<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; KABAR SEDULUR</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/kabartetangga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 13:07:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Pesta ganja di tambak, sekawanan pemuda diringkus polisi</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/03/pesta-ganja-di-tambak-sekawanan-pemuda-diringkus-polisi/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/03/pesta-ganja-di-tambak-sekawanan-pemuda-diringkus-polisi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 13:07:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba; brebes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13952</guid>
		<description><![CDATA[BREBES &#8211; Sinyalemen narkoba sudah merambah desa bukan isapan jempol belaka. Kewaspadaan tinggi harus makin ditingkatkan, di mana pun Anda berada. Contoh kasus barang terlarang sudah masuk pelosok desa seperti terjadi di Desa Pulopampes, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di mana empat orang pengedar dan pemakai ganja telah diringkus oleh jajaran Satnarkoba Polres Brebes, pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BREBES &#8211; Sinyalemen narkoba sudah merambah desa bukan isapan jempol belaka. Kewaspadaan tinggi harus makin ditingkatkan, di mana pun Anda berada. Contoh kasus barang terlarang sudah masuk pelosok desa seperti terjadi di Desa Pulopampes, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di mana empat orang pengedar dan pemakai ganja telah diringkus oleh jajaran Satnarkoba Polres Brebes, pada Jumat (3/2). Mereka  tertangkap tangan saat melakukan pesta ganja di salah satu tambak di desa tersebut.</p>
<p>Sebagai tersangka pengedar adalah Sukardi (25), warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kredit barang kelilingan. Tak disangka tak dinyana, profesi kelilingan dimanfaatkan ybs untuk mengedarkan barang haram di pedesaan.  Ia rupanya sudah menjadi target operasi (TO) Satnarkoba Polres Brebes setahun terakhir. Sedangkan pemilik dan pemakai adalah  Bambang (23), Wargiman (30) dan Sutomo (27), semuanya warga Desa Grinting. Polisi mengamankan barang bukti ganja kering seberat 86,20 gram dari ke-empat tersangka.</p>
<p>Keberhasilan polisi membongkar kasus itu berawal dari informasi masyarakat,  yang menyebutkan Sutomo baru membeli ganja. &#8220;Awalnya, kami meringkus Sutomo. Dari tersangka ini, kami mendapatkan informasi terkait keberadaan Sukardi. Kami langsung mengerebek dan menangkap Sukardi bersama dua orang temennya yang sedang pesta ganja,&#8221; kata  Kasat Narkoba Polres Brebes, AKP Sapari.</p>
<p>Dijelaskan, tersangka pengedar dijerat pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun. Sedangkan tiga tersangka lainnya dijerat pasal 112 dan 127 dengan ancaman penjara 5 tahun. Keempat tersangka kini mendekam di sel tahanan. (BNC /huf)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/03/pesta-ganja-di-tambak-sekawanan-pemuda-diringkus-polisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persaingan makin ketat, karyawan BKK Brebes dibekali pelatihan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/25/persaingan-makin-ketat-karyawan-bkk-brebes-dibekali-pelatihan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/25/persaingan-makin-ketat-karyawan-bkk-brebes-dibekali-pelatihan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 00:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[bkk brebes; pelatihan pelayanan prima; puad hasan; budi setiawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13887</guid>
		<description><![CDATA[BREBES &#8211; Menghadapi persaingan industri perbankan yang makin ketat termasuk di perbankan mikro, karyawan Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Brebes dibekali pelatihan / training selama dua (2) hari, Jum&#8217;at-Sabtu (23-24/12), yang diikuti oleh 36 karyawan / petugas bagian pemasaran dana dan pinjaman, yang berasal dari 12 cabang yang tersebar di berbagai kecamatan. Pelatihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BREBES &#8211; Menghadapi persaingan industri perbankan yang makin ketat termasuk di perbankan mikro, karyawan Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Brebes dibekali pelatihan / training selama dua (2) hari, Jum&#8217;at-Sabtu (23-24/12), yang diikuti oleh 36 karyawan / petugas bagian pemasaran dana dan pinjaman, yang berasal dari 12 cabang yang tersebar di berbagai kecamatan.</p>
<p>Pelatihan meliputi materi Service Exellence (Pelayanan Prima), Selling Skill (Ketrampilan Menjual), dan Analisis Kredit Mikro. Sebagai trainer didatangkan dari praktisi perbankan yang sudah puluhan tahun berkarir di perbankan baik perbankan umum maupun mikro, yang menapak karir dari mulai sebagai marketing hingga sukses mencapai kedudukan level managerial. Mereka adalah Drs. Puad Hasan, Regional Business Process Manager salah satu bank swasta papan atas yang memberikan materi pelyanan prima dan selling skill. Sedangkan analisis kredit mikro diberikan oleh Budi Setiawan SE, yang pernah menjadi unit manager perbankan mikro dan saat ini Wapinca salah satu bank swasta papan atas di Purwokerto.</p>
<p>Masykur, direktur utama PD BKK Brebes, ketika membuka pelatihan ini mengatakan pelatihan semacam ini diperlukan untuk menambah rasa percaya diri petugas pemasaran di tengah persaingan yang makin ketat. &#8220;Saat ini banyak bank baru muncul di daerah kita, kita jangan hanya diam menjadi penonton. Kita harus percaya diri menghadapi persaingan dan pelatihan ini diharapkan bisa memotivasi dan menambah ketrampilan petugas pemasaran&#8221;, kata Masykur.</p>
<p>Metode palatihan yang diberikan oleh trainer diselingi dengan game-game yang mengandung makna sehingga suasana training berjalan segar dan peserta tidak jenuh. Solichin, salah seorang peserta dari BKK Ketanggungan mengatakan ia sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini dan menurutnya pelatihan semacam ini sangat dirasakan manfaatnya untuk menambah wawasan sekaligus motivasi petugas BKK. &#8220;Materi selling skill yang lebih menekankan pada motivasi menjual sangat baik, karena seorang petugas pemasaran itu akan sukses tergantung dari motivasi dan dream (impian) yang dimilikinya&#8221;, lanjut Solichin yang juga aktif di kegatan multi marketing.</p>
<p>PD BKK Brebes adalah hasil merger dari 12 BKK yang ada di kecamatan-kecataman di Kabupaten Brebes. Perusda yang berkegiatan di usaha simpan pinjam ini (bank mikro) sahamnya dimiliki oleh Pemkab dan Pemprov ini sebenarnya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian di daerah pedesaan, karena cabang dan kantor pelayanan berada sampai ke pelosok desa. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/25/persaingan-makin-ketat-karyawan-bkk-brebes-dibekali-pelatihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-gara kerbau, warga dua desa nyaris bentrok</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/11/30/gara-gara-kerbau-warga-dua-desa-nyaris-bentrok/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/11/30/gara-gara-kerbau-warga-dua-desa-nyaris-bentrok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 23:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13831</guid>
		<description><![CDATA[BREBES &#8211; Gara-gara kerbau liar milik warga desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Brebes yang merusak tanaman milik warga dusun Bajangan, desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah, warga kedua desa nyaris bentrok. Pada Selasa (29/11) kurang lebih 400 werga Desa Pamulihan, berjalan sejauh 3 km hendak menyerang warga Dusub Bajangan. Dalam perjalanan, tepatnya di jalur alternatif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BREBES &#8211; Gara-gara  kerbau liar milik warga  desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Brebes yang merusak tanaman milik warga dusun Bajangan, desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa  Tengah, warga kedua desa nyaris bentrok. </p>
<p>Pada Selasa (29/11) kurang lebih 400 werga Desa Pamulihan, berjalan sejauh 3 km hendak menyerang warga Dusub Bajangan. Dalam perjalanan, tepatnya di jalur alternatif Pejagan/Brebes-Prupuk/Purwokerto di ruas Desa Poncol, Kecamatan Larangan, mereka dihadang petugas dari Polres Brebes.</p>
<p>Saling dorong antara polisi dan warga pun tak terhindarkan. Warga emosional dan tidak terima atas penghadangan tersebut. Mereka terus merangsek. Upaya polisi mengimbau agar mundur melalui pengeras suara tidak dihiraukan. Polisi melucuti senjata sejumlah warga seperti golok, parang, celurit serta senjata lainnya. </p>
<p>Di jalur alternatif Pejagan Brebes &#8211; Prupuk memang banyak warga memelihara kerbau dan sapi, namun pemberian makan tidak di dalam kandang, namun &#8216;diangon&#8217; untuk merumput di lahan-lahan kosong di pinggir jalan raya. Karena jumlahnya banyak, kadang tidak terkendali dan tanaman warga menjadi korban. (BNC/al)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/11/30/gara-gara-kerbau-warga-dua-desa-nyaris-bentrok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Kantongi Identitas Pelaku Bom Solo</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/09/26/polisi-kantongi-identitas-pelaku-bom-solo/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/09/26/polisi-kantongi-identitas-pelaku-bom-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 02:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13723</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Polisi sudah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Namun untuk mempublikasikannya, polisi masih menunggu hasil tes DNA. &#8220;Dari sisi identifikasi sudah ditemukan, tapi sekali lagi kita menunggu hasil laboratorium terkait DNA itu,&#8221; kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo ditemui di Peace Keeping Center, Sentul, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA  &#8211; Polisi sudah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Namun untuk mempublikasikannya, polisi masih menunggu hasil tes DNA.</p>
<p>&#8220;Dari sisi identifikasi sudah ditemukan, tapi sekali lagi kita menunggu hasil laboratorium terkait DNA itu,&#8221; kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo ditemui di Peace Keeping Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9/2011).</p>
<p>Timur mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium si pelaku dalam waktu dekat ini diharapkan sudah bisa diketahui. &#8220;Mudah-mudahan besok sudah bisa kita sampaikan pada masyarakat siapa pelaku bom bunuh diri tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, jenazah pria pelaku bunuh diri di gereja tersebut diberangkatkan ke Jakarta pada Minggu 25 September. Identifikasi jenazah diserahkan kepada Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS).</p>
<p>Sumber yang diperoleh detikcom, pria tersebut diyakini bernama Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Ahmad Abu Daud Alias Raharjo. Pria ini telah masuk daftar buron terkait serangan bom bunuh diri di Masjid Az-Zikro, Polresta Cirebon.</p>
<p>Nama ini sebenarnya sudah tak asing di dunia terorisme. Pertengahan Juni lalu, Mabes Polri telah menyebut Ahmad Yosepa terlibat dalam pengeboman Masjid Az-Zikro, Polresta Cirebon.</p>
<p>Bom bunuh diri yang dilakukan usai kebaktian di gereja tersebut mengakibatkan sejumlah jemaat luka-luka. Bahkan, dua di antaranya luka parah sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit.</p>
<p>Apakah pria tersebut benar Ahmad Yosepa? Kita tunggu saja keterangan resmi dari Polri.(Detik.com/ken/vit) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/09/26/polisi-kantongi-identitas-pelaku-bom-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Girimarto Peringkat 9 Besar Lomba Desa Nasional</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/07/15/girimarto-peringkat-9-besar-lomba-desa-nasional/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/07/15/girimarto-peringkat-9-besar-lomba-desa-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 05:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13524</guid>
		<description><![CDATA[WONOGIRI – Desa Girimarto, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri berhasil masuk dalam peringkat 9 besar lomba desa tingkat nasional. Perwakilan dari kota Gaplek ini sebelumnya merebut juara pertama lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2011. Tentunya, prestasi ini betul-betul menjadi suatu hal yang membanggakan karena menjadi yang terbaik dalam lomba desa sekaligus menjadi indikator keberhasilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WONOGIRI – Desa Girimarto, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri berhasil masuk dalam peringkat 9 besar lomba desa tingkat nasional. Perwakilan dari kota Gaplek ini sebelumnya merebut juara pertama lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2011. Tentunya, prestasi ini betul-betul menjadi suatu hal yang membanggakan karena menjadi yang terbaik dalam lomba desa sekaligus menjadi indikator keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan juga kemasyarakatan dengan baik.<br />
“Hal ini tentunya tidak terlepas dari keseriusan dan kesungguhan segenap perangkat desanya dalam melakukan kegiatan administratif dan pemerintahan, juga greget seluruh warga masyarakat dalam melaksanakan berbagai sendi kehidupan, sehingga berhak mewakili Propinsi Jawa Tengah dalam lomba desa tingkat nasional,” kata Bupati Wonogiri di sela-sela menerima  kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Nasional di balai desa Girimarto, Rabu (13/7).<br />
Bupati menambahkan bahwa hasil yang ingin dicapai setiap peserta dalam suatu perlombaan adalah kemenangan. Namun demikian, hal tersebut bukanlah menjadi tujuan utama. “Karena dari setiap pelaksanaan tugas sebagai abdi masyarakat, esensinya dari setiap pelaksanaan tugas adalah terwujudnya pelayanan prima di berbagai bidang bagi setiap anggota masyarakat. Mampu mewakili Propinsi Jawa Tengah untuk menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan lomba desa tingkat nasional pada tahun 2011 ini saja sudah merupakan suatu prestasi yang membanggakan.”.<br />
Sementara ketua tim penilai lomba desa tingat nasional DR. Elvin Ilyas Nainggolan, M.Si mengatakan bahwa masuknya desa Girimarto menjadi nominasi 9 besar tingkat nasional ini menyisihkan lebih dari 70 ribu Desa/Kelurahan yang ada di Indonesia. Ia berpesan bahwa menang kalah ataupun juara dan tidak dalam ajang kompetisi nasional ini hendaknya tidak dijadikan prioritas. Sebab utamanya adalah bagaimana pemerintah memberikan layanan yang bermanfaat pada masyarakat.<br />
“Kedatangan kami ini untuk melihat kondisi riil di lapangan dan melakukan klarifikasi. Bagaimana data administratif yang sudah masuk pada kami, selanjutnya disinkronisasi dan diklarifikasi, apa benar data yang masuk itu sama dengan kenyataannya. Baru setelah itu akan masuk tahap selanjutnya yaitu babak 6 besar tingkat nasional,” katanya.<br />
Ditambahkan bahwa indikator yang menjadi bidang penilaian mencakup Pendidikan Masyarakat; Kesehatan Masyarakat; Ekonomi Masyarakat; Keamanan dan Ketertiban; Partisipasi Masyarakat; Pemerintahan; Lembaga Masyarakat; dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Selainjutnya tim juri melakukan penilaian di beberapa objek, antara lain koperasi RT, home industri, pembuatan kerajinan, serta menilai kearifan lokal dan keunikan budaya yang dimiliki masyarakatnya. (BNC/est-wngri) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/07/15/girimarto-peringkat-9-besar-lomba-desa-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Takut Hadapi Nazaruddin</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/07/15/pemerintah-takut-hadapi-nazaruddin/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/07/15/pemerintah-takut-hadapi-nazaruddin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 04:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13508</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr A Syafii Ma&#8217;arif menilai, pemerintah seperti takut terhadap Nazaruddin, buron kasus korupsi wisma atlet Sea Games 2011. Ketakutan itu karena banyak pejabat dan tokoh dari Partai Demokrat yang terlibat maupun menikmati hasil korupsi itu. &#8220;Kalau saja pemerintah berani, kasus Nazaruddin tak akan berkembang menjadi seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr A Syafii Ma&#8217;arif menilai, pemerintah seperti takut terhadap Nazaruddin, buron kasus korupsi wisma atlet Sea Games 2011. Ketakutan itu karena banyak pejabat dan tokoh dari Partai Demokrat yang terlibat maupun menikmati hasil korupsi itu. </p>
<p>&#8220;Kalau saja pemerintah berani, kasus Nazaruddin tak akan berkembang menjadi seperti sekarang ini,&#8221; ungkap Buya Syafii, di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), usai menghadiri peresmian &#8216;JK School of Government&#8217;. Kamis (14/7). </p>
<p>Nazaruddin telah ditetapkan sebagai tersangka dan kabur ke luar negeri sehari menjelang dicekal. Ia semula kabur ke Singapura pada Senin (23/5). Namun dari Singapura jejaknya lenyap dan kini belum diketahui di negara mana ia bersembunyi dari incaran KPK.</p>
<p>Syafii menyatakan, Nazaruddin telah bersumpah di Singapura tentang siapa saja yang menerima uang yang ia korupsi. Hal itu menakutkan para pihak yang terlibat dan menikmati hasil korupsi dia karena Nazaruddin mengancam akan membongkar semua nama yang terlibat jika suatu saat ditangkap penegak hukum.</p>
<p>&#8220;Jadi, kasus ini sebetulnya nggak sulit. Masalahnya, berani atau nggak,&#8221; kata Syafii. </p>
<p><strong>Parpol Benteng Koruptor</strong><br />
Sementara itu mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyatakan, partai politik jangan sampai dijadikan benteng bagi kader partainya yang melakukan korupsi.</p>
<p>Kalla menyontohkan saat dirinya memimpin Golkar, kader Golkar yang terlibat korupsi sejak awal harus diberhentikan dari kepengurusan dan didorong untuk diporoses hukum. Sikap tegas partai sangat penting karena partai harus bisa menjaga kepercayaan konstituen dan rakyatnya. Jangan sampai partai menjadi benteng para kadernya yang terlibat korupsi.</p>
<p>Menyinggung efektivitas kerja KPK dan Polri dalam menegakkan kasus suap wisma atlet, Kalla menyatakan, tergantung seberapa cepat mereka bisa menangkap dan memproses hukum Nazaruddin. Dari segi anggaran, nilai proyek sudah relatif kecil nilainya, jika makin dikurangi dengan success fee untuk keperluan pihak-pihak yang berjasa, maka nilai anggaran pelaksanaan projek makin mengecil.</p>
<p>Tindakan Nazaruddin, kata Kalla, sangat membahayakan anggaran negara dan citra partai. Karena itu semakin cepat kasus itu diproses, akan semakin bagus pengaruhnya bagi kepemimpinan bangsa,&#8221; kata Kalla. (BNC/tg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/07/15/pemerintah-takut-hadapi-nazaruddin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman SNMPTN Sudah Bisa Dilihat Mulai 17 Mei</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/05/18/pengumuman-snmptn-sudah-bisa-dilihat-mulai-17-mei/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/05/18/pengumuman-snmptn-sudah-bisa-dilihat-mulai-17-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 May 2011 02:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13447</guid>
		<description><![CDATA[BANDUNG-Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 jalur undangan sudah bisa diakses di laman http://undangan.snmptn.ac.id mulai Selasa (17/5) pukul 19.00 WIB. Pengumuman dilakukan lebih cepat dari jadwal semula, yaitu Rabu (18/5) pukul 00.00 WIB. Para peserta yang sudah mendaftar SNMPTN jalur undangan harap mewaspadai berbagai macam bentuk penipuan. Menurut dia, pengumuman hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANDUNG-Pengumuman hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011 jalur undangan sudah bisa diakses di laman http://undangan.snmptn.ac.id mulai Selasa (17/5) pukul 19.00 WIB. Pengumuman dilakukan lebih cepat dari jadwal semula, yaitu Rabu (18/5) pukul 00.00 WIB.</p>
<p>Para peserta yang sudah mendaftar SNMPTN jalur undangan harap mewaspadai berbagai macam bentuk penipuan. Menurut dia, pengumuman hanya dilakukan melalui laman http://undangan.snmptn.ac.id, tidak melalui telfon, pos-el, atau surat ke rumah. </p>
<p>&#8220;Jika ada yang menghubungi dan mengaku panitia, sebaiknya diabaikan saja. Apalagi jika yang bersangkutan meminta uang dengan alasan biaya registrasi,&#8221; ujar Anggota Panitia Pusat SNMPTN sekaligus Koordinator Jalur Undangan Yoni Kusmaryono.</p>
<p>Registrasi bagi siswa pelamar yang lulus seleksi jalur undangan akan dilakukan pada 31 Mei dan/atau 1 Juni 2011 di masing-masing PTN siswa tersebut diterima (puh/pr/snmptn)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/05/18/pengumuman-snmptn-sudah-bisa-dilihat-mulai-17-mei/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belum ada solusi atasi amblesnya jalan Ciregol</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/24/belum-ada-solusi-atasi-amblesnya-jalan-ciregol/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/24/belum-ada-solusi-atasi-amblesnya-jalan-ciregol/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Mar 2011 22:41:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[ciregol; brebes; jalan nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13164</guid>
		<description><![CDATA[TONJONG &#8211; Hingga saat ini belum ditemukan solusi untuk mengatasi amblesnya jalan nasional di Ciregol, Kutamendala, Tonjong Brebes Jateng. Jalan vital yang menghubungkan antar  kabupaten di Jawa Tengah bagian barat  dan akses &#8216;perpindahan&#8217; dari pantura  ke selatan Jawa  Tengah ini masih belumada tanda-tanda segera akan diperbaiki. Ir Edi Sutarno ST, Kepala Satuan Kerja Jalan Nasional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TONJONG &#8211; Hingga saat ini belum ditemukan solusi untuk mengatasi amblesnya jalan nasional di Ciregol, Kutamendala, Tonjong Brebes Jateng. Jalan vital yang menghubungkan antar  kabupaten di Jawa Tengah bagian barat  dan akses &#8216;perpindahan&#8217; dari pantura  ke selatan Jawa  Tengah ini masih belumada tanda-tanda segera akan diperbaiki. Ir Edi Sutarno ST, Kepala Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah  I saat meninjau jalan tanjakan menikung, Rabu (23/03) mengatakan saat ini yang dilakukan baru penanganan darurat. &#8220;Solusi yang tepat belum ada&#8221;, katanya.</p>
<p>Sebagaimana diberitaka sebelumnya, jalan nasional di tanjakan Ciregol, Kutamendala, Tonjong ambles mengganggu lalu lintas Tegal &#8211; Purwokerto. Penanganan yang ada selama ini hanya darurat, dan penangananan secara permanen masih dalam kajian. Menurut Edi Sutarno beberapa alternatif masih dalam kajian mempertimbangkan topografi dan kondisi tanah di jalur tersebut. &#8220;Kalau alternatif yang ada tidak bisa dilakukan, mungkin bisa direlokasi&#8221;, imbuhnya.</p>
<p>Salah satu alternatif adalah membangun fly over &#8216;mengatasi&#8217; labilnya tanah di Ciregol. Namun tentu membutuhkan anggaran yang besar. Karenanya pemkab Brebes diminta pro aktif mengupayakan solusi dengan pemerintah pusat. Hal ini disampaikan A Fikri Fakih, anggota DPRD Jawa Tengah saat mengikuti peninjauan lokasi. &#8220;Karena sekalipun ini jalan nasional, imbasnya juga kepada warga di daerah&#8221;, kata politisi PKS asal Slawi ini. (BNC/puh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/24/belum-ada-solusi-atasi-amblesnya-jalan-ciregol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Berangkatkan Pelanggan Ibadah Umroh</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/11/telkomsel-berangkatkan-pelanggan-ibadah-umroh/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/11/telkomsel-berangkatkan-pelanggan-ibadah-umroh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 11:54:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13094</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Telkomsel kembali memberangkatkan 5 orang pelanggannya untuk menunaikan ibadah umroh,  dimana 4 orang berasal dari Kota Jogja sebagai apresiasi bagi pelanggan Telkomsel yang melakukan aktivasi NSP &#8220;ke Jogja Kembali&#8221; ciptaan Prof. Dr. Din Syamsudin dan mengunduh konten informasi Muhammadiyah selama periode 1 Juni &#8211; 31 Desember 2010. Para pemenang ini akan berangkat selama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13095" class="wp-caption aligncenter" style="width: 415px"><img class="size-medium wp-image-13095" title="Telkomsel2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/03/Telkomsel2-405x270.jpg" alt="" width="405" height="270" /><p class="wp-caption-text">IBADAH UMROH--Manager Branch Jogja Telkomsel-Iqbal Ardiansyah, menyerahkan buku panduan umrah kepada salah satu pelanggan dari komunitas Muhammadiyah yang mendapatkan kesempatan untuk ibadah umrah bersama Telkomsel. Telkomsel memberangkatkan pelanggannya yang mengaktifkan NSP dan konten Muhammadiyah periode Juni-Desember 2010, dimana program ini sebagai apresiasi Telkomsel kepada pelanggannya yang tergabung kedalam Komunitas Muhammadiyah Telkomsel.(ist)</p></div>
<p>Yogyakarta &#8211; Telkomsel  kembali memberangkatkan 5 orang pelanggannya untuk menunaikan ibadah  umroh,  dimana 4 orang berasal dari Kota Jogja sebagai apresiasi bagi  pelanggan Telkomsel yang melakukan aktivasi NSP &#8220;ke Jogja Kembali&#8221;  ciptaan Prof. Dr. Din Syamsudin dan mengunduh konten informasi Muhammadiyah selama periode 1 Juni &#8211; 31 Desember 2010.<br />
Para pemenang ini akan berangkat selama 10 hari dimana seluruh biaya  transportasi, akomodasi, asuransi, bantuan pembuatan paspor akan  ditanggung sepenuhnya oleh Telkomsel serta uang tunai senilai 1200 real  untuk uang saku selama perjalanan umroh di tanah suci.<br />
Manager  Branch Jogja Telkomsel &#8211; Iqbal Ardiansyah di kantornya, Jumat (11/3)  mengatakan, pemanfaatan teknologi, khususnya selular telah membawa  pada  sebuah  tingkatan baru dalam aksesibilitas informasi rohani maupun keagamaan.  Untuk itu melalui layanannya, Telkomsel menghadirkan kemanfaatan bagi  umat beragama di Indonesia, khususnya dalam hal ini umat Islam di  Indonesia, salah satunya lewat program konten Muhammadiyah ini.<br />
Program Ibadah Umroh ini merupakan bagian dari program Telkomsel  Ibadah, yakni kepedulian terhadap umat beragama, di mana Telkomsel juga  menghadirkan beragam layanan konten rohani melalui SMS dan NSP (Nada  Sambung Pribadi).<br />
Selain program ini ada pula program serupa bagi  pemeluk agama lain, seperti Kuis Tirta Yatra bagi umat Hindu, Dharma  Widya (Budha), dan Christmas Bible (Kristen). Selain SMS Rohani,  Telkomsel juga secara nyata melakukan bentuk layanan kepedulian lain  terhadap seluruh umat beragama di Indonesia, seperti SMS Rohani Aa Gym,  Ustad Jeffry, Pendeta Gilbert Lumoindong, Bikhu Sumanggalos, dan lain-lain, serta tersedia juga NSP  lagu-lagu rohani dan tausiyah yang dapat di-download melalui akses NSP *121# langsung dari ponsel.(*/prs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/11/telkomsel-berangkatkan-pelanggan-ibadah-umroh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>93 Persen Penderita HIV/AIDS Lelaki Hidung Belang</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/08/93-persen-penderita-hivaids-lelaki-hidung-belang/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/08/93-persen-penderita-hivaids-lelaki-hidung-belang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2011 13:41:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13059</guid>
		<description><![CDATA[Purworejo – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat, penderita HIV-AIDS se Provinsi Jateng hingga akhir 2010 mencapai 3.362 orang. Dari jumlah ini terinci penderita HIV sebanyak 1.891 dan penderita AIDS 1.471. ”Dari jumlah penderita HIV/AIDS, sebanyak  93 persen mayoritas merupakan lelaki hidung belang yang sering melakukan aktivitas seks tidak sehat dengan PSK,&#8221; kata Kasi Pengendalian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Purworejo </strong> – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat, penderita HIV-AIDS se Provinsi Jateng hingga akhir 2010 mencapai 3.362 orang. Dari jumlah ini terinci penderita HIV sebanyak 1.891 dan penderita AIDS 1.471.</p>
<p>”Dari jumlah penderita HIV/AIDS, sebanyak  93 persen mayoritas merupakan lelaki hidung belang yang sering melakukan aktivitas seks tidak sehat dengan PSK,&#8221; kata Kasi Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi Jawa Tengah, dr Puji Lestari, disela-sela sosialisasi HIV/AIDS di RSUD Saras Husada Purworejo, selasa (8/3).</p>
<p>Disebutkan Puji, dari total keseluruhan penderita HIV/AIDS, sekitar 32,56 % merupakan usia produktif, usia antara 29 hingga 35 tahun. Penyebab tertular penyakit ini, 74,98 % karena heterosex atau aktifitas seks yang tidak sehat.  ”Jika dilihat dari profesi pekerjaan, penderita HIV-AIDS di Provinsi Jawa Tengah mayoritas wiraswasta,” kata Puji sembari menambahkan pola penanganan HIV/AIDS telah diatur dalam Perda Nomor 5 tahun 2009 tentang Penanganan dan Rehabilitasi HIV/AIDS.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Purworejo, Suhar mengungkapkan, penderita HIV- AIDS di Purworejo mengalami peningkatan dua kali lipat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Hingga bulan Februari 2011 jumlah pasien HIV-AIDS sudah ada tiga orang. &#8220;Pada 2010 penderita HIV-AIDS di Purworejo ada 15 orang,” kata Suhar yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Purworejo. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/08/93-persen-penderita-hivaids-lelaki-hidung-belang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
