Dianggap Ganggu Kekhusyukan Sholat, 15 Siswa SMPN 2 Cilongok Jadi Korban Pemukulan Guru

BanyumasNews.com – Banyumas kembali digegerkan dengan peristiwa kekerasan guru terhadap murid. Kali ini sejumlah 15 siswa SMPN 2 Cilongok menjadi korban pemukulan oknum guru berinisial Wr, yang masih berstatus guru honorer.

Ke-15 siswa dipukul dengan gagang sapu karena dianggap mengganggu kekhusyukan sholat berjamaah. Di antara korban itu,  9 siswa mengadukan perlakuan guru itu ke Kepala Sekolah. Haryoto,  kepala sekolah, kemudian melakukan mediasi antara guru, orang tua,  guru bersangkutan dan disaksikan unsur kepolisian dari Polsek Cilongok.

Haryoto,  Kepala SMPN 2 Cilongok mengatakan dari hasil mediasi itu,  guru tersebut bersedia dipecat dari sekolah, para orang tua juga sudah memaafkan perlakuan guru tersebut.  “Yang bersangkutan (oknum guru -red) juga bersedia mengganti biaya perawatan siswa”, katanya.

Salah seorang korban pemukulan dan ibunya (Runarti)

Runarti,  orang tua dari salah seorang siswa yang menjadi korban,  mengatakan anaknya sampai tidak masuk sekolah. Anaknya mengalami memar di bagian pundak sebelah kiri dan merasakan tidak nyaman di punggung.  “Kalau untuk jalan jadi tidak nyaman gitu”, katanya seperti ditayangkan youtuber NNC.

Peristiwa pemukulan murid itu terjadi pada Jumat tanggal 3 Agustus 2018 lalu,  dan sempat menjadi viral di media sosial. (BNC/nan)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.