<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; PENDIDIKAN</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/tematik/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 07:35:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>252 Lembaga Pendidikan Purbalingga Terima Bantuan Rp 1,6 M</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/21/252-lembaga-pendidikan-purbalingga-terima-bantuan-rp-16-m/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/21/252-lembaga-pendidikan-purbalingga-terima-bantuan-rp-16-m/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 07:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14271</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA (BNC)– Sebanyak 252 lembaga yang terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Mitra Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) menerima Bantuan Keuangan Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) senilai total Rp 1,68 Miliar. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yiv1664248751">
<p>PURBALINGGA (BNC)– Sebanyak 252 lembaga yang terdiri dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Mitra Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) menerima Bantuan Keuangan Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) senilai total Rp 1,68 Miliar. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi di Pendopo Dipokusumo, Senin siang (21/5).</p>
<p>“Mohon bantuan ini untuk diserahkan tepat sasaran, baik penerimanya maupun peruntukannya,” himbau Bupati kepada perwakilan penerima bantuan.</p>
<p>Bupati mengibaratkan bantuan ini seperti titipan barang pecah belah, harus sampai ke penerima yang berhak secara utuh. Si penerima juga harus menggunakannya sesuai peruntukan, misal gelas tentu saja untuk minum bukan untuk kegunaan yang lain.</p>
<p>“Penggunaan uang dari pemerintah itu ada pertanggungjawabannya berupa SPJ. Jadi satu rupiahpun, harus sesuai penggunaannya,” tegasnya.</p>
<p>Data Dinas Pendidikan menyebutkan ada sebanyak 4.620 siswa dari 248 lembaga PAUD yang menerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD yang bersumber dari APBN senilai total Rp 1,108 miliar. Selain itu, ada pula bantuan yang bersumber dari bantuan Gubernur berupa Bantuan Pengembangan Sarana Prasarana PAUD Formal untuk 10 lembaga senilai total Rp 250 juta.</p>
<p id="yui_3_2_0_1_1337585473801136">Bantuan Gubernur lainnya berupa Bantuan Pengadaan Alat Peraga Edukatif untuk PAUD Non Formal senilai Rp 100 juta, bantuan alat bermain in door untuk 9 lembaga senilai total Rp 67,5 juta, alat bermain out door senilai Rp 70 juta, dan Rp 75 juta untuk bantuan pengembangan PKBM. Sementara bantuan yang bersumber dari DID untuk penyelenggaraan Kegiatan Ajang Kreativitas Anak Usia Dini bernilai total Rp 10 juta yang diserahkan kepada Ketua Himpaudi Dedi Priyantoro (BNC/cie)</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/21/252-lembaga-pendidikan-purbalingga-terima-bantuan-rp-16-m/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perkuat Networking PTM Melalui RAKORPIM</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/29/perkuat-networking-ptm-melalui-rakorpim/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/29/perkuat-networking-ptm-melalui-rakorpim/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 12:46:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14225</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS (BNC)-Rapat Koordinasi Pimpinan (RAKORPIM) dan workshop Pengelolaan Perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) se-wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang diadakan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP MUhammadiyah) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)  dibuka hari ini, Jumat (27/4) dengan bertempat di aula Queen garden, Baturaden, Purwokerto. Acara ini dihadiri oleh Ketua PP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>BANYUMAS (BNC)-Rapat Koordinasi Pimpinan (RAKORPIM) dan workshop Pengelolaan Perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) se-wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang diadakan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP MUhammadiyah) dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)  dibuka hari ini, Jumat (27/4) dengan bertempat di aula Queen garden, Baturaden, Purwokerto.</div>
<div></div>
<div>Acara ini dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed, Ketua Majelis Dikti Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris Dikti, Drs. M. Safar Nasir, M. Si, Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M. H,   Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Furqanul Aziez, M. Pd, Wakil Rektor Bidang Adminstrasi Umum, Drs. Joko Purwanto, M. Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Anjar Nugroho, S. Ag., M. S. I, Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerjasama, Ir. Regawa Bayu Pamungkas, M. T, jajaran Badan Pelaksana Harian (BPH), jajaran Kabiro dan peserta yang hampir mencapai 100 orang dari berbagai PTM di wilayah Jateng, DIY, Kalbar serta Kalteng.</div>
<div></div>
<div>Dalam sambutannya Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M. H mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, <em>“Semoga melalui kegiatan ini kita semua bisa mendapatkan banyak hal yang dapat kita aplikasikan pada perguruan tinggi masing-masing, baik itu mengenai pengelolaan keuangan, borang, akreditasi ataupun hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pengelolaan PTM ke arah yang lebih baik,”</em> harapnya. Rektor menambahkan, pengelolaan PTM yang baik dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan nasional.</div>
<div></div>
<div>Ketua Majelis Dikti Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris Dikti, Drs. M. Safar Nasir, M. Si ikut memberikan sambutan, <em>“Kami (Dikti Muhammadiyah) beserta tim hadir merupakan bentuk keseriusan kami dalam penyelenggaraan acara ini. Bapak Din Syamsudin mengatakan agar Dikti dapat terus melakukan inovasi-inovasi dalam lembaga pendidikan kita, maka dari itu pengelolaan PTM regional menjadi salah satu agenda kami untuk kemajuan amal usaha Muhammadiyah.”,</em> katanya. Safar meyakinkan bahwa pertemuan yang sifatnya regional itu sangat baik, karena salah satu kekuatannya akan terletak pada <em>networking</em>. Harapannya, PTM yang sudah baik dapat saling berbagi pengalaman untuk PTM yang lain sehingga dapat menjadi satu kesatuan utuh amal usaha Muhammadiyah.</div>
<div></div>
<div>Di kesempatan terpisah, Ketua PP Muhammadiyah yang diwakili oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Dr. Abdul Mu’ti, M. Ed menuturkan keberadaan PTM Muhammadiyah di mata orang luar itu dinilai baik “<em>Di beberapa pertemuan, seperti dengan Kementerian Agama, saya bertanya kenapa alokasi dana untuk Muhammadiyah itu kecil? Jawabnya, karena Muhammadiyah itu sudah maju dan tidak perlu disumbang lagi, yang perlu disumbang itu yang belum maju. Saya malah balik ditanya bagaimana Muhammadiyah bisa maju”</em>, tuturnya. Mu’ti menjelaskan, kemajuan Muhammadiyah itu karena amal usaha Muhammadiyah dilandasi oleh 2 hal, pertama adalah konsep <em>the right man in the right place</em>,  mengedepankan orang ahli di bidangnya, <em>“Jangan sampai kita memilih dosen matematika yang latar belakang pendidikanyan filsafat, ya itu jelas tidak profesional”,</em> contohnya. Kedua, manajemen yang sehat, artinya menerima setiap pekerjaan sebagai amanah. Dalam hal ini level iman di bangun untuk mendedikasikan diri, <em>“Namun permasalahan disini tetap ada, contohnya, kita tidak pernah bisa tahu pasti orientasi yang mendasari seseorang bekerja di amal usaha Muhammadiyah”</em>, jelasnya. Menurut Mu’ti ada 4 dimensi amal soleh yang harus ditekankan untuk mengatasinya, <em>yaitu “Niat yang soleh (baik itu dosen atau karyawan), prosedur  tata kelola yang betul, konsep manfaat dalam kehidupan sehari-hari demi kemaslahatan umat dan dimensi Islam yang baik, pembaharu”,</em> imbuhnya.</div>
<div></div>
<div>Rakorpim dan <em>Workshop </em>ini akan berlangsung selama 2 hari dengan beberapa materi yang akan disajikan oleh 3 pembicara. Dr. Sabar Narimo, M.M.,Mp.d dan Prof. Dr. H. Thobroni akan menyajikan materi tentang “Pengantar Akreditasi” yang meliputi standar penilaian borang akreditasi, prinsip penyusunan standar penilaian borang akreditasi dan latihan penyusunan borang akreditasi. Banu witono SE. Akt, M.Si akan berbicara tentang “Sistem Informasi Akuntansi PTM”, ada beberapa aspek yang dibahas, yaitu anggaran berbasis kinerja dan sistem penganggaran PTM, prinsp mekanisme dalam penyusunan penganggaran PTM, latihan pembahasan sistem penganggaran PTM, sistem informasi akuntansi dan latihan pembahasan sistem informasi akuntansi (BNC/pra)</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/29/perkuat-networking-ptm-melalui-rakorpim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dr. Furqanul Aziez, M. Pd : “Wisuda Ke 48 UMP, Merupakan Wisuda yang Istimewa”</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/27/dr-furqanul-aziez-m-pd-wisuda-ke-48-ump-merupakan-wisuda-yang-istimewa/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/27/dr-furqanul-aziez-m-pd-wisuda-ke-48-ump-merupakan-wisuda-yang-istimewa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2012 11:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14221</guid>
		<description><![CDATA[ PURWOKERTO (BNC)-Pada Sabtu (21/4), Kemegahan Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terlihat sangat pretensius dengan dipadati oleh sejumlah wisudawan yang mengikuti wisuda ke 48 program Magister, Sarjana dan Diploma periode April 2012 UMP. Wisuda kali ini merupakan prosesi ke 35 dengan jumlah mahasiswa yang berhasil lulus sebanyak 972, terdiri dari program S2 sebanyak 37, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong><br />
<em></em></strong></div>
<div id="yui_3_2_0_1_1335525997565510"> PURWOKERTO (BNC)-Pada Sabtu (21/4), Kemegahan Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terlihat sangat pretensius dengan dipadati oleh sejumlah wisudawan yang mengikuti wisuda ke 48 program Magister, Sarjana dan Diploma periode April 2012 UMP. Wisuda kali ini merupakan prosesi ke 35 dengan jumlah mahasiswa yang berhasil lulus sebanyak 972, terdiri dari program S2 sebanyak 37, program S1 sebanyak 928 dan Diploma III sebanyak 7 orang.</div>
<div></div>
<div>Prosesi akbar ini dihadiri oleh Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga dan Pekalongan, Pimpinan dan anggota Badan Pelaksana Harian (BPH) UMP, Rektor UMP, Wakil Rektor UMP, Senat Universitas UMP, tamu undangan dan orang tua atau keluarga dari wisudawan/wisudawati.</div>
<div></div>
<div>Acara dimulai dengan Pembukaan rapat senat terbuka Wisuda ke-48 UMP oleh Ketua Senat yang juga Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH, <em>“Kami mengucapakan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kami mengiringi dengan doa semoga alumni sukses menyongsong masa depan dan dapat mengharumkan almamater kita”,</em> ujarnya. Ditambahkan juga oleh rektor bahwa kemajuan infrastruktur UMP yang sedang berkembang, penambahan sarana prasarana yang menunjang kegiatan akademik itu seiring dengan cita-cita UMP <em>“Untuk mencetak insan pendidikan yang unggul, modern dan Islami. UMP tumbuh dan besar untuk dapat memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan nasional”,</em> tambahnya.</div>
<div></div>
<div>Acara dilanjutkan dengan laporan Wakil Rektor I (Bidang Akademik), Dr. Furqanul Aziez, M. Pd,  “<em>Wisuda kali ini merupakan wisuda yang istimewa, karena untuk pertama kalinya UMP mewisuda program magister (S2) program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia serta bertepatan pula dengan rangkaian kegiatan Milad ke-47 UMP”</em>, jelasnya. Aziez juga memaparkan, 972 wisudawan di periode ini terdiri dari 782 orang berasal dari Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 10 orang dari Fakultas Agama Islam, 37 orang dari Fakultas Ekonomi, 41 orang dari Fakultas Teknik, 8 orang dari Fakultas Pertanian, 14 orang dari Fakultas Psikologi, 23 dari orang Fakultas Farmasi, 7 orang dari Fakultas Sastra, 3 orang dari Fakultas Hukum dan 11 orang dari Fakultas Ilmu Kesehatan. Masih menurutnya, sampai dengan hari ini jumlah Magister, Sarjana, Ahli madya dan Ahli Muda yang telah dihasilkan oleh UMP sebanyak 19218 alumni dengan rincian Magister 37, Sarjana 12973, Diploma III 2630, Diploma II 1553, Akta Mengajar 1332, Profesi Apoteker 597 dan Profesi Ners 96 alumni.</div>
<div></div>
<div>Penyerahan penghargaan diberikan oleh Rektor UMP dengan didampingi oleh Wakil Rektor I bagi wisudawan terbaik. Untuk Program Magister, wisudawan terbaik diraih oleh Budi Handoyo dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia masa studi 2 tahun dan IPK 3, 83 dengan predikat <em>cum laude</em>. Sedangkan 3 wisudawan terbaik jenjang Strata Satu (S1) terdiri dari Regi Willi Sartika, Fakultas Ilmu dan Ilmu Pendikan program studi Pendidikan Bahasa Inggris, IPK 3, 90 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan, Diah Tri Utami, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, IPK 3, 87 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan dan Marliana Rahayu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, IPK 3, 83 dengan masa studi 3 tahun 6 bulan. Ketiganya meraih predikat <em>cum laude</em>.</div>
<div></div>
<div>Di kesempatan terpisah, Rektor UMP mengungkapkan “<em>Semoga alumni UMP dapat menjadi contoh dimanapun dia berada (bekerja atau wirausaha), karena mereka bukan saja kader persyarikatan tetapi juga kader bangsa, karena umumnya mahasiswa kita merupakan mahasiswa yang dapat memenuhi kebutuhan lapangan kerja dan itu sudah kita persiapkan selama mereka menempuh pendidikan di sini,”</em>  harapnya. Rektor juga menerangkan, salah satu upaya untuk mencetak mahasiswa yang unggul, modern dan Islami adalah melalui standar minimal IPK mahasiswa UMP yang harus mencapai 2, 76. Disadari olehnya, meskipun IPK bukan satu-satunya aspek yang bisa menggambarkan kualitas mahasiswa, namun bagi mahasiswa yang ingin menempuh karir di dunia kerja, ada instansi, perusahaan atau lembaga yang meminta persyaratan akademik standar pelamar kerja dengan minimal IPK 2, 75. Mantan Wakil Ketua MA ini menyikapi hal ini dengan jeli, maka pada tahun 2008 menciptakan aturan mengenai standar minimal IPK yang harus ditempuh oleh mahasiswa UMP. <em>“Peraihan IPK itu pun bukan merupakan sistem subjektifitas dosen saja tetapi merupakan upaya dan tekad dari mahasiswa itu sendiri. Ya, kita membentuk CDC (dalam hal ini adalah SAC) salah satu tujuannya adalah membantu mahasiswa mengatasi hambatan akademiknya yang sekaligus juga harus mampu mencetak prestasi mahasiswa itu melalui akademik,”</em> jelasnya.</div>
<div></div>
<p>Senada dengan Rektor, Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Soediro, S. H., LL. M, berpesan kepada para alumni <em id="yui_3_2_0_1_1335525997565489">“Kita bukan semata-mata menciptakan wisudawan saja, tetapi kita juga menciptakan mahasiswa yang siap bekerja dan mampu terserap lahan kerja. Jaga nama baik almamater, tunjukan bahwa para alumni ini merupakan sosok yang layak terjun ke masyarakat. Ingat juga, alumni ini adalah implementasi dari lulusan yang unggul, modern dan Islami,”</em> tandasnya. <strong>(BNC/pra/hum</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/27/dr-furqanul-aziez-m-pd-wisuda-ke-48-ump-merupakan-wisuda-yang-istimewa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UMP kembali gelar konferensi internasional COTEFL</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/06/ump-kembali-gelar-konferensi-internasional-cotefl/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/06/ump-kembali-gelar-konferensi-internasional-cotefl/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 13:38:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Angela Scarino]]></category>
		<category><![CDATA[cotefl]]></category>
		<category><![CDATA[Michelle Kohler]]></category>
		<category><![CDATA[PURWOKERTO KOTA]]></category>
		<category><![CDATA[ump purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Zumbarlal N Patil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14176</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Fakultas Sastra Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FS UMP), Jawa Tengah, untuk yang ke 4 kalinya akan menggelar konferensi  internasional bertajuk “Conference on Teaching English as a Foreign Language” (COTEFL) pada tanggal 5-6 Mei 2012. Inti dari kegiatan ini adalah memupuk suasana kelimuan dan menjadikannya wadah penghubung antar pengajar Bahasa Inggeris dari tingkat dasar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14185" title="banner cotefl" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/banner-cotefl1-160x90.png" alt="" width="160" height="90" />PURWOKERTO (BNC) – Fakultas Sastra Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FS UMP), Jawa Tengah, untuk yang ke 4 kalinya akan menggelar konferensi  internasional bertajuk “Conference on Teaching English as a Foreign Language” (COTEFL) pada tanggal 5-6 Mei 2012. Inti dari kegiatan ini adalah memupuk suasana kelimuan dan menjadikannya wadah penghubung antar pengajar Bahasa Inggeris dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi.</p>
<p>Ketua panitia Khristianto S.S. M.Hum mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, antusiasme peserta begitu tinggi, tidak hanya peserta dari dalam negeri, tetapi juga dari Negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Iran dengan jumlah peserta selurunya mencapai 300 orang. Peserta meliputi guru, dosen, mahasiswa (S1, S2 dan S3) dan juga masyarakat umum yang menaruh perhatian besar pada pengajaran Bahasa Inggeris.</p>
<p>Tema konferensi tahun ini “Eastly Circling the Western Square: The Quest for a Best Sinergy of English in Local Culture” dengan menghadirkan pembicara utama Ass Prof Angela Scarino (University of South Australia), Prof Dr Zumbarlal N Patil (University of Hyderabad, India), dan Dr Michelle Kohler (University of South Australia).  Selain pembicara utama, juga akan ikut sebagai penyaji para guru, dosen, mahasiswa dan pemerhati Bahasa Inggeris dari kalangan umum untuk saling berbagi pendapat, sharing dan presentasi hasil penelitian dari peserta konferensi.</p>
<p>Event internasional tahunan UMP, universitas swasta terbesar di Banyumas,  ini akan diadakan di Auditorium Ukhuwah Islamiyah UMP, Dukuhwaluh Purwokerto. Untuk menjadi parsitipan dalam acara ini dipungut kontribusi, mahasiswa Rp. 150 ribu, guru dan dosen Rp. 400 ribu. Bagi peminat dapat menghubungi panitia di 0281-636751, email <a href="mailto:cotefl.sastra.ump@gmail.com">cotefl.sastra.ump@gmail.com</a>, website <a href="http://www.cotefl.ump.ac.id">www.cotefl.ump.ac.id</a> dengan CP Titik 081328833868, dan Khristianto 085643534723 (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/06/ump-kembali-gelar-konferensi-internasional-cotefl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MoU UMP dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah Tentang FKPMM</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/20/mou-ump-dan-kepolisian-daerah-jawa-tengah-tentang-fkpmm/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/20/mou-ump-dan-kepolisian-daerah-jawa-tengah-tentang-fkpmm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 15:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14104</guid>
		<description><![CDATA[ PURWOKERTO (BNC)- Bertempat di Aula AK. Anshari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), telah dilakukan penandatanganan kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding/MoU) antara UMP dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah tentang “Pembentukan dan Pengembangan Forum Kemitraaan Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa (FKPMM) . Persiapan pendirian forum kemitraan ini tidak main-main, sejak 2 bulan lalu sosialisasi terhadap semua elemen masyarakat di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><br />
</strong></p>
<div> PURWOKERTO (BNC)- Bertempat di Aula AK. Anshari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), telah dilakukan penandatanganan kesepakatan Bersama (<em>Memorandum of Understanding</em>/MoU) antara UMP dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah tentang “Pembentukan dan Pengembangan Forum Kemitraaan Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa (FKPMM) . Persiapan pendirian forum kemitraan ini tidak main-main, sejak 2 bulan lalu sosialisasi terhadap semua elemen masyarakat di sekitar lingkungan UMP telah dilakukan.</div>
<div></div>
<div>Acara ini dihadiri oleh Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M. H, Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Didiek Sutomo Triwidodo, MM. M. Hum, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen. Ir. Mulhim Asyrof, Kapolres Banyumas AKBP Dwiyono SIk. MSi beserta jajarannya, Komandan Kodim 0701/Banyumas, Letnan Kolonel Inf Helmi Tachejadi Soerjono, SH beserta jajarannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Furqanul Aziez, M. Pd, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Drs. Joko Purwanto, M. Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UMP, Anjar Nugroho, S. Ag., M. S. I, jajaran Dekanat, Kaprodi, Ketua Lembaga, Kaprodi, Kepala Biro, kalangan civitas akademika UMP dan jajaran instansi terkait dari Pemerintahan Daerah Kabupaten Banyumas.</div>
<div></div>
<div>Rektor UMP menyambut baik penandatanganan MoU ini. Dijelaskan dalam sambutannya bahwa tujuan penandatanganan MoU ini untuk membentuk kepengurusan Forum Kemitraan Polisi, Masyarakat dan Mahasiswa (FKPMM) di lingkungan UMP dan sekitarnya. Forum ini penting karena akan memudahkan koordinasi antara pihak polisi, masyarakat dan mahasiswa dalam menangani ketertiban di lingkungan UMP dan sekitarnya sesuai aturan yang berlaku. Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial menyatakan <em>“Dengan adanya MoU ini kita dapat mencegah hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban di lingkungan UMP dan sekitarnya. Saya berharap dengan terciptanya keamanan dan ketertiban mahasiswa dapat belajar dengan baik dan mempunyai prestasi yang bagus”</em>, ujarnya.</div>
<div></div>
<div>Penandatangan MoU Nomor : C9 VIII/173-SPJ/UMP/III/2012 dilakukan langsung oleh Rektor UMP, Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M. H dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Didiek Sutomo Triwidodo, MM. M. Hum di hadapan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen. Ir. Mulhim Asyrof. Acara kemudian dilanjutkan dengan pertukaran cinderamata antara Rektor UMP dan Kapolda Jawa Tengah beserta Pangdam IV/Diponegoro.</div>
<div></div>
<div>MoU ini terdiri dari beberapa pasal yang melingkupi kedua belah pihak. Ringkasnya, isi MoU  memiliki maksud untuk menciptakan hubungan yang harmonis antara Polisi-Masyarakat-Mahasiswa UMP, menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan mahasiswa di dalam maupun di luar lingkungan kampus dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, melaksanakan koordinasi manajemen pengamanan yang berkaitan dengan kegiatan civitas akademika UMP yang melibatkan banyak pihak dan mengadakan kegiatan-kegiatan dalam bentuk pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk mengembangkan FKPMM di lingkungan UMP. Mengenai jangka waktu, kesepakatan bersama ini berlaku selama 3 tahun terhitung mulai tanggal ditanda tangani dan dapat diperpanjang atas persetujuan kedua belah pihak.</div>
<div>
Acara dilanjutkan kuliah umum dengan pemateri Kapolda Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro. Pada Kesempatan pertama, Irjen. Pol. Drs. Didiek Sutomo Triwidodo, MM. M.Hum menyajikan materi “Nilai Strategis Kemitraan Perguruan Tinggi, TNI-POLRI dan Masyarakat Untuk Mengatasi Problematika Bangsa”. Dalam pemaparannya alumni SESPATI VI tahun 2004 ini menjelaskan tentang <em>grand strategy </em>reformasi POLRI yang terdiri dari <em>trust building</em> (2005-2009), <em>partnership building</em> (2010-2014) dan <em>strive for excellent </em>(2015-2025). <em>“Kita ingin menciptakan perpolisian masyarakat, dengan sinergitas antara POLRI, masyarakat dan mahasiswa. Sehingga kamtibmas kondusif, masyarakat merasa terlindungi, terayomi dan terlayani dengan baik”</em>, tandasnya mantap.</div>
<div></div>
<div>Pemateri kedua, Mayjen. Ir. Mulhim Asyrof lebih banyak menjelaskan tentang 4 pilar kebangsaan yang terdiri dari NKRI, pancasila, UUD 1945 dan bhineka tunggal ika. Dipaparkan olehnya bahwa keberadaan Indonesia yang sangat luas dan beragam, terdiri dari 1,128 suku, 731 bahasa daerah dan  jumlah penduduk mencapai 238 juta, kondisi demografi dan geografi indonesia, sangat mudah untuk “dimasuki apa saja” termasuk faham radikalisme yang efektif untuk memicu aksi terorisme. Alumni AKABRI darat tahun 1976 ini menuturkan “<em>Bangsa Indonesia mudah ikut-ikutan</em><em>sehingga</em><em> </em><em>apa yang terjadi di luar mudah diadopsi</em><em>,</em><em> </em><em>kebenaran mutlak milik mayoritas</em><em>,</em><em> milik media dan milik dunia</em><em>.</em><em> </em><em>P</em><em>enegakan hukum dipengaruhi persepsi</em><em>”</em>.  Lebih lanjut dijelaskan, ada 3 sumber perang di masa depan yaitu air, pangan dan energi. Oleh karena itu <em>“Bela negara menjadi hal wajib bagi generasi muda. Maka milikilah wawasan kebangsaan, jadilah manusia Indonesia yang beriman dan berlimu”,</em> pesannya.</div>
<div></div>
<div id="yui_3_2_0_1_1332257161694697">Kuliah Umum yang dimoderatori oleh Kepala Biro Humas dan Kerjasama UMP, Soediro SH., LL.M berjalan seru. Audiens terlihat antusias dalam menyimak seluruh materi yang ada. Di tempat terpisah, Rektor UMP, Kapolda Jawa tengah dan Pangdam IV/Diponegoro bersama menyatakan keinginannya agar penandatanganan kesepakatan bersama yang telah dilakukan dapat berkesinambungan menjadi wadah silaturahmi yang terjalin erat di antara semua pihak. (BNC/pun)<strong></strong></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/20/mou-ump-dan-kepolisian-daerah-jawa-tengah-tentang-fkpmm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gradiosta Radio UMP ingin Tranfsormasi ke Radio Komersil</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/13/gradiosta-radio-ump-ingin-tranfsormasi-ke-radio-komersil/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/13/gradiosta-radio-ump-ingin-tranfsormasi-ke-radio-komersil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 06:43:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14074</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC):Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memang belum memiliki program studi broadcasting dan Jurnalistik, tetapi itu bukan menjadi halangan untuk menghidupkan fasilitas broadcasting di kampus yang sangat asri itu. Broadcasting Gradiosta hadir sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak di bidang radio penyiaran kampus. Dengan sajian infotainment yang sarat dengan aspek informasi dan hiburan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>PURWOKERTO (BNC):</strong>Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) memang belum memiliki program studi <em>broadcasting</em> dan Jurnalistik, tetapi itu bukan menjadi halangan untuk menghidupkan fasilitas <em>broadcasting</em> di kampus yang sangat asri itu. <em>Broadcasting</em> Gradiosta hadir sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak di bidang radio penyiaran kampus. Dengan sajian <em>infotainment </em>yang sarat dengan aspek informasi dan hiburan yang bukan saja seputar informasi mengenai UMP tetapi juga informasi umum, Radio Gradiosta ada untuk menjawab kebutuhan mahasiswa akan informasi, sekaligus sebagai wadah bagi mahasiswa UMP untuk mendalami dunia <em>broadcasting</em> kampus.</div>
<div></div>
<div>Radio Gradiosta berdiri tanggal 6 Juli 2001 atas dasar surat keputusan Presiden BEM UMP bernomor : 01-A2/Tap/BEM/UMP/2001. Berdirinya radio tersebut tidak terlepas dari peran mahasiswa fakultas pertanian UMP. Gradiosta sendiri memiliki kepanjangan agrikultur radio <em>station</em>, mengudara di Frekuensi Modulation (FM) pada gelombang 97.4 Mhz. dan memiliki call station <em>&#8220;Intellect Station&#8221;</em> yang memiliki daya pancar kurang lebih 300 watt.</div>
<div></div>
<div>Pada perkembangannya Gradiosta telah memiliki banyak kemajuan, dengan sumber daya manusia sebanyak 30 orang, Gradiosta mampu mengembangkan <em>Event Organizer</em> (EO) yang cukup aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan kampus UMP. Pada kepengurusan Tahun 2011/2012 yang berada di bawah kepemimpinan Budi Nurhayanto, Radio Gradiosta memiliki ambisi yang besar yaitu bisa bertransformasi dari radio kampus menjadi radio komersil. Dengan demikian segmentasi khalayaknya akan berubah dari civitas akademika menjadi masyarakat umum.</div>
<div></div>
<div>Budi Nurhayanto yang juga tercatat sebagai mahasiswa prodi matematika itu juga menjelaskan “<em>Paling tidak kalau radio ini bisa jadi radio komersil kan bisa jadi salah satu unit usaha bagi UMP. Hanya saja proses ke arah situ jalannya cukup panjang. Kita memang memiliki fasilitas broadcasting yang sudah memadai, cuma SDM kita belum ada yang murni dari dunia broadcasting atau jurnalistik. Tapi betapapun ini merupakan  hal yang cukup membanggakan buat kita. Meskipun di UMP belum ada Prodi broadcasting tapi kita bisa learning by doing”</em>, tuturnya.</div>
<div></div>
<div>Masih menurut Budi, dikatakan bahwa akses informasi dalam era informasi seperti sekarang menjadi kebutuhan mendasar untuk semua orang. Media massa khususnya radio, menjadi elemen yang penting. <em>“Kalangan civitas akademika UMP maupun masyarakat sekitar merespon positif terhadap Gradiosta. Itu artinya, Gradiosta bisa diterima di hati para pendengarnya dengan baik., sekaligus menjawab kebutuhan civitas akademika akan adanya radio kampus.”</em> katanya mantap  <strong>(BNC/pra/hum.</strong></div>
<div><strong><br />
</strong></p>
<div id="attachment_14075" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14075" title="RADIO gradiosta UMP" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/RADIO-gradiosta-UMP-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">GRADIOSTA RADIO: Di ruang inilah para mahasiswaUMP menggeluti dunia Broadcasting UMP Purwokerto (foto:pra/hum/BNC)</p></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/13/gradiosta-radio-ump-ingin-tranfsormasi-ke-radio-komersil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8216;Hadapi UN, berikan kepercayaan penuh pada kemampuan anak&#8217;</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/10/hadapi-un-berikan-kepercayaan-penuh-pada-kemampuan-anak/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/10/hadapi-un-berikan-kepercayaan-penuh-pada-kemampuan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2012 12:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[miftahul jinan; al-irsyad; purwokerto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14061</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO &#8211; Menghadapi Ujian Nasional (UN) seringkali membuat orang tua panik, karena khawatir anaknya tidak lulus atau lulus tapi dengan nilai jelek. Kepanikan tersebut membuat orang tua melakukan berbagai cara, bahkan sampai berlaku keras kepada anak. Nah, dalam rangka memberi bekal kepada orang tua/wali murid yang anaknya duduk di kelas 6 SD dan kelas 9 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14064" title="MIFTAHUL-JINAN2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/MIFTAHUL-JINAN2-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" />PURWOKERTO &#8211; Menghadapi Ujian Nasional (UN) seringkali membuat orang tua panik, karena khawatir anaknya tidak lulus atau lulus tapi dengan nilai jelek. Kepanikan tersebut membuat orang tua melakukan berbagai cara, bahkan sampai berlaku keras kepada anak. Nah, dalam rangka memberi bekal kepada orang tua/wali murid yang anaknya duduk di kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, LPP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto, Jawa Tengah, mengadakan seminar &#8216;Smart Parenting&#8221; dengan tema &#8216;Strategi Pendampingan Anak Menuju Sukses UN&#8217;, pada Sabtu (10/03), bertempat di aula Kelurahan Purwokerto Wetan, Purwokerto, Kab Banyumas.</p>
<p>Seminar yang diikuti ratusan orang tua/wali dari SD Al-Irsyad 01 dan o2 Purwokerto, serta SMP Al-Irsyad Purwokerto,  menghadirkan Drs. Miftahul Jinan, M.Pd.I, trainer nasional smart parenting dan master trainer Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) Surabaya.</p>
<p>Dalam presentasi berjudul &#8220;Bismillah&#8230; Lulus UNAS 2012&#8243; pria yang lahir di Ponorogo, 13 September 1969 itu mengatakan bahwa tujuan jangka panjang dari adanya ujian adalah melatih kejujuran anak. Oleh karena itu tidak bisa ditolerir cara-cara yang &#8216;menghalalkan segala cara&#8217; demi meraih sukses Ujian nasional (UN).</p>
<p>Suami dari Miftahul Jannah yang sekarang ini focus pada penulisan buku-buku parenting dan pendidikan, selanjutnya mengatakan peran orang tua dalam pendampingan sangatlah penting. Misalnya pengaturan jadwal aktifitas anak yang dibikin atas dasar kesepakatan bersama orang tua dan anak, penciptaan sarana yang kondusif untuk belajar anak, dan penyediaan sarana yang dibutuhkan. &#8220;Jangan kita menyuruh anak belajar, tapi kita asyik menonton sinetron televisi&#8221;, sindirnya kepada hadirin yang mayoritas ibu-ibu.</p>
<p>Lebih lanjut dipaparkan, peran orang tua menghadapi UN perlu memahami karakter anak dalam belajar, memotivasi anak melakukan tugasnya, membimbing anak untuk menepati jadwal kegiatan, dan mengurangi hal-hal yang dapat merugikan anak dalam belajar.</p>
<p>Orang tua juga perlu memberi perhatian yang lebih terutama 3 bulan menjelang UN/UASBN, proaktif mendapatkan informasi dari sekolah tentang perkembangan anaknya, menghindarkan anak mengalami stress menjelang ujian. &#8220;Hal yang juga penting adalah memberi kepercayaan penuh akan kemampuan anak dalam menghadapi ujian&#8221;, tutur ayah dari 2 anak ini.</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan orang tua harus membimbing anak menghadapi setiap hasil yang diperoleh, baik lulus maupun tidak lulus, nilai bagus atau nilai jelek. Menurutnya banyak orang tua yang tidak menyiapkan anaknya untuk lulus dan tidak lulus. &#8220;Makanya kita sebagai orang tua harus membantu anak untuk pasrah saat ujian telah dijalani&#8221;, lanjutnya. (BNC/ist)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/10/hadapi-un-berikan-kepercayaan-penuh-pada-kemampuan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Taruno : Guru Harus “Hidup”</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/26/taruno-guru-harus-hidup/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/26/taruno-guru-harus-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2012 11:53:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14039</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA, BNC – Posisi profesi guru sangat penting dan strategis dalam mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan berbudaya. Karenanya, para guru diminta terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pendidikan bermutu bagi anak didiknya. “Guru harus hidup. Dan untuk bisa hidup, guru harus profesional, sejahtera dan terlindungi,” ungkap Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-14040" title="Taruno SH" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/02/Taruno-SH-402x270.jpg" alt="" width="402" height="270" /></strong></p>
<p><strong>PURBALINGGA, BNC</strong> – Posisi profesi guru sangat penting dan strategis dalam mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan berbudaya. Karenanya, para guru diminta terus meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pendidikan bermutu bagi anak didiknya.</p>
<p>“Guru harus hidup. Dan untuk bisa hidup, guru harus profesional, sejahtera dan terlindungi,” ungkap Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah, Taruno SH di sela-sela pembukaan Konferensi Kerja (Konker) PGRI Kabupaten Purbalingga tahun ke-3 masa bhakti XX, di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Jum’at (24/2).</p>
<p>Konkerkab dibuka oleh Bupati Drs H Heru Sudjatmoko Msi dan dihadiri Wabup Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto MM, Wakil Ketua DPRD Drs Mugo Waluyo serta unsur Muspida lainnya. Peserta Konkerkab adalah anggota PGRI dari 20 cabang khusus dan cabang teritorial. Pelaksanaan konferensi  dipusatkan di Gedung PGRI, usai acara pembukaan di Pendopo Dipokusumo.</p>
<p>Diungkapkan Taruno, guru yang profesional adalah guru yang menguasai materi pembelajaran, menguasai metode, berahlak mulia, mau melaksanakan kewajiban dan memiliki sertifikat pendidik. Kesejahteraan guru, lanjutnya, terus diperjuangkan adanya penghasilan guru diatas standar kebutuhan hidup dan fasilitas tambahan penghasilan penunjang untuk meningkatkan mutu guru. Dia menuturkan, agar guru terlindungi dalam melaksanakan tugasnya, PGRI telah melakukan Mou perlindungan guru dengan Kepolisian RI.</p>
<p>“Saya minta hal tersebut dijadikan sandaran dalam menyusun program kerja PGRI Purbalingga. Termasuk menyangkut visi PGRI yakni menjadi organisasi yang kuat bermartabat dan misi PGRI yang meliputi misi perjuangan, profesi dan kesejahteraan,” tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Drs H Heru Sudjatmoko MSi meminta anggota PGRI ikut berpartisipasi mewujudkan keinginan Pemkab menjadikan tahun 2012 memperoleh opini BPK “Wajar Tanpa Pengecualian”. Tahun ini, lanjut Bupati, Pemkab bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan hampir separoh dari total APBD Kabupaten Purbalingga yakni mencapai hampir Rp 600 miliar. Jumlah anggaran itu belum termasuk anggaran yang berasal dari pemerintah pusat dan provinsi.</p>
<p>“Dibutuhkan menejemen pengelolaan keuangan yang lebih baik dari tingkat dinas, UPT bahkan sampai ditingkat sekolah. Termasuk menejemen pengelolaan asetnya,” tandas Bupati.</p>
<p>Diakui Bupati, pengelolaan aset di tingkat sekolah menjadi rumit karena terdapat penambahan aset selain dari pemerintah. Yakni penambahan aset yang berasal dari swadaya dan masyarakat. “Meski tidak dibeli dari dana pemerintah, namun kalau sudah diberikan kepada sekolah maka harus dicatat sebagai aset pemkab,” tambahnya.</p>
<p>Di bagian lain, Ketua PGRI Kabupaten Purbalingga Iskhak SPd MPd menuturkan, konkerkab dilaksanakan untuk mengevaluasi dan menentukan tingkat keberhasilan program organisasi tahun 2011. Selain itu, untuk menyusun dan menetapkan program organisasi tahun 2012. Termasuk menentukan sikap, pendirian dan strategi organisasi dalam menyikapi perkembangan situasi di berbagai bidang.</p>
<p>“Nanti juga akan ditetapkan pernyataan sikap organisasi dalam menghadapi berbagai persoalan dan perkembangan situasi terkini,” katanya.</p>
<p>Saat ini, PGRI Purbalingga memiliki kekuatan anggota mencapai 7.447 orang. Terdiri dari anggota yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) 6.878 orang ditambah anggota baru mencapai 569 orang.</p>
<p>Dari jumlah itu, lanjut Iskak, jumlah anggota bersertivikasi mencapai 3.875 orang atau baru 44,9 % dari 8.628 guru. Dia merinci, pada 2010 jumlah anggota sertivikasi 2.455 orang, kemudian 2011 bertambah 779 orang dan tahun 2012 sejumlah 641 orang.</p>
<p>“Saya berharap 44,9 persen guru yang telah memiliki kompetensi memadai mampu menjadi pionir dalam meningkatkan mutu pendidikan di Purbalingga,” harapnya.</p>
<p>Selain itu, dirinya juga menyadari masih ada 763 tenaga honorer guru yang perlu mendapat perhatian pemkab sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Tenaga honorer yang ada, terdiri dari honorer yang masuk kategori K1 sebanyak 293 orang dan kategori K2 sejumlah 470 orang. (<strong>BNC/tgr/Hr</strong>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/26/taruno-guru-harus-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konseling, Solusi bagi Remaja “Bermasalah”</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/24/konseling-solusi-bagi-remaja-bermasalah/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/24/konseling-solusi-bagi-remaja-bermasalah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 02:43:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14023</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA, BNC – Perkembangan remaja dalam era globalisasi dewasa ini cenderung berperilaku menyimpang. Pergaulan bebas dan perilaku beresiko hamil telah banyak mengisi ruang pemberitaan banyak media. Adanya realita seperti itu, diperlukan bekal pengetahuan dan pendekatan bimbingan yang sejalan dengan perkembangan pergaulan remaja. “Jangan sampai remaja kita mencari tahu tentang kesehatan reproduksi dengan cara sembunyi-sembunyi. Karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA, BNC – Perkembangan remaja dalam era globalisasi dewasa<br />
ini cenderung berperilaku menyimpang. Pergaulan bebas dan perilaku<br />
beresiko hamil telah banyak mengisi ruang pemberitaan banyak media.<br />
Adanya realita seperti itu, diperlukan bekal pengetahuan dan<br />
pendekatan bimbingan yang sejalan dengan perkembangan pergaulan<br />
remaja.</p>
<p>“Jangan sampai remaja kita mencari tahu tentang kesehatan reproduksi<br />
dengan cara sembunyi-sembunyi. Karena biasanya yang didapatkan tidak<br />
sesuai dengan harapannya,” tutur Konselor Sekolah pada SMP Negeri 3<br />
Purbalingga, Dra Niken Damaryati MMPd Kons pada Pelatihan Kesehatan<br />
Reproduksi Remaja di Operation Room Graha Adiguna Purbalingga, Kamis<br />
(23/2).<br />
Pelatihan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Fakultas Kesehatan<br />
Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta bekerja sama dengan<br />
Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten<br />
Purbalingga. Peserta pelatihan adalah para pelajar dari sejumlah<br />
SMA/SMK dan MAN di wilayah Kabupaten Purbalingga. Masing-masing<br />
sekolah mengirimkan 5 pelajar dan satu guru pembimbing.</p>
<p>Pada acara itu, disampaikan materi tentang Permasalahan Usia Remaja<br />
oleh Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD Suci Musvita Ayu SKM MPH<br />
dan Menanggapi Perkembangan Remaja dengan Konseling oleh Dra Niken<br />
Damaryati MMPD Kosns dari BKBPP Purbalingga.<br />
Niken Damaryati lebih jauh menyarankan para remaja/pelajar suka<br />
mencari tahu tentang pendidikan kesehatan remaja dan reproduksi remaja<br />
dengan cara memberi tahu kepada orang lain. Seperti mencari tahu dari<br />
orang tua, guru atau kegiatan-kegiatan seminar dan pelatihan yang<br />
berisi materi reproduksi remaja. Melalui cara-cara itu, lanjut Niken<br />
yang juga salah seorang konselor BKBPP Purbalingga, remaja akan<br />
mendapatkan informasi yang sesungguhnya mengenai kesehatan reproduksi<br />
remaja.</p>
<p>“Saat ada teman yang bermasalah, kalian bisa menjadi konselor sebaya,”<br />
tandasnya.<br />
Pelatihan yang berlangsung sehari ternyata mendapat sambutan positif<br />
dari para guru pembimbing. Mereka bahkan menginginkan ada tindak<br />
lanjut kegiatan serupa di lingkungan sekolah. “ Mestinya ada pelatihan<br />
tingkat lanjut, agar para siswa lebih memehami pendidikan kesehatan<br />
remaja sehingga mampu berperan sebagai konseling sebaya,” kata salah<br />
seorang guru pembimbing saat sesi tanya jawab.</p>
<p>Panitia pelaksana pelatihan, Yuniar Wardani SKM MPH menuturkan,<br />
pelatihan dimaksudkan untuk membentuk kegiatan konseling sebaya pada<br />
15 sekolah yang diundang. Dari lima orang peserta yang dikirimkan<br />
sekolah nantinya akan mendapat pendampingan dari mahasiswa KKN selama<br />
pelaksanaan KKN berlangsung. Harapannya, setelah siswa mampu, dapat<br />
menarik minat  pelajar lainnya sehingga bisa berkembang.</p>
<p>Dia mempersilahkan tindak lanjut pelatihan serupa kepada BKBPP, agar<br />
dapat memantau sekaligus menjadi tempat curhat remaja di Purbalingga.<br />
“Bila kalian membutuhkan pendampingan, silahkan saja berkirim email ke<br />
alamat <a href="?&amp;v=b&amp;cs=wh&amp;to=damaryantiniken@yahoo.co.id" target="_blank">damaryantiniken@yahoo.co.id</a>,” tandasnya. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/24/konseling-solusi-bagi-remaja-bermasalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LIPI kembali gelar Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR)</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/24/lipi-kembali-gelar-lomba-karya-ilmiah-remaja-lkir/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/24/lipi-kembali-gelar-lomba-karya-ilmiah-remaja-lkir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 17:29:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[LKIR LIPI; penelitian remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14014</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-44 Tahun 2012. LKIR adalah ajang kompetisi ilmiah bagi remaja Indonesia yang merupakan siswa SMP-SMA usia 12-19 tahun guna meningkatkan kesadaran dan kemampuan mereka dalam menganalisa permasalahan dan mencari solusi yang tepat melalui penelitian dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify">JAKARTA &#8211; Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan AJB Bumiputera 1912 akan menyelenggarakan Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-44 Tahun 2012. LKIR adalah ajang kompetisi ilmiah bagi remaja Indonesia yang merupakan siswa SMP-SMA usia 12-19 tahun guna meningkatkan kesadaran dan kemampuan mereka dalam menganalisa permasalahan dan mencari solusi yang tepat melalui penelitian dan aplikasi iptek. Setiap peserta harus mengikuti semua persyaratan yang tercantum pada informasi di bawah ini sebelum membuat <em>scientific paper</em> / karya tulis ilmiah.</p>
<p align="justify">Persyaratan</p>
<ol>
<li>Siswa SMP dan SMA atau yang sederajat, berusia maksimal 19 tahun pada tanggal 30 September 2012.</li>
<li>Perorangan atau kelompok maksimal 3 orang.</li>
<li>Belum pernah menjadi pemenang LKIR dalam kurun waktu dua tahun terakhir.</li>
<li>Melampirkan surat keterangan dari sekolah/instansi terkait, riwayat hidup dalam 1 lembar yang berisi: nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, sekolah/instansi, nomor telepon/HP, dan email serta diketahui oleh orangtua atau wali.</li>
</ol>
<p align="justify">Bidang</p>
<ol>
<li>Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan</li>
<li>Ilmu Pengetahuan Alam</li>
<li>Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa</li>
</ol>
<p align="justify">Panduan Proposal</p>
<ol>
<li>Judul bebas (dalam konteks obyek bidang penelitian).</li>
<li>Materi merupakan proposal penelitian yang akan dilaksanakan dengan metode ilmiah dan ditulis sesuai dengan kaidah penulisan yang benar, memakai template yang telah ditentukan meliputi:</li>
<ul>
<li>Judul dan nama penulis dalam 1 halaman.</li>
<li>Penulisan abstrak tidak lebih dari 300 kata.</li>
<li>Substansi: pendahuluan, masalah yang akan diteliti, hal baru yang diajukan terkait masalah, metode yang akan dilakukan sebagai justifikasi atas hal baru yang diajukan, kesimpulan, referensi.</li>
<li>Daftar riwayat hidup setiap penulis.</li>
<li>Format judul dan abstrak dapat diunduh melalui situs LKIR 2012 <a href="http://kompetisi.lipi.go.id/lkir44">http://kompetisi.lipi.go.id/lkir44</a></li>
</ul>
<li>Proposal Penelitian belum menjadi Karya Tulis Ilmiah dan belum pernah diikutsertakan sebelumnya dalam kompetisi ilmiah sejenis tingkat nasional.</li>
<li>Diketik dengan jarak 1½ spasi, jenis huruf Arial, ukuran huruf 11, menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.</li>
<li>Proposal penelitian dikirimkan secara elektronik melalui situs LKIR 2012 diterima oleh panitia selambat-lambatnya tanggal 28 April 2012. Apabila tidak memungkinkan bisa dikirim melalui pos tetapi harus dilengkapi dengan berkas elektronik lengkap via pos dalam bentuk CD dengan konsekuensi tidak akan muncul dalam daftar peserta online.</li>
<li>Panduan dan informasi lomba dapat dilihat melalui situs LKIR 2012.</li>
<li>Pengumuman proposal penelitian yang disetujui akan dilakukan pembimbingan oleh LIPI, diinformasikan pada tanggal 31 Mei 2012 melalui situs di atas.</li>
<li>Kegiatan pembimbingan penelitian proposal yang telah disetujui akan dilakukan dalam periode 1 Juni – 25 Agustus 2012.</li>
<li>Panitia berhak menyebarluaskan karya tulis dan alat peraga yang diperlombakan melalui berbagai media.</li>
<li>Pengiriman hasil akhir penelitian yang telah melalui proses pembimbingan, harap dikirim melalui pos dalam bentuk hard copy (4 rangkap) serta soft copy (CD) dan harus diterima Panitia paling lambat pada tanggal 30 Agustus 2012.</li>
<li>Finalis akan diundang ke Jakarta untuk pameran dan presentasi. Bagi finalis kelompok, yang diundang hanya Peneliti Utama (berada di urutan pertama) untuk mewakili kelompoknya. Pengumuman finalis dapat dilihat melalui situs LKIR 2012 pada tanggal 12 September 2012.</li>
<li>Pemenang LKIR 2012 diumumkan pada acara penganugerahan pemenang.</li>
<li>Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.</li>
</ol>
<p align="justify">Format proposal penelitian dapat diunduh di berkas dijital.<br />
Data peserta LKIR ke-44 Tahun 2012 yang telah diverifikasi dapat dilihat tanggal 15 Mei 2012 (tentative).</p>
<p align="justify">Anda yang masih duduk di SMP-SMA, ikutan yuk&#8230;. harumkan nama sekolah dan daerahmu dengan karya ilmiah terbaik. (BNC/ <a href="http://kompetisi.lipi.go.id/lkir44/">http://kompetisi.lipi.go.id/lkir44/</a> )</p>
<p align="justify"><img class="size-full wp-image-14016 alignleft" title="logo LIPI" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/02/logo-LIPI1.jpg" alt="" width="188" height="236" /></p>
<p align="justify">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/24/lipi-kembali-gelar-lomba-karya-ilmiah-remaja-lkir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
