<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; GALERI</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/galeri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 13:07:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Enam Dosen Unsoed Selamat dari Tsunami Jepang</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/13/enam-dosen-unsoed-selamat-dari-tsunami-jepang/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/13/enam-dosen-unsoed-selamat-dari-tsunami-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 12:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13109</guid>
		<description><![CDATA[Purwokerto – Enam dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto (Jateng) yang tengah belajar di sejumlah perguruan tinggi di Jepang, dipastikan selamat dari bencana alam gempa bumi dan tsunami yang menerjang Jepang. Namun, meski selamat, mereka untuk sementara harus tinggal di tempat pengungsian dengan kebutuhan logistik yang terbatas dan mati listrik. Salah seorang dosen Fakultas Peternakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Purwokerto</strong> – Enam dosen Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto (Jateng) yang tengah belajar di sejumlah perguruan tinggi di Jepang, dipastikan selamat dari bencana alam gempa bumi dan tsunami yang menerjang Jepang. Namun, meski selamat, mereka untuk sementara harus tinggal di tempat pengungsian dengan kebutuhan logistik yang terbatas dan mati listrik.</p>
<p>Salah seorang dosen Fakultas Peternakan Unsoed Ir Alief Einstein, M.Hum</p>
<div id="attachment_13110" class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><img class="size-medium wp-image-13110" title="bus evakuasi dari KBRI Tokyo" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/03/bus-evakuasi-dari-KBRI-Tokyo-360x270.jpg" alt="" width="360" height="270" /><p class="wp-caption-text">Bus evakuasi diberangkatkan dari KBRI di Tokyo untuk menjemput WNI yang terjebak di Sendai. (Dok : KBRI)</p></div>
<p>mengabarkan, dari hasil kontak dengan rekan-rekannya di Jepang diperoleh informasi bahwa mereka dipastikan selamat. ”Mereka semuanya selamat dan untuk sementara harus tinggal di berbagai tempat pengungsian. Mereka mengabarkan jika logistik dan pasokan air bersih sangat terbatas,” kata Alief Einsten, Minggu (13/3).</p>
<p>Disebutkan Alief, dosen Unsoed yang berada di Jepang masing-masing Suroso (tinggal di Hamamatsu), Agus Maryoto (Nagaoka), Uyi Sulaeman (Sendai), Krisandi Wijaya (Ibaraki), Fatichin (Ehine), dan Prita (Kyushu). ”Kami telah melakukan kontak dengan Uyi Sulaeman, dosen Fakultas Sains dan teknik Unsoed yang tengah studi pasca di Jepang dan mengabarkan selamat. Uyi beserta keluarga saat ini tinggal di penampungan pengungsian di SMP Sanjo 3-1 Sanjomachi, Aoba-ku, Sendai-shi,” jelasnya.</p>
<p>Dari keterangan Uyi Sulaeman, sejumlah rekan lainnya juga mengabarkan selamat. Hanya saja tinggal di lokasi yang terpisah dan tengah dijemput oleh pihak Kedutaan Besar Indonesia di Jepang. ”Uyi Sulaeman mengabarkan saat ini tinggal bersama 89 WNI lainnya tempat pengungsian di SMP Sanjo, Kota Sendai. Ia juga mengabarkan jika kebutuhan logistik seperti air mineral, tisu, antiseptic, popok bayi, makanan bayi, obat-obatan luar (obat pusing, mual) sangat terbatas. Logistik tersebut sulit diperoleh karena infrastruktur di kota tersebut masih sulit untuk dilalui,” kata Alief mengutip kabar dari rekannya. (BNC/tg)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/13/enam-dosen-unsoed-selamat-dari-tsunami-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilkada Banjarnegara, Budhi Sarwono Didampingi Kusumo Winahyu</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/13/pilkada-banjarnegara-budhi-sarwono-didampingi-kusumo-winahyu/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/13/pilkada-banjarnegara-budhi-sarwono-didampingi-kusumo-winahyu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Mar 2011 07:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL POLITIK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13099</guid>
		<description><![CDATA[BANJARNEGARA – Teka-teki siapa yang bakal  mendampingi Budhi Sarwono alias Win Chin dalam Pemilukada Banjarnegara, terjawab sudah.Dari 20 nama yang disurvei oleh tim Budhi Sarwono Center (BSC)  yang bekerjasama dengan lembaga survai profesional, akhirnya dipilih sosok wanita, Kusumo Winahyu Diah AT. Wanita berusia 43 tahun ini, seorang mantan pramugari dan kini sebagai ibu rumah tangga, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-13100" title="DUET BU WIN1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/03/DUET-BU-WIN1-403x270.jpg" alt="Duet Buwin (Budhi Sarwono-Kusumo Winayu Diah)" width="403" height="270" /></p>
<p>BANJARNEGARA – Teka-teki siapa yang bakal  mendampingi Budhi Sarwono alias Win Chin dalam Pemilukada Banjarnegara, terjawab sudah.Dari 20 nama yang disurvei oleh tim Budhi Sarwono Center (BSC)  yang bekerjasama dengan lembaga survai profesional, akhirnya dipilih sosok wanita, Kusumo Winahyu Diah AT. Wanita berusia 43 tahun ini, seorang mantan pramugari dan kini sebagai ibu rumah tangga, beralamat  di Kelurahan Kutabanjarnegara RT 05 RW/V Banjarnegara.</p>
<p>Duet Buwin (Budhi Sarwono-Kusumo Winayu Diah) ini, siap memenangkan Pemilu kada Banjarnegara  yang akan digelar 24 Juli 2011 mendatang. Mereka akan maju lewat jalur independen.</p>
<p>&#8220;Kami sudah sepakat, jika terpilih nanti, kami tidak akan mengambil gaji kami sepeserpun selama memimpin Banjarnegara. Semua gaji kami akan kami sumbangkan untuk rakyat, karena dari usaha yang kami kelola sudah cukup untuk hidup. Dan kami siap menandatangani kontrak politik untuk itu, termasuk memberantas praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di Banjarnegara yang  bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKK). Kami juga siap dihukum, jika mengingkari komitmen kami ini,&#8221; ujar Budhi Sarwono ketika ditemui di rumahnya di Banjarnegara, Sabtu (12/3).</p>
<p>Dalam kesempatan itu,  Budhi Sarwono yang juga direktur  PT Bumi Redjo  Banjarnegara&#8211;sebuah perusahaan jasa konstruksi  ternama di Banjarnegara&#8211;memperkenalkan bakal calon  wakil bupati yang siap mendampinginya, Kusumo Winahyu Diah AT.</p>
<p>Kusumo Winahto, berhasil terpilih diantara 20 nama yang masuk nominasi untuk mendampingi Budhi  Sarwono. Setelah tim Budi Sarwono Center dan lembaga  survai profesional melakukan kajian mendalam,  akhirnya dipilih nama Kusumo Winahyu. “Dari dua puluh orang tersebut, terpilih tiga besar. Dua orang diantaranya berasal dari birokrasi. Setelah melalui pembahasan tim  secara matang, Kusumo Winahyu memperoleh nilai terbesar,” ujar Budhi Sarwono.</p>
<p>Alasan memilih Kusumo Winahyu, menurut Budhi Sarwono, pertama karena ada faktor kesejarahan. Kedua keluarga telah saling mengenal sejak Budhi Sarwono masih  kanak-kanak, sehingga hal tersebut memudahkan untuk saling memahami dan bekerja sama.</p>
<p>Kedua, pertimbangan gender. Menurut Budi, ia sangat konsen terhadap keterwakilan perempuan dalam bidang pemerintahan. &#8220;Kalau urusan perempuan, yang paling paham tentu kaum perempuan juga. Jangan lupa, separuh lebih penduduk Banjarnegara merupakan kaum perempuan,” ujarnya.</p>
<p>Kusumo Winahyu Diah A.T mengemukakan, siap mendampingi Budhi Sarwono untuk memimpin Banjarnegara, 2011-2016.  Alasan kesejarahan, lanjutnya, memang tidak dapat dipungkiri menjadi alasan kuat menggandeng Budhi Sarwono.  Kemudian juga kesamaan visi dan  misi. Namun, lebih dari itu dalam membangun Banjarnegara dengan kondisi geografis dan topografis bergunung-gunung dibutuhkan orang yang kuat. Selain kuat modal, juga butuh kekuatan loby dan pengalaman. “Semua itu saya percaya dipunyai oleh Pak Budhi Sarwono,” ujarnya optimis.</p>
<p><strong>40 Ribu Dukungan</strong></p>
<p>Menjelang penetapan tahapan pemilukada 2011 yang akan diplenokan KPUD pada Jumat mendatang, tim dari calon independen Budhi Sarwono Center  sudah menyiapkan 40 ribu foto kopi KTP dukungan sebagai syarat pencalonan bupati dari jalur independent.</p>
<p>Angka tersebut sudah melebihi batas minimum persyaratan bagi calon independent yang akan maju dalam pencalonan bupati Banjarnegara pada pemilukada 2011. Pasalnya, sesuai dengan undang-undang yang berlaku, maka persyaratan calon independent harus mengantongi 3 persen dari jumlah penduduk.</p>
<p>&#8220;Dukungan sudah siap, kita tinggal menunggu waktu yang tepat sesuai dengan tahapan yang akan ditetapkan oleh KPUD. Pada intinya,berapapun persyaratan dukungan yang ditetapkan KPUD untuk jalur independen, kami siap. Pokoknya  begitu KPUD membuka, kami akan langsung mendaftar,&#8221; ujar Koordinator BCS Banjarnegara Kedy Afandi . (BNC/prs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/13/pilkada-banjarnegara-budhi-sarwono-didampingi-kusumo-winahyu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perajin Sapu Glagah Kewalahan Penuhi Permintaan Ekspor</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/10/perajin-sapu-glagah-kuwalahan-penuhi-permintaan-ekspor/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/10/perajin-sapu-glagah-kuwalahan-penuhi-permintaan-ekspor/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Mar 2011 15:39:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[PROFIL USAHA]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[sapu glagah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13083</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA – Para perajin sapu glagah di Purbalingga mengaku kuwalahan memenuhi permintaan pangsa pasar ekspor. Sejumlah negara seperti Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand meminta pasokan sapu glagah model ’Rayung’ dan ’Lakop’ rata-rata 200.000 buah sapu setiap bulannya. Kepala Bidang Industri pada Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Drs Agus Purhadi Satyo yang didampingi Kasubag Pemberitaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yiv253544505">
<div id="attachment_13084" class="wp-caption aligncenter" style="width: 416px"><img class="size-medium wp-image-13084" title="sapu glagah2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/03/sapu-glagah2-406x270.jpg" alt="" width="406" height="270" /><p class="wp-caption-text">SAPU GLAGAH: Perajin sapu glagah Purbalingga ini kebanjiran pesanan (foto:tgr/BNC)</p></div>
<p><strong>PURBALINGGA</strong> – Para perajin sapu glagah di Purbalingga mengaku kuwalahan memenuhi permintaan pangsa pasar ekspor. Sejumlah negara seperti Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand meminta pasokan sapu glagah model ’Rayung’ dan ’Lakop’ rata-rata 200.000 buah sapu setiap bulannya.</p>
<p>Kepala Bidang Industri pada Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop) Drs Agus Purhadi Satyo yang didampingi Kasubag Pemberitaan &amp; Media Massa Bagian Humas Setda Ir Prayitno, M.Si kepada wartawan, Kamis (10/3) mengatakan, konsumen Korea Selatan sangat menggemari produksi sapu glagah model Rayung. Sapu Rayung adalah sapu yang berbahan hampir sebagian besar menggunakan glagah, termasuk gagang sapu yang berasal dari tangkai glagah yang diikat rapi. Sementara konsumen dari Malaysia dan Thailand lebih menyukai sapu glagah model Lakop. Beda sapu Lakop ini pada tangkai pegangan sapu. Sapu Lakop menggunakan tangkai dari bambu atau dari kayu yang diikatkan dengan glagah menggunakan  plastik.</p>
<p>”Jenis sapu Rayung saat ini baru diproduksi oleh salah satu perajin dari Desa Karanggambas, Kecamatan Padamara. Perajin tersebut yakni bambang Triyono, meski dengan jumlah karyawan hampir 100 orang namun hanya mampu membuat 15 buah sapu per hari per orang,” kata Agus Purhadi Satyo.</p>
<p>Sedang untuk perajin sapu glagah jenis Lakop, selain diproduksi oleh Bambang, juga diproduksi oleh para perajin dari Kecamatan Karangreja. ”Perajin di Purbalingga hanya bisa mampu membuat 40 ribu buah sapu jenis lakop per bulan. Hal ini masih bergantung pada bahan baku rumput glagah yang tersedia,” kata Agus.</p>
<p>Agus menambahkan, harga sapu glagah jenis Rayung dilepas oleh perajin Rp 6.000 per buah. Sapu ini kemudian dikirim ke eksportir dari Korea yang berdomisili di Cirebon. ”Jika dihitung, nilai ekspor ini mencapai Rp 400 juta per bulan,” kata Agus sembari menambahkan, untuk sapu glagah model Asoi dan SMS (setengah miring) lebih banyak disukai konsumen dalam negeri. <strong>(BNC/tgr)</strong></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/10/perajin-sapu-glagah-kuwalahan-penuhi-permintaan-ekspor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jepang Jajaki Impor Strawberi dari Purbalingga</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/03/09/jepang-jajaki-impor-strawberi-dari-purbalingga/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/03/09/jepang-jajaki-impor-strawberi-dari-purbalingga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 11:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13061</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga – Pelaku bisnis agro dari Propinsi Iwate Jepang menjajaki peluang impor Ichigo (strawberi) dari wilayah Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga (Jateng). Produksi strawberi di Jepang pada bulan-bulan tertentu mengalami kekurangan untuk memenuhi pasaran domestik di Jepang. Untuk mencukupinya, para pelaku bisnis tersebut terpaksa mengimpor dari Amerika Serikat, meski kualitasnya kurang bagus. Dua pengusaha Jepang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13062" class="wp-caption aligncenter" style="width: 414px"><img class="size-medium wp-image-13062" title="investor Jepang bersama wabup Sukento. Dari kiri Kenzaburo Sugimoto, Takashi, Sukento, dan Yamakage" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/03/investor-Jepang-bersama-wabup-Sukento.-Dari-kiri-Kenzaburo-Sugimoto-Takashi-Sukento-dan-Yamakage-404x270.jpg" alt="" width="404" height="270" /><p class="wp-caption-text">Dari-kiri-kanan : Kenzaburo-Sugimoto-Takashi-Sukento-dan-Yamakage</p></div>
<p><strong>Purbalingga </strong> – Pelaku bisnis agro dari Propinsi Iwate Jepang menjajaki peluang impor <em>Ichigo</em> (strawberi) dari wilayah Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga (Jateng). Produksi strawberi di Jepang pada bulan-bulan tertentu mengalami kekurangan untuk memenuhi pasaran domestik di Jepang. Untuk mencukupinya, para pelaku bisnis tersebut terpaksa mengimpor dari Amerika Serikat, meski kualitasnya kurang bagus.</p>
<p>Dua pengusaha Jepang, Rabu (9/3) sore menemui Wakil Bupati Purbalingga Drs Sukento Ridho Marhaendrianto, MM di ruang kerjanya. Dua pengusaha itu masing-masing Mr Takashi,pemilik Ichigo House dan Mr Yamakage. Keduanya diantar Mr Kensaburo Sugimoto, pemilik PT  NYP Wood Work, sebuah perusahaan perkayuan yang sudah beroperasi lama di Purbalingga. Selain menjajaki peluang import strawberi, dua pengusaha tersebut juga menjajagi import gula serbuk nira kelapa.</p>
<p>Takashi mengemukakan, pertanian strawberi di Jepang berada di perbukitan pinggiran kota. Seperti halnya yang dibudidayakan yakni di pegunungan Propinsi Iwate, sekitar 2 jam perjalanan kereta menuju arah Utara dari ibukota Jepang, Tokyo. Pertanian strawberi di Jepang dikembangkan secara modern dengan teknologi green house yang dilengkapi dengan peralatan untuk menghembuskan gas CO (karbon monoksida) kedalam green house sebelum matahari terbit, peralatan pengontrol tekanan air, peralatan h<em>eater</em> (mesin pemanas) ruang <em>Green house</em> untuk menjaga agar ruangan tetap hangat ketika musim dingin, dan pipa penyalur air hangat sebagai pengontrol suhu tanah media tanaman.</p>
<p>“Pertanian strowberi di Jepang untuk melayani kebutuhan konsumen dari wisatawan. Wisatawan yang berkunjung sering disebut sebagai <em>Ichigogari</em>, yang berarti memetik buah strawberry di sebuah kebun strawberry dan memakan hasil petikan sendiri sepuasnya,” kata takashi.</p>
<p>Namun, lanjut Takashi, pada bulan antara Juli hingga Oktober, produksi strawberi di jepang mengalami penurunan. Sementara kebutuhan konsumen terus meningkat. “Pada bulan-bulan ini, Jepang harus mengimpor sekitar 4.000 ton buah strawberi dari Amerika Serikat. Impor ini masing-masing dikemas dalam packing kecil yang setiap packingnya seberat 300 gram dan dijual antara 15.000 – 25.000 Yen. Meski kualitas strawberinya kurang bagus, namun kami terpaksa mengimpornya dari Amerika,” kata takashi.</p>
<p>Setelah melakukan penjajakan lapangan di kebun strawberi petani di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, dan sekitarnya yang berada di kaki pegunungan Slamet, Takashi yakin strawberi Purbalingga bisa diekspor ke Jepang. ”Namun tentunya, budidaya strawberi harus dilakukan dengan teknologi ala Jepang sehingga akan mampu menghasilkan buah yang memenuhi standar konsumen Jepang,” kata Takashi.</p>
<p>Takashi mengatakan, pihaknya siap memberikan pendampingi teknik budidaya kepada para petani strawberi di Purbalingga dan juga siap membantu peralatan budidaya yang second untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi strawberi. ”Jika ada petani dari Purbalingga yang akan belajar budidaya strawberi di Jepang, kami pun siap menerima dan membimbingnya,” kata Takashi.</p>
<p>Takashi mencontohkan, budidaya strawberi di Purbalingga agar menghasilkan kualitas dan kuantitas yang baik sesuai standar Jepang, tentunya harus mendapat perlakukan khusus pada tanah dan pupuk yang diberikan. Selain itu, bibit yang berkualitas juga berpengaruh terhadap produksi. Jika diperhitungkan secara ekonomis, budidaya strawberi model Jepang tentunya memberikan nilai yang lebih. Takashi menggambarkan, untuk budidaya strawberi seluas 3.000 dibutuhkan modal sekitar 150 juta Yen. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/03/09/jepang-jajaki-impor-strawberi-dari-purbalingga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orkes Maju Makmur Ajibarang,Kocok Perut Penonton</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/02/26/orkes-maju-makmur-ajibarangkocok-perut-penonton/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/02/26/orkes-maju-makmur-ajibarangkocok-perut-penonton/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 07:08:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[Ajibarang]]></category>
		<category><![CDATA[nanang anna noor]]></category>
		<category><![CDATA[Orkes Maju Makmur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=12970</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO-Semestinya pejabat bisa membuat gembira rakyat bawah. Namun yang terjadi pada Jumat (25/02) malam, justru sebaliknya, sekelompok rakyat benar benar membuat gembira para pejabat. Mereka yang duduk di deretan depan pada malam puncak peringatan hari pers di Pendopo Kabupaten Banyumas di buat terpingkal pingkal saat menonton penampilan Orkes Maju Makmur (OMM). Kelompok seniman asal Kota [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12971" class="wp-caption alignleft" style="width: 415px"><img class="size-medium wp-image-12971" title="OMM amin suprainsus" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/02/OMM-amin-suprainsus-405x270.jpg" alt="" width="405" height="270" /><p class="wp-caption-text">KOCOK PERUT: Kelompok Musik OMM Ajibarang, saat tampil mengocok perut penonton pada acara Puncak Hari Pers di Pendopo Kabupaten Banyumas, Jumat malam (26/02)</p></div>
<p>PURWOKERTO-Semestinya pejabat bisa membuat gembira rakyat bawah. Namun yang terjadi pada Jumat (25/02) malam, justru sebaliknya, sekelompok rakyat benar benar membuat gembira para pejabat. Mereka yang duduk di deretan depan pada malam puncak peringatan hari pers di Pendopo Kabupaten Banyumas di buat terpingkal pingkal saat menonton penampilan Orkes Maju Makmur (OMM).</p>
<p>Kelompok seniman asal Kota Ajibarang ini menyuguhkan komedi musikal dengan lagu lagu plesetan. Tiga lagu ditampilkan secara berurutan benar benar membuat sejumlah pejabat seperti Bupati Banyumas Mardjoko, Kapolres AKBP Untung Widyatmoko dan lainnya seperti Dandim,pejabat Pemkab di empat kabupaten (Banyumas,Banjarnegara,Cilacap dan Purbalingga) tak bisa menahan tawa.</p>
<p>&#8220;Saya benar benar terkejut, tidak menyangka akan dipleset plesetkan seperti itu. Saya kira serius,&#8221; ujar Dudy , Direktur BI Purwokerto yang terlihat tak bisa menutupi kegeliannya melihat penampilan OMM tersebut.</p>
<p>Orkes Maju Makmur yang tampil dengan 8 personil ini misalnya menampilkan lagu Kehilangan milik vokalis Friman yang disulap menjadi lagu Cocok Rowo ini. Semula penonton siap mendengarkan lantunan lagu melo tersebut. Namun tiba tiba suasana menjadi berubah saat, vokalis OMM, Agus Jenglot memlesetkannya dengan syair Cocok Rowo.</p>
<div id="attachment_12972" class="wp-caption alignleft" style="width: 415px"><img class="size-medium wp-image-12972" title="omm dan nn" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/02/omm-dan-nn-405x270.jpg" alt="" width="405" height="270" /><p class="wp-caption-text">LUGAS: Tampil lugas dengan lagu lagu plesetan OMM mampu membuat penonton terpingkal pingkal (foto:puh/BNC)</p></div>
<p>Direktur OMM, Sonik Jatmiko menuturkan, OMM memang  memiliki personil yang memang hampir semua berlatar belakang pelawak. &#8221; Mereka sudah terbiasa tampil komedi sehingga kaya dengan celoteh celoteh dan kejutan kejutan lucu,&#8221; ujar Sonik yang juga wartawan Anteve tersebut.</p>
<p>Ditempat terpisah, Penggagas berdirinya OMM, Amin Roman mengaku, OMM lahir dari kebiasaan tongkrongan di rumahnya pada tahun 2003 an. Mereka para pemusik ini sebagian pekerja serabutan. &#8221; Mereka ada yang tukang ojek, sopir, tukang sampah, pelajar, mahasiswa dan wartawan. Meskipun mereka penganggur anehnya mereka kepengin hidupnya makmur. Karena itulah kami menamakannya Maju Makmur. Biar mereka mau maju terus makmur,&#8221; tutur Amin sembari tertawa.</p>
<p>Yang menarik, OMM tak hanya tampil menyuguhkan lagu, tetapi juga diselingi dialog dialog dua pelawak Amin Suprainsus dan Ento Ento Yo. Gaya lawakan khas Banyumasan ini membuat kelompok seniman Ajibarang ini tampil lugas dan menyegarkan.</p>
<p>Suasana menjadi &#8216;heboh&#8217; saat muncul pelawak Suliah. Wanita yang populer saat masa jaya Peang Penjol ini muncul bersama  OMM dalam sesi pementasan kedua. Meski sudah berusia 50 an, wanita yang khas dengan bahasa Banyumasan ini membuat suasana makin ger geran.</p>
<div id="attachment_12973" class="wp-caption alignleft" style="width: 415px"><img class="size-medium wp-image-12973" title="OMM dan Suliah" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/02/OMM-dan-Suliah-405x270.jpg" alt="" width="405" height="270" /><p class="wp-caption-text">SULIAH: Pelawak Peang Penjol Suliah yang masuk membaur dengan OMM membuat suasana malam puncak Hari Pers makin meriah (foto:puh/BNC)</p></div>
<p>Pementasan OMM nyaris tak terkendali dan melantur jika presenter Nanang Anna Noor, yang mengendalikan mobilitas pemain ini tak cekatan mengendalikan arena. Nanang yang membikin stage opening OMM mampu menjadikan start dan ending pementasan kelompok musik ini tampil mencapai anti klimak.</p>
<p>&#8221; Kerapkali kita lupa saat asyik masyuk melawak di panggung. Disini dibutuhkan managerial waktu, ruang dan antisipasi kejenuhan penonton. Yah kita harus selamatkan tim agar penonton merasa puas,&#8221; uja Nanang Anna Noor yang juga wartawan Indosiar ini.</p>
<p>OMM menempati Markas di Desa Pandansari Kecamatan Ajibarang Banyumas. Kelompok musik ini siap diaundang untuk pentas. Silahkan hubungi nomor kontak publik relation 081229129027,08562625849 dan 081228886040 (BNC/puh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/02/26/orkes-maju-makmur-ajibarangkocok-perut-penonton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisatawan Eropa Juluki Purbalingga Kota Kayak</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/02/21/wisatawan-eropa-juluki-purbalingga-kota-kayak/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/02/21/wisatawan-eropa-juluki-purbalingga-kota-kayak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 15:30:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>
		<category><![CDATA[kayak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=12952</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA  –  Kayaker asal Slovenia, Andraz Krpic menilai Purbalingga layak disebut sebagai kota kayak. Presiden freestyle kayaking Slovenia itu bahkan menulis pernyataannya itu pada sebuah website, www.duemstuff.com. &#8220;Saya kira sebutan kota kayak untuk Purbalingga sangat tepat. Selama dua minggu terakhir ini saya menyaksikan Purbalingga lebih dari pantas mendapat sebutan itu,” tutur Andraz kepada wartawan, sebelum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-12953" title="MELUNCUR11" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/02/MELUNCUR11-361x270.jpg" alt="" width="361" height="270" /></p>
<p>PURBALINGGA  –  Kayaker asal Slovenia, Andraz Krpic menilai Purbalingga layak disebut sebagai kota kayak. Presiden <em>freestyle kayaking</em> Slovenia itu bahkan menulis pernyataannya itu pada sebuah <em>website, <a rel="nofollow" href="http://www.duemstuff.com/" target="_blank">www.duemstuff.com</a></em>.</p>
<p>&#8220;Saya kira sebutan kota kayak untuk Purbalingga sangat tepat. Selama dua minggu terakhir ini saya menyaksikan Purbalingga lebih dari pantas mendapat sebutan itu,” tutur Andraz kepada wartawan, sebelum bertolak ke hulu Sungai Tung Tung Gunung bersama para instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta, Minggu (13/2).</p>
<p>Sejak 2 Pebruari lalu, Andraz berada di Purbalingga untuk mengarungi sungai-sungai gunung <em>(creek)</em> yang ada di Purbalingga dan sekitarnya. Didampingi empat instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta (SKT), Andraz berencana mengarungi hulu sungai-sungai Tung Tung Gunung, Sungai Tambra, Klawing dan sungai lainnya.</p>
<p>Kepada KR, Andraz menegaskan, Purbalingga bisa dikembangkan sebagai kota tujuan kayaking <em>(kayaking destination)</em>. Baik untuk belajar, maupun olahraga dan wisata kayak.</p>
<p>&#8220;Semua yang dibutuhkan untuk belajar dan berwisata kayaking tersedia di Purbalingga. Disini juga ada Tirtaseta sebagai sekolah kayak terbaik di Indonesia dan sungai-sungai yang ideal, indah dan masih alami dan eksotik,&#8221; ujar juara nasional <em>freestyle kayaking</em> Slovenia itu.<img class="alignleft size-medium wp-image-12954" title="ANDRAZ44" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/02/ANDRAZ44-369x270.jpg" alt="" width="369" height="270" /></p>
<p>Sementara itu, Direktur Sekolah Kayak Tirtaseta, Toto Triwindarto mengatakan, Purbalingga kerap dikunjungi kayaker mancanegara. Kayaker dari berbagai negara seperti Prancis, Inggris, Spanyol, dan negara lain datang ke Purbalingga khusus untuk berkayak.</p>
<p>“Ini menunjukkan bahwa Purbalingga memang memiliki daya tarik kuat sebagai tempat kayaking,&#8221; kata Toto.</p>
<p>Workshop</p>
<p>Terkait agenda Andraz Krpic di Purbalingga, menurut Toto, selama dua pekan terakhir Andraz bersama tim Sekolah Kayak Tirtaseta menyelenggarakan workshop mengenai kayaking. Materi dalam <em>workshop</em> itu juga menyangkut metoda mengajar kayaking yang efektif bagi tingkat pemula hingga tingkat lanjut dengan standar pengajaran internasional.</p>
<p>&#8220;Dengan <em>workshop</em> ini, Sekolah Kayak Tirtaseta berkesempatan menyempurnakan metoda pendidikan kayaking, sehingga peserta pelatihan kayak pada sekolah kami akan mendapatkan lingkungan yang paling kondusif untuk belajar kayak,&#8221; ujar peraih sertifikat mengajar kayak dari berbagai negara itu.</p>
<p>Di sela-sela <em>workshop</em> tentang metoda mengajar kayaking, Andraz juga berkesempatan mencoba Sungai Klawing dan Sungai Cahyana yang menurut Andraz memiliki daya tarik tersendiri.</p>
<p>Pekan ini, Andraz bersama para instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta akan mengadakan <em>roadshow</em> ke sekolah-sekolah di wilayah Purbalingga untuk melakukan presentasi tentang kayaking di sekolah-sekolah serupa di Eropa.</p>
<p>Selanjutnya, Andraz bersama tim Tirtaseta akan mengarungi beberapa sungai gunung atau <em>creek</em> di Purbalingga dan sekitarnya yang belum pernah diarungi sebelumnya.   (BNC/rus)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/02/21/wisatawan-eropa-juluki-purbalingga-kota-kayak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hantu Berkerudung, Gegerkan Warga Purbalingga</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/01/31/hantu-berkerudung-gegerkan-warga-pubalingga/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/01/31/hantu-berkerudung-gegerkan-warga-pubalingga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 Jan 2011 14:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[Bobotsari]]></category>
		<category><![CDATA[hantu berkerudung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=12873</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA-Penampakan hantu yang menggenakan kerudung putih gegerkan warga di Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jateng . Hantu berjilbab yang terekam melalui kamera telepon genggam ini menjadi tontonan warga. Sontak kabar itu  tersebar, warga yang penasaran berdatangan dan ingin melihat video tersebut. Setiap hari kerumunan warga terlihat  di rumah Adit warga Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari,. Video dengan durasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12875" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-full wp-image-12875" title="DSC01701" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/01/DSC017011.jpg" alt="" width="160" height="120" /><p class="wp-caption-text">HANTU BERJILBAB: Terlihat jelas sosok yang dipercaya sebagai penampakan berada disela sela tiga remaja yang sedang mandi di Curug Tlahab Kidul Bobotsari Purbalingga (foto:BNC/dok adit)</p></div>
<p>PURBALINGGA-Penampakan hantu yang menggenakan kerudung putih gegerkan warga di Kecamatan Bobotsari, Purbalingga, Jateng . Hantu berjilbab yang terekam melalui kamera telepon genggam ini menjadi tontonan warga. Sontak kabar itu  tersebar, warga yang penasaran berdatangan dan ingin melihat video tersebut.</p>
<p>Setiap hari kerumunan warga terlihat  di rumah Adit warga Desa Bobotsari, Kecamatan Bobotsari,. Video dengan durasi sekitar 30 detik diambil saat  sejumlah temannya berwisata air terjun Tlahab Kidul.</p>
<p>Karena penasaran, hasil rekaman video tersebut di masukan ke laptop. Tampak jelas, hantu berjilbab mandi bersama dengan ketiga temannya. Hantu tersebut menggenakan baju putih, kerudung putih dan celanan jeans.</p>
<div id="attachment_12876" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-full wp-image-12876" title="DSC01707" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/01/DSC01707.jpg" alt="" width="160" height="120" /><p class="wp-caption-text">TAMPAK JELAS: Seorang wanita dengan kerudung putih yang dipercaya sebagai penampakan tampak jelas berpose didekat remaja yang sama sekali tidak mengetahui keberadaan wanita tersebut (foto:BNC/dok adit)</p></div>
<p>Menurut Adit, saat mengambil gambar yang terlihat mandi hanya tiga orang temannya, “Namun begitu diputar, terdapat seorang lagi yang merupakan penampakan,” tutur Adit.</p>
<p>Kontan saja video hantu berjilbab itu membuat warga dan para pelajar penasaran. mereka berdatangan ke rumah Adit untuk melihat video tersebut.</p>
<p>Warga percaya jika yang mengenakan jilbab putih dan ikut mandi adalah penampakan hantu. Pasalnya belum lama di lokasi itu seorang pelajar MTs tewas saat bermain di curug.“Saat tahun baru kemariun memang ada siswa MTs yang tewas saat mandi disitu,” ujar Siti Masitoh, warga Desa Tlahab Kidul.</p>
<p>Sementara Tarmidi, warga yang tinggal dekat dengan curug menuturkan, air terjun tlahab memang masih alami dan jarang di kunjungi wisatawan.Sehingga warga percaya dilokasi itu masih angker dan kerap muncul penampakan (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/01/31/hantu-berkerudung-gegerkan-warga-pubalingga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aksi Akrobat Anggota TNI Pukau Ribuan Siswa SD</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/01/11/aksi-akrobat-anggota-tni-pukau-ribuan-siswa-sd/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/01/11/aksi-akrobat-anggota-tni-pukau-ribuan-siswa-sd/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2011 13:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[akrobat]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=12792</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Banyak cara dilakukan untuk menanamkan rasa kebangsaan terhadap para pelajar. Seperti yang dilakukan para anggota TNI di Banyumas Jawa Tengah ini. Selasa (11/,01) siang, mereka memberikan suguhan aksi akrobatik di depan ribuan siswa sekolah dasar. Selain menjadi hiburan yang menarik, disela tontonan ini juga diselipkan pesan pesan tentang keberanian terhadap bela negara. Sejak pagi ribuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12793" class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><img class="size-medium wp-image-12793" title="IMG_0006" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/01/IMG_0006-360x270.jpg" alt="" width="360" height="270" /><p class="wp-caption-text">AKROBAT TNI: Kopral Marsinus, anggota TNI Kodam IV Diponegoro saat tubuhnya dilindas truk dalam acara akrobat di lapangan Purwokerto Barat (foto:nan/BNC)</p></div>
<p>BANYUMAS-Banyak cara dilakukan untuk menanamkan rasa kebangsaan terhadap para pelajar. Seperti yang dilakukan para anggota TNI di Banyumas Jawa Tengah ini. Selasa (11/,01) siang, mereka memberikan suguhan aksi akrobatik di depan ribuan siswa sekolah dasar. Selain menjadi hiburan yang menarik, disela tontonan ini juga diselipkan pesan pesan tentang keberanian terhadap bela negara.</p>
<p>Sejak pagi ribuan siswa sekolah dasar ini sudah memadati lapangan sepakbola di Purwokerto Barat , Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. mereka dibuat terkagum kagum dengan aksi anggota tni yang melakukan aksi akrobat tersebut.</p>
<p>Acara yang diprakarsai Kodim 0701 Banyumas ini dimulai dengan aksi menggilas tubuh anggota TNI. Dengan menggunakan truk yang ditumpangi para siswa seberat lebih dari dua ton, tubuh Kopral Marsinus anggota Kodam IV Diponegoro ini tak mengalami  luka sedikitpun.</p>
<p>Aksi berikutnya menyiram dengan air mendidih. Meski berkali kali disiram, namun kulit tubuh prajurit tersebut tetap utuh tak mengelupas atau terbakar.<br />
<strong><br />
</strong>Disela sela acara, para siswa selain diberi ilmu pengetahuan Pancasila juga tentang ilmu kebangsaan. Akrobatik ini sekaligus juga memberikan gambaran kepada siswa keberanian terhadap bela negara.</p>
<p>“ Acara ini dimaksudkan agar siswa memiliki rasa kebangsaan dan keberanian dalam membela Negara,” ujar Ketua Panitia, Kapten Inf. Nakam.</p>
<p>Acara diakhiri dengan aksi mengubur anggota tni. Uniknya setelah makam tersebut dibongkar, tubuh anggota TNI tersebut maih hidup dan sudah mengenakan pakaian wanita. Para siswa yang terheran heran dan langsung mengerubutinya (BNC/puh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/01/11/aksi-akrobat-anggota-tni-pukau-ribuan-siswa-sd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meriah Lomba Mancing Paskal ‘84</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/01/02/meriah-lomba-mancing-paskal-%e2%80%9884/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/01/02/meriah-lomba-mancing-paskal-%e2%80%9884/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2011 08:24:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=12743</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga – Lomba memancing 2011 yang diselenggarakan Paguyuban Alumni SMP Kalih Tahun 1984 (Paskal ’84) berlangsung sangat meriah. Panitia yang menyediakan 96 lapak, terpaksa harus menolak para peserta yang datang dadakan di arena kolam pancingan Dinas Peternakan &#38; Perikanan Kabupaten Purbalingga, Minggu (2/1). Lomba sekaligus dijadikan arena reuni lanjutan Paskal ’84 yang secara kebetulan menikmati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purbalingga – Lomba memancing 2011 yang diselenggarakan Paguyuban Alumni SMP Kalih Tahun 1984 (Paskal ’84) berlangsung sangat meriah. Panitia yang menyediakan 96 lapak, terpaksa harus menolak para peserta yang datang dadakan di arena kolam pancingan Dinas Peternakan &amp; Perikanan Kabupaten Purbalingga, Minggu (2/1).  Lomba sekaligus dijadikan arena reuni lanjutan Paskal ’84 yang secara kebetulan menikmati libur Natal dan Tahun Baru 2011 di Purbalingga.<br />
Para pemancing selain berasal dari dalam kota Purbalingga, juga berasal dari keluarga alumni Paskal ’84 yang berasal dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Kalimantan, Sumatera dan kota besar lainnya di Indonesia. “Saya sengaja datang dari Jakarta untuk memeriahkan lomba yang diselenggarakan teman-teman Alumni SMPN 2 Purbalingga tahun 1984 dan sekaligus berkumpul dengan teman-teman lama,” tutur Martina Heny Purwantini, salah seorang alumni yang kini tinggal di Jakarta.<br />
Sementara itu ketua panitia Pranowo mengatakan, lomba memancing lele dilakukan dengan system perolehan ikan nominasi terbesar. Tahap pertama panitia menyebar ikan ramai-ramai seberat empat kwintal. Kemudian satu jam menjelang berakhir arena pemancingan dimasuki ikan nominasi dengan ukuran lebih dari tiga kilogram. “Panitia menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp 2.350.000,-  dan juga puluhan doorprice menari serta kalender Paskal 84 tahun 2011,” kata Pranowo.<br />
Keluar sebagai juara I Waluyo (nomer lapak 43) dari Kedungjati Bukateja dengan perolehan ikan 5.490 kilogram, kemudian disusul juara II dan III masing-masing Jari (lapak 13) asal Purbalingga Wetan dengan perolehan berat ikan 3,554 dan Yadi (lapak 60) juga dari Purbalingga Wetan dengan perolehan ikan seberat 3,412 kilogram. Juara pertama mendapat uang tunai Rp 1.050.000,- juara II Rp 750.000,- dan juara III Rp 500.000,- . (y)<br />
<img class="alignleft size-medium wp-image-12775" title="DSC_0330" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/12/DSC_0330-402x270.jpg" alt="" width="402" height="270" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/01/02/meriah-lomba-mancing-paskal-%e2%80%9884/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penambang Emas Gumelar Tewas di Lubang Galian</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/12/07/penambang-emas-tewas-di-lubang-galian/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/12/07/penambang-emas-tewas-di-lubang-galian/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2010 04:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[GALERI FOTO]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=12598</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Sudah diduga banyak kalangan, penambangan emas ilegal yang ada di wilayah Kecamatan Gumelar Banyumas akan menimbulkan insiden.Selain mengancam longsornya bukit dan puluhan rumah warga,penambangan emas akhirnya memakan korban jiwa. Sabtu (04/12) Taryono (34) seorang penambang tewas di dalam lubang galian. Korban diduga mengihirup racun yang ada di lubang sedalam 25 meter tersebut. Menurut keterangan sejumlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_12600" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a rel="attachment wp-att-12600" href="http://banyumasnews.com/2010/12/07/penambang-emas-tewas-di-lubang-galian/penambang-tewas/"><img class="size-full wp-image-12600" title="penambang tewas" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/12/penambang-tewas.jpg" alt="EVAKUSAI: Setelah tiga jam, korban penambang emas Gumelar baru bisa dievakuasi (foto:puh/BNC)" width="320" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">EVAKUSAI: Setelah tiga jam, korban penambang emas Gumelar baru bisa dievakuasi (foto:puh/BNC)</p></div>
<p>BANYUMAS-Sudah diduga banyak kalangan, penambangan emas ilegal yang ada di wilayah Kecamatan Gumelar Banyumas akan menimbulkan insiden.Selain mengancam longsornya bukit dan puluhan rumah warga,penambangan emas akhirnya memakan korban jiwa. Sabtu (04/12) Taryono (34) seorang penambang tewas di dalam lubang galian. Korban diduga mengihirup racun yang ada di lubang sedalam 25 meter tersebut.</p>
<p>Menurut keterangan sejumlah warga, lubang galian emas tersebut sudah dua pekan ditutup, karena pemilik sedang menggelar hajatan. Saat kegiatan penambangan akan dimulai lagi, seorang pekerja berusaha membersihkan air dan tanah yang ada di dalam lubang tersebut.</p>
<p>Namun tanpa diduga, tiba tiba korban pingsan dan tak sadarkan diri. Sejumlah warga berusaha menolong namun gagal karena korban keburu menghembuskan nafas terakhir. &#8221; Kita tak sempat menolong, karena korban terlalu lama berada di dalam,&#8221; ujar Tim SAR Polres Banyumas dan Ubaloka yang megevakuasi korban.</p>
<div id="attachment_12601" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a rel="attachment wp-att-12601" href="http://banyumasnews.com/2010/12/07/penambang-emas-tewas-di-lubang-galian/penambangan-lubang/"><img class="size-full wp-image-12601" title="penambangan lubang" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/12/penambangan-lubang.jpg" alt="RAWAN LONGSOR: Pnemabnagan emas di Paningkaban Gumelar ancam longsor pemukiman penduduk (foto:puh/BNC)" width="320" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">RAWAN LONGSOR: Pnemabnagan emas di Paningkaban Gumelar ancam longsor pemukiman penduduk (foto:puh/BNC)</p></div>
<p>Menurut sejumlah warga, penambangan emas di Desa Paningkaban dan Cihonje Kecamatan Gumelar memang rawan kecelakaan. Meski begitu warga tetap melakukan aktivitasnya. Sejjumlah wasrga pernah melakukan aksi protes dengan penambangan tersebut,<br />
karena selain mengancam longsornya rumah warga, limbah penambangan juga mencemari sungai yang mengalir sepanjang sungai Desa Cihonje.</p>
<p>&#8221; Kita memang sudah berupaya ke semua pihak untuk mempertimbangkan kembali keberadaan penambangan tersebut. Namun hingga kini suara rakyat disini tak pernah di dengar oleh pihak pihak terkait seperti bupati, ESDM dan aparat kepolisian,&#8221; ujar Wargo</p>
<p>(53) warga setempat (puh/BNC).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/12/07/penambang-emas-tewas-di-lubang-galian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
