti cintanya terhadap lambang negara.

“Selama ini di Banyumas baru pernah terjadi, saya menilai ini bukti keberanian pemuda Banyumas untuk memperjuangkan kehormatan bangsa dan negara. Saya bangga dengan mereka, semangat dan patriotismenya patut diteladani,” kata Wakil Bupati Sadewo.

Wabub sempat berdialog dengan kedua siswa itu di depan kelas. Wabub menyampaikan salam dari Bupati Banyumas Achmad Husein, kemudian bertanya cita-cita mereka. Hibatullah Akbar memiliki cita-cita masuk Akmil sedangkan Priyatno ingin masuk Akpol.

“Semoga cita cita mereka berdua dapat tercapai, karena mempunyai keberanian yang lua biasa,” kata Wabub sambil menyerahkan tali asih.

Hibatullah Akbar Novianto yang merupakan anggota Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas, saat dimintai keterangan mengaku dirinya spontan melakukan itu, karena temannya gagal melakukan penyelamatan tali. Dia tidak berfikir resiko. Saat itu yang dia pikirkan hanya menyelamatkan bendera merah putih.

“Saya tidak takut naik tiang bendera, cuma mendekati puncak sempat ngos-ngosan. Tetapi Alhamdulillah saya bisa menarik tali, dan upacara dapat dilanjutkan dengan berkibarnya Bendera Merah Putih,” katanya. (BNC/prs)

1 Comment

  1. Siswa SMK ma’arif nu 2 Ajibarang kab. Banyumas pun beberapa bulan lalu sempat memanjat tiang bendera saat bendera tersangkut di upacara kegiatan PTM(Pasukan Tunas Muda)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.