UMP Gelar Silaturahim dan Mangayubagyo Jamaah Calon Haji

BanyumasNews.com – Sudah menjadi tradisi tahunan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar syawalan dan pamitan jamaah calon haji bersama keluarga besar UMP. Pada tahun ini, UMP kembali menggelar agenda serupa dengan tajuk Silaturahmi dan mangayubagyo Jamaah Calon Haji bersama Keluarga Besar Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Kamis (28/6/2018) di Auditorium Ukuwah Islamiyah.

Hadir sebagai pembicara pada silaturrahmi ini Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. H. Agus Taufiqurrahman, M.Kes.Sp.S., Badan Pembina Harian (BPH) UMP, dan segenap civitas akademika UMP.

Dalam sambutannya, Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, S.H., M.H., mengatakan silaturahmi telah menjadi budaya kolektif. “Silaturahmi pada esensinya mempertautkan persaudaraan baik yang diikat oleh nasab atau kekerabatan ataupun tidak. Ini menyangkut relasi positif yang dibangun antar sesama baik dalam konteks keummatan ataupun kebangsaan,” katanya.

Dijelaskan, meskipun media sosial (medsos) telah menjadi wahana atau sarana baru untuk menjalin silaturahim. Namun, akan bernilai negatif ketika penggunaannya dilakukan dengan tidak bijak, dan acap kali memproduksi keretakan di dalam tubuh umat dan bangsa.

“Relasi sosial medsos dapat digunakan untuk bersilaturahim dan berbagi hal-hal positif. Namun karakter media sosial yang bebas, tidak bisa dihindarkan dari media sosial. Sering kali media sosial digunakan untuk mengundang kemarahan dan prasangka buruk terhadap orang lain,” katanya.

Rektor berharap, penggunaan media sosial sebagai medium silaturahmi harus dimanfaatkan secara positif dan menghindari akhlak buruk dalam penggunaannya. “Ujian kita dalam bermedia sosial adalah bagaimana masih bisa bersilaturahmi dengan tetap menghindari akhlak buruk dalam menggunakannya,” ungkapnya.

Rektor mengajak kepada segenap civitas akademika UMP untuk menerapkan nilai-nilai silaturahmi secara efektif. Yaitu, dengan berfokus kepada peningkatan kualitas silaturahim yang dibangun, bukan hanya dalam momentum Idul Fitri saja, namun juga dalam kehidupan sehari-hari. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.