<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; GALERI FOTO</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/galeri/galeri-foto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 12:21:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pemecahan Rekor MURI MOW Terbanyak</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 22:57:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11428</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga &#8211; Program Keluarga Berencana (KB) melalui metode Medis Operasi Wanita (MOW) yang digiatkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga (Jateng), Sabtu (17/7) besok akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Tercatat sebanyak 396 orang divasektomi secara massal sejak Jum’at (16/7). JUmlah ini berarti memecahkan rekor MURI sebelumnya yang diperoleh Kabupaten Nganjuk (Jatim) dengan jumlah 258 orang.
Bupati Purbalingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11429" class="wp-caption alignleft" style="width: 412px"><a rel="attachment wp-att-11429" href="http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/mow-massal/"><img class="size-medium wp-image-11429" title="MOW massal" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/MOW-massal-402x270.jpg" alt="Tim Medis tengah menangani seorang peserta MOW. (BNC/tgr)" width="402" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Tim Medis tengah menangani seorang peserta MOW. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Purbalingga &#8211; Program Keluarga Berencana (KB) melalui metode Medis Operasi Wanita (MOW) yang digiatkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga (Jateng), Sabtu (17/7) besok akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Tercatat sebanyak 396 orang divasektomi secara massal sejak Jum’at (16/7). JUmlah ini berarti memecahkan rekor MURI sebelumnya yang diperoleh Kabupaten Nganjuk (Jatim) dengan jumlah 258 orang.</p>
<p>Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si mengatakan, pemecahan rekor MURI dilaksanakan kerjasama Pemkab dengan program KB Kesehatan yang digalakan TNI AD, Kodim 0702 Purbalingga, Polres Purbalingga, dan Pangkalan Udara Wirasaba. “Program KB yang notabene sempat kurang populer karena diotonomikan ke daerah, diharapkan akan bangkit kembali. Dan Purbalingga menjadi pelopornya,” kata Bupati Triyono, Jum’at (16/7).</p>
<p><a rel="attachment wp-att-11432" href="http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/mow2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11432" title="MOW2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/MOW2-377x270.jpg" alt="MOW2" width="377" height="270" /></a>Sementara itu Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Purbalingga Drs Muntako Nurhadi mengatakan, jumlah wanita usia subur yang menjalani MOW pada hari Jum;at (16/7) sebanyak 256 orang. Kemudian dilanjutkan pada hari Sabtu sebanyak 140 orang. Sementara pelayanan MOW ditangani oleh tim dokter yang didukung oleh RSUD Dr Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. (py)</p>
<p><a rel="attachment wp-att-11434" href="http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/mow4/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11434" title="MOW4" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/MOW4-401x270.jpg" alt="MOW4" width="401" height="270" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-11433" href="http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/mow3/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11433" title="MOW3" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/MOW3-401x270.jpg" alt="MOW3" width="401" height="270" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/17/pemecahan-rekor-muri-mow-terbanyak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Odong-odong</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/03/odong-odong/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/03/odong-odong/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 13:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11255</guid>
		<description><![CDATA[ Odong-Odong : Akibat minimnya lapangan kerja untuk kaum laki-laki di Purbalingga, seorang pemuda warga Desa Brobot, kecamatan Bojongsari, ini mencoba menyambung hidup dengan menjual jasa odong-odong putar. Untuk satu putaran lagu selama kurang lebih 5 menit, dipungut biaya Rp 1.000.-.  Pemuda ini sedang menjual jasa di kompleks perumahan Penambongan, Purbalingga. (BNC/tgr)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11256" href="http://banyumasnews.com/2010/07/03/odong-odong/odong-odong/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11256" title="odong-odong" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/odong-odong-402x270.jpg" alt="odong-odong" width="402" height="270" /></a> Odong-Odong : Akibat minimnya lapangan kerja untuk kaum laki-laki di Purbalingga, seorang pemuda warga Desa Brobot, kecamatan Bojongsari, ini mencoba menyambung hidup dengan menjual jasa odong-odong putar. Untuk satu putaran lagu selama kurang lebih 5 menit, dipungut biaya Rp 1.000.-.  Pemuda ini sedang menjual jasa di kompleks perumahan Penambongan, Purbalingga. (BNC/tgr)</p>
<p><a rel="attachment wp-att-11257" href="http://banyumasnews.com/2010/07/03/odong-odong/dsc_0366/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11257" title="DSC_0366" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/DSC_0366-402x270.jpg" alt="DSC_0366" width="402" height="270" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/03/odong-odong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seni Gumbeng Nyaris Punah</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/03/seni-gumbeng-yang-nyaris-punah/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/03/seni-gumbeng-yang-nyaris-punah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 13:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11248</guid>
		<description><![CDATA[Karangreja -  Warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga (Jateng), berlatih memainkan seni tradisional Gumbeng. Seni ini memiliki ciri khas alat yang ditabuh dibuat dari bambu. Grup seni ‘Bambu Alas’ di desa ini rutin berlatih untuk melestarikan seni Gumbeng yang sudah nyaris punah. Lagu-lagu yang dibawakan dalam seni ini mengikuti perkembangan lagu-lagu terkini. Namun kebanyakan berupa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karangreja - <a rel="attachment wp-att-11249" href="http://banyumasnews.com/2010/07/03/seni-gumbeng-yang-nyaris-punah/gumbeng-seni-tradisional/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11249" title="Gumbeng seni tradisional" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/Gumbeng-seni-tradisional-402x270.jpg" alt="Gumbeng seni tradisional" width="402" height="270" /></a> Warga Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga (Jateng), berlatih memainkan seni tradisional Gumbeng. Seni ini memiliki ciri khas alat yang ditabuh dibuat dari bambu. Grup seni ‘Bambu Alas’ di desa ini rutin berlatih untuk melestarikan seni Gumbeng yang sudah nyaris punah. Lagu-lagu yang dibawakan dalam seni ini mengikuti perkembangan lagu-lagu terkini. Namun kebanyakan berupa lagu-lagu campursari. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/03/seni-gumbeng-yang-nyaris-punah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Petani Kaki Gunung Slamet Panen Wortel</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/03/petani-kaki-gunung-slamet-panen-wortel/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/03/petani-kaki-gunung-slamet-panen-wortel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 12:54:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11232</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga &#8211; Petani hortikulturan jenis sayuran di Dukuh Kaliurip, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga , kini tengah menikmati panen raya  wortel. Harga di pasaran lumayan stabil. Per kilonya untuk wortel kelas baik  mampu terjual Rp 4 ribu. (BNC/tgr)

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11233" href="http://banyumasnews.com/2010/07/03/petani-kaki-gunung-slamet-panen-wortel/panen-wortel1/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11233" title="panen wortel1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/panen-wortel1-402x270.jpg" alt="panen wortel1" width="402" height="270" /></a>Purbalingga &#8211; Petani hortikulturan jenis sayuran di Dukuh Kaliurip, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga , kini tengah menikmati panen raya  wortel. Harga di pasaran lumayan stabil. Per kilonya untuk wortel kelas baik  mampu terjual Rp 4 ribu. (BNC/tgr)</p>
<p><a rel="attachment wp-att-11234" href="http://banyumasnews.com/2010/07/03/petani-kaki-gunung-slamet-panen-wortel/panen-wortel2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11234" title="panen wortel2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/panen-wortel2-402x270.jpg" alt="panen wortel2" width="402" height="270" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/03/petani-kaki-gunung-slamet-panen-wortel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikmati Masakan Tradisional Jawa di ‘Waroeng Joglo’</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 23:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11199</guid>
		<description><![CDATA[Nuansa Jawa begitu kentara ketika memasuki Waroeng Joglo  nDalem Kanoman yang berada di Jalan Kanoman Nomor 3- 5 Purbalingga. Ada sebuah bangunan utama berarsitek rumah Joglo Jawa yang tampak di depan pintu gapura masuk. Di sebelah kiri tampak pula rumah joglo yang dijadikan sebagai dapur. Sementara tidak jauh dari rumah utama juga tampak beberapa gasebo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11200" class="wp-caption aligncenter" style="width: 416px"><a rel="attachment wp-att-11200" href="http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/warung-joglo1/"><img class="size-medium wp-image-11200" title="warung joglo1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/warung-joglo1-406x270.jpg" alt="Pengunjung Waroeng Joglo ndalem Kanoman (BNC/tgr)" width="406" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Pengunjung Waroeng Joglo ndalem Kanoman (BNC/tgr)</p></div>
<p>Nuansa Jawa begitu kentara ketika memasuki Waroeng Joglo  nDalem Kanoman yang berada di Jalan Kanoman Nomor 3- 5 Purbalingga. Ada sebuah bangunan utama berarsitek rumah Joglo Jawa yang tampak di depan pintu gapura masuk. Di sebelah kiri tampak pula rumah joglo yang dijadikan sebagai dapur. Sementara tidak jauh dari rumah utama juga tampak beberapa gasebo kecil yang bisa dipakai untuk menikmati sajian masakan Jawa sambil bersantai.</p>
<p>Iringan musik gending-gending Jawa yang terdengar sayup-sayup semakin menambah suasana khas sebuah kehidupan Jawa. Meski demikian, rumah makan yang berada di pusat kota ini terlihat sangat asri, bersih, nyaman dan berkelas.</p>
<p>Pengelola Waroeng Joglo, Anto Juan bersama istrinya Anugrah Tri Rahayu mulai membuka usaha warungnya pada Bulan April 2009. Anto mengkonsep rumah makannya dengan nuansa adat Jawa dan sekaligus menyajikan masakan dan minuman tradisional Jawa.</p>
<div id="attachment_11201" class="wp-caption aligncenter" style="width: 416px"><a rel="attachment wp-att-11201" href="http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/joglo2/"><img class="size-medium wp-image-11201" title="joglo2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/joglo2-406x270.jpg" alt="Alunan musik keroncong mengiringi kenaikmatan bersantap di Waroeng Joglo. (BNC/tgr)" width="406" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Alunan musik keroncong mengiringi kenaikmatan bersantap di Waroeng Joglo. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Kelezatan masakan khas rumah makan Joglo sudah teruji. Anda boleh mencoba menu sop buntut Jawa, gurame bakar dada peksi, ayam klewer lada hitam, ayam penyet, dan masih banyak menu lainnya. Untuk minuman, ada yang spesial di rumah makan ini. Jus Tom and Jerry. Jus ini berbahan tomat dan jeruk yang dicampur dan dibuat jus. Minuman lainnya yang disuguhkan, seperti kopi bakar gula merah, Purwaceng, teh poci gula batu, kopi kencur, kopi jahe, kopi kayu manis, dan berbagai minuman segar atau minuman penghangat tubuh.</p>
<div id="attachment_11202" class="wp-caption aligncenter" style="width: 387px"><a rel="attachment wp-att-11202" href="http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/ayam-kampung-goreng-warung-joglo/"><img class="size-medium wp-image-11202" title="ayam kampung goreng warung joglo" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/ayam-kampung-goreng-warung-joglo-377x270.jpg" alt="Ayam Kampung Goreng ala Waroeng Joglo. (BNC/tgr)" width="377" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Ayam Kampung Goreng ala Waroeng Joglo. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Soal harga, menurut Anto tak beda jauh dengan rumah makan lainnya. Yang jelas harga disesuaikan dengan isi kantong warga Purbalingga. ”Silahkan coba datang ke tempat kami, pasti tidak akan kecewa,” tutur Anto berpromosi.</p>
<div id="attachment_11203" class="wp-caption aligncenter" style="width: 387px"><a rel="attachment wp-att-11203" href="http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/ayam-kampung-penyet-penyet-warung-joglo/"><img class="size-medium wp-image-11203" title="ayam kampung penyet penyet warung joglo" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/ayam-kampung-penyet-penyet-warung-joglo-377x270.jpg" alt="Ayam Kampung Penyet (BNC/tgr)" width="377" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Ayam Kampung Penyet (BNC/tgr)</p></div>
<p>Anto menambahkan, fasilitas yang semakin memanjakan pengunjung juga dapat dinikmati disini, seperti layanan hot spot. Bagi kantoran atau lembaga yang ingin mengadakan pertemuan di Warung Joglo juga tak perlu bingung. Ruangan utama mampu menampung pengunjung 50 orang. Ada juga dua buah gasebo kecil yang bisa memuat 10 orang dan enam orang. (BNC/tgr)</p>
<div id="attachment_11204" class="wp-caption aligncenter" style="width: 388px"><a rel="attachment wp-att-11204" href="http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/rumah-makan-joglo-ndalem-kanoman-purbalingga/"><img class="size-medium wp-image-11204" title="Rumah makan Joglo nDalem Kanoman Purbalingga." src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/Rumah-makan-Joglo-nDalem-Kanoman-Purbalingga.-378x270.jpg" alt="Rumah Makan Joglo nDalem Kanoman Purbalingga. (BNC/tgr)" width="378" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Rumah Makan Joglo nDalem Kanoman Purbalingga. (BNC/tgr)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/25/menikmati-masakan-tradisional-jawa-di-%e2%80%98waroeng-joglo%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penanganan Pasca Panen Produk Pertanian di Jateng Masih Buruk</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/25/penanganan-pasca-panen-produk-pertanian-di-jateng-masih-buruk/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/25/penanganan-pasca-panen-produk-pertanian-di-jateng-masih-buruk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 22:53:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[wakil mentan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11194</guid>
		<description><![CDATA[Temanggung  &#8211; Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurti menilai, hasil budidaya pertanian di Jawa Tengah sebenarnya sudah cukup baik. Hanya saja, penanganan produk pasca panen yang masih buruk.. Sehingga produk pertanian tersebut belum mampu menembus pasar luar negeri dan supermarket besar.
“Konsumen sekarang, dalam membeli produk holtikultura selalu dipengaruhi oleh faktor-faktor keinginan, yakni kemasan menarik, bermutu, bergizi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11195" class="wp-caption aligncenter" style="width: 388px"><a rel="attachment wp-att-11195" href="http://banyumasnews.com/2010/06/25/penanganan-pasca-panen-produk-pertanian-di-jateng-masih-buruk/wakil-mentan-dan-gubernur-jateng-di-soropadan2/"><img class="size-medium wp-image-11195" title="Wakil Mentan dan Gubernur Jateng di Soropadan2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/Wakil-Mentan-dan-Gubernur-Jateng-di-Soropadan2-378x270.jpg" alt="Wakil Mentan Bayu Krisnamuti (tengah) bersama Gubernur Jateng Bibit Waluyo (kanan) mencoba buah pisang." width="378" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Wakil Mentan Bayu Krisnamuti (tengah) bersama Gubernur Jateng Bibit Waluyo (kanan) mencoba buah pisang.</p></div>
<p>Temanggung  &#8211; Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurti menilai, hasil budidaya pertanian di Jawa Tengah sebenarnya sudah cukup baik. Hanya saja, penanganan produk pasca panen yang masih buruk.. Sehingga produk pertanian tersebut belum mampu menembus pasar luar negeri dan supermarket besar.</p>
<p>“Konsumen sekarang, dalam membeli produk holtikultura selalu dipengaruhi oleh faktor-faktor keinginan, yakni kemasan menarik, bermutu, bergizi, bersih, segar, halal, aman dan sehat apabila dikonsumsi. Jika petani sudah baik cara menanamnya dan mampu menghasilkan produk yang bagus. Kesalahannya terletak pada pasca panen, apakah itu penanganan transportasi, pengepakan dan sebagainya,&#8221; kata Bayu Krisnamurti, disela-sela mengunjungi stan Gelar Promosi Agribisnis (GPA) Jawa Tengah IV di Soropadan , Temanggung, Kamis (24/06).</p>
<p>Krisnamurti mencontohkan, kenapa buah-buahan lokal tidak mendominasi supermarket di negara kita sendiri. Kenapa petani tidak bisa menjadi pemasoknya. Ini jelas bukan kesalahan petani, petani sudah bekerja keras membudidayakannya dan yang salah adalah hilirnya. Seperti buah pisang, ketika di pohon masih segar dan bagus bentuknya. Tapi ketika diangkut ditumpuk-tumpuk dan cara meletakkannya sembarangan dijemur matahari, pisang tersebut menurun drastis nilai ekonomisnya.</p>
<p>Jika produk pertanian Jateng ingin lebih maju, lanjut Mentan, disamping memperhatikan faktor-faktor keinginan konsumen, produk holtikultura bisa dipergunakan untuk keperluan lain diluar fungsinya sebagai makanan. Seperti, buah-buahan yang bisa diolah menjadi bio energi, serat untuk plastik atau kertas atau ekstrak minuman dan sebagainya.</p>
<p>“Produk holtikultura juga bisa dikemas sebagai sebuah tujuan ekoturisme. Hal-hal seperti inilah yang menjadi peluang untuk memajukan pertanian di Indonesia. Jateng sudah punya banyak hasil pertanian yang baik, tinggal diarahkan kesana,&#8221; katanya. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/25/penanganan-pasca-panen-produk-pertanian-di-jateng-masih-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cangkul Sawah, Warga Wonosobo Temukan Lima Arca</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/23/cangkul-sawah-warga-wonosobo-temukan-lima-arca/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/23/cangkul-sawah-warga-wonosobo-temukan-lima-arca/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 13:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[arca]]></category>
		<category><![CDATA[wonosobo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11156</guid>
		<description><![CDATA[Wonosobo – Lima arca yang ditengarai peninggalan Dynasti Syailendra ditemukan di Wonosobo (Jateng). Kelima arca itu terdiri dari satu buah arca Syiwa, dua Stupa, dan dua buah arca Lingga. Arca tersebut ditemukan oleh Kaswandi (70) dan Untung Subarjo (50) warga Dusun Sribit, Desa Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, saat mencangkul di sawah.
Suwandi menuturkan, temuan arca Syiwa saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11157" href="http://banyumasnews.com/2010/06/23/cangkul-sawah-warga-wonosobo-temukan-lima-arca/arca-wonosobo/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11157" title="arca wonosobo" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/arca-wonosobo-359x270.jpg" alt="arca wonosobo" width="359" height="270" /></a>Wonosobo – Lima arca yang ditengarai peninggalan Dynasti Syailendra ditemukan di Wonosobo (Jateng). Kelima arca itu terdiri dari satu buah arca Syiwa, dua Stupa, dan dua buah arca Lingga. Arca tersebut ditemukan oleh Kaswandi (70) dan Untung Subarjo (50) warga Dusun Sribit, Desa Wonolelo, Kecamatan Wonosobo, saat mencangkul di sawah.</p>
<p>Suwandi menuturkan, temuan arca Syiwa saat dirinya mencangkul di sawah yang sedikit berbatu pada kedalaman 30 centimeter. “Semula saya tidak tahu apakah batu-batu yang saya temukan itu memiliki nilai sejarah atau tidak. Namun, kata petugas yang meneliti, batu tersebut merupakan batu bersejarah,” tutur Suwandi.</p>
<p>Kasi Sejarah Musium dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Subuh Oni Wiyono mengatakan, arca-arca temuan warga Desa Wonolelo ditengarai merupakan peninggalan masa Dynasti Syailendra. Namun, untuk membuktikan lebih jauh, akan dibawa ke Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta. “Kami menduga di lokasi temuan, juga masih ada benda-benda purbakala lainnya,” kata Wiyono. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/23/cangkul-sawah-warga-wonosobo-temukan-lima-arca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia ‘Jerapah’</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/23/manusia-%e2%80%98jerapah%e2%80%99/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/23/manusia-%e2%80%98jerapah%e2%80%99/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 13:18:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[KABAR SEDULUR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11151</guid>
		<description><![CDATA[
Manusia ‘Jerapah’ &#8211; Mulyadi (38) pria asal Kabupaten Demak  memiliki postur tubuh yang tingginya hampir mencapai 2 meter. Mulyadi sering dijuluki sebagai ‘Manusia Jerapah’.  Mulyadi bersama kelompoknya menjalankan hidup dengan menghibur anak-anak melalui atraksi akrobatik mirip sirkus. Setelah dari satu kota, Mulyadi bersama rekannya Jarwo Mick Jabrik, berpindah ke kota lain. Untuk menyaksikan atraksi Mulyadi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11152" href="http://banyumasnews.com/2010/06/23/manusia-%e2%80%98jerapah%e2%80%99/manusia-raksasa/"><img class="alignleft size-medium wp-image-11152" title="Manusia Raksasa" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/Manusia-Raksasa-360x270.jpg" alt="Manusia Raksasa" width="360" height="270" /></a></p>
<p><strong>Manusia ‘Jerapah’ &#8211; </strong>Mulyadi (38) pria asal Kabupaten Demak  memiliki postur tubuh yang tingginya hampir mencapai 2 meter. Mulyadi sering dijuluki sebagai ‘Manusia Jerapah’.  Mulyadi bersama kelompoknya menjalankan hidup dengan menghibur anak-anak melalui atraksi akrobatik mirip sirkus. Setelah dari satu kota, Mulyadi bersama rekannya Jarwo Mick Jabrik, berpindah ke kota lain. Untuk menyaksikan atraksi Mulyadi, penonton yang kebanyakan anak-anak dipungut biaya Rp 5 ribu. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/23/manusia-%e2%80%98jerapah%e2%80%99/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendakian Ditutup, Gunung Slamet &#8216;Waspada&#8217;</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/18/pendakian-ditutup-gunung-slamet-waspada/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/18/pendakian-ditutup-gunung-slamet-waspada/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 10:30:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[gunung slamet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11103</guid>
		<description><![CDATA[Pemalang – Gunung Slamet (3.428 m dpl) yang berada di perbatasan empat kabupaten masing-masing Pemalang, Purbalingga, Banyumas, dan Tegal, statusnya kini Waspada. Puncak gunung yang masih aktif tersebut mengeluarkan asap tebal. Akibat kondisi ini, seluruh aktifitas pendakian ke puncak melalui empat titik ditutup.
Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang (Jateng), Drs Wahyu Sukarno mengatakan, pendakian ke Gunung Slamet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11106" class="wp-caption alignleft" style="width: 369px"><a rel="attachment wp-att-11106" href="http://banyumasnews.com/2010/06/18/pendakian-ditutup-gunung-slamet-waspada/letusan-kecil-gunung-slamet/"><img class="size-medium wp-image-11106" title="Letusan kecil Gunung Slamet" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/Letusan-kecil-Gunung-Slamet-359x270.jpg" alt="Asap tebal diatas puncak Gunung Slamet (BNC/tgr)" width="359" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Asap tebal diatas puncak Gunung Slamet (BNC/tgr)</p></div>
<p>Pemalang – Gunung Slamet (3.428 m dpl) yang berada di perbatasan empat kabupaten masing-masing Pemalang, Purbalingga, Banyumas, dan Tegal, statusnya kini Waspada. Puncak gunung yang masih aktif tersebut mengeluarkan asap tebal. Akibat kondisi ini, seluruh aktifitas pendakian ke puncak melalui empat titik ditutup.</p>
<p>Kepala Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang (Jateng), Drs Wahyu Sukarno mengatakan, pendakian ke Gunung Slamet tidak diperbolehkan ke puncak gunung yang berisi batuan, namun hanya diperbolehkan hingga pos ke-V. “Dengan status gunung Slamet yang Waspada, kami himbau untuk tidak melakukan pendakian. Jika tetap ada pendakian hanya diperbolehkan sampai batas ketinggian tertentu saja dan tidak diperkenankan sampai puncak,&#8221;kata Wahyu, Jum’at (18/06).</p>
<p>Wahyu juga meminta agar warga sekitar gunung untuk tidak khawatir dengan munculnya asap tebal diatas puncak gunung. Namun demikian, warga tetap diminta untuk waspada. “Berdasar pemantauan petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Pemalang, asap di atas gunung disebabkan karena banyaknya air hujan yang jatuh ke dalam kawah,” kata Wahyu. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/18/pendakian-ditutup-gunung-slamet-waspada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nonton Piala Dunia, Sambil Sosialisasi Kondom</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/12/nonton-piala-dunia-sambil-sosialisasi-kondom/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/12/nonton-piala-dunia-sambil-sosialisasi-kondom/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 07:12:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[KB]]></category>
		<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=10981</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga – Ada saja cara untuk menarik warga masyarakat agar  mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Pemerintah Kabupaten Purbalingga (Jateng) melalui  Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) mengadakan roadshow “Nonton Bareng Kejuaraan Sepak Bola Piala Dunia 2010”. Kegiatan ‘Nonton Bareng’ itu tentunya didahului dengan sosialisasi tentang KB dan alat kontrasepsi KB seperti pil, MOP, MOP, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11014" class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><a rel="attachment wp-att-11014" href="http://banyumasnews.com/2010/06/12/nonton-piala-dunia-sambil-sosialisasi-kondom/nonton-bareng-sambil-kampanye-kb1/"><img class="size-medium wp-image-11014" title="nonton bareng sambil kampanye KB1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/nonton-bareng-sambil-kampanye-KB1-360x270.jpg" alt="Petugas dari dalam mobil siaran BKKBN menyiapkan teknis peralatan untuk kemudian dipancarkan melalui MMP. (BNC/tgr)" width="360" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Petugas dari dalam mobil siaran BKKBN menyiapkan teknis peralatan untuk kemudian dipancarkan melalui MMP. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Purbalingga – Ada saja cara untuk menarik warga masyarakat agar  mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Pemerintah Kabupaten Purbalingga (Jateng) melalui  Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) mengadakan roadshow “Nonton Bareng Kejuaraan Sepak Bola Piala Dunia 2010”. Kegiatan ‘Nonton Bareng’ itu tentunya didahului dengan sosialisasi tentang KB dan alat kontrasepsi KB seperti pil, MOP, MOP, kondom dan KB suntik. Kegiatan itu digelar di 18 kecamatan<br />
se-Kabupaten Purbalingga.</p>
<p>“Ini kan lagi musim piala dunia. Banyak sekali orang yang senang nonton sepak bola, apalagi kalau nontonnya bareng-bareng pasti seru sekali. Menurut kami ini peluang yang luar biasa untuk memberikan sosialisasi KB, karena banyak orang yang akan menyimak dan harapannya semakin banyak orang yang tergerak menyukseskan program KB,” kata Kepala BKBPP, Drs. Muntaqo Nurhadi, Sabtu (12/6).</p>
<p>Muntaqo menambahkan, kegiatan “Nonton Bareng Piala Dunia” memanfaatkan fasilitas Mobil Unit Penerangan (Mupen) melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). Kegiatan “Nonton Bareng Piala Dunia” di seluruh kecamatan disesuaikan dengan jadwal stasiun televise swasta yang memiliki hak siar, RCTI.</p>
<div id="attachment_11015" class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><a rel="attachment wp-att-11015" href="http://banyumasnews.com/2010/06/12/nonton-piala-dunia-sambil-sosialisasi-kondom/nonton-bareng-sambil-kampanye-kb/"><img class="size-medium wp-image-11015" title="nonton bareng sambil kampanye KB" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/06/nonton-bareng-sambil-kampanye-KB-360x270.jpg" alt="Nonton Piala dunia akan meriah jika dilakukan bersamaan. Peluang ini dimanfaatkan oleh BKBPP Purbalingga untuk mengkampanyekan program KB. (BNC/tgr)" width="360" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Nonton Piala dunia akan meriah jika dilakukan bersamaan. Peluang ini dimanfaatkan oleh BKBPP Purbalingga untuk mengkampanyekan program KB. (BNC/tgr)</p></div>
<p>Secara berturut-turut kegiatan ini bertempat di Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Purbalingga, Kalimanah, Kutasari, Mrebet, Bobotsari, Karangreja, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Bojonbgsari, Padamara, Pengadegan, Kertanegara dan Karangjambu. Sementara untuk pertandingan final, panitia memusatkan kegiatan Nonton Bareng di Lapangan Penambongan, Kecamatan Purbalingga. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/12/nonton-piala-dunia-sambil-sosialisasi-kondom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->