650 Awak Perkeretaapian Daop 5 Jalani Pemeriksaan

BanyumasNews.com – Pemeriksaan kebugaran awak sarana perkeretaapian dan penjaga perlintasan dilakukan di Daop 5, sebagai wujud komitmen PT KAI untuk menjamin serta meningkatkan keselamatan perjalanan KA. Kristan tersebut berlangsung mulai Senin hinges Jumat (6-10/08/2018).

Para petugas awak sarana perkeretaapian ini terdiri dari masinis, service on trains (kondektur), tekhnisi KA, Polsuska serta Penjaga Pintu Perlintasan (PJL) dengan jumlah total 650 orang pekerja.

Pelaksanaan kegiatan di Klinik Mediska Purwokerto, Pos Kesehatan KA di Kutoarjo dan Kroya. Pemeriksaan meliputi Mata, lingkar perut, tinggi dan berat badan, serta tes buta warna. “Karena para pekerja tersebut sangat vital dan harus bisa membedakan warna-warna semboyan di kereta saat lewat, sehingga perlu cek buta warna,” ungkap Supriyanto, Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto.

“Selain itu, juga untuk mengetahui kondisi BODY MASS INDEX (BMI) dan lingkar perut, berguna untuk membantu menjaga dan mengendalikan agar kondisi crew awak sarana KA dan PJL tetap sehat serta bugar,” tegas Supriyanto.

Sebagai pelaksana tim medis internal PT. KAI masing-masing di tempat pelayanan kesehatan, dengan melibatkan 1 dokter dan 3 perawat. Kegiatan akan dilaksanakan rutin tiap 3 bulan (Triwulan), bertujuan untuk mengetahui kondisi BODY MASS INDEX (BMI) dan lingkar perut, yang berguna untuk membantu menjaga dan mengendalikan agar kondisi crew awak sarana KA dan PJL tetap sehat serta bugar.

“Sebab kegemukan dan lingkar perut yang abnormal sangat berpotensi timbulnya banyak penyakit. Dan kondisi tersebut sangat berpengaruh pada kinerja pekerja, antara lain berupa penurunan konsentrasi, gangguan pola gerak dan potensi sakit di tempat kerja. Untuk pekerja yang dalam kondisi kegemukan (melebihi toleransi) akan dilakukan pembinaan serta pengawasan dari dokter perusahaan”, lanjutnya.

Pemeriksaan awak PT KAI Daop 5

Dengan pemeriksaan kebugaran terhadap awak sarana Perkeretaapian serta PJL ini PT KAI Daop 5 Purwokerto ingin memastikan bahwa mereka sehat dan cakap untuk melaksanakan tugas sesuai dengan pekerjaan yang diberikan perusahaan. Selain itu, PT KAI tidak ingin Produktivitas mereka menurun karena mengalami gangguan kesehatan. Serta tetap terjaminnya keselamatan serta keamanan pelayanan penumpang maupun perjalanan KA.

“PT KAI tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta penumpang/barang yang diangkutnya,” pungkas Supriyanto. (BNC/nan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.