Bupati Brebes Lengkapi Dokumen Usulan DOB Brebes Selatan Hari Ini

BanyumasNews.com – Pemkab Brebes menyetujui dan segera memenuhi tuntutan akan kelengkapan persyarakat dokumen Daerah Otonomi Baru (DOB) Brebes Selatan, yang didateline oleh pegiat pemekaran Brebes Selatan hari ini,  Kamis (18/10/2018) harus sudah dipenuhi. Jika dokumen tersebut tidak bisa dipenuhi, pegiat pemekaran mengancam demo menutup jalan protokol Bumiayu.

Demo direncanakan hari Kamis ini (18/10/2018). Namun sehari sebelum rencana demo, Pemkab Brebes mengutus Sekda H. Emastoni Ezam, SH, M.H, guna menyerahkan draf persetujuan pemekaran Brebes Selatan kepada Presidium Pemekaran Brebes Selatan, di Sekretariat Presidium Pemekaran Brebes Selatan, di Jalan Barat PLN No. 1 A, Dukuhturi, Bumiayu.

Dikutip dari Bumiayunews.com, draf pemekaran tersebut diserahkan Bupati Brebes melalui sekda Brebes untuk diketahui pihak pegiat pemekaran, sebelum ditandatangani dan diparipurnakan DPRD Kabupaten Brebes. Dalam draf persetujuan pemekaran kabupaten baru di Brebes selatan mencakup beberapa poin penting, diantaranya:

1. Menetapkan persetujuan pembentukan daerah otonomi baru dengan nama Brebes Selatan, dengan ibukota di Bumiayu,

2. Kesediaan melepaskan wilayah 6 kecamatan yaitu kecamatan Bumiayu, Sirampog, Tonjong, Paguyangan, Bantarkawung dan Salem,

3. Kesediaan untuk memberikan hibah dana APBD Kabupaten Brebes sebagai kabupaten induk untuk mendukung penyelenggaraan pemerintah kabupaten Brebes Selatan untuk jangka waktu sekurang-kurangnya 2 tahun,

4. Kesediaan untuk memberikan dana dalam rangka pembiayaan penyelenggaraan pemilihan Kepala Daerah yang pertama kali,

5. Kesediaan untuk menyerahkan kekayaan daerah yang dimiliki atau dikuasai berupa barang bergerak dan tidak bergerak, personil, dokumen dan hutang piutang kabupaten Brebes yang akan dimanfaatkan oleh Kabupaten Brebes Selatan,

6. Kesediaan untuk menyerahkan sarana dan prasarana perkantoran.

Menurut Sekda Brebes H. Emastoni Ezam, bahwa pada intinya Pemda Brebes akan memenuhi aspirasi warga bagian selatan untuk usulan pemekaran dan dibuktikan dengan kesanggupannya menyelesaikan berkas usulan yang masih kurang.

”Silahkan draf tersebut dipelajari sebelum ditandatangani oleh Bupati Brebes. Pihak Pemda menyatakan hari ini juga akan segera melengkapi persyaratan yang masih kurang diantaranya adalah SK Bupati yang bersumber dari kajian daerah dan untuk SK DPRD harus dirapatkan dahulu oleh anggota dewan,” terang Emastoni pada pertemuan itu.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Brebes H Emastoni Ezam, H. Faris Sulchaq penasehat Presidium Pemekaran, Drg. Rozikin korlap Pemekaran Brebes Selatan, Agus Sutrisno Ketua Presidium Pemekaran, AKP Sartono Kasat Intel Polres Brebes, serta H Karim Nagib pegiat pemekaran Bumiayu, dan pegiat lainnya.

Sementara itu, para pegiat pemekaran kabupaten Brebes Selatan dipastikan akan tetap menggelar aksinya pada Kamis siang (18/10/2018) di kawasan Terminal lama Bumiayu. “Kami akan tetap menggelar aksi meskipun bukan demo tetapi aksi sosialisasi pemekaran terhadap masyarakat umum,” ujar Makmur salah seorang pegiat pemekaran. (BNC/ist)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.