<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; KABAR SEDULUR</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/kabartetangga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 07:35:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Jelang long weekend, terjadi antrian panjang di Ciregol</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/22/jelang-long-weekend-terjadi-antrian-panjang-di-ciregol/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/22/jelang-long-weekend-terjadi-antrian-panjang-di-ciregol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 16:56:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[ciregol; bumiayu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14108</guid>
		<description><![CDATA[BUMIAYU (BNC) – Antrian panjang kendaraan yang akan melewati tanjakan Ciregol, desa Kutamendala, Kec Tonjong, Kab Brebes, Jawa Tengah terjadi sejak Kamis sore (22/03). Hingga berita ini diturunkan (pukul 23.45 wib) antrian semakin panjang hingga pintu kereta (klonengan) di desa Kutamendala, sedangkan kendaraan dari arah Purwokerto antrian mencapai Karangjati, Tonjong. Kemacetan panjang ini dipicu oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14109" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14109" title="truk besar nekad" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/truk-besar-nekad-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Truk besar nekad melewati Ciregol</p></div>
<p>BUMIAYU (BNC) – Antrian panjang kendaraan yang akan melewati tanjakan Ciregol, desa Kutamendala, Kec Tonjong, Kab Brebes, Jawa Tengah terjadi sejak Kamis sore (22/03). Hingga berita ini diturunkan (pukul 23.45 wib) antrian semakin panjang hingga pintu kereta (klonengan) di desa Kutamendala, sedangkan kendaraan dari arah Purwokerto antrian mencapai Karangjati, Tonjong. Kemacetan panjang ini dipicu oleh bus-bus besar dan truk yang ‘memaksa’ melewati jalur penghubung pantai utara dan Jateng selatan ini, dimana sekalipun sudah ada petugas yang menyaring kendaraan, namun mereka nekad melewati jalur yang amblas sejak Selasa malam (06/03) lalu.</p>
<p>Kemacetan diperparah dengan libur panjang (long weekend) 3 hari sejak Jum’at (22/03) menyambut hari raya Nyepi hingga Minggu sehingga banyak arus kendaraan ‘mudik’ dari Jakarta. Andy (35), warga Purwokerto, yang Kamis malam ini berkendara dari Slawi ke Purwokerto terpaksa harus melewati jalan alternatif Kutamendala, Karangjongkeng, Purwodadi, Linggapura. “Karena saya tidak hafal jalan ini, daripada tersesat saya meminta pengawalan dari tukang ojek dengan membayar lima belas ribu”, kata Andy kepada BNC melalui telepon</p>
<p>Pengamatan BNC, situasi pada Kamis sore sekitar pukul 17.30 secara bergantian kendaraan dari arah Purwokerto dan dari arah Tegal masih tidak terlalu lama, waktu tunggu sekitar 15 menit untuk ‘menaklukan’ tanjakan itu, namun semakin malam antrian semakin panjang  dan waktu tunggu untuk melewati otomartis makin panjang. Kendaraan kecil kemudian mengambil rute alternatif, namun di malam hari mereka banyak yang ragu dan takut ‘kesasar’ karena penerangan yang  minim, gelap, dan kondisi jalan rusak di sana-sini. Hal ini dimanfaatkan oleh para tukang ojek untuk menawarkan jasa pengantaran, seperti dialami oleh Andy.</p>
<p>Kondisi tanjakan yang ambles sangat berbahaya dan rawan kecelakaan. Pada Selasa lalu (20/3) sebuah truk tangki AD-1507-VF saat menaiki tanjakan mesin mati. Truk bermuatan kecap tersebut langsung ‘mbrosot’ berjalan mundur namun untungnya bodi truk tertahan alat berat, truk tangki pun tidak menabrak kendaraan di belakangnya. Apalagi bila terjadi hujan, maka arugan pasir di tanjakan yang ambles menjadi licin dan rawan terjadi ‘selip’.</p>
<p>Sebenarnya pemerintah melalui Dinas Kominfo Kabupaten Brebes sudah mengumumkan kepada media, termasuk iklan di radio-radio lokal, agar bus besar dan truk tidak melewati jalan tersebut demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Namun dengan pertimbangan efisiensi, dan mengetahui kendaraan besar bisa lewat, mereka tetap nekad melewati Ciregol. (BNC/ist)</p>
<div id="attachment_14111" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14111" title="Kamis sore masih lancar" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/Kamis-sore-masih-lancar-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Tangki yang &#39;mogok&#39; dan truk besar yang &#39;nekad&#39;</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/22/jelang-long-weekend-terjadi-antrian-panjang-di-ciregol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciregol belum normal, jalur kendaraan besar dialihkan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/14/ciregol-belum-normal-jalur-kendaraan-besar-dialihkan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/14/ciregol-belum-normal-jalur-kendaraan-besar-dialihkan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 23:55:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[ciregol; pantura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14077</guid>
		<description><![CDATA[BUMIAYU (BNC) -  Jalur nasional yang menghubungkan Tegal – Purwokerto hingga kini (13/03) belum normal, menyusul belum diperbaikinya kondisi jalan yang amblas di Ciregol, Desa Kutamendala, Kec Tonjong, Kab Brebes, Jawa Tengah pada Selasa malam (06/03) lalu. Pantauan BanyumasNews.com (BNC) pada Senin (12/03), praktis tidak ada kendaraan roda empat  yang melintas. Kendaraan pribadi dan bus  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14078" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14078" title="ciregol" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/ciregol-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Ciregol amblas</p></div>
<p>BUMIAYU (BNC) -  Jalur nasional yang menghubungkan Tegal – Purwokerto hingga kini (13/03) belum normal, menyusul belum diperbaikinya kondisi jalan yang amblas di Ciregol, Desa Kutamendala, Kec Tonjong, Kab Brebes, Jawa Tengah pada Selasa malam (06/03) lalu. Pantauan BanyumasNews.com (BNC) pada Senin (12/03), praktis tidak ada kendaraan roda empat  yang melintas. Kendaraan pribadi dan bus  tiga perempat dari Tegal ke Purwokerto dan sebaliknya dialihkan ke jalur alternative Linggapura – Purwodadi – Karangjongkeng – Kutamendala.</p>
<p>Melintasi jalur altternatif ini pengendara harus hati-hati, karena jalan sempit dengan luas 3-4 meter, dan banyak tikungan tajam serta lobang di sana-sini. Kalau berpapasan mesti ada yang mengalah. “Jangan lupa siapkan juga uang receh untuk ‘pak ogah’ yang ikut membantu kelancaran lalu lintas di jalur pedesaan itu”, kata Muhaimin (47), warga  Tonjong , yang hampir setiap hari harus ‘bolak-balik’ Tonjong – Tegal.</p>
<p>Kendaraan besar (truk dan bus besar)  bahkan harus menghindari jalur Tegal Purwokerto ini, karena melalui jalur alternative sekalipun tidak akan bisa melintas. Karena itu bus dan truk dari arah Jakarta menuju Yogyajarta jalurnya dialihkan melalui jalur  Pantura (Brebes – Semarang), dimana pos pertingatan sudah dilakukan sejak pintu exit  tol Kanci – Pejagan. Demikian pula kendaraan besar dari arah Purwokerto  / Yogyakarta menuju Jakarta dialihkan lewat jalur  selatan (Wangon – Majenang – Banjarpatroman).</p>
<p>Beberapa bus besar pariwisata terpaksa harus memutar  balik di Bumiayu kembali ke arah Ajibarang/Purwokerto pada Senin (12/03) kemarin, karena belum mengetahui kerusakan di Ciregol. Di perempatan Ajibarang sebenarnya sudah ada peringatan, namun mungkin tidak terlihat  jelas.  (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/14/ciregol-belum-normal-jalur-kendaraan-besar-dialihkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Impor Buah Indonesia Lampaui Ambang Batas, Wamentan Salahkan Konsumen</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/26/impor-buah-indonesia-lampaui-ambang-batas-wamentan-salahkan-konsumen/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/26/impor-buah-indonesia-lampaui-ambang-batas-wamentan-salahkan-konsumen/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2012 12:01:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14045</guid>
		<description><![CDATA[Temanggung, BNC – Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan menyatakan, volume impor buah-buahan dan sayur sudah melampaui ambang batas. Nilai impor produk holtikultura tersebut empat kali lebih besar dari nilai ekspornya. “Nilai impor buah saja sudah mencapai 700 juta dollar. Ini tentu ada sesuatu yang salah. Kalau konsekuensi ada ekspor impor itu karena pasar global. Yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-14046" title="Wamentan di festifal Soropadan" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/02/Wamentan-di-festifal-Soropadan-360x270.jpg" alt="" width="360" height="270" /></p>
<p>Temanggung, BNC – Wakil Menteri Pertanian, Rusman Heriawan menyatakan, volume impor buah-buahan dan sayur sudah melampaui ambang batas. Nilai impor produk holtikultura tersebut empat kali lebih besar dari nilai ekspornya.</p>
<p>“Nilai impor buah saja sudah mencapai 700 juta dollar. Ini tentu ada sesuatu yang salah. Kalau konsekuensi ada ekspor impor itu karena pasar global. Yang salah dalam hal ini adalah konsumen kita sendiri, yang masih banyak mengkonsumsi buah dan sayur impor. Petani kita juga masih lemah dalam menghasilkan buah dan sayur yang berkualitas,&#8221; kata Heriawan disela-sela menyaksikan Festival Holtikultura di Agro Centre Soropadan Temanggung, (Jateng), Kamis (23/02/2012).</p>
<p>Festival buah-buahan dan sayuran yang memamerkan berbagai hasil pertanian petani dengan kualitas terbaik di Jateng ini dikemas sebagai percontohan untuk bersaing dengan buah dan sayur impor.</p>
<p>Heriawan menambahkan, dalam road show Kementerian Pertanian untuk mengetahui seberapa besar penyebaran buah impor yang ada, pihaknya menemukan banyak sekali buah impor yang dikemas sedemikian rupa sehingga lebih menarik. Contohnya, dalam penerbangan Thai Airland Indonesia ke Bangkok, penumpang pesawat disuguhi buah salak yang bersih dan bentuknya bulat dan dilabeli tulisan Product of Thailand. &#8220;Ternyata setelah dimakan, kok ya asem. Padahal di Indonesia salaknya malah manis dan lebih enak,&#8221; ungkapnya. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/26/impor-buah-indonesia-lampaui-ambang-batas-wamentan-salahkan-konsumen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sinar Jaya masuk jurang, diduga karena kecerobohan sopir</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/06/sinar-jaya-masuk-jurang-diduga-karena-kecerobohan-sopir/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/06/sinar-jaya-masuk-jurang-diduga-karena-kecerobohan-sopir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 15:57:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13969</guid>
		<description><![CDATA[BUMIAYU &#8211; Kecelakaan PO bus Sinar Jaya Nopol B 7837 XA yang melaju dari arah Jakarta menuju Purwokerto, pada Sabtu malam (04/02) sekitar pukul 19.00 wib, yang masuk ke dalam jurang sedalam 6 meter di tikungan Rancakalong ruas jalan lingkar Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  diduga akibat  kecerobohan sopir. Duigaan itu berdasarkan hasil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BUMIAYU &#8211; Kecelakaan PO bus Sinar Jaya Nopol B 7837 XA yang melaju dari arah Jakarta menuju Purwokerto, pada Sabtu malam (04/02) sekitar pukul 19.00 wib, yang masuk ke dalam jurang sedalam 6 meter di tikungan Rancakalong ruas jalan lingkar Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,  diduga akibat  kecerobohan sopir.</p>
<p>Duigaan itu berdasarkan hasil pengecekan kondisi bus, yang disampaikan petugas Uji Kir Dishubkominfo Kabupaten Brebes, Bambang S, di Bumiayu Senin (06/02). Kondisi rem bus dalam keadaan bagus, demikian pula kondisi  kemudi, ban, velg, suspensi, rangka bodi, peralatan, dan sistem penerangan.</p>
<p>Dalam pengecekan yang dilakukan di halaman Mapolsek Paguyangan itu, ikut menyaksikan Kaposlantas Bumiayu Aipda Sri Gijanto. “Kondisi rem bagus. Tidak ada permasalahan mesin maupun fisik bus,&#8221; kata Bambang.</p>
<p>&#8220;Kecelakaan bisa terjadi akibat kelalaian sopir, dalam hal ini misalnya tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas, medan jalan dan cuaca. Tapi ini baru sebatas dugaan kami berdasarkan pengecekan fisik kendaraan. Untuk memastikan penyebab kecelakaan harus dilakukan penyelidikan secara menyeluruh,” ujarnya menegaskan.</p>
<p>Pengecekan juga dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP), tikungan Rancakalong. Petugas tidak menemukan bekas rem pada lapisan aspal di sekitar lokasi kejadian. Mungkin saja bus tidak melakukan pengereman, atau melakukan pengereman tapi bekasnya hilang karena pada saat kejadian turun hujan.</p>
<p>Bodi bus AC Ekonomi jurusan Jakarta-Purwokerto itu mengalami kerusakan yang cukup parah. Adapun seluruh korban masih menjalani perawatan di RSU Margono dan RS Orthopedi Purwokerto.</p>
<p>Dalam kecelakaan tunggal tersebut, setidaknya ada 15 korban yang mengalami luka-luka berat dan ringan dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit setempat. &#8220;Ada 15 korban yang dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Purwokerto. Sebanyak 6 orang di antaranya luka parah termasuk sopir bus (Subandi) yang mengalami patah pada kaki,&#8221; kata Briptu Agus Wijayanto, petugas Polantas Bumiayu.</p>
<p>Menurut Parjo, pengurus bus Sinar Jaya wilayah Bumiayu, bus tersebut sebenarnya bukan jurusan Jakarta-Purwokerto namun jurusan Jakarta-Pekalongan. Sopir bus baru pertama kali mengantarkan penumpang ke arah Purwokerto melalui jalur Bumiayu, sehingga sopir tidak menguasai jalan. &#8220;Bus tersebut seharusnya menuju Pekalongan. Tapi karena ada penumpang yang turun di Purwokerto sehingga sopir membawa kendaraan tersebut ke arah Purwokerto melalui Bumiayu. Di duga sopir tidak menguasai jalan, jadi baru masuk jalan lingkar sekitar 100 meter, sopir tidak menguasai jalan dan selip lalu masuk jurang,&#8221; kata Parjo.</p>
<p>Akibat peristiwa tersebut, lalu lintas arah Tegal-Purwokerto sempat tersendat beberapa saat. Bangkai bus Sinar Jaya, Minggu (05/02) siang sudah dapat di evakuasi dari dasar jurang sedalam 6 meter di tikungan Rancakalong itu. (BNC/nan)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/06/sinar-jaya-masuk-jurang-diduga-karena-kecerobohan-sopir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta ganja di tambak, sekawanan pemuda diringkus polisi</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/02/03/pesta-ganja-di-tambak-sekawanan-pemuda-diringkus-polisi/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/02/03/pesta-ganja-di-tambak-sekawanan-pemuda-diringkus-polisi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 13:07:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba; brebes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13952</guid>
		<description><![CDATA[BREBES &#8211; Sinyalemen narkoba sudah merambah desa bukan isapan jempol belaka. Kewaspadaan tinggi harus makin ditingkatkan, di mana pun Anda berada. Contoh kasus barang terlarang sudah masuk pelosok desa seperti terjadi di Desa Pulopampes, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di mana empat orang pengedar dan pemakai ganja telah diringkus oleh jajaran Satnarkoba Polres Brebes, pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BREBES &#8211; Sinyalemen narkoba sudah merambah desa bukan isapan jempol belaka. Kewaspadaan tinggi harus makin ditingkatkan, di mana pun Anda berada. Contoh kasus barang terlarang sudah masuk pelosok desa seperti terjadi di Desa Pulopampes, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, di mana empat orang pengedar dan pemakai ganja telah diringkus oleh jajaran Satnarkoba Polres Brebes, pada Jumat (3/2). Mereka  tertangkap tangan saat melakukan pesta ganja di salah satu tambak di desa tersebut.</p>
<p>Sebagai tersangka pengedar adalah Sukardi (25), warga Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kredit barang kelilingan. Tak disangka tak dinyana, profesi kelilingan dimanfaatkan ybs untuk mengedarkan barang haram di pedesaan.  Ia rupanya sudah menjadi target operasi (TO) Satnarkoba Polres Brebes setahun terakhir. Sedangkan pemilik dan pemakai adalah  Bambang (23), Wargiman (30) dan Sutomo (27), semuanya warga Desa Grinting. Polisi mengamankan barang bukti ganja kering seberat 86,20 gram dari ke-empat tersangka.</p>
<p>Keberhasilan polisi membongkar kasus itu berawal dari informasi masyarakat,  yang menyebutkan Sutomo baru membeli ganja. &#8220;Awalnya, kami meringkus Sutomo. Dari tersangka ini, kami mendapatkan informasi terkait keberadaan Sukardi. Kami langsung mengerebek dan menangkap Sukardi bersama dua orang temennya yang sedang pesta ganja,&#8221; kata  Kasat Narkoba Polres Brebes, AKP Sapari.</p>
<p>Dijelaskan, tersangka pengedar dijerat pasal 114 UU Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 10 tahun. Sedangkan tiga tersangka lainnya dijerat pasal 112 dan 127 dengan ancaman penjara 5 tahun. Keempat tersangka kini mendekam di sel tahanan. (BNC /huf)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/02/03/pesta-ganja-di-tambak-sekawanan-pemuda-diringkus-polisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Persaingan makin ketat, karyawan BKK Brebes dibekali pelatihan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/25/persaingan-makin-ketat-karyawan-bkk-brebes-dibekali-pelatihan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/25/persaingan-makin-ketat-karyawan-bkk-brebes-dibekali-pelatihan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 00:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[bkk brebes; pelatihan pelayanan prima; puad hasan; budi setiawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13887</guid>
		<description><![CDATA[BREBES &#8211; Menghadapi persaingan industri perbankan yang makin ketat termasuk di perbankan mikro, karyawan Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Brebes dibekali pelatihan / training selama dua (2) hari, Jum&#8217;at-Sabtu (23-24/12), yang diikuti oleh 36 karyawan / petugas bagian pemasaran dana dan pinjaman, yang berasal dari 12 cabang yang tersebar di berbagai kecamatan. Pelatihan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BREBES &#8211; Menghadapi persaingan industri perbankan yang makin ketat termasuk di perbankan mikro, karyawan Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Brebes dibekali pelatihan / training selama dua (2) hari, Jum&#8217;at-Sabtu (23-24/12), yang diikuti oleh 36 karyawan / petugas bagian pemasaran dana dan pinjaman, yang berasal dari 12 cabang yang tersebar di berbagai kecamatan.</p>
<p>Pelatihan meliputi materi Service Exellence (Pelayanan Prima), Selling Skill (Ketrampilan Menjual), dan Analisis Kredit Mikro. Sebagai trainer didatangkan dari praktisi perbankan yang sudah puluhan tahun berkarir di perbankan baik perbankan umum maupun mikro, yang menapak karir dari mulai sebagai marketing hingga sukses mencapai kedudukan level managerial. Mereka adalah Drs. Puad Hasan, Regional Business Process Manager salah satu bank swasta papan atas yang memberikan materi pelyanan prima dan selling skill. Sedangkan analisis kredit mikro diberikan oleh Budi Setiawan SE, yang pernah menjadi unit manager perbankan mikro dan saat ini Wapinca salah satu bank swasta papan atas di Purwokerto.</p>
<p>Masykur, direktur utama PD BKK Brebes, ketika membuka pelatihan ini mengatakan pelatihan semacam ini diperlukan untuk menambah rasa percaya diri petugas pemasaran di tengah persaingan yang makin ketat. &#8220;Saat ini banyak bank baru muncul di daerah kita, kita jangan hanya diam menjadi penonton. Kita harus percaya diri menghadapi persaingan dan pelatihan ini diharapkan bisa memotivasi dan menambah ketrampilan petugas pemasaran&#8221;, kata Masykur.</p>
<p>Metode palatihan yang diberikan oleh trainer diselingi dengan game-game yang mengandung makna sehingga suasana training berjalan segar dan peserta tidak jenuh. Solichin, salah seorang peserta dari BKK Ketanggungan mengatakan ia sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini dan menurutnya pelatihan semacam ini sangat dirasakan manfaatnya untuk menambah wawasan sekaligus motivasi petugas BKK. &#8220;Materi selling skill yang lebih menekankan pada motivasi menjual sangat baik, karena seorang petugas pemasaran itu akan sukses tergantung dari motivasi dan dream (impian) yang dimilikinya&#8221;, lanjut Solichin yang juga aktif di kegatan multi marketing.</p>
<p>PD BKK Brebes adalah hasil merger dari 12 BKK yang ada di kecamatan-kecataman di Kabupaten Brebes. Perusda yang berkegiatan di usaha simpan pinjam ini (bank mikro) sahamnya dimiliki oleh Pemkab dan Pemprov ini sebenarnya diharapkan mampu menggerakkan perekonomian di daerah pedesaan, karena cabang dan kantor pelayanan berada sampai ke pelosok desa. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/25/persaingan-makin-ketat-karyawan-bkk-brebes-dibekali-pelatihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gara-gara kerbau, warga dua desa nyaris bentrok</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/11/30/gara-gara-kerbau-warga-dua-desa-nyaris-bentrok/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/11/30/gara-gara-kerbau-warga-dua-desa-nyaris-bentrok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 23:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13831</guid>
		<description><![CDATA[BREBES &#8211; Gara-gara kerbau liar milik warga desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Brebes yang merusak tanaman milik warga dusun Bajangan, desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa Tengah, warga kedua desa nyaris bentrok. Pada Selasa (29/11) kurang lebih 400 werga Desa Pamulihan, berjalan sejauh 3 km hendak menyerang warga Dusub Bajangan. Dalam perjalanan, tepatnya di jalur alternatif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BREBES &#8211; Gara-gara  kerbau liar milik warga  desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Brebes yang merusak tanaman milik warga dusun Bajangan, desa Songgom, Kecamatan Songgom, Brebes, Jawa  Tengah, warga kedua desa nyaris bentrok. </p>
<p>Pada Selasa (29/11) kurang lebih 400 werga Desa Pamulihan, berjalan sejauh 3 km hendak menyerang warga Dusub Bajangan. Dalam perjalanan, tepatnya di jalur alternatif Pejagan/Brebes-Prupuk/Purwokerto di ruas Desa Poncol, Kecamatan Larangan, mereka dihadang petugas dari Polres Brebes.</p>
<p>Saling dorong antara polisi dan warga pun tak terhindarkan. Warga emosional dan tidak terima atas penghadangan tersebut. Mereka terus merangsek. Upaya polisi mengimbau agar mundur melalui pengeras suara tidak dihiraukan. Polisi melucuti senjata sejumlah warga seperti golok, parang, celurit serta senjata lainnya. </p>
<p>Di jalur alternatif Pejagan Brebes &#8211; Prupuk memang banyak warga memelihara kerbau dan sapi, namun pemberian makan tidak di dalam kandang, namun &#8216;diangon&#8217; untuk merumput di lahan-lahan kosong di pinggir jalan raya. Karena jumlahnya banyak, kadang tidak terkendali dan tanaman warga menjadi korban. (BNC/al)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/11/30/gara-gara-kerbau-warga-dua-desa-nyaris-bentrok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Kantongi Identitas Pelaku Bom Solo</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/09/26/polisi-kantongi-identitas-pelaku-bom-solo/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/09/26/polisi-kantongi-identitas-pelaku-bom-solo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 02:39:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13723</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Polisi sudah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Namun untuk mempublikasikannya, polisi masih menunggu hasil tes DNA. &#8220;Dari sisi identifikasi sudah ditemukan, tapi sekali lagi kita menunggu hasil laboratorium terkait DNA itu,&#8221; kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo ditemui di Peace Keeping Center, Sentul, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA  &#8211; Polisi sudah mengantongi identitas pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Indonesia Sepenuh (GBIS), Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Namun untuk mempublikasikannya, polisi masih menunggu hasil tes DNA.</p>
<p>&#8220;Dari sisi identifikasi sudah ditemukan, tapi sekali lagi kita menunggu hasil laboratorium terkait DNA itu,&#8221; kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo ditemui di Peace Keeping Center, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (26/9/2011).</p>
<p>Timur mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium si pelaku dalam waktu dekat ini diharapkan sudah bisa diketahui. &#8220;Mudah-mudahan besok sudah bisa kita sampaikan pada masyarakat siapa pelaku bom bunuh diri tersebut,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, jenazah pria pelaku bunuh diri di gereja tersebut diberangkatkan ke Jakarta pada Minggu 25 September. Identifikasi jenazah diserahkan kepada Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS).</p>
<p>Sumber yang diperoleh detikcom, pria tersebut diyakini bernama Ahmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Ahmad Abu Daud Alias Raharjo. Pria ini telah masuk daftar buron terkait serangan bom bunuh diri di Masjid Az-Zikro, Polresta Cirebon.</p>
<p>Nama ini sebenarnya sudah tak asing di dunia terorisme. Pertengahan Juni lalu, Mabes Polri telah menyebut Ahmad Yosepa terlibat dalam pengeboman Masjid Az-Zikro, Polresta Cirebon.</p>
<p>Bom bunuh diri yang dilakukan usai kebaktian di gereja tersebut mengakibatkan sejumlah jemaat luka-luka. Bahkan, dua di antaranya luka parah sehingga harus dirawat intensif di rumah sakit.</p>
<p>Apakah pria tersebut benar Ahmad Yosepa? Kita tunggu saja keterangan resmi dari Polri.(Detik.com/ken/vit) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/09/26/polisi-kantongi-identitas-pelaku-bom-solo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Girimarto Peringkat 9 Besar Lomba Desa Nasional</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/07/15/girimarto-peringkat-9-besar-lomba-desa-nasional/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/07/15/girimarto-peringkat-9-besar-lomba-desa-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 05:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13524</guid>
		<description><![CDATA[WONOGIRI – Desa Girimarto, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri berhasil masuk dalam peringkat 9 besar lomba desa tingkat nasional. Perwakilan dari kota Gaplek ini sebelumnya merebut juara pertama lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2011. Tentunya, prestasi ini betul-betul menjadi suatu hal yang membanggakan karena menjadi yang terbaik dalam lomba desa sekaligus menjadi indikator keberhasilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WONOGIRI – Desa Girimarto, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri berhasil masuk dalam peringkat 9 besar lomba desa tingkat nasional. Perwakilan dari kota Gaplek ini sebelumnya merebut juara pertama lomba desa tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2011. Tentunya, prestasi ini betul-betul menjadi suatu hal yang membanggakan karena menjadi yang terbaik dalam lomba desa sekaligus menjadi indikator keberhasilan dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan juga kemasyarakatan dengan baik.<br />
“Hal ini tentunya tidak terlepas dari keseriusan dan kesungguhan segenap perangkat desanya dalam melakukan kegiatan administratif dan pemerintahan, juga greget seluruh warga masyarakat dalam melaksanakan berbagai sendi kehidupan, sehingga berhak mewakili Propinsi Jawa Tengah dalam lomba desa tingkat nasional,” kata Bupati Wonogiri di sela-sela menerima  kedatangan Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Nasional di balai desa Girimarto, Rabu (13/7).<br />
Bupati menambahkan bahwa hasil yang ingin dicapai setiap peserta dalam suatu perlombaan adalah kemenangan. Namun demikian, hal tersebut bukanlah menjadi tujuan utama. “Karena dari setiap pelaksanaan tugas sebagai abdi masyarakat, esensinya dari setiap pelaksanaan tugas adalah terwujudnya pelayanan prima di berbagai bidang bagi setiap anggota masyarakat. Mampu mewakili Propinsi Jawa Tengah untuk menjadi yang terbaik dalam pelaksanaan lomba desa tingkat nasional pada tahun 2011 ini saja sudah merupakan suatu prestasi yang membanggakan.”.<br />
Sementara ketua tim penilai lomba desa tingat nasional DR. Elvin Ilyas Nainggolan, M.Si mengatakan bahwa masuknya desa Girimarto menjadi nominasi 9 besar tingkat nasional ini menyisihkan lebih dari 70 ribu Desa/Kelurahan yang ada di Indonesia. Ia berpesan bahwa menang kalah ataupun juara dan tidak dalam ajang kompetisi nasional ini hendaknya tidak dijadikan prioritas. Sebab utamanya adalah bagaimana pemerintah memberikan layanan yang bermanfaat pada masyarakat.<br />
“Kedatangan kami ini untuk melihat kondisi riil di lapangan dan melakukan klarifikasi. Bagaimana data administratif yang sudah masuk pada kami, selanjutnya disinkronisasi dan diklarifikasi, apa benar data yang masuk itu sama dengan kenyataannya. Baru setelah itu akan masuk tahap selanjutnya yaitu babak 6 besar tingkat nasional,” katanya.<br />
Ditambahkan bahwa indikator yang menjadi bidang penilaian mencakup Pendidikan Masyarakat; Kesehatan Masyarakat; Ekonomi Masyarakat; Keamanan dan Ketertiban; Partisipasi Masyarakat; Pemerintahan; Lembaga Masyarakat; dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga. Selainjutnya tim juri melakukan penilaian di beberapa objek, antara lain koperasi RT, home industri, pembuatan kerajinan, serta menilai kearifan lokal dan keunikan budaya yang dimiliki masyarakatnya. (BNC/est-wngri) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/07/15/girimarto-peringkat-9-besar-lomba-desa-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Takut Hadapi Nazaruddin</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/07/15/pemerintah-takut-hadapi-nazaruddin/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/07/15/pemerintah-takut-hadapi-nazaruddin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2011 04:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13508</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr A Syafii Ma&#8217;arif menilai, pemerintah seperti takut terhadap Nazaruddin, buron kasus korupsi wisma atlet Sea Games 2011. Ketakutan itu karena banyak pejabat dan tokoh dari Partai Demokrat yang terlibat maupun menikmati hasil korupsi itu. &#8220;Kalau saja pemerintah berani, kasus Nazaruddin tak akan berkembang menjadi seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr A Syafii Ma&#8217;arif menilai, pemerintah seperti takut terhadap Nazaruddin, buron kasus korupsi wisma atlet Sea Games 2011. Ketakutan itu karena banyak pejabat dan tokoh dari Partai Demokrat yang terlibat maupun menikmati hasil korupsi itu. </p>
<p>&#8220;Kalau saja pemerintah berani, kasus Nazaruddin tak akan berkembang menjadi seperti sekarang ini,&#8221; ungkap Buya Syafii, di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), usai menghadiri peresmian &#8216;JK School of Government&#8217;. Kamis (14/7). </p>
<p>Nazaruddin telah ditetapkan sebagai tersangka dan kabur ke luar negeri sehari menjelang dicekal. Ia semula kabur ke Singapura pada Senin (23/5). Namun dari Singapura jejaknya lenyap dan kini belum diketahui di negara mana ia bersembunyi dari incaran KPK.</p>
<p>Syafii menyatakan, Nazaruddin telah bersumpah di Singapura tentang siapa saja yang menerima uang yang ia korupsi. Hal itu menakutkan para pihak yang terlibat dan menikmati hasil korupsi dia karena Nazaruddin mengancam akan membongkar semua nama yang terlibat jika suatu saat ditangkap penegak hukum.</p>
<p>&#8220;Jadi, kasus ini sebetulnya nggak sulit. Masalahnya, berani atau nggak,&#8221; kata Syafii. </p>
<p><strong>Parpol Benteng Koruptor</strong><br />
Sementara itu mantan Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyatakan, partai politik jangan sampai dijadikan benteng bagi kader partainya yang melakukan korupsi.</p>
<p>Kalla menyontohkan saat dirinya memimpin Golkar, kader Golkar yang terlibat korupsi sejak awal harus diberhentikan dari kepengurusan dan didorong untuk diporoses hukum. Sikap tegas partai sangat penting karena partai harus bisa menjaga kepercayaan konstituen dan rakyatnya. Jangan sampai partai menjadi benteng para kadernya yang terlibat korupsi.</p>
<p>Menyinggung efektivitas kerja KPK dan Polri dalam menegakkan kasus suap wisma atlet, Kalla menyatakan, tergantung seberapa cepat mereka bisa menangkap dan memproses hukum Nazaruddin. Dari segi anggaran, nilai proyek sudah relatif kecil nilainya, jika makin dikurangi dengan success fee untuk keperluan pihak-pihak yang berjasa, maka nilai anggaran pelaksanaan projek makin mengecil.</p>
<p>Tindakan Nazaruddin, kata Kalla, sangat membahayakan anggaran negara dan citra partai. Karena itu semakin cepat kasus itu diproses, akan semakin bagus pengaruhnya bagi kepemimpinan bangsa,&#8221; kata Kalla. (BNC/tg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/07/15/pemerintah-takut-hadapi-nazaruddin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
