Komunitas Burung Kemutugkidul Lepas Liarkan Burung

BanyumasNews.com, BATURRADEN – Komunitas burung yang tergabung dalam Kidung Bird Comunity (KIBIC) Desa Kemutugkidul, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, jawa Tengah,  melepasliarkan puluhan spesies burung di wilayah desa setempat, pada Minggu (10/6/2018) siang.

Pelepasan itu bagian dari acara latihan bersama Burung Berkicau yang diikuti Komunitas Burung sekitar Purwokerto.

Hadir pada kegiatan ini Kepala Desa Kemutugkidul, Ketua Karang Taruna dan perwakilan dari Polsek Baturraden.

Kepala Desa Kemutugkidul, Kardi Daryanto, mengatakan upaya pelestarian lingkungan terutama dalam melindungi satwa termasuk burung sudah dituangkan dalam peraturan desa.

“Kita sudah punya aturan untuk melarang menangkap burung dengan cara menembak, menjaring dan sebagainya karena burung-burung khas Gunung Slamet sudah semakin berkurang,” katanya.

Untuk itu Kardi meminta semua anggota Karang Taruna dan pecinta burung Kemutugkidul untuk dapat bersama menjaga agar burung yang dilepas hari ini dapat berkembang biak di alam terbuka, dengan mengajak warga untuk turut menjaga dan tidak menangkapnya kembali.

Pemrakarsa kegiatan Sudarto mengatakan pelepasliaran burung endemik Gunung Slamet, karena semakin jarangnya burung yang hidup di alam bebas. Ide itu mendapat tanggapan dari KIBIC dengan turut serta mendukung dan ikut mencari dan melepaskan burung.

“Sedikitnya 50 burung dilepas hari ini, antara lain trocokan, kutilang, prenjak, betor, ketimbang dan lainnya. Burung ini sebagian dari sumbangan anggota KIBIC dan masyarakat sebagian lainnya dari pembelian,” katanya.

Penglepasan burung kembali ke alam liar

Menurut Darto, kegiatan ini sangat positif sebagai upaya melestarikan burung dari kepunahan. Dia berharap pelepas liaran burung ini dapat diikuti kelompok lain agar suasana alam terdengar ocehan burung dialam bebas. (BnC/Pars)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.