PTS Harus Siap Hadapi Era Industri 4.0

UMP menjadi tuan rumah Silaturahim APTISI Wilayah VI Jawa Tengah. Dari forum tsb terungkap PTS harus siap hadapi era industri 4.0

BanyumasNews.com – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menjadi tuan rumah kegiatan Silaturahmi Komisariat III Aosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Wilayah (APTISI) Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah yang bertajuk Peningkatan Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Senin (9/7/2018) di Aula AK. Anshori.

Acara silaturahmi dihadiri oleh Koordinator Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. DYP. Sugiharto, M.Pd, Sugiyono, Ph.D selaku Dewan Eksekutif BAN PT yang menjadi narasumber acara Sosialisasi Peningkatan Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi dalam menghadapi Revolusi 4.0), Ketua APTISI Wil. VI Jawa Tengah, Ketua (Dr. Berliana, M.Si) dan pengurus Aptisi komisariat III Jawa Tengah, dan 68 peserta perguruan tinggi swasta Komisariat III Jawa Tengah.

Dr. Berliana, M.Si, mewakili Ketua dan pengurus Aptisi komisariat III Jawa Tengah dalam sambutannya mengungkapkan, tujuan diadakannya silaturahmi untuk mempererat persaudaraan dari masing-masing pertuguan tinggi.

“Saya laporkan kegiatan kali ini dihadiri oleh 26 Perguruan Tinggi Swasta,” katanya.

Sementera itu, Rektor UMP Dr.H. Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.H., mengucapkan selamat datang kepada peserta. “Terima kasih kepada APTISI Wilayah VI, UMP dipercaya menjadi tuan rumah silaturahim, semoga forum pada hari ini dapat memberikan perubahan dan inovasi untuk kepentingan bangsa dan negara untuk Peningkatan Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi dalam menghadapi Revolusi 4.0,” ucapnya.

Berkaitan dengan tema revolusi industri 4.0, Rektor mengatakan perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 yaitu revolusi industri dunia keempat dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia.

Ia menyebutkan pada revolusi Industri pertama melahirkan sejarah tenaga manusia dan hewan digantikan oleh mesin. “Pada revolusi industri kedua melahirkan pembangkit tenaga listrik dan motor pembakaran dalam pesawat telepon, mobil, pesawat terbang yang mengubah wajah dunia secara signifikan,” katanya.

Revolusi industri generasi ketiga, lanjut Rektor, ditandai dengan kemunculan teknologi digital dan internet. “Dari situ lahirlah Revolusi industri generasi keempat yang ditandai kemunculan superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan, era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta pendidikan tinggi. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.