Ini Alasan Moeldoko Didorong Sebagai Cawapres Dampingi Jokowi

Mengapa Moeldoko Dimunculkan menjadi Cawapres Dampingi Jokowi?
BanyumasNews.com – Dalam seminggu terakhir berbagai deklarasi relawan di berbagai daerah yang mendukung Jend (Purn) Moeldoko untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019 terus bergulir.  Relawan terbentuk dalam berbagai nama itu mendorong Kepala Staf Kepresidenan itu menjadi Cawapres Jokowi,  di tengah masih belum terangnya siapa yang akan dipilih Jokowi menjadi pendamping.
Salah satu elemen masyarakat yang mendorong Moeldoko untuk menjadi cawapres Jokowi adalah Komunitas Manembah se Indonesia. Komunitas yang tersebar di berbagai penjuru tanah air ini menyatakan mendukung Joko Widodo – Moeldoko sebagai Capres dan Cawapres RI 2019 – 2024. #JokomoeHarapanRakyat dan #LangkahHatiUntukNegeri demikian tagar yang diusung.
Dalam diskusi kebangsaan dan press conference di Aneka Selara Nusantara,  Gambir,  Jakarta Kamis (26/7/2018) sore, Komunitas Manembah menyatakan bahwa friksi dan konflik horizontal belakangan ini semakin meninggi, sehingga mengulik nurani Komunitas Manembah Indonesia untuk ikut memperbaiki dan menjaga keutuhan NKRI.
Ir. Setiawan Budhiarto sebagai pemimpin Komunitas Manembah menyatakan  Manembah tidak ingin terjun ke politik praktis, melainkan hanya ingin menunjukkan dan membantu agar tercipta kerukunan di seluruh elemen bangsa.
“Manembah ingin menularkan pemahaman bahwa dengan nurani setiap nadi kehidupan baik secara pribadi, sosial berbangsa dan bernegara akan jauh lebih baik”, kata Iwan Manembah, panggilan Setiawan Budhiarto, dalam rilisnya.
Konstelasi Pilpres yang sudah dekat, dengan segala macam bentuk konflik yang semakin meningkat, lanjutnya,  membuat Komunitas Manembah menetapkan untuk mendukung total Moeldoko mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019.
“Dengan tekad bulat mendasarkan pada pilihan  nurani, Komunitas Manembah yakin Jokowi telah menunjukkan diri sebagai pemimpin yang mampu bekerja secara tulus, yang mampu menyelaraskan semua tindakannya dengan inti nurani yang bersih”, kata Iwan.
Menembah berpendapat sosok Jokowi harus didampingi wakil yang mampu menjaga sekaligus mengimbangi kinerjanya. Pilihan yang akhirnya jatuh pada sosok mantan Panglima TNI Moeldoko karena sosok ini tidak pernah tersentuh isu miring, memiliki track record bersih.
“Dan yang terpenting beliau salah satu keluarga besar Manembah yang sangat meyakini bahwa dengan Nurani setiap langkah kehidupan yang diambil akan lebih baik”, sambungnya.
Dukungan Komunitas Manembah diawali dengan kegiatan DISKUSI KEBANGSAAN  #POLITIKBAIKINDONESIABAIK dengan keynote speaker politikus Indra J Piliang, pada Kamis (27/7/2018) sore. Informasi yang dihimpun, selanjutnya Komunitas Manembah akan mendeklarasikan RELAWAN JOKOMOE pada Minggu 29 Juli 2018 di Banjarnegara, Jawa Tengah. Deklarasi bertempat di Padepokan Manembah, Pucang,  Kecamatan Bawang,  Banjarnegara, Jawa Tengah.
Komunitas Manembah meyakinkan bahwa relawan ini benar-benar murni tanpa terafiliasi dengan pihak manapun. Pendanaan gerakan dilakukan mandiri oleh anggota Komunitas.
“Kedepannya Komunitas Manembah akan masif menyebarkan pentingnya nurani  termasuk dalam berpolitik. Diharapkan dengan pemahaman nurani yang benar maka konflik yang berusaha memecah belah bangsa akan dengan segera terhenti dan terselesaikan”, pungkas Iwan. (BNC/ist/*)
Foto : Deklarasi Jokomoe di Aneka Selera Nusantara,  Kamis (26/7/2018) (istimewa)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.