<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 May 2012 02:53:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Gubug Makan Mang Engking Purwokerto, kelezatan di tengah keasrian alam</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/13/gubug-makan-mang-engking-purwokerto-kelezatan-di-tengah-keasrian-alam/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/13/gubug-makan-mang-engking-purwokerto-kelezatan-di-tengah-keasrian-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 02:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[mang engking purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[menu udang galah]]></category>
		<category><![CDATA[udang madu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14262</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi tempat kuliner berkelas hadir di Purwokerto. Gubug Makan Mang Engking yang berlokasi di Jalan HR Bunyamin Purwokerto, Kabupaten Banyumas, di utara kampus Unsoed, masuk gang sebelah utara Pabuaran Mart. Gubug Makan Meng Engking Purwokerto sudah dibuka sejak 11 Desember 2011 lalu, dengan menu dan suasana yang mengikuti ‘style’ Mang Engking yang sudah buka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14263" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14263" title="angin semilir" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/angin-semilir-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Mang Engking Purwokerto - foto puh BNC</p></div>
<p>Satu lagi tempat kuliner berkelas hadir di Purwokerto. Gubug Makan Mang Engking yang berlokasi di Jalan HR Bunyamin Purwokerto, Kabupaten Banyumas, di utara kampus Unsoed, masuk gang sebelah utara Pabuaran Mart. Gubug Makan Meng Engking Purwokerto sudah dibuka sejak 11 Desember 2011 lalu, dengan menu dan suasana yang mengikuti ‘style’ Mang Engking yang sudah buka di berbagai kota. Mang Engking menawarkan kelezatan menu masakan di tengah keasrian alam pedesaan yang khas.</p>
<p>Menu andalan rumah makan dengan suasana alam pedesaan ini adalah udang yang dimasak dengan bumbu variatif. Yang menjadi favorit adaah ‘udang bakar madu’, dengan varian udang yang dimasak adalah udang galah. Olesan madu dalam menu ini menggantikan olesan kecap manis, setelah udang galah dibakar. So, rasanya jadi manis bercampur daging udang yang gurih. Senasi rasa ini dijamin menggoyang lidah Anda. Ckkk… air liur jadi ingin segera merasakan nikmat udang madu ini.</p>
<p>Tentunya ada banyak lagi variasi menu masakan udang. Selain udang bakar madu, ada udang saus padang, saus tiram, asam manis, udang digoreng biasa, udang goreng tepung dan udang rebus. Bagi yang kurang suka dengan udang tersedia pula menu ikan gurame, seperti gurame bumbu cobek dari rempah-rempah, sop gurame, asam manis, saus tiram, bakar kecap, bakar madu dan saus padang. Juga ada menu kepiting dan cumi-cumi dengan berbagai variasi tergantung rasa yang Anda inginkan.</p>
<div id="attachment_14265" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14265" title="IMG_0255" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/IMG_0255-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">menu Mang Engking hmmm</p></div>
<p>Bagi penyuka pedas, di rumah makan yang buka setiap hari ini juga disajikan sambal terasi dadakan, tomat, cobek, bawang dan kecap.</p>
<p>Setting tempat yang berada di pinggir sawah dengan angin semilir merambah pori-pori kulit, dipadu pemandangan pepohonan kelapa dengan nyiur yang melambai-lambai, dan gemercik air terkoyak gerakan-gerakan ikan yang ada di kolam menjadikan suasana di rumah makan Mang Enking berbeda dengan tempat makan lainnya. Ada gazebo-gazebo yang bisa Anda pilih untuk lesehan, atau bagi Anda yang tidak suka lesehan, bisa mengambil gazebo yang menggunakan meja/kursi. Beberapa tempat makan berada di atas kolam, sehingga sambil menunggu menu pesanan datang, Anda dapat bercengkerama dengan ikan-ikan dan memberinya makan ikan-ikan di situ.</p>
<p>Untuk tamu rombongan disediakan tempat makan di hall utama tepat setelah pintu masuk Gubung Makan Mang Engking.</p>
<div id="attachment_14266" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14266" title="gasebo yang bisa anda pilih" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/gasebo-yang-bisa-anda-pilih-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">andd bisa makan di sini</p></div>
<p>Ketika BNC menyambangi gubug makan ini, tampak terlihat rombongan baik rombongan keluarga maupun rombongan karyawan dari berbagai intstansi. Atik, salah seorang pengunjung yang datang bersama rekan-rakannya dari salah satu bank swasta mengatakan Gubung Mang Engking menjadi alternative makan siang bersama yang bisa menghilangkan kepenatan. “Setalah acara meeting di kantor yang melelahkan, makan di tempat yang asri dan segar ini bisa menghilangkan kepenatan”, katanya.</p>
<p>Tentang Mang Engking</p>
<p>Awal berdirinya Gubug Makan Mang Engking boleh dibilang adalah ‘berkah bom Bali’. Lho? Ceritanya Mang Engking Sodikin sang pemilik rumah makan asal Tasikmalaya menambak udang sejak tahun 1990-an di Jogja, yaitu di Minggir, Sleman. Hasil tambak udang dikirim ke restoran-restoran di Bali.</p>
<p>Nah pada tahun 2002 terjadi bom Bali dan berdampak pada terhambatnya pengiriman hasil tambak udang Mang Engking. Daripada tidak ada pembuangan udang, Mang Engking berfikir lebih baik membangun restoran dan dijual sendiri. Maka berdirilah Gubug Makan Mang Engking pertama kali pada tahun 2004 berlokasi di desa Jamur, Sendangrejo, Minggir, Sleman. Rumah makan ini agak jauh dari pusat kota Jogja dan berada di tengah areal persawahan. Kemudian berdiri pada tahun 2006 di Sorogan Castle, Jalan Sorogan Bantul.</p>
<p>Karena peminatnya banyak, Mang Engking lantas menambahkan menu lain selain menu udang. Kini Mang Engking sudah berdiri di berbagai kota seperti Depok, Bandung, Pasuruan, dan di kota Anda : Purwokerto. (BNC/puh/jakartabisnis.com)</p>
<div id="attachment_14264" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14264" title="dapur kiri dan hall utama kanan" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/dapur-kiri-dan-hall-utama-kanan-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">dapur (kiri) dan hall utama - foto puh BNC</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/13/gubug-makan-mang-engking-purwokerto-kelezatan-di-tengah-keasrian-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Minim syarat dukungan, 4 calon independen ditolak</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/12/minim-syarat-dukungan-4-calon-independen-ditolak/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/12/minim-syarat-dukungan-4-calon-independen-ditolak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 14:05:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[calon independen pilkada cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada cilacap 2012; novita wijayanti]]></category>
		<category><![CDATA[tatto suwarto pamuji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14258</guid>
		<description><![CDATA[CILACAP – Seperti diprediksi sebelumnya, calon independen akan sulit muncul dalam Pilkada Cilacap, yang akan diselenggarakan 119 hari lagi, yaitu pada 9 September 2012. Hal ini karena syarat dukungan yang cukup berat, harus mengumpulkan 64.398 pendukung dari minimal 13 kecamatan dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Hingga Jum’at malam pukul 00.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14259" title="seputar pilkada cilacap" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/seputar-pilkada-cilacap-160x90.png" alt="" width="160" height="90" />CILACAP – Seperti diprediksi sebelumnya, calon independen akan sulit muncul dalam Pilkada Cilacap, yang akan diselenggarakan 119 hari lagi, yaitu pada 9 September 2012. Hal ini karena syarat dukungan yang cukup berat, harus mengumpulkan 64.398 pendukung dari minimal 13 kecamatan dari 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.</p>
<p>Hingga Jum’at malam pukul 00.00 WIB (11/05) memang ada empat pasangan yang menyerahkan berkas dukungan ke KPU Cilacap, namun semuanya tertolak karena tidak memenuhi syarat minimal dukungan tersebut.</p>
<p>Ke-4 calon pasangan yang datang ke KPU Cilacap adalah (urutan berdasarkan banyaknya dukungan berupa fotocopy KTP): (1) Pasangan Giyo Adi Sofyan dan Muchammad Cholic dengan menyerahkan 24.500 dukungan; (2) Muji Prihationo dan Asnawi Rachmat dengan 1.812 dukungan; (3) Haryadi dan Suwarsono 107 dukungan dan (4) Moer hartono Widodo dan Joko Tirtono 10 dukungan. Nama-nama yang sebelumnya diberitakan akan mencalonkan diri lewat jalur independen ternyata tidak menyerahkan dukungan.</p>
<p>Penyerahan syarat dukungan dilakukan pada ‘detik-detik terakhir’ yaitu pada Jum’at malam mulai sekitar pukul 22.00 hingga menjelang pukul 00.00 WIB. Jumlah syarat dukungan yang sangat kecil dari beberapa calon menimbulkan pertanyaan, karena dapat dikesankan hanya sebagai upaya ‘mencari sensasi’. Hanya Giyo dan Cholic yang kelihatan sudah mempersiapkan diri jauh hari, terbukti dengan dukungan yang mencapai 24.500, namun tetap belum memenuhi syarat. “Kalau sudah tahu tidak memenuhi syarat, kenapa harus repot-repot menyerahkan berkas”, kata Ahmad Muthohar (32), warga kelurahan Gumilir.</p>
<p>Dengan tidak adanya calon independen yang memenuhi syarat dukungan, maka dipastikan Pilkada Cilacap 2012 akan diikuti pasangan calon dari jalur partai politik. Di kabupaten terluas di Jawa Tengah ini, sejauh ini nama incumbent Tatto Suwarto Pamuji dan anggota DPRD Jateng Novita Wijayanti santer diberitakan sebagai calon kuat. Tatto melamar melalui Partai Golkar dan Novita melalui PDIP. (BNC/mut/puh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/12/minim-syarat-dukungan-4-calon-independen-ditolak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamis Malam Besok, Nonton Film Bernuansa Banyumas di SCTV</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/09/kamis-malam-besok-nonton-film-bernuansa-banyumas-di-sctv/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/09/kamis-malam-besok-nonton-film-bernuansa-banyumas-di-sctv/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 07:22:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KOMUNITAS BANYUMASAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Film]]></category>
		<category><![CDATA[Citrasinema]]></category>
		<category><![CDATA[nanang anna noor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14252</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Akhirnya film bernuansa Banyumas yang ditunggu tunggu masyarakat  berjudul &#8216;Bintang Film&#8217; bakal tayang Kamis (10/05) pukul 22.30 di SCTV. Film yang mengambil lokasi syuting di beberapa wilayah di Banyumas dan Cilacap ini akan menjadi tontonan menarik warga. Demikian informasi dari Rumah Produksi Citrasinema yang menggarap film ini. Kepastian tayang film yang banyak menggunakan dialek Banyumsan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14256" class="wp-caption alignleft" style="width: 156px"><img class="size-thumbnail wp-image-14256" title="schedule SCTV" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/schedule-SCTV-146x90.jpg" alt="" width="146" height="90" /><p class="wp-caption-text">sctv.co.id</p></div>
<p>BANYUMAS-Akhirnya film bernuansa Banyumas yang ditunggu tunggu masyarakat  berjudul &#8216;Bintang Film&#8217; bakal tayang Kamis (10/05) pukul 22.30 di SCTV. Film yang mengambil lokasi syuting di beberapa wilayah di Banyumas dan Cilacap ini akan menjadi tontonan menarik warga.</p>
<p>Demikian informasi dari Rumah Produksi Citrasinema yang menggarap film ini. Kepastian tayang film yang banyak menggunakan dialek Banyumsan ini juga diperkuat dengan tayangan iklan di SCTV. &#8221; Ini sudah pasti dan silahkan warga Banyumas juga Cilacap yang berada dimana saja untuk menontonnya,&#8221; ujar Andi Sayogi, manager unit Citrasinema .</p>
<p>Menyambut penayangan film ini, sejumlah warga yang desanya menjadi lokasi syuting ternyata tengah mempersiapkan untuk menggelar nonton bareng dengan menggunakan layar lebar. Beberapa lokasi &#8216;layar tancep&#8217; nonton bareng ini rencananya akan ada terdapat di beberapa tempat seperti di komplek Teluk Penyu Cilacap, Desa Windunegara Wangon, Desa Karang Tengah dan Desa Pernasidi Cilongok.</p>
<p>Selain itu beberapa lokasi di Ajibarang dan Kota Purwokerto kabarnya juga akan menggelar layar tancep. Bahkan beberapa kafe di Kota Purwokerto juga pernah menggelar nonton bareng pada saat penayangan film bernuansa Banyumas sebelumnya yang berjudul Undangan Kuning. Kafe kafe ini akan kembali menggelar nonton bareng Bintang Film untuk menarik pengunjung.</p>
<p>&#8221; Kita tengah mempersiapkan untuk nonton pada layar lebar biar rame bareng  bareng. Ini kan filmnya warga Banyumas dan melibatkan aktor asal Banyumas. Selain itu film ini juga lucu,&#8221; ujar Samingun (37) warga Desa Pernasidi Cilongok yang mengaku nonton saat syuting film ini.</p>
<p>Bintang Film dibintangi sejumlah pemain seperti, Dian Sidik, Aneke Jody, Rahman Yacob, Alex Nurdin , Nanang Anna Noor, Wing Dirgantara,Mama Ivone dan sejumlah aktor lain. Beberapa pemain lokal juga memperkuat film ini seperti Imam Krazani dan Dani Lestari. Film ini menceriterakan seorang anak nelayan yang lolos mengikuti audisi menjadi bintang film. Kampungpun geger saat pemuda berbnama Kartono (Dian Sidik) ini terpilih dan berkali kali masuk di berita infotainment.</p>
<p>Namun saat akan syuting, mendadak batal. Para perangkat desa dan warga yang sebelumnya akan terlibat dalam film ini kecewa. Mereka marah dan Kartono menjadi sasaran amuk masa. Kartono akhirnya gagal menjadi bintang film dan kembali menjadi nelayan. Kartono akhirnya kembali menjadi kekasih gadis desa bernama  Sri (Aneke Jody) (BNC/win/cts/info film).</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/09/kamis-malam-besok-nonton-film-bernuansa-banyumas-di-sctv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akankah muncul calon independen di Pilkada Cilacap?</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/07/akankah-muncul-calon-independen-di-pilkada-cilacap/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/07/akankah-muncul-calon-independen-di-pilkada-cilacap/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 14:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[calon independen pilkada cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[mustangin mulyana]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[suparmo salim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14246</guid>
		<description><![CDATA[CILACAP (BNC) – Menjelang Pilkada Cilacap muncul nama-nama yang dikabarkan akan mencalonkan diri melalui jalur  independen, yaitu Suparmo Salim, Mustangin Mulyana (yang mundur dari pencalonan sebagai Wakli Bupati melalui PDIP), Yahya Karomi mantan Manager Koperasi Jamu Aneka Sari dan Taufik Hidayat. Namun apakah mereka bisa mengikuti jejak pasangan calon bupati-wakil bupati independen Kabupaten Banjarnegara, Jawa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14247" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14247" title="pemilukada" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/pemilukada-160x90.jpg" alt="calon independen" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">ilustrasi</p></div>
<p>CILACAP (BNC) – Menjelang Pilkada Cilacap muncul nama-nama yang dikabarkan akan mencalonkan diri melalui jalur  independen, yaitu Suparmo Salim, Mustangin Mulyana (yang mundur dari pencalonan sebagai Wakli Bupati melalui PDIP), Yahya Karomi mantan Manager Koperasi Jamu Aneka Sari dan Taufik Hidayat.</p>
<p>Namun apakah mereka bisa mengikuti jejak pasangan calon bupati-wakil bupati independen Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono-Kusumo Winahyu, yang ikut dalam Pilkada yang digelar 23 Juli 2011? Atau akankah Budhi Sarwono-Kusumo Winahyu akan menjadi satu-satunya calon independen yang pernah ada dalam sejarah politik di Bralingmascakeb? Pertanyaan ini layak diajukan mengingat syarat dukungan minimal yang harus diperoleh untuk dapat mendaftarkan diri sebagai calon independen yang cukup berat.</p>
<p>KPU Kabupaten Cilacap dalam pengumuman Nomor 133/kpu-Kab-012.329382/V/2012 tanggal 4 Mei 2012 tentang Penyerahan Syarat Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pemihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Cilacap tahun 2012, menyebutkan bakal pasangan perseorangan harus didukung minimal 64.398 jiwa penduduk yang telah memenuhi persyaratan sebagai pemilih dan tersebar minimal di 13 kecamatan di Kabupaten Cilacap.</p>
<p>Jumlah dukungan tersebut setara 3 % dari total jumlah penduduk bukan jumlah pemilih. Total jumlah penduduk Cilacap  sekarang ini sebanyak 2.146.593 jiwa.</p>
<p>Jumlah dukungan yang tersebar di 13 kecamatan dihitung berdasarkan aturan persebaran yang ada di 50 persen plus satu dari total kecamatan yang ada. Dari 24 kecamatan di Kabupaten Cilacap, maka persebaran dukungannya harus ada di 13 kecamatan.</p>
<p>Kilas balik</p>
<p>Dibukanya jalur independen dalam Pilkada, bermula ketika keluar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 5/PUU-V/2007 yang menyatakan adanya pelanggaran hak konstitusional terhadap individu ketika jalur menuju kekuasaan hanya melalui parpol. Menurut MK, pencalonan kepala daerah yang hanya menjadi dominasi parpol berdasar UU No 32/2004 bertentangan dengan UUD 1945 karena mengabaikan hak konstitusional warga negara yang memenuhi syarat.</p>
<p>UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan atas UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah mengatur hak pasangan calon perseorangan dalam pemilihan kepala daerah. Pasal 59 Ayat (2a) menentukan pasangan calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai pasangan calon gubernur/wakil gubernur jika memenuhi syarat dukungan. Ayat 2b menentukan pasangan calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai pasangan calon bupati/wakil bupati atau wali kota/wakil wali kota jika memenuhi syarat dukungan.</p>
<p>Kehadiran calon independen akan membuka wacana baru dan dianggap sebagai peluang untuk penyaluran aspirasi warga negara yang tidak terfasilitasi parpol. Secara tidak langsung, hal itu juga untuk menghindari hegemoni parpol dalam menentukan calon-calonnya untuk dimajukan dalam pilkada. Memang tidak bisa diyakini 100 persen bahwa calon independen ini akan terbebas dari politik uang <em>(money politics)</em>. Tetapi setidaknya pada awal pencalonannya, para calon independen sudah terbebaskan oleh hegemoni parpol dan menghindari terjadinya<em>money politics</em> dalam memperoleh dukungan.</p>
<p>Sekedar mengingatkan, sesuai pasal 59 UU Pemda, terhadap calon perseorangan ini diberlakukan aturan dukungan kepada calon perseorangan sesuai jumlah penduduk di kabupaten/kota tsb. Jika kabupaten/kota berpenduduk 250 ribu maka harus mendapat dukungan dari minimal 6,5 % populasi. Kabupaten berpenduduk antara 250 ribu sampai 500 ribu harus didukung minimal 5 % populasi, dan yang berpenduduk antara 500 ribu sampai 1 juta jumlah dukungannya minimal 4 % populasi,dan kabupaten/kota yang berpenduduk lebih dari 1 juta seperti Kabupaten Cilacap maka calon perseorangan harus mendapat dukungan dari 3 % populasi.</p>
<p>KPU Cilacap membuka penyerahan dokumen dukungan calon perseorangan mulai 7 sd 11 Mei 2012. Kita tunggu akankah muncul calon independen di Pilkada Cilacap. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/07/akankah-muncul-calon-independen-di-pilkada-cilacap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dealer Yamaha Mataram Sakti Purwokerto Terbakar</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/02/dealer-yamaha-mataram-sakti-purwokerto-terbakar/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/02/dealer-yamaha-mataram-sakti-purwokerto-terbakar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 17:00:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14241</guid>
		<description><![CDATA[&#160; PURWOKERTO (BNC): Kebakaran melanda sebuah Dealer Yamaha Mataram Sakti di Jalan Gerilya Purwokerto, Selasa (1/5) sekitar pukul 10.00. Api meludeskan ruang untuk menyimpan suku cadang dan pelumas di lantai dua. Akibatnya para karyawan dan mekanik yang saat itu sedang bekerja di lantai satu dibuat panik dan berhamburan keluar ruangan. Mereka berrhasil menyelamatkan berbagai barang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>PURWOKERTO (BNC): Kebakaran melanda sebuah Dealer Yamaha Mataram Sakti di Jalan Gerilya Purwokerto, Selasa (1/5) sekitar pukul 10.00. Api meludeskan ruang untuk menyimpan suku cadang dan pelumas di lantai dua. Akibatnya para karyawan dan mekanik yang saat itu sedang bekerja di lantai satu dibuat panik dan berhamburan keluar ruangan.</p>
<p>Mereka berrhasil menyelamatkan berbagai barang, termasuk komputer dan kendaraan baru yang dipajang di show room. &#8221; Saya kaget karena tiba tiba api sudah menjalar dan tak sempat kami padamkan, &#8221; Ujar Adi Sumarno, karyawan di dealer tersebut<br />
Petugas keamanan langsung meminta karyawan di lantai satu menyelamatkan puluhan kendaraan baru ke pelataran gedung. Sekitar 15 menit kemudian, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung menyemprot ke dalam ruang berukuran 6 X 7 meter di lantai dua tersebut.</p>
<p>Petugas pemadam, berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar setengah jam. Sementara kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Polisi kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut (BNC/puh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/02/dealer-yamaha-mataram-sakti-purwokerto-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Novi Indriastuti &#8216; Bersinar dalam Kegelapan&#8217;</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/01/novi-indriastuti-bersinar-dalam-kegelapan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/01/novi-indriastuti-bersinar-dalam-kegelapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 16:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14238</guid>
		<description><![CDATA[SAYA percaya suatu saat saya akan sembuh. Saat waktu itu datang, saya ingin saat itu saya telah sukses. Sehingga saya mempunyai kemampuan untuk megupayakan kesembuhan penyakit mata saya. Karena itu, mulai sekarang saya harus bekerja keras dengan cara belajar keras. Demikian aku Novi Indriastuti, Siswi Berkebutuhan Khusus kelas VIII B, SMP Negeri 1 Wanadadi, Selasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14239" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14239" title="novi (tengah) nunggu angkot" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/novi-tengah-nunggu-angkot-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">TETAP SEMANGAT: Novi (tengah) saat menunggu nunggu Angkot bersama temannya (foto:ebr/BNC)</p></div>
<p>SAYA percaya suatu saat saya akan sembuh. Saat waktu<br />
itu datang, saya ingin saat itu saya telah sukses. Sehingga saya<br />
mempunyai kemampuan untuk megupayakan kesembuhan penyakit mata saya.<br />
Karena itu, mulai sekarang saya harus bekerja keras dengan cara<br />
belajar keras. Demikian aku Novi Indriastuti, Siswi Berkebutuhan<br />
Khusus kelas VIII B, SMP Negeri 1 Wanadadi, Selasa (01/05) saat<br />
ditemui BNC di sekolahnya.</p>
<p>Sebagai anak berkebutuhan khusus, sesungguhnya Ia bisa saja memilih<br />
untuk sekolah di Sekolah Luar Biasa setingkat SMP yang memang<br />
mengkhususkan untuk siswa seperti dirinya. Namun, semangatnya yang<br />
keras mendorongnya untuk memilih sekolah di sekolah umum. “Saya<br />
memilih sekolah di sekolah umum karena di sekolah umum saya terpacu<br />
untuk berkompetisi dengan teman-teman lainnya yang tidak memiliki<br />
kekurangan seperti halnya saya. Ini menjadikan saya terpacu untuk<br />
selalu belajar” katanya.<br />
Tekadnya itu dibuktikan, jarak 14 km dari rumah ke sekolahnya,<br />
ditempuh naik angkot sendiri, dibantu adik kelas yang juga tetangganya<br />
Latifa. Setiap jelang jam enam pagi, Latifa akan menjemputnya dan<br />
membantunya berjalan hingga naik angkot dan sampai sekolah. Begitu<br />
juga pulangnya.<br />
Novi, putra Bapak Suroso dan Ibu Sumarni, warga Dusun Blabar, Desa<br />
Kecepit, Kecamatan Punggelan pun konsekuen dengan tekadnya tersebut.<br />
Hal itu ditunjukan oleh remaja putri yang bercita-cita menjadi dosen<br />
ini dengan sejumlah prestasi akademik dan non akademik yang diraihnya.<br />
Sejak kelas V SD saat penyakit dideritanya merengut total kemamuan<br />
penglihatannya, justru saat itu menjadi titik balik remaja yang<br />
menyukai pelajaran matematika dan IPS ini untuk meraih prestasi<br />
cemerlang. Dari kelas V sampai lulus, Novi selalu meraih peringkat I<br />
di kelasnya. Ini makin diperkuat dengan prestasinya meraih peringkat<br />
II UASBN se Kecamatan Punggelan.<br />
Prestasi akademiknya ini terus berlanjut, saat Ia menjadi siswa SMP N<br />
1 Wanadadi, sekolah umum yang dipilihnya. Sejak kelas VII Novi selalu<br />
meraih predikat peringkat 1 di kelasnya. Pada tahun akademik tahun<br />
2010/2011 kemarin rata-rata kelas yang diraihnya 9,2. Untuk rangking<br />
paralalel diantara 188 siswa kelas VIII, Novi menduduki peringkat 4.<br />
“Nilai Novi hanya kurang di mata pelajaran olah raga dan mata<br />
pelajaran PKK yang memang membutuhkan nilai untuk kemampuan<br />
keterampilan praktek” kata Guru BK pendampingnya Retno, S. Pd..<br />
Dalam bidang akademik ini, lanjutnya, Novi juga pernah meraih juara II<br />
tingkat Propinsi lomba cerdas cermat MIPA. Sedangkan untuk bidang non<br />
akademik prestasi yang diraih novi banyak, namun yang paling menonjol<br />
adalah dalam bidang olah vocal.<br />
“&#8221;Pada kegiatan Gebyar dan Festival Kreasi Siswa Pendidikan Khusus dan<br />
Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK), Lomba Siswa Cerdas Istimewa dan<br />
Bakat Istimewa (CIBI) dan Lomba Siswa Inklusi tingkat Nasional yang<br />
dilaksanakan di Yogyakarta oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus<br />
dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar (PPK-LK Dikdas) pada tanggal 12-14<br />
Oktober 2011 yang lalu Novi meraih juara I untuk lomba vocal” kata<br />
guru yang setia mendampingi Novi saat berlomba.<br />
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 1 Wanadadi, Ngaliman, S. Pd.,<br />
menambahkan bahwa Novi memungkinkan sekolah di sekolah umum seperti<br />
halnya SMP N 1 Wanadadi karena sekolahnya merupakan sekolah inklusif.<br />
Dimana untuk sekolah kategori ini memungkinkan untuk menerima siswa<br />
berkebutuhan khusus, diantaranya adalah siswa tuna netra. “Di<br />
Kabupaten Banjarnegara ada dua sekolah umum yang menerima sekolah<br />
inklusif, selain SMP N 1 Wanadadi juga SMP N 3 Purworejo Klampok”<br />
katanya.<br />
Bagi siswa berkebutuhan khusus ini, lanjutnya, dalam proses belajar<br />
mengajar sehari-hari secara umum tidak ada perbedaan. Hanya saja dalam<br />
mata pelaran tertentu, memang siswa dikenalkan dengan alat peraga,<br />
misalnya globe timbul, alat peraga kotak, kubus, dan sebagainya. Hal<br />
tersebut dimaksudkan untuk membantu siswa berkebutuhan khusus dalam<br />
menerima pelajaran. “Novi ini termasuk anak cerdas, Ia mengikuti<br />
pelajaran mengandalkan pada pendengarannya. Namun prestasinya mampu<br />
mengguguli teman-teman lainnya” katanya.<br />
Sedangkan dalam hal ujian sekolah, kata Ngaliman, untuk novi<br />
dilaksanakan di tempat khusus. Dimana guru membacakan soalnya dan Novi<br />
menjawab dengan lembar jawaban braile. “Untuk ini, pihak sekolah<br />
bekerja sama dengan SLB yang ada di Banjarnegara untuk mengoreksi<br />
lembar jawabannya” katanya.<br />
Melihat bakat, prestasi, kemauan dan tekad anak ini, kata Ngaliman,<br />
saya berharap untuk kelanjutannya nanti di sekolah lanjutan jenjang<br />
berikutnya, Ia berharap sekolah mau menampung Novi dan mau memahami<br />
kekurangan Novi. Harapan saya ini beralasan, lanjutnya, karena saat<br />
awal Novi mendaftar di sekolah ini juga hampir semua guru menolak. Hal<br />
itu lebih karena semua guru merasa tak ada yang punya kemampuan untuk<br />
mengajar siswa berkebutuhan khusus. Karena dukungan orang-orang di<br />
sekitar Novi, akhirnya sekolah mau menerima. Dan ternyata, Novi memang<br />
istimewa meski dengan kekurangannya itu.<br />
“Sungguh saya berharap Sekolah manapun bersedia memberi kesempatan<br />
yang sama untuk siswa-siswa berbakat seperti halnya Novi ini” katanya.<br />
Musibah yang mengubah<br />
Menurut Suroso, ayahanda Novi, kebutaan mata yang dialami anaknya<br />
berawal dari gangguan penglihatan pada kedua matanya saat duduk di<br />
kelas II SD N Kecepit. Mulanya gadis kecil yang biasa duduk di bangku<br />
sekolah paling belakang ini mengalami kesulitan penglihatan. Karena<br />
masalahnya itu, tempat duduknya pun dipindah oleh guru di bagian<br />
tengah. Setelah dilakukan pengobatan, ternyata tidak sembuh juga,<br />
justru makin kabur pandangan matanya. Sampai akhirnya Novi pindah<br />
duduk di bangku paling depan karena pandangannya sudah benar-benar<br />
kabur.<br />
Berbagai upaya untuk menyembuhkannya telah ditempuh oleh orang tuanya,<br />
namun bukannya sembuh, gangguan penglihatan pada kedua matanya justru<br />
semakin parah. Pada akhirnya Novi betul-betul mengalami kebutaan total<br />
saat duduk di kelas V SD. Sejak saat itu, dunia betul-betul gelap dari<br />
penglihatannya. “Kata dokter, kebutaan Novi ini dikarenakan syarat<br />
mata yang terhubung dengan otaknya terganggu sehingga mengakibatkan<br />
kebutaan” katanya.<br />
Saat hal itu terjadi, Suroso dan Sumarni kedua orang tua Novi pun<br />
betu-betul down melihat anaknya mengalami kebutaan total. “Saya<br />
nelangsa memikirkan masa depan anak saya nantinya” katanya.<br />
Saya tidak tahu betul bagaimana perasaan Novi saat itu, imbuh Sumarni<br />
ibunda Novi, karena seingat saya waktu itu hanya tangisan Novi untuk<br />
tetap sekolah. Ia tidak mau tertinggal dari teman-temannya. Ia tidak<br />
menangisi kebutaannya, tapi menangisi jangan sampai Ia tertinggal<br />
kelas dibanding teman-temannya. “Karena itu kami bertemu dengan pihak<br />
sekolah agar tetap memberi kesempatan kepada Novi untuk sekolah.<br />
Berapapun nanti hasil nilai sekolahnya, kami minta untuk tetap ikut<br />
dinaikan. Saya tahu anak saya, Ia akan sangat terluka bila sampai<br />
tidak naik kelas” katanya.<br />
Peristiwa tersebut memang sempat menguncang keluarga kami. Namun kami<br />
tidak mungkin membiarkan peristiwa itu terus melemahkan kami. Ada<br />
kehidupan yang haru terus kami jalani, yaitu hidup kami sekeluarga.<br />
Dari peristiwa kebutaan Novi tersebut, kami masih melihat yang tersisa<br />
dari anak kami Novi, yaitu semangatnya dalam melawan keterbatasan. Ia<br />
tidak menyerah untuk terus belajar meskipun kini Ia buta. Semangatnya<br />
itu menjadikan kami orang tuanya berubah. Kami orang tuanya memutuskan<br />
dengan segala upaya yang kami punya akan mendukung sekuat tenaga tekad<br />
anak kami. Perhatian kami terhadap anak-anak menjadi lebih besar.<br />
Sejak itu, antara saya dan ayahanda Novi pun berbagai tugas. “Setiap<br />
hari saya membacakan semua materi pelajaran yang diterimanya, dan<br />
setiap hari pula ayahnya mengantar Novi ke sekolah” katanya.<br />
Upaya kami ini pun rupanya gayung berbalas, kata Sumarni, pihak<br />
sekolah mau memahami kekurangan Novi. Tanpa terasa sekian bulan<br />
menjalani hal baru, lanjutnya, kami jadi terbiasa dengan keterbatasan<br />
itu. Namun ada hal yang lebih menggembirakan, ternyata seiring dengan<br />
perkembangan waktu, kami melihat ada yang berkembang luar biasa dari<br />
Novi, yaitu kecerdasan dan bakatnya. “Sejak kelas V SD itulah prestasi<br />
akademik dan nyanyinya muai berkembang dengan cepat” katanya.<br />
(BNC/ebr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/01/novi-indriastuti-bersinar-dalam-kegelapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gubernur Bibit Waluyo resmikan Hotel Aston Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/30/gubernur-bibit-waluyo-resmikan-hotel-aston-purwokerto/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/30/gubernur-bibit-waluyo-resmikan-hotel-aston-purwokerto/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 14:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[aston purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Waluyo]]></category>
		<category><![CDATA[hotel aston]]></category>
		<category><![CDATA[hotel purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[yuda wijaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14232</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meresmikan operasional Hotel Aston Purwokerto, Senin siang (30/04), dalam acara bertajuk “The Grand Opening of Aston Imperium Purwokerto – Hotel &#38; Convention Center”, di Kamandaka Room, Lt 2 hotel bintang 4 pertama di kota Purwokerto itu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng. Dalam sambutannya Gubernur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14236" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14236" title="Aston Purwokerto1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/Aston-Purwokerto1-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Aston Imperium Purwokerto</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meresmikan operasional Hotel Aston Purwokerto, Senin siang (30/04), dalam acara bertajuk “The Grand Opening of Aston Imperium Purwokerto – Hotel &amp; Convention Center”, di Kamandaka Room, Lt 2 hotel bintang 4 pertama di kota Purwokerto itu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng.</p>
<p>Dalam sambutannya Gubernur Bibit Waluyo mengatakan Hotel Aston Purwokerto diharapakan dapat mendukung Visit Jateng 2013, dimana Jawa Tengah mengandalkan 4 destinasi wisata, yaitu Karimun Jawa, Sangiran, Borobudur dan Cilacap-Pangandaran. “Kita ingin wisatawan menikmati Jawa Tengah, belanja dan menginap ya di Jawa Tengah”, kata gubernur disambut tepuk tangan hadirin.</p>
<p>Gubernur yang dikenal melalui program Bali Desa Mbangun Desa itu juga meminta investor untuk tidak ragu masuk ke Jawa Tengah karena pemerintah telah membangun infra struktur yang mendukung investasi, seperti sarana transportasi berupa jalan tol Semarang Solo yang sebentar lagi selesai, rehabilitasi Bandara A Yani Semarang, pelabuhan Tanjung Emas, dan pembangunan berbagai PLTU. &#8220;Kita telah bekerja keras mewujudkan percepatan pembangunan Jawa Tengah&#8221; katanya.</p>
<p>Dari jajaran manajemen hadir Direktur PT Star Imperium Yuda Wijaya (selaku owner Hotel Aston) dan  General Manager Aston Purwokerto Lies Yuwati. Hadir pula perwakilan Aston dari Jakarta yang memberikan sambutan mewakili Aston Management.</p>
<p>Hotel Aston Purwokerto merupakan hotel dalam jaringan Aston ke-4 di Jawa Tengah. Sebelumnya Aston telah berdiri di Semarang, Solo dan Jogjakarta. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Aston memiliki 46 hotel.</p>
<p>Menurut General Manager Aston Purwokerto Lies Yuwati, kehadiran Hotel Aston yang merupakan hotel bertaraf internasional menjadi kebanggaan bersama warga Jawa Tengah bagian selatan, khususnya masyarakat eks karesidenan Banyumas. Hotel ini menyediakan fasilitas hotel bintang 4 plus yang belum dimiliki hotel sejenis. Keramahan dan pelayanan dengan menonjolkan kearifan local menjadi ciri khas dalam melayani para tamu.</p>
<p>Hotel ini dengan tag “Hotel &amp; Convention Center” juga bertujuan menjadi mitra bisnis untuk pertemuan skala regional, nasional, dan internasional. Hotel ini menyediakan ruangan untuk kegiatan seminar, meeting maupun pesta pernikahan. Tersedia 3 type room, yaitu Yudhistira dengan kapasitas 50 orang, Kresna yang memuat 100 orang, dan Kamandaka room yang bisa menampung 1.200 orang. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/30/gubernur-bibit-waluyo-resmikan-hotel-aston-purwokerto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>30 Pensiunan di Banjarnegara Terima Tali Asih</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/30/30-pensiunan-di-banjarnegara-menerima-tali-asih/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/30/30-pensiunan-di-banjarnegara-menerima-tali-asih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 12:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14229</guid>
		<description><![CDATA[BANJARNEGARA (BNC) – Sebanyak 30 PNS dan PTT purna tugas menerima Tali Asih dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Mereka terdiri dari PNS yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) sebanyak 25 orang, Pensiun dipercepat 1 orang, janda duda 3 orang dan Pensiun PTT sebanyak 1 orang. Penyerahan secara simbolik dilakukan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengawasan Pegawai, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANJARNEGARA (BNC) – Sebanyak 30 PNS dan PTT purna tugas menerima Tali<br />
Asih dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Mereka terdiri dari PNS<br />
yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) sebanyak 25 orang, Pensiun<br />
dipercepat 1 orang, janda duda 3 orang dan Pensiun PTT sebanyak 1<br />
orang. Penyerahan secara simbolik dilakukan oleh Kepala Bidang<br />
Pembinaan dan Pengawasan Pegawai, Budi Santoso, SH kepada 2 perwakilan<br />
pensiunan di Ruang Aula Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten<br />
Banjarnegara (BKD), Sabtu (28/04).<br />
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Banjarnegara melalui Kepala<br />
Bidang Pembinaan dan Pengawasan Pegawai, Budi Santoso, SH mengucapkan<br />
terima kasih atas partisipasinya selama mengabdi kepada Pemerintah<br />
Kabupaten Banjarnegara tanpa cacat dan memasuki Batas Usia Pensiun<br />
(BUP) dalam keadaan sehat.<br />
“Mohon jangan dilihat berapa besarnya, tapi setidaknya bisa membantu<br />
sekolah anak dan cucu, dan semoga uangnya bisa bermanfaat” kata Budi<br />
Santoso, SH.<br />
Budi Santoso, SH juga mendoakan agar para pensiunan senantiasa sehat<br />
dan tetap mendukung kebijakan pemerintahan. “Kami berharap Selepas<br />
kembali ke masyarakat dapat mendukung pembangunan Banjarnegara” tambah<br />
Budi Santoso, SH  (BNC/din)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/30/30-pensiunan-di-banjarnegara-menerima-tali-asih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkuat Networking PTM Melalui RAKORPIM</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/29/perkuat-networking-ptm-melalui-rakorpim/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/29/perkuat-networking-ptm-melalui-rakorpim/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 12:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14225</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS (BNC)-Rapat Koordinasi Pimpinan (RAKORPIM) dan workshop Pengelolaan Perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) se-wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang diadakan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP MUhammadiyah) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)  dibuka hari ini, Jumat (27/4) dengan bertempat di aula Queen garden, Baturaden, Purwokerto. Acara ini dihadiri oleh Ketua PP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>BANYUMAS (BNC)-Rapat Koordinasi Pimpinan (RAKORPIM) dan workshop Pengelolaan Perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) se-wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang diadakan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP MUhammadiyah) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)  dibuka hari ini, Jumat (27/4) dengan bertempat di aula Queen garden, Baturaden, Purwokerto.</div>
<div></div>
<div>Acara ini dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed, Ketua Majelis Dikti Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris Dikti, Drs. M. Safar Nasir, M. Si, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M. H,   Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Furqanul Aziez, M. Pd, Wakil Rektor Bidang Adminstrasi Umum, Drs. Joko Purwanto, M. Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Anjar Nugroho, S. Ag., M. S. I, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Ir. Regawa Bayu Pamungkas, M. T, jajaran Badan Pelaksana Harian (BPH), jajaran Kabiro dan peserta yang hampir mencapai 100 orang dari berbagai PTM di wilayah Jateng, DIY, Kalbar serta Kalteng.</div>
<div></div>
<div>Dalam sambutannya Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M. H mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, <em>“Semoga melalui kegiatan ini kita semua bisa mendapatkan banyak hal yang dapat kita aplikasikan pada perguruan tinggi masing-masing, baik itu mengenai pengelolaan keuangan, borang, akreditasi ataupun hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan PTM ke arah yang lebih baik,”</em> harapnya. Rektor menambahkan, pengelolaan PTM yang baik dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan nasional.</div>
<div></div>
<div>Ketua Majelis Dikti Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris Dikti, Drs. M. Safar Nasir, M. Si ikut memberikan sambutan, <em>“Kami (Dikti Muhammadiyah) beserta tim hadir merupakan bentuk keseriusan kami dalam penyelenggaraan acara ini. Bapak Din Syamsudin mengatakan agar Dikti dapat terus melakukan inovasi-inovasi dalam lembaga pendidikan kita, maka dari itu pengelolaan PTM regional menjadi salah satu agenda kami untuk kemajuan amal usaha Muhammadiyah.”,</em> katanya. Safar meyakinkan bahwa pertemuan yang sifatnya regional itu sangat baik, karena salah satu kekuatannya akan terletak pada <em>networking</em>. Harapannya, PTM yang sudah baik dapat saling berbagi pengalaman untuk PTM yang lain sehingga dapat menjadi satu kesatuan utuh amal usaha Muhammadiyah.</div>
<div></div>
<div>Di kesempatan terpisah, Ketua PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed menuturkan keberadaan PTM Muhammadiyah di mata orang luar itu dinilai baik “<em>Di beberapa pertemuan, seperti dengan Kementerian Agama, saya bertanya kenapa alokasi dana untuk Muhammadiyah itu kecil? Jawabnya, karena Muhammadiyah itu sudah maju dan tidak perlu disumbang lagi, yang perlu disumbang itu yang belum maju. Saya malah balik ditanya bagaimana Muhammadiyah bisa maju”</em>, tuturnya. Mu’ti menjelaskan, kemajuan Muhammadiyah itu karena amal usaha Muhammadiyah dilandasi oleh 2 hal, pertama adalah konsep <em>the right man in the right place</em>,  mengedepankan orang ahli di bidangnya, <em>“Jangan sampai kita memilih dosen matematika yang latar belakang pendidikanyan filsafat, ya itu jelas tidak profesional”,</em> contohnya. Kedua, manajemen yang sehat, artinya menerima setiap pekerjaan sebagai amanah. Dalam hal ini level iman di bangun untuk mendedikasikan diri, <em>“Namun permasalahan disini tetap ada, contohnya, kita tidak pernah bisa tahu pasti orientasi yang mendasari seseorang bekerja di amal usaha Muhammadiyah”</em>, jelasnya. Menurut Mu’ti ada 4 dimensi amal soleh yang harus ditekankan untuk mengatasinya, <em>yaitu “Niat yang soleh (baik itu dosen atau karyawan), prosedur  tata kelola yang betul, konsep manfaat dalam kehidupan sehari-hari demi kemaslahatan umat dan dimensi Islam yang baik, pembaharu”,</em> imbuhnya.</div>
<div></div>
<div>Rakorpim dan <em>Workshop </em>ini akan berlangsung selama 2 hari dengan beberapa materi yang akan disajikan oleh 3 pembicara. Dr. Sabar Narimo, M.M.,Mp.d dan Prof. Dr. H. Thobroni akan menyajikan materi tentang “Pengantar Akreditasi” yang meliputi standar penilaian borang akreditasi, prinsip penyusunan standar penilaian borang akreditasi dan latihan penyusunan borang akreditasi. Banu witono SE. Akt, M.Si akan berbicara tentang “Sistem Informasi Akuntansi PTM”, ada beberapa aspek yang dibahas, yaitu anggaran berbasis kinerja dan sistem penganggaran PTM, prinsp mekanisme dalam penyusunan penganggaran PTM, latihan pembahasan sistem penganggaran PTM, sistem informasi akuntansi dan latihan pembahasan sistem informasi akuntansi (BNC/pra)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/29/perkuat-networking-ptm-melalui-rakorpim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dr. Furqanul Aziez, M. Pd : “Wisuda Ke 48 UMP, Merupakan Wisuda yang Istimewa”</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/27/dr-furqanul-aziez-m-pd-wisuda-ke-48-ump-merupakan-wisuda-yang-istimewa/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/27/dr-furqanul-aziez-m-pd-wisuda-ke-48-ump-merupakan-wisuda-yang-istimewa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 11:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14221</guid>
		<description><![CDATA[ PURWOKERTO (BNC)-Pada Sabtu (21/4), Kemegahan Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terlihat sangat pretensius dengan dipadati oleh sejumlah wisudawan yang mengikuti wisuda ke 48 program Magister, Sarjana dan Diploma periode April 2012 UMP. Wisuda kali ini merupakan prosesi ke 35 dengan jumlah mahasiswa yang berhasil lulus sebanyak 972, terdiri dari program S2 sebanyak 37, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong><br />
<em></em></strong></div>
<div id="yui_3_2_0_1_1335525997565510"> PURWOKERTO (BNC)-Pada Sabtu (21/4), Kemegahan Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terlihat sangat pretensius dengan dipadati oleh sejumlah wisudawan yang mengikuti wisuda ke 48 program Magister, Sarjana dan Diploma periode April 2012 UMP. Wisuda kali ini merupakan prosesi ke 35 dengan jumlah mahasiswa yang berhasil lulus sebanyak 972, terdiri dari program S2 sebanyak 37, program S1 sebanyak 928 dan Diploma III sebanyak 7 orang.</div>
<div></div>
<div>Prosesi akbar ini dihadiri oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Pekalongan, Pimpinan dan anggota Badan Pelaksana Harian (BPH) UMP, Rektor UMP, Wakil Rektor UMP, Senat Universitas UMP, tamu undangan dan orang tua atau keluarga dari wisudawan/wisudawati.</div>
<div></div>
<div>Acara dimulai dengan Pembukaan rapat senat terbuka Wisuda ke-48 UMP oleh Ketua Senat yang juga Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH, <em>“Kami mengucapakan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kami mengiringi dengan doa semoga alumni sukses menyongsong masa depan dan dapat mengharumkan almamater kita”,</em> ujarnya. Ditambahkan juga oleh rektor bahwa kemajuan infrastruktur UMP yang sedang berkembang, penambahan sarana prasarana yang menunjang kegiatan akademik itu seiring dengan cita-cita UMP <em>“Untuk mencetak insan pendidikan yang unggul, modern dan Islami. UMP tumbuh dan besar untuk dapat memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan nasional”,</em> tambahnya.</div>
<div></div>
<div>Acara dilanjutkan dengan laporan Wakil Rektor I (Bidang Akademik), Dr. Furqanul Aziez, M. Pd,  “<em>Wisuda kali ini merupakan wisuda yang istimewa, karena untuk pertama kalinya UMP mewisuda program magister (S2) program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia serta bertepatan pula dengan rangkaian kegiatan Milad ke-47 UMP”</em>, jelasnya. Aziez juga memaparkan, 972 wisudawan di periode ini terdiri dari 782 orang berasal dari Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 10 orang dari Fakultas Agama Islam, 37 orang dari Fakultas Ekonomi, 41 orang dari Fakultas Teknik, 8 orang dari Fakultas Pertanian, 14 orang dari Fakultas Psikologi, 23 dari orang Fakultas Farmasi, 7 orang dari Fakultas Sastra, 3 orang dari Fakultas Hukum dan 11 orang dari Fakultas Ilmu Kesehatan. Masih menurutnya, sampai dengan hari ini jumlah Magister, Sarjana, Ahli madya dan Ahli Muda yang telah dihasilkan oleh UMP sebanyak 19218 alumni dengan rincian Magister 37, Sarjana 12973, Diploma III 2630, Diploma II 1553, Akta Mengajar 1332, Profesi Apoteker 597 dan Profesi Ners 96 alumni.</div>
<div></div>
<div>Penyerahan penghargaan diberikan oleh Rektor UMP dengan didampingi oleh Wakil Rektor I bagi wisudawan terbaik. Untuk Program Magister, wisudawan terbaik diraih oleh Budi Handoyo dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia masa studi 2 tahun dan IPK 3, 83 dengan predikat <em>cum laude</em>. Sedangkan 3 wisudawan terbaik jenjang Strata Satu (S1) terdiri dari Regi Willi Sartika, Fakultas Ilmu dan Ilmu Pendikan program studi Pendidikan Bahasa Inggris, IPK 3, 90 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan, Diah Tri Utami, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IPK 3, 87 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan dan Marliana Rahayu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, IPK 3, 83 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan. Ketiganya meraih predikat <em>cum laude</em>.</div>
<div></div>
<div>Di kesempatan terpisah, Rektor UMP mengungkapkan “<em>Semoga alumni UMP dapat menjadi contoh dimanapun dia berada (bekerja atau wirausaha), karena mereka bukan saja kader persyarikatan tetapi juga kader bangsa, karena umumnya mahasiswa kita merupakan mahasiswa yang dapat memenuhi kebutuhan lapangan kerja dan itu sudah kita persiapkan selama mereka menempuh pendidikan di sini,”</em>  harapnya. Rektor juga menerangkan, salah satu upaya untuk mencetak mahasiswa yang unggul, modern dan Islami adalah melalui standar minimal IPK mahasiswa UMP yang harus mencapai 2, 76. Disadari olehnya, meskipun IPK bukan satu-satunya aspek yang bisa menggambarkan kualitas mahasiswa, namun bagi mahasiswa yang ingin menempuh karir di dunia kerja, ada instansi, perusahaan atau lembaga yang meminta persyaratan akademik standar pelamar kerja dengan minimal IPK 2, 75. Mantan Wakil Ketua MA ini menyikapi hal ini dengan jeli, maka pada tahun 2008 menciptakan aturan mengenai standar minimal IPK yang harus ditempuh oleh mahasiswa UMP. <em>“Peraihan IPK itu pun bukan merupakan sistem subjektifitas dosen saja tetapi merupakan upaya dan tekad dari mahasiswa itu sendiri. Ya, kita membentuk CDC (dalam hal ini adalah SAC) salah satu tujuannya adalah membantu mahasiswa mengatasi hambatan akademiknya yang sekaligus juga harus mampu mencetak prestasi mahasiswa itu melalui akademik,”</em> jelasnya.</div>
<div></div>
<p>Senada dengan Rektor, Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Soediro, S. H., LL. M, berpesan kepada para alumni <em id="yui_3_2_0_1_1335525997565489">“Kita bukan semata-mata menciptakan wisudawan saja, tetapi kita juga menciptakan mahasiswa yang siap bekerja dan mampu terserap lahan kerja. Jaga nama baik almamater, tunjukan bahwa para alumni ini merupakan sosok yang layak terjun ke masyarakat. Ingat juga, alumni ini adalah implementasi dari lulusan yang unggul, modern dan Islami,”</em> tandasnya. <strong>(BNC/pra/hum</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/27/dr-furqanul-aziez-m-pd-wisuda-ke-48-ump-merupakan-wisuda-yang-istimewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
