Tradisi Ruwat Bumi Masih Berlangsung di Purbalingga

Ruwat Bumi di Desa Jetis Purbalingga

BanyumasNews.com – Tradisi ruwat bumi masih bisa ditemukan di Purbalingga,  Jawa Tengah.  Seperti yang berlangsung di desa Jetis, Kecamatan Kemangkon. Tradisi ini sebenarnya hampir punah.

Namun tidak bagi warga Jetis. Ratusan warga masyarakat Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga antusias berebut gunungan hasil bumi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Ruwat Bumi dan menyambut Tahun Baru Islam 1440 H. Kemeriahan Ruwat Bumi yang digelar oleh pemerintah desa Jetis ini disambut suka cita oleh warga setempat, Jumat (14/9/2018).

“Sebenarnya kegiatan ini pernah kita lakukan pada tahun 2010 yang lalu, namun karena dorongan dan keinginan warga ruwat bumi di desa Jetis dapat kita laksanakan kembali. Sedangkan tujuan kegiatan ini bentuk rasa syukur warga dan mengharap berkah dari Allah SWT atas hasil bumi dan hasil pertanian yang diperoleh oleh warga selama ini,” kata Kepala Desa Jetis Cahyani Dwi Hargani disela-sela ruwat bumi berlangsung di Halaman Balai desa Jetis.

Ditambahkan Ica, desanya merupakan salah satu lumbung pertanian di wilayah Kecamatan Kemangkon dengan luas lahan sawah lebih dari 90 hektar, sedangkan ladang mencapai 45 hektar. “Sementara saat ini mata pencaharian utama penduduknya adalah petani dan sebagian buruh pasir di sungai Klawing,” imbuhnya.

“Melalui kegiatan ini sebagai sarana rasa syukur dan doa kepada Allah SWT agar hasil-hasil pertanian akan terus meningkat dan berkah, serta seluruh warga merasa aman, damai dan meningkat kesejahteraannya,” katanya.

Warga berebut gunungan

Acara Ruwat bumi di desa Jetis diawali dengan arak-arakan gunungan hasil bumi atau polo pendem dan alat-alat pertanian keliling desa Jetis dari Dusun I, II dan III. Sesampainya di halaman Balai desa Jetis Ki Dalang Ruwat Tarjono memanjatkan doa atau diruwat, kemudian gunungan hasil bumi diperebutkan oleh warga, selepas itu, dilanjutkan dengan pagelaran wayang ruwat bersama Ki Dalang Tarjono dari Banyumas.

Sementara Ketua Panitia ruwat bumi desa Jetis Sudirman yang juga selaku Kepala Dusun II menuturkan, “Kegiatan ini selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, kegiatan ini dapat sebagai sarana untuk mendekatkan diri dan silaturahmi seluruh elemen warga Jetis, serta dapat menjadi ajang hiburan bagi warga kami dan warga luar desa yang ikut menyaksikan ruwat bumi ini, “ katanya. (BNC/PI – 10).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.