Calon Jamaah Haji Banyumas Dilepas

BanyumasNews.com – Sebanyak 1112 Calon Jamaaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Banyumas, Selasa (31/7/2018), pamitan ke Pj Bupati Banyumas. Acara pamitan Calhaj digelar di Pendopo Si Panji.

Kegiatan dikemas dalam bentuk silaturahim dan pelepasan Calon Jemaah Haji Tahun 1439 H/2018 M, dihadiri oleh jarajan Forkompinda Kabupaten Banyumas, Kepala Dinas/Instansi terkait, Camat se Kabupaten Banyumas, Pimpinan perbankan lokasi penyetor ONH, Kepala KUA pengurus IPHI pengurus KBIH dan seluruh Calhaj.

Kepala Kantor Kementerian Agama Imam Hidayat, M. Pdi selaku pengangungjawab penyelenggaraan haji Banyumas, melaporkan 1112 calhaj Kabupaten Banyumas akan tergabung dalam 5 kloter yaitu kloter 89 sebanyak 19 calhaj mandiri, Kloter 90 sebanyak 355 calhaj Muhammadyah dan Kloter 91 sebanyak 355 calhaj KBHI Arofat dan Majelis Taklim Kemranjen, Kloter 92 sebanyak 354 calhaj KBIH Al Wardah dan Majelis Taklim Kemranjen dan kloter 93 sebanyak 29 calhaj dari Majlis Taklim Mardhotillah. Mereka akan disampingi TPHD/TKHD sebanyak 8 orang.

Kloter 89 sebanyak 19 calhaj akan diberangkatkan Minggu dinihari (12/8) pukul 01.00 WIB, Kloter 90 malam harinya pukul 22.00 WIB. Selanjutnya Kloter 91 diberangkatkan Senin pagi (13/8) jam 06.00 WIB, Kloter 92 siangharinya jam 11.00 WIB dan kloter 93 pada malam harinya jam 23.00 WIB semuanya diberangkatkan dari Pendopo Sipanji Purwokerto.

Kepala Kemenag menambahkan untuk calhaj tertua dari Kabupaten Banyumas adalah umur 91 tahun atas nama Achmadi bin Muhamad Jafar asal Desa Gumelar Lor RT 02/RW 02 Kecamatan Tambak yang ikut hadir dalam acara pelepasan dengan kondisi sehat dan calhaj termuda usia 18 Tahun atas nama Aulia Fikriatin Najah dari Desa Randegan RT 01 RW 08 Kecamatan Wangon. Juga terlihat calhaj Suwarno asal Desa Karangtalun Lor Kecamatan Purwojati ikut hadir walaupun dengan kursi roda.

“Tujuan penyelenggaraan acara silaturahmi dan pelepasan adalah untuk memberikan bekal dan pemahaman terhadap Calhaj agar melaksanakan ibadah dengan niat haji yang ikhlas, terjalin ukuwah dan kekeluargaan dengan sesama jamaah, serta dapar menjaga nama baik dan budaya Banyumas khususnya ketia di tanah suci, sehingga dapat melaksanakan dengan khusyu dan sempurna serta dapat memperoleh haji yang mabrur,” tambah Imam Hidayat.

Dalam sambutannya Pj Bupati Drs Budi Wibowo mengatakan, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat istimewa, karena untuk bisa menunaikan rukun islam yang kelima, ada beberapa persyaratan khusus harus dipenuhi oleh seorang muslim. Haji merupakan bentuk ibadah yang memadukan antara fisik, ruhaniyah, harta dan panggilan dari Allah SWT. Oleh karena itu, bapak/ibu/saudara yang sudah mendapat panggilan untuk berhaji harus bersyukur, mengingat daftar tunggu keberangkatan jamaah calon haji masih sangat panjang.

“Bapak Ibu harus bersyukur karena tahun ini bisa berangkat setelah menunggu sekian tahun. Saya berpesan hendaknya bapak ibu untuk selalu menjaga kesehatan karena cuaca di mekah berbeda dengan di Banyumas, taati peraturan, jalankan rukun dan sunah dengan sebaik-baiknya, jagalah persatuan dan kesatuan yaitu rukun, guyub antar sesama jamaah haji di Indonesia. Saya juga minta doakanlah agar masyarakat Banyumas semakin sejahtera dan makmur,” kata Budi Wibowo.

Kepada para petugas Pj Bupati berpesan untuk memberikan pendampingan yang maksimal, sabar dan ikhlas sehingga penyelenggaraan haji tahun ini sukses. acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Dr. KH. Khariri Sofa Ketua MUI Kabupaten Banyumas. (BNC/pars)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.