KOKAM UMP Bentuk Satgas Cyber

BanyumasNews.com – Peredaran ujaran kebencian di media sosial telah meresahkan banyak pihak. Tak hanya pemerintah, sejumlah elemen pun berupaya untuk menangkal berita tak valid tersebut. Seperti yang dilakukan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Cendikia Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

KOKAM bekerjasama dengan tim pengabdian masyaratakat Fakultas Teknik dan Sains UMP mengadakan pelatihan Cyber Media, bertajuk hati-hati dengan jejak digital di ruang Laboratorium RPL Gedung R lt. 4 Fakultas Teknik dan Sains UMP, Kamis (30/8/2018) kemarin.

Hadir pada acara Anggota KOKAM SC UMP, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Se UMP, Hizbul Wathan (HW) Ak. Anshori dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Komandan KOKAM SC UMP, Iwan Fakhruddin, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penggunaan internet atau dunia maya dengan bijak dan tertib, tidak merugikan penggunanya.

“Pentingnya membuat tim cyber crime di lingkungan Muhammadiyah khususnya di UMP, bertujuan untuk menangkal hal-hal buruk dan membahayakan institusi, karena sampai sekarang masih banyak berita yang kurang baik, tidak dapat dipertanggungjawabkan alias berita hoax,” kata Iwan.

Satgas Cyber Media Kokam UMP

Menurutnya pelatihan Cyber Media, bertujuan memberikan pengetahuan tentang bagaimana pentingnya melindungi data informasi yang dimiliki dari serangan orang lain yang akan mengakses atau membobol data pribadi kita secara illegal.

“Kami mempunyai harapan besar pada teman-teman mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan, supaya mereka menjadi pelopor terdepan dalam menjaga keamanan dalam bidang media, setidaknya dilingkup organisasi yang mereka masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu Mukhlis Prasetyo Aji, S.T.,M.Kom dalam pemaparan materinya mengungkapkan Cyber Media merupakan alat komunikasi dengan menggunakan jaringan internet atau bentuk komunikasi yang ada di dunia maya.

Menurutnya Cyber media merupakan media yang tumbuh seiring dengan perkembangan kemajuan teknologi internet dan teknologi elektronik lainnya.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, memudahkan semua orang bisa mengakses internet secara bebas. Akan tetapi kemudahan itu juga mempunyai dampak negatif. Karena dapat membuka peluang terhadap bocornya data informasi yang kita miliki oleh pihak lain, ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal itu, lanjut Mukhlis, perlu ada upaya penyadaran bagi pengguna fasilitas teknologi tersebut. Tujuannya, agar pengguna mengetahui betapa pentingnya memahami tindakan preventif terkait dengan upaya perlindungan keamanan informasi yang dimiliki.

“Mengamankan informasi merupakan sebuah upaya dalam melindungi dan mempertahankan informasi yang kita miliki dari upaya-upaya orang lain yang berniat buruk dengan mengakses data pribadi kita secara illegal,” katanya.

Para peserta pelatihan terlihat antusias mendengarkan pemaparan materi tentang Cyber Media yang disampaikan oleh Mukhlis Prasetyo Aji, S.T., M.Kom. (BNC/Azmi/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.