Ikut Baca Geguritan, Wakapolres Ini Sangat “Njawani”

BanyumasNews.com – Tak disangka, acara bedah buku geguritan (puisi berbahasa Jawa) “Mung Ngabekti” karya Na Dhien, Sabtu (8/9/2018), di Rumah Martha Tilaar Jl. Sempor Lama Gombong, Kabupaten Kebumen, diwarnai pembacaan geguritan judul “Ngemong Ati” oleh Kompol Prayudha Widyatmoko yang baru memangku jabatan Wakapolres Kebumen sekitar tiga bulan.

Ia sangat menjiwai membaca salah satu judul geguritan yang terangkum dalam buku kumpulan geguritan itu. Kompol muda itu sangat apik dalam menjiwai pembacaan. Saking apiknya dalam menjiwai, seolah-olah yang tersisa tinggal seragam dinas polisinya yang di pundaknya tersemat simbol pangkat satu gambar kapas.

Kontributor BanyumasNews.com menjadi sangat penasaran ingin mengorek latar belakangnya.

Kompol Yudha, panggilan akrabnya. Ia tidak menolak saat ditebak senang pada bahasa Jawa dan sastra Jawa. “Betul mas, saya senang dengan bahasa Jawa dan sastra Jawa. Orang tua saya dalam keluarga saya sangat menganjurkan bercakap sehari-hari dengan bahasa Jawa. Ditambah lagi, sejak kecil sampai sekarang saya sangat senang nonton pertunjukkan wayang kulit. Lengkaplah sudah alasan saya senang pada bahasa Jawa dan sastra Jawa,” pengakuannya ketika baru saja turun panggung.

Lulusan Akpol tahun 2004 ini sangat senang tugas di Kebumen, walaupun pada dasarnya tugas di manapun senang.

“Orang Kebumen sangat humanis dan sangat ramah, juga sangat senang dengan budaya lokalnya. Maka ketika saya didaulat baca geguritan oleh penyelenggara kegiatan, dengan senang hati saya meladeni. Hitung-hitung untuk dekatkan diri pada masyarakat Kebumen, khususnya pada komunitas budaya di Gombong demi kelancaran tugas saya”, tambahnya.

Tentunya, para hadirin yang datang  dari berbagai kota seperti Jakarta, Semarang, Yogya, Purworejo, Kebumen dan Purwokerto pada acara bedah geguritan yang didalangi oleh Sigit Asmadiwangsa itu sangat senang. Acara itu jadi penuh warna karena tak diduga sama sekali adanya pembacaan kehormatan geguritan oleh Wakapolres Kebumen yang asli Semarang itu.

“Nyuwun pangestu dan doakan nggih Mas supaya saya sukses bertugas di Kebumen,” pungkas Kompol Yudha sambil berpamitan untuk meneruskan tugas malamnya ke lain tempat di daerah Kebumen.

Sigit Asmadiwangsa ketika ditanya kesan tentang Wakapolres yang sangat ramah itu berkata, “Salut pada Kompol Yudha. Di tengah kesibukkannya ternyata masih mau sambangi kegiatan di Rumah Budaya Martha Tilaar. Kompol muda itu memang sangat ramah pada seluruh lapisan masyarakat Kebumen, terutama pada komunitas budaya yang ada di Gombong”.  (Hari Widiyanto)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.