Galuhtimur Diresmikan Jadi Desa Wisata Kampung Purba

Peresmian Kampung Wisata Purbakala Galuhtimur
BanyumasNews.com – Destinasi wisata edukasi dan kebudayaan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bertambah lagi dengam peresmian Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, sebagai  Kampung Wisata Purbakala atau Kampoeng Poerba, pada Selasa (28/8/)2018. Peresmian ditandai dengan jalan sehat Jelajah Situs Purbakala yang diikuti ribuan warga baik penduduk setempat maupun peserta dari luar Galuhtimur yang sebagian besar para pelajar dari Kecamatan Tonjong,  Bumiayu dan Paguyangan.
Dalam perbincangan seminggu sebelum pelaksanaan jelajah situs purbakala,  pegiat kepurbakalaan sekaligus pengelola Museum Buton (Bumiayu Tonjong) Rafli Rizal mengatakan, desa Galuhtimur dipilih sebagai wisata purbakala karena menjadi lokasi penemuan fosil binatang purba yang kini menjadi koleksi Museum Buton.
Rizal yang sudah terjun di dunia fosil sejak 2015 menuturkan sekitar 20 persen koleksi museum berasal dari Desa Galuhtimur. “Jenisnya bermacam-macam.  Ada fosil badak,  kura-kura, bahkan fosil kerang pun ada. Jenis fosil gajah purba atau Sinemastodon berumur jutaan tahun silam”, ujarnya. 
Temuan paling banyak,  tambahnya,  adalah gajah purba yang ditemukan di sungai dan beberapa pekarangan penduduk.
Replika gajah purba dipajang di Lapangan Garuda desa Galuhtimur
Kini di desa Galuhtimur ada belasan pelestari benda purbakala yang berasal dari warga setempat, yang tergabung dalam komunitas Museum Buton. Sebagian besar pelestari berasal dari dusun Dukuhtengah, yang paling dekat dengan penemuan fosil. Makanya pada saat launching desa atau kampoeng poerba,  warga Dukuhtengah tampak paling antusias.
Pegiat komunitas Buton lainnya, Karsono, mengatakan kini ada dua rumah di Desa Galuhtimur yang menjadi tempat memamerkan koleksi fosil. Aneka fosil menjadi koleksi ‘rumah fosil’ tersebut. Diharapkan adanya kampung purbakala, akan menjadi tempat wisata edukasi dan kebudayaan.
Bersamaan dengan peresmian kampung wisata purbakala, diresmikan pula Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Galuhtimur, yang terdiri dari 20 orang. Pokdarwis ini nantinya akan menggali lebih jauh potensi wisata kepurbakalaan di Galuhtimur dan siap memandu wisatawan yang datang.
Ahan Lafdi Munir,  salah seorang pemuda asal Galuhtimur yang ada di perantauan, mendengar adanya peresmian kampung wisata purbakala menyatakan ikut bangga.  “Semoga peresmian kampung purba menjadi pendorong kemajuan di bidang ekonomi rakyat,  dengan adanya kunjungan para wisatawan”, kata Ahan melalui saluran watsapp. (BNC/ist)
Peserta jelajah situs purbakala Galuhtimur mengular hingga tiga kilometer tanpa putus

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.