<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; SENI BUDAYA</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/seni-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 07:35:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Kamis Malam Besok, Nonton Film Bernuansa Banyumas di SCTV</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/09/kamis-malam-besok-nonton-film-bernuansa-banyumas-di-sctv/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/09/kamis-malam-besok-nonton-film-bernuansa-banyumas-di-sctv/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 07:22:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KOMUNITAS BANYUMASAN]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Bintang Film]]></category>
		<category><![CDATA[Citrasinema]]></category>
		<category><![CDATA[nanang anna noor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14252</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Akhirnya film bernuansa Banyumas yang ditunggu tunggu masyarakat  berjudul &#8216;Bintang Film&#8217; bakal tayang Kamis (10/05) pukul 22.30 di SCTV. Film yang mengambil lokasi syuting di beberapa wilayah di Banyumas dan Cilacap ini akan menjadi tontonan menarik warga. Demikian informasi dari Rumah Produksi Citrasinema yang menggarap film ini. Kepastian tayang film yang banyak menggunakan dialek Banyumsan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14256" class="wp-caption alignleft" style="width: 156px"><img class="size-thumbnail wp-image-14256" title="schedule SCTV" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/schedule-SCTV-146x90.jpg" alt="" width="146" height="90" /><p class="wp-caption-text">sctv.co.id</p></div>
<p>BANYUMAS-Akhirnya film bernuansa Banyumas yang ditunggu tunggu masyarakat  berjudul &#8216;Bintang Film&#8217; bakal tayang Kamis (10/05) pukul 22.30 di SCTV. Film yang mengambil lokasi syuting di beberapa wilayah di Banyumas dan Cilacap ini akan menjadi tontonan menarik warga.</p>
<p>Demikian informasi dari Rumah Produksi Citrasinema yang menggarap film ini. Kepastian tayang film yang banyak menggunakan dialek Banyumsan ini juga diperkuat dengan tayangan iklan di SCTV. &#8221; Ini sudah pasti dan silahkan warga Banyumas juga Cilacap yang berada dimana saja untuk menontonnya,&#8221; ujar Andi Sayogi, manager unit Citrasinema .</p>
<p>Menyambut penayangan film ini, sejumlah warga yang desanya menjadi lokasi syuting ternyata tengah mempersiapkan untuk menggelar nonton bareng dengan menggunakan layar lebar. Beberapa lokasi &#8216;layar tancep&#8217; nonton bareng ini rencananya akan ada terdapat di beberapa tempat seperti di komplek Teluk Penyu Cilacap, Desa Windunegara Wangon, Desa Karang Tengah dan Desa Pernasidi Cilongok.</p>
<p>Selain itu beberapa lokasi di Ajibarang dan Kota Purwokerto kabarnya juga akan menggelar layar tancep. Bahkan beberapa kafe di Kota Purwokerto juga pernah menggelar nonton bareng pada saat penayangan film bernuansa Banyumas sebelumnya yang berjudul Undangan Kuning. Kafe kafe ini akan kembali menggelar nonton bareng Bintang Film untuk menarik pengunjung.</p>
<p>&#8221; Kita tengah mempersiapkan untuk nonton pada layar lebar biar rame bareng  bareng. Ini kan filmnya warga Banyumas dan melibatkan aktor asal Banyumas. Selain itu film ini juga lucu,&#8221; ujar Samingun (37) warga Desa Pernasidi Cilongok yang mengaku nonton saat syuting film ini.</p>
<p>Bintang Film dibintangi sejumlah pemain seperti, Dian Sidik, Aneke Jody, Rahman Yacob, Alex Nurdin , Nanang Anna Noor, Wing Dirgantara,Mama Ivone dan sejumlah aktor lain. Beberapa pemain lokal juga memperkuat film ini seperti Imam Krazani dan Dani Lestari. Film ini menceriterakan seorang anak nelayan yang lolos mengikuti audisi menjadi bintang film. Kampungpun geger saat pemuda berbnama Kartono (Dian Sidik) ini terpilih dan berkali kali masuk di berita infotainment.</p>
<p>Namun saat akan syuting, mendadak batal. Para perangkat desa dan warga yang sebelumnya akan terlibat dalam film ini kecewa. Mereka marah dan Kartono menjadi sasaran amuk masa. Kartono akhirnya gagal menjadi bintang film dan kembali menjadi nelayan. Kartono akhirnya kembali menjadi kekasih gadis desa bernama  Sri (Aneke Jody) (BNC/win/cts/info film).</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/09/kamis-malam-besok-nonton-film-bernuansa-banyumas-di-sctv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dion, kontestan Indonesian Idol asal Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/06/14187/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/06/14187/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 14:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[dion indonesia idol]]></category>
		<category><![CDATA[dionisius agung subagya]]></category>
		<category><![CDATA[PURWOKERTO KOTA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14187</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyertakan wakilnya dalam ajang Indonesian Idol 2012. Dialah Dion, yang bernama lengkap Dionisius Agung Subagya. Cowok berusia 25 tahun yang lahir di Temanggung 30 April 1986 ini, menjadi salah satu dari 15 peserta yang berhasil menyisihkan ribuan peserta, dan berhak tampil dalam panggun Idol yang disiarkan langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14188" title="dion2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/dion2-160x90.jpg" alt="Dion - indonesianidol" width="160" height="90" />PURWOKERTO (BNC) – Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyertakan wakilnya dalam ajang Indonesian Idol 2012. Dialah Dion, yang bernama lengkap Dionisius Agung Subagya. Cowok berusia 25 tahun yang lahir di Temanggung 30 April 1986 ini, menjadi salah satu dari 15 peserta yang berhasil menyisihkan ribuan peserta, dan berhak tampil dalam panggun Idol yang disiarkan langsung RCTI, mulai Jum&#8217;at malam (06/04).</p>
<p>Dalam penyisihan untuk masuk ke dalam 15 kontestan, Dion tampil memukau dengan lagu “Tanjung Perak” yang dinyanyikan dengan penuh improvisasi yang jazzy banget (penampilanya bisa dilihat di : <a href="http://www.youtube.com/watch?v=iLiA6QZT3Rw">www.youtube.com/watch?v=iLiA6QZT3Rw</a> ). Anang Hermansyah, juri Indonesian Idol yang biasanya pelit memberikan pujian, turut memuji Dion sekalipun disarankan untuk mencoba membawakan lagu dengan type lain. Agnes Monica pun kepencut dengan gaya Dion yang dikatakannya lepas dan enjoy banget ketika menyanyi. “Kamu nyanyi enak banget, kayak lagi ngobrol…” kata Agnes.</p>
<p>Dion juga dijagokan oleh Ayu Ting Ting, penyanyi dangdut “Alamat Palsu”. Hal itu dikatakan Ayu saat Indonesian Idol tampil di Dahsyat (05/04). Dion dikabarkan membawakan lagu Ayu Ting Ting &#8220;Sik Asik&#8221;. Lihat juga review videonya di <strong>http://indonesianidol.com/scenes/view/video/80/15-besar-indonesian-idol-di-dahsyat-2</strong><strong> </strong></p>
<p>Sebagai warga Purwokerto, dan tlatah Banyumas, selayaknya kita dukung Dion dengan mengirim sms dukungan. Juga warga Kedu karena Dion lahir di Temanggung. Bagi anda yang nge-fans sama Dion dapat mengikuti Dion lewat jejaring social :</p>
<p>Facebook        : _http://www.facebook.com/Ownyen<br />
Twitter             : _http://twitter.com/#!/dionagungs<br />
Facebook FP  : _http://www.facebook.com/pages/Dionysius-Agung-Subagya-Dioners-The-Next-Indonesian-Idol-2012Temanggung/401778356516309</p>
<p>(BNC/ist/Indonesianidol.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/06/14187/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puluhan ribu orang hiasi Purwokerto dengan senandung shalawat</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/01/puluhan-ribu-orang-hiasi-purwokerto-dengan-senandung-shalawat/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/01/puluhan-ribu-orang-hiasi-purwokerto-dengan-senandung-shalawat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2012 00:28:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[ahbaabul musthofa]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun Purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[banyumas bersholawat]]></category>
		<category><![CDATA[habib syekh abdulkadir]]></category>
		<category><![CDATA[hari jadi banyumas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14132</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) &#8211; Mengawali kegiatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 430, puluhan ribu umat Islam memadati alun-alun Purwokerto, Sabtu malam (31/03) menghadiri acara &#8216;Banyumas Bershalawat&#8217; bersama Habib Syekh Abdulkadir Assegaf dari Solo. Dengan pakaian serba putih umat Islam yang datang dari berbagai kecamatan di Banyumas, bahkan banyak yang datang dari luar kota, larut dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14133" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14133" title="alun2 padat_banyumas bersholawat" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/alun2-padat_banyumas-bersholawat-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Kaum muslimin padati alun-alun bersholawat</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) &#8211; Mengawali kegiatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 430, puluhan ribu umat Islam memadati alun-alun Purwokerto, Sabtu malam (31/03) menghadiri acara &#8216;Banyumas Bershalawat&#8217; bersama Habib Syekh Abdulkadir Assegaf dari Solo. Dengan pakaian serba putih umat Islam yang datang dari berbagai kecamatan di Banyumas, bahkan banyak yang datang dari luar kota, larut dalam senandung sholawat yang dibawakan Kelompok Hadrah dan Shalawat “Ahbabul Musthofa”.</p>
<p>Alun-alun yang di Sabtu malam biasanya dipadati oleh masyarakat yang bermalam mingguan dengan duduk-duduk dan bermain bersama anak-anak, juga tempat nongkrong anak muda remaja, kali ini berubah menjadi lautan manusia dengan pakaian serba putih yang menghiasi Purwokerto dengan senandung sholawat sebagai tanda cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW, dan wujud tanda syukur ulang tahun Banyumas yang ke 430. Semangat bershalawat ditunjukkan dengan kibaran bendera kelompok/majelis sholawat.</p>
<p>Karena  alun-alun tidak memuat semua yang hadir, sebagian duduk di jalan-jalan di sekitar seperti Jl Masjid dan di badan jalan Jend Sudirman. Sekalipun massa berdesak-desakan, namun suasana tertib. Kepadatan manusia ini menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima yang ikut mengais rezeki di event akbar sholawatan ini. Mereka menggelar dagangan dari mulai pernak-pernik muslim seperti kopyah, vcd sholawat, pakaian muslim, gambar-/poster habaib, dan tentu saja pedagang makanan/minuman.</p>
<p>Acara shalawat sebelumnya juga digelar di Banjarnegara pada Jum&#8217;at malam (30/03), yang juga dihadiri puluhan ribu orang di alun-alun Banjarnegara. Acara shalawat berisi pembacaan Maulid Simthuddurar mahakarya Habib Ali bin Muhammad Husein Al Habsyi yang dipimpin langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Habib Syekh Abdulkadir selanjutnya menyampaikan ceramah (tausiyah) tentang pentingnya membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>“Allah SWT dan para malaikatnya menyanjung Nabi SAW, karena beliau adalah manusia pilihan dan utama di semesta jagad ini. Sehingga wajarlah kalau kita juga ikut menyanjung dan memberikan doa penghormatan dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Habib Syekh.</p>
<p>“Di hari kiamat, saat perhitungan hisab, hanya Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang kita harap syaf’aatnya untuk menaungi kita sehingga kita masuk surga semua. Kita tidak menuhankan Muhammad SAW. Cinta kita dengan membaca shalawat kepada Nabi SAW karena mengharapkan syafa’at beliau. Di majelis-majelis yang dibacakan shalawat, para malaikat tidak berhenti berdzikir dan bertasbih memohonkan ampun sebagaimana shalawat yang kita sampaikan kepada Nabi SAW. Dan Nabi Muhammad SAW membalas dan menjawab setiap shalawat yang dibacakan serta memohonkan ampun bagi umatnya,” terang Habib Syekh yang lahir di Solo ini.</p>
<p><strong>Tentang Habib Syekh Abdulkadir Assegaf</strong></p>
<p>Syekh Abdulkadir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Alm. Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman Assegaf  (tokoh alim dan imam Masjid Jami’ Assegaf di Pasar Kliwon Solo). Berawal dari pendidikan yang diberikan oleh guru besarnya yang sekaligus ayahnya, Habib Syekh mendalami ajaran agama dan akhlak leluhurnya.</p>
<p>Syekh ABdulkadir juga memperoleh pendidikan dari paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari Hadramaout. Habib Syekh juga mendapat pendidikan, dukungan penuh dan perhatian dari Alm. Al-Imam, Al-Arifbillah,  Habib Muhammad Anis bin Alwiy al Habsyi (Imam Masjid Riyadh dan pemegang magom Al-Habsyi). Berkat segala bimbingan, nasehat, serta kesabaranya, Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf menapaki hari untuk senantiasa melakukan syiar cinta Rosul yang diawali dari Kota Solo.</p>
<p>Waktu demi waktu berjalan mengiringi syiar cinta Rosullnya, tanpa di sadari banyak umat yang tertarik dan mengikuti majelisnya, hingga saat ini telah ada ribuan jama’ah yang tergabung dalam Ahbabul Musthofa. Mereka mengikuti dan mendalami tetang pentingnya Cinta kepada Rosul SAW dalam kehidupan ini.</p>
<p>Ahbabul Musthofa, adalah salah satu dari beberapa majelis yang ada untuk mempermudah umat dalam memahami dan mentauladani Rosull SAW, berdiri sekitar Tahun1998 di kota Solo, tepatnya Kampung Mertodranan, berawal dari majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta maulid Simthut Duror Habib Syekh bin Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya untuk mengajak ummat dan dirinya dalam membesarkan rasa cinta kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW . Kegiatan pengajian rutin dan zikir serta sholawat berkembang di berbagai kota seperti Sragen, Kudus, Jepara, Jogja, Solo dan mulai merambah ke kota-kota Purwokerto, Banjarnegara dan banyak kota lainnya dalam majelis-majelis zikir dan sholawat. (BNC/ist/hadrah ahbaabul musthofa)</p>
<div id="attachment_14135" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14135" title="meluber ke jalan-2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/meluber-ke-jalan-2-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">massa meluber ke jalan masjid</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/01/puluhan-ribu-orang-hiasi-purwokerto-dengan-senandung-shalawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari ini, dimulai pameran benda kuno Alkitab</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/23/hari-ini-dimulai-pameran-benda-kuno-alkitab/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/23/hari-ini-dimulai-pameran-benda-kuno-alkitab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2012 02:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[pameran benda alkitab; purwokerto; banyumas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14117</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) &#8211; Bagi Anda yang menyukai sejarah dan benda-benda antik, khususnya terkait dengan benda-benda Alkitab, bisa datang di &#8216;Pameran Benda-benda Alkitab&#8221; yang digelar mulai Jum&#8217;at (23/03) hari ini sampai Senin (26/03), bertempat di Paschalis Hall, Jl Gereja No. 2 Purwokerto, Kab Banyumas, Jawa Tengah. Menurut Latip Tanujaya, salah satu panitia event ini, pada pameran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14118" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14118" title="pameran benda alkitab" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/pameran-benda-alkitab-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">ilustrasi benda alkitab</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) &#8211; Bagi Anda yang menyukai sejarah dan benda-benda antik, khususnya terkait dengan benda-benda Alkitab, bisa datang di &#8216;Pameran Benda-benda Alkitab&#8221; yang digelar mulai Jum&#8217;at (23/03) hari ini sampai Senin (26/03), bertempat di Paschalis Hall, Jl Gereja No. 2 Purwokerto, Kab Banyumas, Jawa Tengah.</p>
<p>Menurut Latip Tanujaya, salah satu panitia event ini, pada pameran ini pengunjung dapat menikmati benda inspiratif dan sangat mendidik, berupa benda-benda kuno. &#8220;Bagi umat Kristiani akan menambah iman dan pengetahuan&#8221;, kata Latip.</p>
<p>Benda  yang akan dipamerkan antara lain biji sesawi, pengumban yang dipakai Daud untuk mengalahkan Goliat, batu kliangan, sup merah yang dimasak Yakub, 30 kepingh perak Yudas, mahkota duri, paku untuk penyaliban, daun pohon ara yang dipakai Adam dan Hawa, perlengkapan senjata Allah, kemah suci, persembahan majus, kribat air mata Mazmur 56.9, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Pengunjung bisa meniup sangkakala pada pameranitu, yang tidak ditarik bayaran alias gratis. Dikatakan oleh Latip, pameran ini merupakan yang pertama dan terbesar di Purwokerto. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/23/hari-ini-dimulai-pameran-benda-kuno-alkitab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lestarikan Budaya Lewat Lomba Karawitan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/26/lestarikan-budaya-lewat-lomba-karawitan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/26/lestarikan-budaya-lewat-lomba-karawitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2012 11:58:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14042</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga,BNC – SMP Negeri  1 Padamara, Purbalingga (Jateng) sebagai sekolah yang mengembangkan basis kesenian, semakin mengokohkan diri sebagai sekolah seni.Berbagai prestasi di bidang kesenian sudah diraih oleh sekolah ini. Terakhir, dalam lomba karawitan antar SMP/MTs se-Kabupaten Purbalingga yang digelar di Taman Kota Usman Janatin Purbalingga, Sabtu (25/02/2012), sekolah ini mampu menggondol juara 1.Sebab itu, sekolah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-14043" title="lomba karawitan3" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/02/lomba-karawitan3-405x270.jpg" alt="" width="405" height="270" /></p>
<p><strong>Purbalingga,BNC</strong> – SMP Negeri  1 Padamara, Purbalingga (Jateng) sebagai sekolah yang mengembangkan basis kesenian, semakin mengokohkan diri sebagai sekolah seni.Berbagai prestasi di bidang kesenian sudah diraih oleh sekolah ini. Terakhir, dalam lomba karawitan antar SMP/MTs se-Kabupaten Purbalingga yang digelar di Taman Kota Usman Janatin Purbalingga, Sabtu (25/02/2012), sekolah ini mampu menggondol juara 1.Sebab itu, sekolah ini berhak memboyong piala bergilir Bupati Purbalingga, piala tetap dan uang pembinaan.</p>
<p>“Ada kepuasaan dan kebanggan tersendiri bisa meraih juara 1 lomba karawitan ini. Ini menunjukkan, di tengah derasnya arus budaya dan seni modern, namun siswa-siswi SMPN 1 Padamara masih peduli dengan seni tradisional karawitan,&#8221; ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Padamara, Heru Prayitno S.Pd.</p>
<p>Atas prestasi itu, Heru bertekad akan mengembangkan seni karawitan lebih optimal. Bahkan pihaknya berniat dalam waktu dekat akan membeli seperangkat gamelan, di mana setiap siswa SMPN 1 Padamara diharapkan dapat memainkan gamelan.</p>
<p>&#8220;Lomba ini semakin menyadarkan para kepala sekolah dan stake holder bidang pendidikan, betapa pentingnya melestarikan seni karawitan yang adilihung. Banyak juga kepala skeolah SMP/MTs yang akhirnya berniat membeli gamelan sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah,&#8221; ujar Heru Prayitno.</p>
<p>Lomba karawitan di Taman Usman Janatin  itu sendiri berlangsung meriah. Lomba ini diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan Purbalingga.</p>
<p>Seperti dikatakan Ketua Dewan Pendidikan Purbalingga, Soedino SE, sudah lama sekali lomba karawitan seperti ini digelar di wilayah Eks Karesidenan Banyumas, termasuk di Purbalingga. Padahal dulu, kata Soedino, sekitar tahun 1970-an hingga 1980 an sering digelar lomba karawitan.</p>
<p>&#8220;Untuk nguri-nguri seni karawitan, akhirnya kami berusaha kembali membangkitkan lewat lomba semacam ini. Ini lomba pertama yang kami gelar. Ke depan, akan kami agendakan setahun sekali diadakan lomba karawitan, baik tingkat SD/MI, SMP/MTs maupun SMA/SMK/MA,&#8221; ujar Soedino yang didampingi ketua panitia, SBJ Utomo.</p>
<p>Dalam lomba karawitan yang disaksikan ratusan penonton, baik pelajar, guru maupun masyarakat umum itu, setiap sekolah menampilkan tiga tembang yang diiringi grup karawitan. Yakni membawakan Ladrang Ambangun Laras Pelog Pathet 6, Ketawang Mijil Palupi Laras Slendro Pathet  Manyuro, dan Lancaran Program Diknas Laras Slendro Pathet Manyuro.</p>
<p>Menurut SBJ Utomo, kriteria yang dinilai dalam lomba itu, meliputi leres (kesesuaian notasi), garap yang menyangkut kreativitas dalam penggarapan, rempeg (kekompakan laras atau keharmonisan nada), dan penyajian yang menyangkut mimik, etika dan penjiwaan.</p>
<p>Dewan juri yang terdiri dari praktisi seni karawitan yang sudah berpengalaman, seperti Sukoco (pensiunan Pemkab Purbalingga), Eko dari pengajar SMKN 3 Banyumas (dulu SMKI Sendang Mas), dan Ahmadi selaku seniman karawitan handal yang juga anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), berhasil menetapkan para juara. Juara selengkapnya, yakni juara 1, SMPN 1 Padamara, disusul juara 2 SMPN 2 Kaligondang, dan juara 3 SMPN 3 Bobotsari. Kemudian juara harapan  1 SMPN 3 Purbalingga, harapan 2 SMPN 1 Purbalingga, harapan 3 SMPN 2 Purbalingga, harapan 4 SMPN Karangmoncol, dan harapan 5 SMPN 2 Bukateja. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/26/lestarikan-budaya-lewat-lomba-karawitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cap Go Meh: Menjadikan klenteng sebagai rumah budaya</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/06/cap-go-meh-menjadikan-klenteng-sebagai-rumah-budaya/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/06/cap-go-meh-menjadikan-klenteng-sebagai-rumah-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 15:29:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13966</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS &#8211; Berbagai atraksi kesenian baik kesenian berciri oriental maupun kesenian lokal Banyumas memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Boen Tek Bio, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu malam (05/02).  Hal ini tentunya menjadi moment  yang positif sebagai wujud nyata pembauran antara warga keturunan Tionghoa dengan masyarakat yang sering disebut sebagai &#8216;pribumi&#8217;. Perayaan Cap Go Meh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS &#8211; Berbagai atraksi kesenian baik kesenian berciri oriental maupun kesenian lokal Banyumas memeriahkan perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Boen Tek Bio, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu malam (05/02).  Hal ini tentunya menjadi moment  yang positif sebagai wujud nyata pembauran antara warga keturunan Tionghoa dengan masyarakat yang sering disebut sebagai &#8216;pribumi&#8217;.</p>
<p>Perayaan Cap Go Meh tahun 2012 mengusung tema &#8220;Membudayakan Toleransi Antar-Umat Beragama Dalam Perayaan Cap Go Meh Lintas Agama&#8221;. Sebagai wujud nyata pelaksanaan tema itu,  panitia mengundang tokoh agama lain (Islam, Kristen, Katholik, dan Konghucu).</p>
<p>Panitia tidak hanya mengundang tokoh rohaniawan agama saja, namun grup kesenian dari masing-masing agama pun diundang untuk tampil. Namun dari kalangan Islam, yaitu dari grup kesenian Masjid &#8216;Andre Al Hikmah&#8217; PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) Banyumas, yang terletak di jalan raya yang menghubungkan Banyumas dan Patikraja,  tidak bisa ampil karena berbarengan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Dalam perayaan kali ini ditampilkan seni budaya yang ada di sekitar kelenteng, berupa &#8220;Klotekan Lesung&#8221;,  seni budaya Banyumasan yang sudah hampir punah. Grup yang tampil adalah grup &#8220;Klotekan Lesung&#8221; dari Desa Papringan.</p>
<p>Penampilan seni budaya lintas agama dan ras ini dimaksudkan agar klenteng menjadi rumah budaya bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, harmonisasi antar unsur yang ada dalam masyarakat dapat terwujud. Semoga! (BNC/Ist)</p>
<div id="attachment_13967" class="wp-caption alignleft" style="width: 202px"><img class="size-full wp-image-13967" title="hok tek bio" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/02/hok-tek-bio.jpg" alt="" width="192" height="144" /><p class="wp-caption-text">Klenteng Boen Tek Bio</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/06/cap-go-meh-menjadikan-klenteng-sebagai-rumah-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kang Purwa meriahkan konser &#8220;Cerdas Bersama Musik&#8217; PurwaCaraka Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/10/kang-purwa-meriahkan-konser-cerdas-bersama-musik-purwacaraka-purwokerto/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/10/kang-purwa-meriahkan-konser-cerdas-bersama-musik-purwacaraka-purwokerto/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 15:03:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[purwa caraka purwokerto;]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13856</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO &#8211; Purwa Caraka, atau yang biasa akrab dipanggil Kang Purwa, sebagai owner Purwa Caraka music studio pusat, hadir memeriahkan dengan memberi bonus hiburan permainan piano yang memukau pada gelaran konser siswa PurwaCaraka Music Studio bertajuk &#8220;Cerdas Bersama Musik&#8221;, Sabtu (10/12) malam, RM Omah Daun Purwokerto, Kab Banyumas, Jawa Tengah. Konser tersebut diadakan dalam rangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO &#8211; Purwa Caraka, atau yang biasa akrab dipanggil Kang Purwa, sebagai owner Purwa Caraka music studio pusat, hadir memeriahkan dengan memberi bonus hiburan permainan piano yang memukau pada gelaran konser siswa PurwaCaraka Music Studio bertajuk &#8220;Cerdas Bersama Musik&#8221;, Sabtu (10/12) malam, RM Omah Daun Purwokerto, Kab Banyumas, Jawa Tengah. Konser tersebut diadakan dalam rangka menyambut ulang tahun pertama cabang lembaga pendidikan musik ternama itu di Purwokerto. Malam itu hadir Lidya dan Handoko selaku pemegang lisensi Purwa Caraka cabang Purwokerto.</p>
<p>Tampil dalam konser yang dibilang akbar untuk ukuran sebuah kursus musik itu para siswa yang belajar drum, gitar, piano, vokal, biola dan alat musik lainnya. Penampilan mereka ditonton ratusan penonton yang umumnya adalah orang tua dan kerabat siswa. &#8220;Ini adalah bentuk aktualisasi atau praktek para siswa tampil di muka umum, untuk melatih kepercayaan mereka bermain musik di depan banyak orang&#8221;, kata Lidya dalam sambutan pengantarnya.</p>
<p>Dalam sambutannya Kang Purwa mengatakan, saat ini Purwa Caraka music studio memiliki 82 cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah siswa existing 19 ribu. Tenaga pengajar 1700 orang yang diseleksi secara profesional melalui audisi. &#8220;Beberapa siswa kita ikutkan dalam event lomba tingkat internasional seperti di Italia dan China&#8221;, lanjut musisi yang sering tampil di TV sebagai juri progran talent show itu.</p>
<p>Sebelum acara berakhir Kang Purwa memberi kejutan dengan memainkan beberapa nomor yang bertema &#8216;orang yang sedang membicarakan bulan&#8217; karena moment malam itu memang bertepatan dengan akan terjadinya gerhana bulan total. &#8220;Sebagai pendidik saya ingin mengatakan, bermain piano itu tidak hanya bagaimana jari-jemari kita piawai menyentuh tuts piano, tapi sebenarnya keseluruhan jiwa kita ikut berproses. Kalau kita bisa bermain piano, alat musik lain akan menjadi mudah. Kuncinya untuk bisa mahir bermain musik, banyaklah latihan di rumah, jangan malas&#8221;, begitu pesan Kang Purwa pada para siswa sebelum tampil menunjukkan kepiawaiannya bermain piano.</p>
<p>Kehadiran Kang Purwa memang sangat dinantikan siswa dan juga para orang tua, untuk memberi motivasi kepada para siswa. Layaknya selebritis, Kang Purwa pun banyak dimintai untuk foto bersama, tidak hanya siswa tapi juga para orang tua. &#8220;Ayo diatur saja&#8230; mau langsung di-up load ya&#8230; ha&#8230;ha&#8230;&#8221;, canda Kang Purwa pada mereka yang antri ingin foto bersamanya. (BNC/puh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/10/kang-purwa-meriahkan-konser-cerdas-bersama-musik-purwacaraka-purwokerto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rating Melejit, FTV Undangan Kuning Diminta Tayang Ulang</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/10/07/rating-melejit-ftv-undangan-kuning-diminta-tayang-ulang/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/10/07/rating-melejit-ftv-undangan-kuning-diminta-tayang-ulang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2011 06:16:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Nsanang Anna Noor]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan Kuning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13748</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Film Televisi (FTV) Undangan Kuning berlatar Banyumas yang tayang 30 September 2011 di SCTV diluar dugaan ratingnya langsung melejit mengalahkan FTV lainnya. Menurut informasi, naiknya rating tersebut karena banyaknya respon pemirsa. Tak heran jika pemasang iklanpun berebut dalam film yang memiliki latar kultur budaya Banyumas ini. Hal ini juga dibuktikan dengan tuntuntan pemirsa meminta agar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS-Film Televisi (FTV) Undangan Kuning berlatar Banyumas yang tayang 30 September 2011 di SCTV diluar dugaan ratingnya langsung melejit mengalahkan FTV lainnya. Menurut informasi, naiknya rating tersebut karena banyaknya respon pemirsa. Tak heran jika pemasang iklanpun berebut dalam film yang memiliki latar kultur budaya Banyumas ini.</p>
<p>Hal ini juga dibuktikan dengan tuntuntan pemirsa meminta agar film ini ditayang ulang. Selain pihak SCTV, pembuat  film ini Citra Sinema kebanjiran permintaan tersebut.</p>
<p>&#8221; Kita kebanjiran telpon dan sms yang minta agar ditayang ulang . Mereka tak hanya warga yang belum sempat nonton tapi juga yang sudah menonton, karena pengin nonton lagi,&#8221;ujar Ian produser Undangan Kuning dari Citrasinema.</p>
<p>Sebagian besar penelpon merupakan warga di wlayah Jawa tengah khususnya Banyumas dan mereka warga komunitas Banyumasan di seluruh Indonesia. &#8221; Yang mengherankan banyak waga Jakarta yang minta film ini diulang. Ini memang mengejutkan dan surprise buat kami,&#8221; tambah Andi,i-house SCTV.</p>
<p>Ditempat terpisah sutradara Undangan Kuning, Goetheng Iku Akin yang dihubungi BNC mengatakan, boomingnya FTV Undangan Kuning sebagai hal yang wajar. Karena selama ini pemirsa selalu disuguhi film yang terkesan tidak natural. &#8221; Di film ini kita suguhkan apa adanya. Para aktor diminta untuk melakukan pendalaman kultur budaya Banyumas.Hasilnya ya kita serahkan pemirsa yang menilai,&#8221;ujar Goetheng.</p>
<p>Sementara menurut salah satu aktor Undangan Kuning,  Nanang Anna Noor, selama ini dialek Banyumas kerap menjadi bahan olokan.&#8221;Tetapi ketika dialek tersebut disuguhkan kedalam bentuk sinema, apalagi yang mengucapkannya artis cantik semacam Kirana Larasati, ternyata menarik dan menggelikan. Dan kita sebagai juga pemain merasa enjoy dan nyaman melakoni adegan adegan tersebut,&#8221;ujar Nanang yang juga wartawan Indosiar tersebut.</p>
<p>Ditempat terpisah, sutradara dan pembuat film Banyumasan Cekakak, Mamock Ngudi Utomo menilai, FTV Undangan Kuning telah membuktikan bahwa cercaan dan bahasa yang selama ini jadi olok olokan justru bisa menjadi barang mahal. &#8221; Dialek Banyumasan ternyata bisa dijual menjadi barang mahal. Mulane aja sok nyepelekna basa banyumas,&#8221; ujar Mamock yang juga produser film kartun Banyumaan di Banyumas Teve.</p>
<p>Membanjirnya sms dan telepon agar FTV Undangan Kuning ditayang ulang menjadi pemikiran pihak SCTV. Menurut sumber, film ini akan ditayang ulang pada siang hari, namun waktunya belum ditentukan (BNC/puh/gosip/irts/cit/ dan berbagai sumber)  </p>
<p>Cuplikan FTV Undangan Kuning</p>
<p><object width="504" height="378"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/sW0fx4PIhkA?version=3"></param><param name="allowFullScreen" value="true"></param><param name="allowscriptaccess" value="always"></param><embed src="http://www.youtube.com/v/sW0fx4PIhkA?version=3" type="application/x-shockwave-flash" width="504" height="378" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/10/07/rating-melejit-ftv-undangan-kuning-diminta-tayang-ulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Undangan Kuning, Sinetron Berlatar Banyumas</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/07/29/undangan-kuning-sinetron-berlatar-banyumas/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/07/29/undangan-kuning-sinetron-berlatar-banyumas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 15:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Banyumasan]]></category>
		<category><![CDATA[FTV]]></category>
		<category><![CDATA[SCTV]]></category>
		<category><![CDATA[Undangan Kuning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13562</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Belakangan banyak sinetron yang mengangkat warna daerah. Namun sinetron yang mengangkat warna Banyumas secara serius mungkin baru kali ini. Seperti sinetron yang digarap Citra Sinema sejak akhir Juli 2011 lalu. Sinetron berjudul Undangan Kuning yang bakal tayang di SCTV dalam program Sinema Wajah Indonesia FTV selain mengambil lokasi di Banyumas dan melibatkan pemain masyarakat setempat. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_13563" class="wp-caption aligncenter" style="width: 413px"><img src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/07/sinetron-a-403x270.jpg" alt="" title="sinetron a" width="403" height="270" class="size-medium wp-image-13563" /><p class="wp-caption-text">BERPOSE: Sejumlah pemain yang memperkuat sinetron Undangan Kuning, saat berpose sebelum syuting (foto:pih/BNC)</p></div><br />
BANYUMAS-Belakangan banyak sinetron yang mengangkat warna daerah. Namun sinetron yang mengangkat warna Banyumas secara serius mungkin baru kali ini. Seperti sinetron yang digarap Citra Sinema sejak akhir Juli 2011 lalu. Sinetron berjudul Undangan Kuning yang bakal tayang di SCTV dalam program Sinema Wajah Indonesia FTV selain mengambil lokasi di Banyumas dan melibatkan pemain masyarakat setempat.</p>
<p>Rupanya Dedy Mizwar, bos Citra Cinema tidak main main dalam penggarapannya. Selain memilih sutradara dan pemain yang sangat selektif, juga ekplorasi budaya Banyumas yang digarap secara serius.</p>
<p>&#8221; Kita buat film ini tidak main main meskipun hanya tayang satu jam, tetapi bukan berarti kami asal asalan,&#8221; ujar Ian Cinema, Pimpro Citra Sinema, mengutip pesan Dedy Mizwar.</p>
<p><div id="attachment_13564" class="wp-caption aligncenter" style="width: 413px"><img src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/07/sinetron-1-403x270.jpg" alt="" title="sinetron 1" width="403" height="270" class="size-medium wp-image-13564" /><p class="wp-caption-text">ANGGOTA DEWAN: Anggota DPRD Banyumas, Syamsudin beserta istri di halaman rumahnya Desa Cikawung Kecamatan Pekuncen Banyumas yang dijadikan lokasi syuitng saat berpose bersama artis yang bermain di sinetron Undangan Kuning, FTV SCTV (foto:puh/BNC)</p></div><br />
Sementara Gutheng Iku Akhin yang menyutradarai film ini mengaku sangat selektif saat melakukan casting. Dari 123 peserta casting, hanya 15 orang yang lolos. &#8221; Untuk pemain pemain utama kami ambil dari mereka yang sudah biasa kita kenal. Ini pertaruhan saya mengemban sinetron wajah yang benar benar wajah Indonesia di Banyumas, &#8221; ujar Gutheng yang alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini.</p>
<p>Selain pemain figuran yang lolos melalui casting,beberapa pemain yang memperkuat sinetron ini antara lain, Kirana Larasati, Erika, Erly, Wiwing Dirgantara, Nanang Anna Noor, Budi Rahman dan Slamet Widya.</p>
<p>&#8221; Untuk menonjolkan warna Banyumasan film ini kami suguhkan dalam warna komedi situasi. Maka kami ambil komedian seperti aktor Wiwing Dirgantara dan Nanang Anna Noor,&#8221; tambah Gutheng.</p>
<p>Film ini rencananya akan tayang pada pertengahan Agustus mendatang. &#8221; Jika tidak ada halangan antara pertengahan Agustus atau mingkin pasca lebaran. Karena selama lebaran banyak sinetron religi yang masuk,&#8221; ujar Andi, perwakilan in house SCTV (BNC/puh)  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/07/29/undangan-kuning-sinetron-berlatar-banyumas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hello Band &#8216;Dikibuli&#8217; Penggemar di Purbalingga</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/07/17/hello-band-dikibuli-penggemar-di-purbalingga/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/07/17/hello-band-dikibuli-penggemar-di-purbalingga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Jul 2011 08:19:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13535</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA-Group Hello Band dibuat kesal , pasalnya seorang penggemar yang mengaku sedang sakit kanker dan minta dijenguk ternyata bohong belaka. Alamat yang diberikan melalui sms ternyata tidak ditemukan. &#8221; Ya dak papalah, mungkin alamatnya saja yanng belum ketemu,&#8221; ujar Widy, vokalis Helo Band usai manggung di alun-alun Purbalingga, Minggu (17/07). menurut Widy, seorang warga Purbalingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_13536" class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><img src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/07/hell-ngisor-360x270.jpg" alt="" title="helll 038" width="360" height="270" class="size-medium wp-image-13536" /><p class="wp-caption-text">RAMAH: Vokalis Hello Band, Widi yang ramah saat menyapa penonton di alun alun Purbalingga, Minggu (17/07)  (Foto:nan/BNC)</p></div><br />
PURBALINGGA-Group Hello Band dibuat kesal , pasalnya seorang penggemar yang mengaku sedang sakit kanker dan minta dijenguk ternyata bohong belaka. Alamat yang diberikan melalui sms ternyata tidak ditemukan. &#8221; Ya dak papalah, mungkin alamatnya saja yanng belum ketemu,&#8221; ujar Widy, vokalis Helo Band usai manggung di alun-alun Purbalingga, Minggu (17/07).</p>
<p>menurut Widy, seorang warga Purbalingga yang mengaku  beralamat di Jalan Sarengat meminta group tersebut mampir untuk menjenguknya. Untuk memastikanya, no telp tersebut kemudian dihubungi. &#8221; Namun ternyata jawabannya ndak jelas dan alamatnya pindah bukan di situ. Indikasinya iseng ini orang, &#8221; ujar Susilo, seorang petugas yang menghubungi nomor tersebut.</p>
<p>Karena meragukan, Hello Band akhirnya memilih membatalkan kunjungan ke penelpon yang mengaku menederita sakit kanker tersebut. &#8221; Oke ndak apa apa&#8230;nyantai aja mas,&#8221; ujar Prima, bassis Hello Band saat sudah berada di mobil hendak kembali ke penginapan di Hotel Dynasti Purwokerto (BNC/nan)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/07/17/hello-band-dikibuli-penggemar-di-purbalingga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
