Dinas (OPD) Harus Aktif di Medsos Merespon Keluhan Masyarakat

BanyumasNews.com – Masyarakat ‘jaman now’ adalah masyarakat yang haus akan informasi, terlebih informasi mengenai kegiatan pemerintahan. Dinas atau OPD (Organisasi Pemerintahan Daerah) harus memiliki respon tinggi dalam menjawab setiap pertanyaan mengenai pemerintahan yang datang dari masyarakat. Karenanya media sosial harus dimiliki setiap OPD dan aktif digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat luas.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Purbalingga, Sridadi saat membuka sosialisasi penggunaan media sosial bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, Kamis (19/7/2018).

Sridadi mengatakan, setiap OPD harus memiliki respon tinggi dalam menjawab setiap pertanyaan mengenai pemerintahan yang datang dari masyarakat. Menurutnya, melalui media sosial harus dimiliki setiap OPD dan aktif digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat luas. Dia mewanti kepada setiap OPD yang tidak aktif merespon akan mendapat stigma kurang responsif dari masyarakat.

“Jangan sampai OPD distigmakan kurang responsif dan kurang komunikatif. Setiap OPD harus memiliki admin media sosial yang siap menjawab pertanyaan serta saran maupun ktitik dari masyarakat umum,” kata Sridadi.

Sridadi mengimbau kepada 30 OPD yang hadir yang belum memiliki media sosial untuk segera membuatnya dan rutin mengisi terkait dengan kegiatan OPD. Lebih lanjut, Sridadi memaparkan kran informasi harus dibuka selebar-lebarnya agar rasa haus akan informasi dari masyarakat bisa diobati.

“Silakan yang belum memiliki akun baik facebook, instagram maupun twitter untuk segera membuat dan katif mengisi. Saya yakin akun-akun pemerintah akan cepat diikuti oleh masyarakat karena mereka ingin tahu apa yang kita perbuat,” imbuhnya.

Ditambahkan Kasi Komunikasi Publik (Dinkominfo), Sapto Suhardiyo, selama ini Dinkominfo sering menampung aspirasi serta saran kritik terkait pemerintahan di Purbalingga lintas OPD. Namun, belum aktifnya media social dari OPD menyebabkan informasi mengendap untuk waktu yang relatif lebih lama. Sapto menuturkan, setiap OPD harus mengikuti zaman dengan aktif di media social. Perubahan arus informasi dari yang tradisional menuju arus serba cepat seperti media social harus disikapi oleh setiap OPD.

“OPD zaman sekarang harus mengikuti trend penyebarlyuasan informasi melalui media sosial. Masyarakat sekarang menuntut keterbukaan publik yang salah satunya diinformasikan melalui media sosial,” tutur Sapto.

Di akhir paparannya, Sapto mengingatkan kepada setiap OPD untuk siap dengan pujian dan kritik. Kritikan dari masyarakat ke pemerintah sudah sangat umum dilakukan pada zaman ini. Fenomena akun Puteri Braling yang booming di Purbalingga menurut Sapto adalah salah satu indikasi betapa kritisnya masyarakat pada masa ini.

“OPD harus siap dengan kritikan. Jangan hanya karena kritikan di media sosial, keaktifan di media sosial menjadi kendur,” pungkasnya. (BNC/KP-4)

Foto : Sosialisasi penggunaan medsos oleh Kominfo Purbalingga

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.