<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; PENDIDIKAN</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/tematik/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 13:37:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>SDN 1 Arenan,  Dikenal Lewat  Group Rebana dan Juara Mendongeng</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/25/sdn-1-arenan-dikenal-lewat-group-rebana-dan-juara-mendongeng/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/25/sdn-1-arenan-dikenal-lewat-group-rebana-dan-juara-mendongeng/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 14:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11534</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA&#8211;Menengok  keberadaan SDN 1 Arenan, sungguh keprihatinan yang ada. Betapa tidak?  Jika hujan tiba, jalan menuju ke SD yang berada di pelosok itu licin dan  becek. Jalan menuju ke SD itu memang belum beraspal mulus.     Sehingga  jika tidak hati-hati, bisa terpeleset.
&#8220;Beginilah kondisi  sekolah kami,&#8221; ujar Mugilastuti , S.Pd [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11537" href="http://banyumasnews.com/2010/07/25/sdn-1-arenan-dikenal-lewat-group-rebana-dan-juara-mendongeng/sd-arenan/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11537" title="SD arenan" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/SD-arenan-359x270.jpg" alt="SD arenan" width="359" height="270" /></a>PURBALINGGA&#8211;Menengok  keberadaan SDN 1 Arenan, sungguh keprihatinan yang ada. Betapa tidak?  Jika hujan tiba, jalan menuju ke SD yang berada di pelosok itu licin dan  becek. Jalan menuju ke SD itu memang belum beraspal mulus.     Sehingga  jika tidak hati-hati, bisa terpeleset.<br />
&#8220;Beginilah kondisi  sekolah kami,&#8221; ujar Mugilastuti , S.Pd , kepala sekolah SDN 1 Arenan  kepada Banyumasnews.com, Sabtu (24/7).</p>
<p>Dengan keterbatasan  yang ada, ditambah suatu kondisi di mana 75 persen dari 137 murid SDN 1  Arenan ditinggal ayahnya merantau&#8211;sebagian besar ke Pulau  Batam&#8211;menjadikan upaya mendidik murid-murid berbeda dengan murid-murid  yang hidup bersama kedua orang tuanya. Diakui Mugilastuti, sekitar 75  persen muridnya diasuh oleh kakek dan neneknya atau family lainnya,  sementara kedua orangtuanya merantau ke luar kota, rata-rata ke Pulai <span id="lw_1280067859_1" style="cursor: pointer; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;">Batam</span>.</p>
<p>&#8220;Tentu saja , anak yang diasuh oleh kakak dan neneknya atau  familynya,dibanding oleh kedua orangtuanya sendiri, berbeda. Dan kami  harus ekstra sabar untuk mendidik  mereka agar bisa menjadi anak  mandiri, dan memiliki kelebihan di bidang akademik maupun non akademik,&#8221;  ujar Mugilastuti.</p>
<p>Diakui, belakangan SDN 1 Arenan semakin  dikenal masyarakat, karena prestasi yang dimiliknya. Yakni group rebana  Raudatut Tulab dibawah asuhan Suparno, guru pendidikan <span id="lw_1280067859_2" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Agama Islam</span> SD setempat, sering memborong  kejuaraan. Yakni juara 1 berturut-turut  selama empat tahun terakhir  di tingkat Kecamatan Kaligondang. Sedangkan  di tingkat kabupaten, pernah menjadi juara kedua dan ketiga.</p>
<p>&#8220;Ke depan, kami bertekad bisa meraih juara 1 tingkat kabupaten,  sehingga bisa maju ke tingkat propinsi,&#8221; timpal Suparno, pelatih group  rebana itu yang didampingi guru lainnya, Khotimah.</p>
<p>Suparno  menyadari, group rebana yang dibentuk tahun 2003,bermula dari serba  keterbatasan. Bermodalkan Rp 3 juta, ia membeli kempreng, bedhug, dan  keyboard sederhana. Dalam perkembangannya, ditambah drum seat, saron,  dan gitar. &#8220;Untuk organ, sementara kami masih pinjam. Karena kalau beli  sendiri, tidak mampu, mengingat harganya mahal sekitar Rp 12 juta. Sukur  ada donatur yang mau memberi bantuan, kami akan sangat senang,&#8221; harap  Suparno.</p>
<p>Group rebana Raudatut Tulab yang berarti &#8220;Taman Menuntut  Ilmu&#8221;  beranggotakan murid-murid klas 3 hingga  klas enam yang sudah  diseleksi. Dan berkat latihan yang intens, group ini mampu eksis untuk  mendidik akhlak murid-murid SDN 1 Arenan  lewat lagu-lagu bernuansa  Islami.<br />
Banyak lagu-lagu nyang sudah dikuasai murid-murid di grup rebana ini, diantaranya Tolangal Badru, Papat <span id="lw_1280067859_3" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Kitab</span>, Al Qur&#8217;an, Ya Nabi Salam, dan sebagainya.</p>
<p>Sesungguhnya, selain dikenal lewat group rebananya, SD ini pada awal bulan Juli lalu mampu menorehkan prestasi, menyusul <span id="lw_1280067859_4" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">salah satu</span> muridnya, Alfita Milenia Putri, yang kini masih duduk di klas 5,  menjadi juara 1 mendongeng tingkat kabupaten dalam lomba mendongeng  tingkat SD tahun 2010. Alfita dilatih mendongeng  oleh Khotimah, guru  olah raga SD setempat.</p>
<p>Yang menarik, Alfita hapal puluhan  dongeng, dan mampu memeragakan atraksi mendongeng dengan ekspresi yang  bagus. Ia pun sering tampil di tingkat kabupaten untuk memperagakan  kepiawaiannya mendongeng itu. Beberapa dongeng yang sangat disukainya,  diantaranya Si Pitung Jagoan Betawi, Legenda <span id="lw_1280067859_5" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Danau Toba</span>, dan Ibu Kandungku Seekor Kucing.</p>
<p>Pada pertengahan bulan Juli lalu, Alfita mewakili Kabupaten    Purbalingga menguikuti  lomba mendongeng tingkat   Provinsi Jateng di  Gedung Monumen PKK Ungaran.</p>
<div id="attachment_11542" class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><a rel="attachment wp-att-11542" href="http://banyumasnews.com/2010/07/25/sdn-1-arenan-dikenal-lewat-group-rebana-dan-juara-mendongeng/sd-arenan2/"><img class="size-medium wp-image-11542" title="SD arenan2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/SD-arenan2-360x270.jpg" alt="Alfita  Alfita Milenia Putri, juara 1 mendongeng tingkat Kabupaten Purballingga tahun 2000, diapit kepala  sekolah SDN 1 Arenan, Mugilastuti, S.Pd (kiri) dan pelatih dongeng yang juga guru SD setempat, Khotimah (kanan)." width="360" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Alfita  Alfita Milenia Putri, juara 1 mendongeng tingkat Kabupaten Purballingga tahun 2000, diapit kepala  sekolah SDN 1 Arenan, Mugilastuti, S.Pd (kiri) dan pelatih dongeng yang juga guru SD setempat, Khotimah (kanan).</p></div>
<p>&#8220;Saat itu, saya membawakan  dongeng Si Pitung Jagoan Betawi, yang mengisahkan perjalanan Si Pitung  sebagai anak yang soleh dan berani melawan penjajah <span id="lw_1280067859_6" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;">Belanda</span>.  Sayang, saya hanya masuk ranking ke 12 dari 35 peserta yang mewakili  kabupaten/kota di Jateng. Namun saya bertekad, lain kali bisa menjadi  yang   terbaik,&#8221; ujar Alfita yang didampingi kepala sekolahnya,  Mugilastuti.</p>
<p>Selain pintar mendongeng, Alfita&#8211;kelahiran <span id="lw_1280067859_7" style="cursor: pointer; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;">Tanjung Pinang</span> 6 Januari 2000 dan kedua orangtuanya kini merantau di Batam&#8211;di  sekolahnya juga selalu menduduki ranking satu sejak duduk di klas  satu  SD. Prestasi lain yang pernah diraih, juara sinopsis  SD tingkat  Kabupaten Purbalingga.</p>
<p>Diakui Mugilastuti,  pihaknya kini  berusaha seoptimal mungkin mengembangkan  bakat dan kemampuan yang  dimiliki murid-muridnya  agar bisa mengangkat citra SDN 1 Arenan. &#8220;Kami  bertekad, menjadikan sekolah ini sebagai sekolah unggulan yang bisa  dibanggakan,&#8221; tekad Mugilastuti. (***)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/25/sdn-1-arenan-dikenal-lewat-group-rebana-dan-juara-mendongeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>419 Mahasiswa STAIN Purwokerto KKN di Purbalingga</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/14/419-mahasiswa-stain-purwokerto-kkn-di-purbalingga/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/14/419-mahasiswa-stain-purwokerto-kkn-di-purbalingga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 13:04:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11412</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA – Sebanyak 419 mahasiswa STAIN Purwokerto mengikuti Kuliah  Kerja Nyata Participatory Action Research (KKN &#8211; PAR) di Kabupaten  Purbalingga. Kegiatan yang dilaksanakan di lima kecamatan ini berlangsung selama  sebulan penuh mulai 14 Juli hingga 14 Agustus 2010.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purbalingga Drs. Heru Sudjatmoko, M.Si  menyambut baik kehadiran para calon [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA – Sebanyak 419 mahasiswa STAIN Purwokerto mengikuti Kuliah  Kerja Nyata Participatory Action Research (KKN &#8211; PAR) di Kabupaten  Purbalingga. Kegiatan yang dilaksanakan di lima kecamatan ini berlangsung selama  sebulan penuh mulai 14 Juli hingga 14 Agustus 2010.</p>
<p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purbalingga Drs. Heru Sudjatmoko, M.Si  menyambut baik kehadiran para calon sarjana agama itu. Wabup mengatakan, pernah  punya pengalaman unik dengan mahasiswa KKN dari STAIN Purwokerto tiga tahun  lalu yang membawa warga Desa Kemangkon Kecamatan Kemangkon silaturahim ke rumah  dinasnya.</p>
<p>”Warga yang dibawa ini adalah warga yang buta aksara dan sudah diajar  menulis dan membaca oleh mahasiswa STAIN. Mereka diajak pesiar ke kota dan  silaturahim ke tempat saya dan disini saya uji mereka untuk menulis dan membaca.  Hasilnya sangat memuaskan. Saya berharap, mahasiswa STAIN yang KKKN kali ini juga  membawa perubahan yang baik ke Purbalingga,” ujarnya.</p>
<p>Wabup mengatakan secara umum dalam sepuluh tahun terakhir di bawah  kepemimpinan Bupati Triyono Budi Sasongko, Purbalingga mengalami peningkatan yang  signifikan. Salah satu contohnya turunnya angka kemiskinan yang semula 47% di tahun  2005, tahun 2010 ini turun menjadi 29%. Meski demikian, masih banyak pekerjaan  rumah yang belum tertuntaskan dalam upaya menyejahterakan masyarakat, seperti  masalah<br />
demografi dan pendidikan.</p>
<p>”Terutama di pedesaan, masih banyak orang miskin tapi memiliki banyak  anak. Kalau jumlah anak banyak tapi tidka berkualitas kan hanya akan menambah  beban. Inilah pekerjaan rumah kita yang cukup berat. Saya berharap, para  mahasiswa yang KKN ini bisa mengajak masyarakat untuk mendukung program KB. Karena  latar belakang pendidikan semua dari agama, ya pendekatannya secara  spiritual,” pintanya.</p>
<p>Kepala BAPPEDA Kabupaten Purbalingga Ir. Setiyadi, M.Si dalam laporannya<br />
menerangkan para mahasiswa STAIN Purwokerto peserta KKN-PAR telah diberi pembekalan terlebih dahulu oleh BAPPEDA tentang potensi dan permasalahan  wilayah lokasi KKN. Lokasi KKN-PAR STAIN Purwokerto di Kabupaten Purbalingga  mencakup seluruh desa yang ada di Kecamatan Mrebet, Bobotsari, Karanganyar,  Kertanegara dan Kecamatan Karangreja. (BNC/cie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/14/419-mahasiswa-stain-purwokerto-kkn-di-purbalingga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reuni Perak Alumni SPGN Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 12:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11380</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO&#8211;Meskipun  sekolahnya telah dilikuidasi menjadi SMA Negeri 5 Purwokerto, namun alumni Sekolah  Pendidikan Guru Negeri (SPGN Purwokerto masih memiliki ikatan  persaudaraan yang kuat. Hal itu ditunjukkan oleh alumni SPGN Purwokerto  lulusan  ke 28 tahun 1985 dalam reuni ke 25/reuni perak (1985-2010), di  Aula SMAN 5 Purwokerto Jl. Gereja 20, Sabtu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11384" class="wp-caption alignleft" style="width: 442px"><a rel="attachment wp-att-11384" href="http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/reunispg2/"><img class="size-medium wp-image-11384" title="reunispg2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/reunispg2-432x270.jpg" alt="Sebagian guru-guru SPGN Purwokerto yang masih sehat, meski diantara mereka sudah banyak yang pensiun." width="432" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Sebagian guru-guru SPGN Purwokerto yang masih sehat, meski diantara mereka sudah banyak yang pensiun.</p></div>
<p>PURWOKERTO&#8211;Meskipun  sekolahnya telah dilikuidasi menjadi SMA <span id="lw_1278938946_1">Negeri</span> 5 Purwokerto, namun alumni Sekolah  Pendidikan Guru Negeri (SPGN Purwokerto masih memiliki ikatan  persaudaraan yang kuat. Hal itu ditunjukkan oleh alumni SPGN Purwokerto  lulusan  ke 28 tahun 1985 dalam reuni ke 25/reuni perak (1985-2010), di  Aula SMAN 5 Purwokerto Jl. Gereja 20, Sabtu (10/7). Dari sekitar 320  alumni,hadir sekitar 200 alumni yang tersebar dari berbagai pelosok di  Indonesia, diantaranya  dari Jakarta, <span id="lw_1278938946_2">Kalimantan</span> hingga Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>Humas  panitia reuni perak SPGN Purwokerto luusan tahun 1985, Drs  Prasetyo  mengemukakan, alumni SPGN Purwokerto tahun 1985 sebagian besar  menjadi guru SD yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, namun  banyak juga yang menjadi guru SMP, SMA/SMK hingga dosen di Fakultas  Kedokteran <span id="lw_1278938946_3" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">UGM Yogyakarta</span> dan perguruan tinggi lainnya. Bahkan, ada beberapa diantaranya yang  menjadi   polisi,PNS Pemda,dan PNS di lingkungan Depkumham dan  Kementrian Pemuda dan <span id="lw_1278938946_4" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Olah  Raga</span> di Jakarta.</p>
<div id="attachment_11400" class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><a rel="attachment wp-att-11400" href="http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/alumni-spg-85/"><img class="size-medium wp-image-11400" title="alumni SPG 85" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/alumni-SPG-85-360x270.jpg" alt="sebagian lulusan SPG Purwokerto angkatan  1985" width="360" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">sebagian lulusan SPG Purwokerto angkatan  1985</p></div>
<p>Dalam reuni perak itu, hadir juga  sejumlah guru SPGN Purwokerto yang masih hidup, diantarnya Drs.Eko  Sumaryono, Dra Wening Indriastuti, Slamet DW, BA, Drs Aziz Judin,  Rumiyati, BA, Drs. Saryanto dan Dra. Suharti. Selain diisi  kangen-kangenan, reuni juga diisi aksi sosial dengan memberikan bantuan  sejumlah uang kepada almarhum Suyitno, alumni SPGN Purwokerto dari Klas 3  G tahn 1985, terakhir mengajar di SD N Banjarpanepen, Kecamatan   Sumpiuh, <span id="lw_1278938946_5" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Banyumas</span>.</p>
<p>Dua bulan lalu Suyitno  meninggal dunia, karena penyakit liver  kronis, meninggalkan empat anak-anak yang msih membutuhkan bantuan dana.  Bahkan, salah seorang alumni dari <span id="lw_1278938946_6">Semarang</span>, siap mengangkat <span id="lw_1278938946_7" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">salah satu</span> anak almarhum   Suyitno, untuk disekolahkan hingga ke jenjang perguruan tinggi sebagai  anak asuh. (BNC/prs)</p>
<div id="attachment_11387" class="wp-caption alignleft" style="width: 415px"><a rel="attachment wp-att-11387" href="http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/reunispg1/"><img class="size-medium wp-image-11387" title="reunispg1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/reunispg1-405x270.jpg" alt="Sungkem untuk para guru yang sudah sepuh." width="405" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Sungkem untuk para guru yang sudah sepuh.</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Workshop Bahasa Inggris di UMP</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/08/workshop-bahasa-inggris-di-ump/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/08/workshop-bahasa-inggris-di-ump/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 13:31:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11354</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO&#8211;Untuk memperkaya proses pembelajaran Bahasa  Inggris, Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas  Muhammadiya  Purwokerto (UMP), selama empat hari (15-18/7) akan menggelar worskhop “4  Day-English Workshop with Mas Bule Londho and Mas Bowo Leksono”.
Kegiatan yang terbuka untuk umum, khususnya pelajar SMA/SMK,  mahasiswa, dan guru ini akan menghadirkan Mr. Karl May (Mas Bule [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO&#8211;Untuk memperkaya proses pembelajaran Bahasa  Inggris, Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas  Muhammadiya  <span id="lw_1278595374_1" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Purwokerto</span> (UMP), selama empat hari (15-18/7) akan menggelar worskhop “4  Day-English Workshop with Mas Bule Londho and Mas Bowo Leksono”.</p>
<p>Kegiatan yang terbuka untuk umum, khususnya pelajar SMA/SMK,  mahasiswa, dan guru ini akan menghadirkan Mr. Karl May (Mas Bule Londho)  yang merupakan lulusan <span id="lw_1278595374_2">Film  School</span> dari Amsterdam, Belanda dan  Bowo Leksono, sutradara film  lokal Banyumasan. Selain itu, juga ditampilka penyaji Mr. Condro  Nuralim (dosen Fakultas Sastra UMP); dan Mr. Robianto,  seorang pengajar  bahasa Inggris dan Vice President <span id="lw_1278595374_3" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Banyumas</span> English Community (BEC).</p>
<p>Humas UMP, Hari Purnomo , Kamis (8/7) mengemukakan,  materi workshop meliputi teknik debat Bahasa Inggris, film untuk  pembelajaran Bahasa Inggris, dan  pembuatan film pendek. Seluruh  kegiatan dipusatkan di kompleks kampus UMP Dukuh Waluh, dan Desa Wisata  Karangbanjar, <span id="lw_1278595374_4" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Purbalingga</span>.   (BNC/prs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/08/workshop-bahasa-inggris-di-ump/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dinas Pendidikan Purbalingga Evaluasi Guru Sertifikasi</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/06/dinas-pendidikan-purbalingga-evaluasi-guru-sertifikasi/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/06/dinas-pendidikan-purbalingga-evaluasi-guru-sertifikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 13:01:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi guru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11277</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA  &#8211;  Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga berencana mengevaluasi keberadaan dan  eksistensi guru Sertifikasi (guru yang telah bersertifikat). Evaluasi  itu menyangkut kinerja guru tersebut.
“Evaluasi ini diperlukan agar  para guru yang sudah menerima tunjangan sertifikasi tidak hanya  enak-enakan dalam mengajar. Bahkan sering membolos dan tindakan  menyalahi aturan yang lain,” kata Kepala [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA  &#8211;  Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga berencana mengevaluasi keberadaan dan  eksistensi guru Sertifikasi (guru yang telah bersertifikat). Evaluasi  itu menyangkut kinerja guru tersebut.</p>
<p>“Evaluasi ini diperlukan agar  para guru yang sudah menerima tunjangan sertifikasi tidak hanya  enak-enakan dalam mengajar. Bahkan sering membolos dan tindakan  menyalahi aturan yang lain,” kata Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga,  Heny Ruslanto SE.</p>
<p>Teknis evaluasi, lanjut  Henny, kepala sekolah akan mengawasi dan memeriksa para guru  bersertifikat di sekolah masing-masing. Bila guru yang bersangkutan  melakukan tindakan indisipliner seperti membolos atau selingkuh dan  tindakan tercela lainnya, kepala sekolah yang harus bertanggungjawab.  Kepala sekolah juga akan diawasi kinerjanya oleh  pengawas pendidikan dan Dinas Pendidikan.</p>
<p>“Kami berencana melakukan  evaluasi tiga bulanan, lima bulan dan tahunan. Saat ini masih dalam  kerangka yang akan menjadi instrumen evaluasi. Selain itu kesiapan masih  menunggu bahan evaluasi dari Lembaga Pengkajian Mutu Pendidikan (LPMP)  dari Irjen (inspektorat jenderal),” ujarnya.</p>
<p>Ditegaskan Heny,  siapapun guru bersertifikasi yang dari hasil evaluasi terbukti jelas  melakukan pelanggaran, akan diusulkan agar pembayaran tunjangan  sertifikasinya ditunda. Dinas Pendidikan bisa mengusulkan penundaan itu  sepanjang laporan dan bukti pelanggaran oleh guru yang bersangkutan  cukup akurat.</p>
<p>“Semua sudah diatur dalam kriteria guru sertifikasi.  Bila lepas atau sudah tak sesuai kriteria yang ada, bisa ada sanksi dan  bila parah akan dihentikan atribut sertifikasinya,’ ungkapnya.</p>
<p>Hingga  April 2010, di lingkungan Dinas Pendidikan Purbalingga terdapat 6.029  guru berstatus PNS. 1.854 diantaranya merupakan  guru sertifikasi. Rinciannya, lulus sertifikasi pada 2006 sebanyak 70  orang, tahun 2007 sejumlah 594 orang dan tahun 2008 yang lulus 741 orang  dan sisanya di 2009. Hingga akhir Juni 2010, tidak ada laporan terkait  guru sertifikasi yang melanggar disiplin. (BNC/ost)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/06/dinas-pendidikan-purbalingga-evaluasi-guru-sertifikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Koin Pramuka Peduli Terkumpul Rp 24 Juta</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/04/koin-pramuka-peduli-terkumpul-rp-24-juta/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/04/koin-pramuka-peduli-terkumpul-rp-24-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 13:53:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pramuka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11264</guid>
		<description><![CDATA[Banjarnegara &#8211; Gerakan koin  Pramuka Peduli yang digagas oleh Kwartir Cabang Pramuka Banjarnegara sejak bulan  Februali lalu hingga akhir bulan Juni berhasil mengumpulkan uang  sejumlah 24 juta rupiah. Jumlah tersebut diperoleh dari penggalangan  dana sukarela yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah, dari jenjang  SD, SMP, SMA/MA/SMK baik negeri maupun swasta se-Banjarnegara.
“Dana  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banjarnegara &#8211; Gerakan koin  Pramuka Peduli yang digagas oleh Kwartir Cabang Pramuka <span id="lw_1278251174_0" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Banjarnegara</span> sejak bulan  Februali lalu hingga akhir bulan Juni berhasil mengumpulkan uang  sejumlah 24 juta rupiah. Jumlah tersebut diperoleh dari penggalangan  dana sukarela yang diselenggarakan oleh sekolah-sekolah, dari jenjang  SD, SMP, SMA/MA/SMK baik negeri maupun swasta se-Banjarnegara.</p>
<p>“Dana  yang terkumpul akan digunakan untuk pembiayaan kegiatan kepramukaan,”  ujar jelas Ketua Kwarcab Pramuka Banjaregara Syamsudin, S. Pd., M. Pd  pada  upacara penutupan Raimuna Cabang (Raicab) III di <span id="lw_1278251174_1" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Bumi</span> Perkemahan Lapangan  Desa Rakit, Sabtu (3/7).</p>
<p>Selain dari gerakan koin Pramuka Peduli,  kegiatan pengumpulan dana kegiatan diselenggarakan juga melalui gerakan  pengumpulan Koran bekas dan plastic air mineral. Prinsipnya, katanya,   memanfaatkan barang yang di rumah sudah tidak terpakai kemudian  dimanfaatkan. Karena Koran bekas dan botol bekas inipun, lanjutnya,  dalam jumlah besar mempunyai nilai jual yang lumayan juga. “Barangkali  cara seperti ini termasuk <span id="lw_1278251174_2" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">salah  satu</span> bentuk kemandirian Pramuka dalam menggalang dana untuk  membiayai kegiatan-kegiatanya” ujarnya.</p>
<p>Pada kegiatan Raicab itu,   kontingen SMK <span id="lw_1278251174_3" style="cursor: pointer; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;">Negeri</span> 1 Bawang, baik putra maupun putri dapat meraih juara umum. Mereka  berhasil mengumpulkan nilai tertinggi setelah meraih nomor di tiga  kejuaraan dari empat kejuaraan yang dilombakan. Yakni  juara 1  lomba  Drama Dialek Banyumasan, juara II Lomba K3 Perkemahan Putra, dan juara  III Lomba Lukis <span id="lw_1278251174_4" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Tong Sampah</span>.  (BNC/Humas BNJ/prs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/04/koin-pramuka-peduli-terkumpul-rp-24-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Temu Guru PKn</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/03/temu-guru-pkn/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/03/temu-guru-pkn/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 13:41:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11262</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA&#8211;Sebanyak 60 guru mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dari  SMP/MTs se-Kabupaten Purbalingga,  mengadakan musyawarah ilmiah  di Balai Pertemuan Rumah Makan (RM) Sido Roso, Purbalingga. Kegiatan ini  untuk membangun kembali komunikasi sesama guru PKn, yang telah 15   tahun tidak mengadakan pertemuan.
Ketua Musyawarah Guru Mata  Pelajaran (MGMP) PKn, Marwono, S. Pd, Sabtu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA&#8211;Sebanyak 60 guru mata pelajaran <span id="lw_1278164182_0" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;">Pendidikan</span> Kewarganegaraan (PKn) dari  SMP/MTs se-Kabupaten <span id="lw_1278164182_1" style="cursor: pointer; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;">Purbalingga</span>,  mengadakan musyawarah ilmiah  di Balai Pertemuan Rumah Makan (RM) Sido Roso, Purbalingga. Kegiatan ini  untuk membangun kembali komunikasi sesama guru PKn, yang telah 15   tahun tidak mengadakan pertemuan.</p>
<p>Ketua Musyawarah Guru Mata  Pelajaran (MGMP) PKn, Marwono, S. Pd, Sabtu (26/6) mengemukakan,   ajang  temu guru PKn ini sekaligus untuk memperkenalkan program kerja dan  pengurus baru MGMP PKn yang baru saja terbentuk. Marwono bertekad,  pengurus baru MGMP PKn  siap meningkatkan profesionalisme guru PKn lewat  berbagai kegiatan, diantaranya melalui workshop dan musyawarah ilmiah.  Hadir juga dalam pertemuan itu,  Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan  Kabupaten Purbalingga, Sarjono, S.Pd, M.Si. <strong>(BNC/prs)</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/03/temu-guru-pkn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Penilai LSS Tingkat Nasional Kagumi Purbalingga</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/24/tim-penilai-lss-tingkat-nasional-kagumi-purbalingga/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/24/tim-penilai-lss-tingkat-nasional-kagumi-purbalingga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 07:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11169</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA – Ketua Tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional Drs H Rudi Nurudin Ambari, MA (Kementerian Negara Agama RI) menyatakan kagum dengan kegiatan sekolah sehat yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Purbalingga. Tim juga mengaku kagum dengan kegiatan Tim Pembina (TP) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten dan kecamatan.
“Meski saya lelah berkeliling sekolah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11170" class="wp-caption alignleft" style="width: 413px"><a rel="attachment wp-att-11170" href="http://banyumasnews.com/2010/06/24/tim-penilai-lss-tingkat-nasional-kagumi-purbalingga/lss2-2/"><img class="size-medium wp-image-11170" title="LSS2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/LSS21-403x270.jpg" alt="Tim penilai LSS ingkat nasional disambut tarian Gambyong. (BNC/tgr)" width="403" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Tim penilai LSS ingkat nasional disambut tarian Gambyong. (BNC/tgr)</p></div>
<p>PURBALINGGA – Ketua Tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional Drs H Rudi Nurudin Ambari, MA (Kementerian Negara Agama RI) menyatakan kagum dengan kegiatan sekolah sehat yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Purbalingga. Tim juga mengaku kagum dengan kegiatan Tim Pembina (TP) Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten dan kecamatan.</p>
<p>“Meski saya lelah berkeliling sekolah, namun saya puas bisa menyaksikan langsung kegiatan sekolah dan kegiatan UKS. Saya menilai, sekolah ini telah mengembangkan budaya bersih dan sehat bagi semua kalangan baik guru, karyawan, dan siswa di sekolah,” kata Rudi Nurudin Ambari.</p>
<p>Kunjungi Nurudin didampingi anggota tim lainnya, yakni Hj Rohimah Astuti (Kementerian Pendidikan), Aloysia Widiastuti (Kementerian kesehatan), dan dr Wenny Muriati (kementerian kesehatan). Tim diterima oleh Wakil Bupati drs H Heru Sudjatmoko, M.Si, Sekda Drs H subeno, MM, dan para pimpinan SKPD di Purbalinga. Kedatangan tim disambut tarian Gambyong dan thek-thek.</p>
<div id="attachment_11174" class="wp-caption alignleft" style="width: 413px"><a rel="attachment wp-att-11174" href="http://banyumasnews.com/2010/06/24/tim-penilai-lss-tingkat-nasional-kagumi-purbalingga/lss5/"><img class="size-medium wp-image-11174" title="LSS5" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/LSS5-403x270.jpg" alt="Tim Penilai LSS Tingkat nasional mencermati administrasi di TP UKS Kecamatan. (BNC/tgr)" width="403" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Tim Penilai LSS Tingkat nasional mencermati administrasi di TP UKS Kecamatan. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Rudi mengatakan, kegiatan UKS di SMA Negeri 1 Purbalingga sudah sangat memenuhi syarat. Semua aspek kegiatan kesehatan juga sudah diterapkan di skeolah. “Saya menilai, sekolah ini (SMAN 1 Purbalingga) lebih unggul dibandingkan dengan sekolah lainnya di Indonesia,” kata Rudi.</p>
<p>Sementara Wenny menambahkan, dengan dinilainya SMAN 1 Purbalingga, berarti dari 26 sekolah yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia, sudah ada 13 provinsi yang dinilai. “Ketika saya menilai langsung sekolah ini, saya menilai tingkat kreatifitas , inovasi anak-anak, sangat bagus” kata Wenny.</p>
<div id="attachment_11177" class="wp-caption alignleft" style="width: 413px"><a rel="attachment wp-att-11177" href="http://banyumasnews.com/2010/06/24/tim-penilai-lss-tingkat-nasional-kagumi-purbalingga/lss1/"><img class="size-medium wp-image-11177" title="LSS1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/LSS1-403x270.jpg" alt="Siswi SMAN 1 Purbalingga menunjukkan sejumlah jajanan sehat. (BNC/tgr)" width="403" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Siswi SMAN 1 Purbalingga menunjukkan sejumlah jajanan sehat. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Sekda Drs H Subeno, MM ketika menerima tim penilai mengatakan, Pemkab Purbalingga tidak pernah bosan untuk mengikuti lomba sekolah sehat di tingkat nasional. Meski hanya memperoleh predikat terbaik kedua ataupun ketiga. “Namun, pada tahun 2010 ini, harapan kami, SMA Negeri 1 Purbalingga dapat menjadi yang terbaik I tingkat nasional,” kata Subeno.</p>
<p>Subeno merinci, sejumlah predikat sekolah sehat diraih Purbalingga sejak tahun 2004. Pada tahun 2004, Purbalingga berhasil menempatkan MI Sambas dan  sebagai Juara II nasional, dan SMAN 1 Kejobong sebagai juara III. Kemudian pada tahun 2005 TK Pembina Purbalingga mendapat juara 2 nasional. Pada tahun 2008 SMAN 1 Rembang meraih juara 2 nasional, dan pada tahun 2009 meraih juara 3 nasional atas nama SDN 1 gandasuli Bobotsari.</p>
<p>“Prestasi juara memang bukan segalanya, bagi kami yang paling penting adalah pesan yang ingin disampaikan dalam LSS yakni menciptakan sekolah sehat, serta mengupayakan penghargaan atas apa yang yang sudah dilaksanakan selama ini sehingga dapat terjaga,” tambah Subeno. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/24/tim-penilai-lss-tingkat-nasional-kagumi-purbalingga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>302 Orang Ikuti UNPK Kejar Paket C</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/23/302-orang-ikuti-unpk-kejar-paket-c/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/23/302-orang-ikuti-unpk-kejar-paket-c/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 12:59:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[UNPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11134</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga – Dari 302 peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Kejar Paket C (setigkat SMA) IPS yang telah terdaftar, ternyata ada 23 orang yang tidak hadir tanpa alasan pada hari pertama ujian, Selasa (22/6) sore. Panitia ujian menyediakan 16 ruangan ujian yang dipusatkan di SMK Muhamadiyah I Purbalingga.
Uniknya, dari peserta itu ada seorang peserta tertua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purbalingga – Dari 302 peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Kejar Paket C (setigkat SMA) IPS yang telah terdaftar, ternyata ada 23 orang yang tidak hadir tanpa alasan pada hari pertama ujian, Selasa (22/6) sore. Panitia ujian menyediakan 16 ruangan ujian yang dipusatkan di SMK Muhamadiyah I Purbalingga.</p>
<p>Uniknya, dari peserta itu ada seorang peserta tertua berusia 47 tahun. Sementara mata ujian untuk hari pertama meliputi PKN dan Bahasa Inggris. Total mata pelajaran (Mapel) yang diujikan 7 buah meliputi Mapel Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Inggris, Sosiologi, Geografi, Bahasa Indonesia, Ekonomi dan Matematika.</p>
<p>Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga Iskak, S.Pd, M.Pd disela-sela pemantauan ujian mengatakan, seluruh peserta merupakan siswa Kejar Paket C Reguler. Artinya, mereka mengikuti Kejar Paket sejak awal. Tidak ada satupun peserta pindah jalur, padahal ada sekitar 21 siswa SMA yang tidak lulus ujian nasional dan ujian ulangan beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Peserta pindah jalur adalah mereka yang tidak lulus pada ujian SMA tahun 2010 ini. Mungkin mereka menghendaki mengulang kembali di kelas III. Namun jika akan mengikuti ujian Kejar Paket C, akan kami ikutkan pada periode II yang akan dilaksanakan sekitar bulan Nopember 2010 mendatang,” kata Iskak.</p>
<p>Dijelaskan Iskak, ujian Kejar Paket C kali ini semuanya merupakan jurusan IPS. Sementara untuk Kejar Paket C khusus kejuruan yang dimulai tahun ini di Purbalingga, tidak ada pendaftarnya. Kekosongan pendaftar Kejar Paket C khusus Kejuruan dimungkinkan karena informasi yang kurang karena baru pertama kali diselenggarakan. Sementara menyangkut soal ketidakhadiran peserta ujian Paket C IPS, Iskak menilai terbilang rendah.</p>
<p>“Tingkat ketidakhadiran peserta pada ujian hari pertama hanya 7,2 persen. Peserta rata-rata telah sadar untuk mengikuti ujian dan membutuhkan ijasah setaraf SMA untuk bekal hidupnya,” kata Iskak.</p>
<p>Iskak menambahkan, selain ujian Kejar Paket C, juga akan diselenggarakan ujian Kejar Paket B pada 29 Juni hingga 1 Juli 2010. Jumlah peserta sebanyak 678 orang dengan peserta pindah jalur sebanyak 7 orang. Ujian akan diselenggarakan  46 ruang kelas yang tersebar di seluruh kecamatan di Purbalingga.</p>
<p>“Untuk ujian Kejar Paket A (setingkat SD) akan diikuti 46 orang yang terbagi dalam tiga ruang kelas. Ujian Paket A akan diselenggarakan 29 Juni – 1 Juli 2010. Lokasinya hanya di Kecamatan Kutasari dan Karangjambu,” tambah Iskak. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/23/302-orang-ikuti-unpk-kejar-paket-c/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>STMIK Tunas Bangsa Banjarnegara Mewisuda 21 Sarjana</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/20/stmik-tunas-bangsa-banjarnegara-mewisuda-21-sarjana/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/20/stmik-tunas-bangsa-banjarnegara-mewisuda-21-sarjana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 10:45:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[STMIK Banjarnegara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11131</guid>
		<description><![CDATA[Banjarnegara – Untuk pertama kalinya Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Tunas Bangsa, Banjarnegara, mewisuda 21 orang sarjana komputer.Lulusan sarjana ini terdiri dari 16 sarjana jurusan Informatika, dan 5 sarjana jurusan Sistem Informasi.
Ketua STMIK Tunas Bangsa Abdul Haris F berpesan kepada para wisudawan agar dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk mengabdi di dunia kerja. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banjarnegara – Untuk pertama kalinya Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Tunas Bangsa, Banjarnegara, mewisuda 21 orang sarjana komputer.Lulusan sarjana ini terdiri dari 16 sarjana jurusan Informatika, dan 5 sarjana jurusan Sistem Informasi.</p>
<p>Ketua STMIK Tunas Bangsa Abdul Haris F berpesan kepada para wisudawan agar dapat memanfaatkan ilmu yang didapat untuk mengabdi di dunia kerja. “Wisuda merupakan titik awal untuk terjun ke dunia kerja dan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.</p>
<p>Dari 21 wisudawan dan wisudawati, predikat lulusan tercepat diraih Derita Febrianti dari jurusan Teknik Informatika dengan masa kuliah selama 3,7 tahun. Sedang lulusan terbaik dicapai oleh Puryanto dari jurusan Teknik Informatika dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,56. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/20/stmik-tunas-bangsa-banjarnegara-mewisuda-21-sarjana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->