<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; HUKUM KRIMINAL</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/tematik/hukum-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 13:30:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Polisi Banyumas Sudah Mengidentifikasi Pelaku Perampokan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/22/polisi-banyumas-sudah-mengidentifikasi-pelaku-perampokan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/22/polisi-banyumas-sudah-mengidentifikasi-pelaku-perampokan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 15:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11508</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS- Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku perampokan yang terjadi BRI Karangjati Kecamatan Kemranjen Banyumas, Jawa Tengah. Perampok bersenjata api ini  sempat menyekap penjaga dan berhasil membawa kabur uang 178 juta rupiah. Mereka kabur ke arah Bandung menggunakan mobil Kijang Inova.
Diduga kawanan ini merupakan satu jaringan dengan kelompok yang melakukan aksi di Akper Serulingmas Maos Cilacap dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS- Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku perampokan yang terjadi BRI Karangjati Kecamatan Kemranjen Banyumas, Jawa Tengah. Perampok bersenjata api ini  sempat menyekap penjaga dan berhasil membawa kabur uang 178 juta rupiah. Mereka kabur ke arah Bandung menggunakan mobil Kijang Inova.</p>
<p>Diduga kawanan ini merupakan satu jaringan dengan kelompok yang melakukan aksi di Akper Serulingmas Maos Cilacap dan Juragan Cabai di Kota Ajibarang. “ Ya ada indikasi mereka satu jaringan dan kami masih akan terus memburu mereka, “ ujar Kasatreskrim Polres Banyumas AKP Zaenal Arifin.</p>
<p>Aksi perampokan saat menjelang subuh ini berlangsung singkat dan berhasil memperdaya seorang penjaga di BRI tersebut.</p>
<p>Setelah melumpuhkan Satpam, dua perampok itu membongkar brankas dan langsung membawa uang Rp178 juta (BNC/nan).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/22/polisi-banyumas-sudah-mengidentifikasi-pelaku-perampokan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terprovokasi Isu Penculikan, Seorang Warga Tewas Dikeroyok Massa</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/12/terprovokasi-isu-penculikan-seorang-warga-tewas-dikeroyok-massa/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/12/terprovokasi-isu-penculikan-seorang-warga-tewas-dikeroyok-massa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 12:41:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11371</guid>
		<description><![CDATA[CILACAP &#8211; Diduga akibat terprovokasi isu penculikan, seorang laki-laki warga Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, akhirnya tewas setelah menjadi korban penganiayaan warga. Peristiwa ini berawal ketika, korban yang diketahui bernama Muji (40), mengalami kecelakaan sepeda motor di bulak sawah wilayah Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu. Kala itu, korban bersama dengan seorang anaknya. Tidak diketahui dengan jelas penyebab [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP</strong> &#8211; Diduga akibat terprovokasi isu penculikan, seorang laki-laki warga Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, akhirnya tewas setelah menjadi korban penganiayaan warga. Peristiwa ini berawal ketika, korban yang diketahui bernama Muji (40), mengalami kecelakaan sepeda motor di bulak sawah wilayah Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu. Kala itu, korban bersama dengan seorang anaknya. Tidak diketahui dengan jelas penyebab kecelakaannya, namun peristiwa ini langsung mengundang perhatian warga sekitar.</p>
<p>Dari kepolisian diperoleh keterangan, niatan warga sebenarnya hendak menolong korban dan anaknya. Tetapi keadaan seketika menjadi berubah, karena korban memilih berlari dengan menggendong anaknya. Lebih parah lagi, setelah sekitar 50 meter berlari, korban menceburkan diri ke dalam sawah berlumpur. Tidak hanya itu, bahkan korban sengaja menyembunyikan anaknya yang terluka dengan cara didekap dan mukanya dilumuri lumpur sawah. Praktis, tingkah korban ini mengundang kecurigaan warga. Apalagi, upaya warga untuk menolongnya tetap ditolak oleh korban yang kembali berlari. Saat itu, warga menduga kuat, bahwa Muji adalah seorang penculik anak, karena belakangan di wilayah setempat memang sedang santer isu penculikan anak.(BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/12/terprovokasi-isu-penculikan-seorang-warga-tewas-dikeroyok-massa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapolda : Kasus Simpemdes Cilacap Dilimpahkan ke Kejati</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/08/kapolda-kasus-simpemdes-cilacap-dilimpahkan-ke-kejati/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/08/kapolda-kasus-simpemdes-cilacap-dilimpahkan-ke-kejati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 11:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11348</guid>
		<description><![CDATA[Cilacap &#8211; Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengatakan, POlda Jateng telah mengambil alih penangaan dugaan korupsi Alokasi Dana Desa dalam proyek Sistem Informasi Pedesaaan (Simpemdes) Kabupaten Cilacap yang semula ditangani Polwil Banyumas. Kasus korupsi tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng.
“Berkas sudah kami limpahkan ke Kejati Jateng. Kasus ini ditangani Polda karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cilacap &#8211; </strong>Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengatakan, POlda Jateng telah mengambil alih penangaan dugaan korupsi Alokasi Dana Desa dalam proyek Sistem Informasi Pedesaaan (Simpemdes) Kabupaten Cilacap yang semula ditangani Polwil Banyumas. Kasus korupsi tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng.</p>
<p>“Berkas sudah kami limpahkan ke Kejati Jateng. Kasus ini ditangani Polda karena Polwil Banyumas dilikuidasi,” kata Kapolda usai upacara serah terima jabatan Kapolres Cilacap dari dari pejabat lama AKBP Guruh Ahmad Fadiyanto kepada AKBP Edi Swasono, di alun-alun Cilacap, Kamis (8/7). (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/08/kapolda-kasus-simpemdes-cilacap-dilimpahkan-ke-kejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MA Terlalu Gemuk Tangani Kasus</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/03/ma-terlalu-gemuk-tangani-kasus/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/03/ma-terlalu-gemuk-tangani-kasus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 12:33:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[MA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11219</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Peneliti dari Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP) Dian Rositawati menilai Mahkamah Agung (MA) saat ini terlalu banyak menangani kasus. Diperlukan kebijakan pembatasan perkara agar tidak semua kasus ditangani MA. “Setiap tahun, MA menangani sekitar 10 ribu kasus. Ironisnya, diantara kasus itu ada yang Cuma kasus ringan dan sepele,” kata Dian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Peneliti dari Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan (LeIP) Dian Rositawati menilai Mahkamah Agung (MA) saat ini terlalu banyak menangani kasus. Diperlukan kebijakan pembatasan perkara agar tidak semua kasus ditangani MA. “Setiap tahun, MA menangani sekitar 10 ribu kasus. Ironisnya, diantara kasus itu ada yang Cuma kasus ringan dan sepele,” kata Dian di Yogyakarta, Jum’at (2/7).</p>
<p>Diungkapkan Dian, pada tahun 2006, MA memutus 24.826 kasus. Kemudian tahun 2009, kasus yang diputus sebanyak 20.820. “Meski MA sudah mereformasi diri sejak tahun 2000, namun jumlah kasus yang ditangani masih terlalu banyak. Perlu kebijakan restrukturisasi yang ketat lagi di tubuh MA,” katanya.</p>
<p>Menurut Dian, masih ada kekeliruan pemikiran bahwa pengadilan di semua level sama. Penyelesaian sengketa mestinya dilakukan di pengadilan pertama. Pengadilan kedua fungsinya mereview, sedangkan kasasi atau MA fungsinya menjaga kesatuan tingkat hukum. Sementara fungsi MA adalah mengawasi efektivitas pengadilan di bawahnya.</p>
<p>Yang terjadi saat ini, lanjut Dian, justru MA membuka kran sebesar-besarnya untuk semua penyelesaian kasus. Hasilnya, hampir semua kasus naik ke tingkat kasasi. MA kebanjiran perkara dan sulit menghasilkan putusan yang berkualitas. “Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) seharusnya dibatasi. Tidak semua kasus bisa dinaikkan ke tingkat kasasi. Hanya bila ada novum baru, kasus dapat naik ke MA. Melalui cara ini, kasus yang ditangani MA tidak terlalu banyak,” ujarnya. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/03/ma-terlalu-gemuk-tangani-kasus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tim Densus Menyamar Sebagai Pelanggan Warnet</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/25/tim-densus-menyamar-sebagai-pelanggan-warnet/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/25/tim-densus-menyamar-sebagai-pelanggan-warnet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 22:41:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11187</guid>
		<description><![CDATA[Klaten – Sebelum melakukan penggerebekan, Rabu (23/06) petang, Tim Densus 88 ternyata sudah dua pekan mengintai rumah yang ditempati Mulyono (50) di Kampung, Girimulo, Kelurahan Gergunung, Klaten Utara, Klaten. Sejumlah anggota Densus menyamar sebagai pengguna internet di warung internet (warnet) yang hanya berjarak 10 meter dari rumah Mulyono.
Penjaga warnet, Veronika mengungkapkan, dalam dua pekan terakhir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Klaten – Sebelum melakukan penggerebekan, Rabu (23/06) petang, Tim Densus 88 ternyata sudah dua pekan mengintai rumah yang ditempati Mulyono (50) di Kampung, Girimulo, Kelurahan Gergunung, Klaten Utara, Klaten. Sejumlah anggota Densus menyamar sebagai pengguna internet di warung internet (warnet) yang hanya berjarak 10 meter dari rumah Mulyono.</p>
<p>Penjaga warnet, Veronika mengungkapkan, dalam dua pekan terakhir ada beberapa orang pelanggan baru yang datang ke warnetnya. Veronika menduga, mereka mahasiswa baru di Unwida Klaten. “Mereka sering datang ke warnet saya. Saya sempat ngobrol dengan mereka. Namun anehnya, setiap menggunakan warnet, mereka memilih bilik nomor tujuh. Dari bilik itu, lokasinya memang sangat mudah untuk melihat rumah Mulyono,” kata Veronika, Kamis (24/06).</p>
<p>Namun, Veronika tidak menyangka jika mereka adalah anggota Tim Densus 88. Saat penggerebekan terjadi, Veronika menjadi kaget karena pelanggan warnetnya itu ikut berjaga mengamankan lokasi. “Sejak penggerebekan kemarin, saya belum melihat orang tersebut datang lagi ke warnet saya. Barangkali ikut ikut sibuk mengamankan orang yang telah ditangkap. Saya juga kesulitan menghubungi nomor handphone yang sempat  diberikannya,”kata Veronika.(BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/25/tim-densus-menyamar-sebagai-pelanggan-warnet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teroris Klaten Simpan Bahan Pembuat Bom dan Pistol</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/25/teroris-klaten-simpan-bahan-pembuat-bom-dan-pistol/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/25/teroris-klaten-simpan-bahan-pembuat-bom-dan-pistol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 22:38:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11184</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta – Tim Densus 88 mengungkap sejumlah temuan bahan baku pembuat bom di dua lokasi penggerebekan di Klaten. Sebagian besar barang bukti tersebut di temukan pada lokasi penggerebekan kedua di Dusun Giri Mulyo, Blok A, Gang 9, Desa Gergunung, Klaten Utara. Barang bukti tersebut diperlihatkan kepada wartawan di Sat Brimob Polda DIY, Baciro Yogyakarta, Kamis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta – Tim Densus 88 mengungkap sejumlah temuan bahan baku pembuat bom di dua lokasi penggerebekan di Klaten. Sebagian besar barang bukti tersebut di temukan pada lokasi penggerebekan kedua di Dusun Giri Mulyo, Blok A, Gang 9, Desa Gergunung, Klaten Utara. Barang bukti tersebut diperlihatkan kepada wartawan di Sat Brimob Polda DIY, Baciro Yogyakarta, Kamis (24/6).</p>
<p>Sejumlah barang bukti tersebut dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni peralatan pembuat bom, rangkaian switching, dan komponen elektronik. Barang bukti tersebut berupa 34 item peralatan pembuatan bom, 27 komponen elektronik terdiri dari PCB elektronik dan kapasitor serta resistor maupun alat untuk merangkai barang-barang elektronika seperti solder, tang, dan lain-lain.</p>
<p>Kasat Brimob Polda DIY, AKBP Laksana mengatakan, selain barang bukti alat pembuat bom, juga ditemukan dua senapan angin rakitan dengan teleskop, dua senjata pistol jenis FN dan Colt 38, gas gun, serta puluhan peluru dalam dua kantong plastik serta senjata tajam berupa pedang dan lima buah pisau. Ada pula beberapa VCD, antara lain &#8216;Iraq Fighting Back&#8217; produksi Ar Rahmah Media dengan sutradara A Moslem Muwwahid.</p>
<p>&#8220;Sebagian besar barang bukti diamankan dari lokasi di Girimulyo Gergunung. Penjelasan lengkapnya, bukan kewenangan saya untuk mengungkapkan,&#8221; kata AKBP Laksana. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/25/teroris-klaten-simpan-bahan-pembuat-bom-dan-pistol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Tolak Pemakaman Teroris Yuli Harsono</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/25/warga-tolak-pemakaman-teroris-yuli-harsono/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/25/warga-tolak-pemakaman-teroris-yuli-harsono/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 22:36:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11182</guid>
		<description><![CDATA[Purworejo – Menyusul tewasnya terduga teroris Yuli Harsono (33) dalam penggerebekan Tim Densus 88 di Dukuh Cungkrungan, Desa Blang Wetan, Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Rabu (23/6) petang, warga Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip, Purworejo, menolak dengan tegas apabila pihak keluarga memakamkan Yuli Harsono (33) di pemakaman desa setempat.  Yuli memang penduduk Kledung Karangdalem dan beristrikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purworejo – Menyusul tewasnya terduga teroris Yuli Harsono (33) dalam penggerebekan Tim Densus 88 di Dukuh Cungkrungan, Desa Blang Wetan, Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Rabu (23/6) petang, warga Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip, Purworejo, menolak dengan tegas apabila pihak keluarga memakamkan Yuli Harsono (33) di pemakaman desa setempat.  Yuli memang penduduk Kledung Karangdalem dan beristrikan Siti Istinganah (34) yang berprofesi sebagai bidan desa.</p>
<p>Ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Kledung Karangdalem, Suprapto (31) mengatakan, alasan penolakan itu karena Yuli Harsono diduga sebagai pelaku teroris. Apalagi tersiar kabar yang dilansir sejumlah media jika Yuli Harsono diduga sebagai pelaku penambakan dua polisi hingga tewas di Purworejo bulan April 2010 lalu.</p>
<p>&#8220;Yuli Harsono memang tercatat sebagai warga Kledung Karangdalem, namun warga di sini sebagian besar menolak jenazah Yuli untuk dimakamkan di pemakamanan desa ini. Alasannya karena dia diduga terlibat sebagai pelaku teroris,&#8221; kata Suprapto.</p>
<p>Dikatakan Suprapto, dimata warga masyarakat sekitar, Yuli Harsono sikapnya kurang bermasyarakat, orangnya sangat tertutup. Jika ada hajatan seperti kenduri ia juga tidak pernah hadir.(BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/25/warga-tolak-pemakaman-teroris-yuli-harsono/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teroris Yuli Harsono, Bekas Disersi TNI</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/25/teroris-yuli-harsono-bekas-disersi-tni/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/25/teroris-yuli-harsono-bekas-disersi-tni/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 22:35:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11180</guid>
		<description><![CDATA[Purworejo – Teroris Yuli Harsono (33) yang tewas dalam penggerebekan Tim Densus 88 di Dukuh Cungkrungan, Desa Blang Wetan, Klaten Utara, Klaten (Jateng), Rabu (23/6) petang, ternyata seorang disersi anggota TNI di Bandung. Setelah disersi, Yuli memilih menjadi pedagang pakaian dan sandal keliling. Sementara istri Yuli, Siti Istinganah (34) yang bekerja sebagai bidan desa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purworejo – Teroris Yuli Harsono (33) yang tewas dalam penggerebekan Tim Densus 88 di Dukuh Cungkrungan, Desa Blang Wetan, Klaten Utara, Klaten (Jateng), Rabu (23/6) petang, ternyata seorang disersi anggota TNI di Bandung. Setelah disersi, Yuli memilih menjadi pedagang pakaian dan sandal keliling. Sementara istri Yuli, Siti Istinganah (34) yang bekerja sebagai bidan desa di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip, Purworejo, belum yakin jika suaminya telah tewas.</p>
<p>Siti tidak bersedia dimintai konfirmasinya oleh wartawan. Kantor Pustu Kledung yang biasanya sudah mulai buka pukul 08.00 WIB, selama Kamis (24/6) tutup total. Pasien yang datang tidak bisa terlayani. Di pintu masuk pustu ditempeli tulisan ‘TUTUP’ dan dibawahnya ada trulisan ‘Petugas’.</p>
<p>Dari balik tembok ruangan puskesmas, Siti hanya mengatakan, suaminya belum tewas. &#8220;Belum ada kepastian. Nanti kalau sudah ada kepastian saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Salah seorang tetangga Siti, Damarmi (73), mengatakan, Yuli Harsono tinggal bersama Siti tinggal dan dua anaknya di rumah dinas Puskesmas Pembantu Kledung Karangdalem RT 02 RW 03 Banyuurip, Purworejo sejak tahun 1997. Yuli Harsono sendiri berasal dari Desa Soka, Pejagoan, Kebumen. Sedang Siti berasal dari Muntilan Magelang.</p>
<p>&#8220;Yuli orangnya baik, tapi tidak pernah kumpul dengan tetangga. Orangnya juga tertutup,&#8221; ujar Damarmi.</p>
<p><strong>Warga Tolak Pemakaman Yuli</strong></p>
<p>Sementara itu, warga Kelurahan Kledung Karangdalem, menolak jika jenazah Yuli nantinya dimakamkan di Kledung. Penolakan itu karena Yuli Harsono diduga sebagai pelaku teroris. Apalagi tersiar kabar yang dilansir sejumlah media jika Yuli Harsono diduga sebagai pelaku penambakan dua polisi hingga tewas di Purworejo pertengahan April 2010 lalu.</p>
<p>&#8220;Meski Yuli Harsono tercatat sebagai warga Kledung Karangdalem, namun warga di Kledung sebagian besar menolak jenazah Yuli untuk dimakamkan di pemakaman desa. Alasannya karena dia diduga terlibat sebagai pelaku teroris,&#8221; kata ketua RT 02/III Kelurahan Kledung Karangdalem, Suprapto, Kamis (24/6). (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/25/teroris-yuli-harsono-bekas-disersi-tni/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Tangkap Teroris Abdulah Sonata</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/23/densus-88-tangkap-teroris-abdulah-sonata/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/23/densus-88-tangkap-teroris-abdulah-sonata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 13:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[teroris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11136</guid>
		<description><![CDATA[Klaten – Buronan teroris Abdulah Sonata, pimpinan tertinggi dalam kelompok teroris yang berlatih militer di pegunungan wilayah Jalin, Jantho, Aceh Besar, ditangkap Tim Densus 88 di Klaten (Jateng), Rabu (23/06). Penangkapan terhadap Abdulah Sonata sempat terjadi baku tembak antara Tim Densus dengan kelompok Sonata yang bersembunyi di sebuah rumah kos-kosan di Klaten Utara, Kabupaten Klaten.
Selain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11137" href="http://banyumasnews.com/2010/06/23/densus-88-tangkap-teroris-abdulah-sonata/teroris-4/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11137" title="teroris" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/teroris-420x270.jpg" alt="teroris" width="420" height="270" /></a>Klaten – Buronan teroris Abdulah Sonata, pimpinan tertinggi dalam kelompok teroris yang berlatih militer di pegunungan wilayah Jalin, Jantho, Aceh Besar, ditangkap Tim Densus 88 di Klaten (Jateng), Rabu (23/06). Penangkapan terhadap Abdulah Sonata sempat terjadi baku tembak antara Tim Densus dengan kelompok Sonata yang bersembunyi di sebuah rumah kos-kosan di Klaten Utara, Kabupaten Klaten.</p>
<p>Selain Abdulah Sonata, dua teroris lainnya juga ditangkap. Seorang diantaranya tewas. Belum diketahui secara pasti siapa teroris yang tewas dan yang ditangkap bersama Sonata. Polisi dari Polres Klaten bersama aparat Densus 88 masih mengamankan lokasi penggrebekan dan memasang police line. Rumah kos-kosan yang baru dihuni para teroris 1 bulan terakhir, berada sekitar 50 meter dari kantor Pengadilan Negeri Klaten.</p>
<p>Abdulah Sonata menjadi buron dan ditengarai oleh Mabes Polri akan melakukan penyerangan saat upacara Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus 2010.</p>
<p>Abdulah Sonata bukan pemain baru dalam dunia terorisme. Ia divonis 7 tahun pada 4 Juli 2005. Sonata kemudian dijebloskan ke LP Klas I Cipinang Jakarta Timur. Pada tahun 2006, Sonata mendapat remisi umum dua bulan dan remisi Hari Raya Idul Fitri selama satu bulan. Pada tahun 2007, Sonata mendapat remisi khusus dan Idul Fitri dengan total empat bulan.  Remisi khusus dan Idul Fitri total 5 bulan kembali diperoleh Sonata pada tahun 2008. Kemudian, Sonata bebas pada 1 Maret 2009 setelah mendapatkan pelepasan bersyarat. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/23/densus-88-tangkap-teroris-abdulah-sonata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lumpuhkan Dua Penjaga, Rampok Gagal Bawa Brangkas BPRS</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/19/lumpuhkan-dua-penjaga-rampok-gagal-bawa-brangkas-bprs/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/19/lumpuhkan-dua-penjaga-rampok-gagal-bawa-brangkas-bprs/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 04:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[rampok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11116</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga – Kawanan perampok, Sabtu (19/6) pagi dini hari beraksi di bank milik Pemkab Purbalingga, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Buana Mitra Perwira di Jalan MT Haryono Purbalingga. Rampok yang diperkirakan empat orang berhasil melumpuhkan dua satpam penjaga malam. Namun, kawanan itu gagal membawa kabur brangkas.
Salah seorang komisaris BPRS Drs Mugiyarto yang dihubungi Banyumas News.com [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purbalingga – Kawanan perampok, Sabtu (19/6) pagi dini hari beraksi di bank milik Pemkab Purbalingga, Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Buana Mitra Perwira di Jalan MT Haryono Purbalingga. Rampok yang diperkirakan empat orang berhasil melumpuhkan dua satpam penjaga malam. Namun, kawanan itu gagal membawa kabur brangkas.</p>
<p>Salah seorang komisaris BPRS Drs Mugiyarto yang dihubungi <em>Banyumas News.com </em>di Tempat Kerjadian Perkara (TKP) mengatakan, berdasar keterangan satpam Muhtadi dan Marno, kawanan perampok yang menggunakan senjata beraksi sekitar pukul 02.30 WIB. Perampok sempat terlibat duel dengan penjaga malam. Setelah dua penjaga berhasil dilumpuhkan, kawanan perampok itu masuk ke ruang brangkas dan ruang staf serta ruang direksi. Perampok agaknya tidak berhasil membuka brangkas yang tertanam kuat dengan beton.</p>
<p>“Perampok berhasil membawa kabur dua buah laptop, masing-masing milik direktur Aman Waliyudin, dan laptop milik bagian administrasi. Polisi kini tengah melakukan olah TKP,” kata Mugiyarto. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/19/lumpuhkan-dua-penjaga-rampok-gagal-bawa-brangkas-bprs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->