Gropyok Iwak, Tradisi Warga Darmakradenan di Musim Kemarau

BanyumasNews.com – Warga desa Darmakradenan,  kecamatan Ajiabarang,  Banyumas,  Jawa Tengah, memiliki tradisi unik setiap musim kemarau. Sungai Tajum yang debitnya sangat berkurang dan dangkal di musim kemarau, dimanfaatkan warga untuk berburu ikan.

Berburu Ikan Masal atau Gropyok Iwak sudah bertahun-tahun dilakukan oleh warga Darmakradenan. Kaum perempuan,  anak-anak dan remaja,  dengan menggunakan peralatan jaring sederhana yang disebut sirig,  mengais ikan di sepanjang sungai Tajum.  Siang hari menjadi waktu terbaik berburu ikan.

Woro Chennel,  youtuber asal Kracak Ajibarang,  mengabadikan tradisi itu.

Kalem, seorang ibu yang ikut berburu ikan mengatakan, ikan yang diperoleh antara lain ikan melem,  mujair,  tawes,  dan ikan lainnya. “Lumayan mas, untuk lauk”, katanya sumringah.

Gropyok Iwak di Sungai Tajum

Anak-anak tampak ikut mencari ikan dengan tangan yang merogoh kedalam air sambil menjepit jaring di mulutnya. Air yang tampak hijau  berlumut tidak dihiraukan. Ia tetap bersemangat mencari ikan di kali Tajum. (BNC/Wcn)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.