<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; FEATURES</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/features/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 May 2012 07:35:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>Gubug Makan Mang Engking Purwokerto, kelezatan di tengah keasrian alam</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/13/gubug-makan-mang-engking-purwokerto-kelezatan-di-tengah-keasrian-alam/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/13/gubug-makan-mang-engking-purwokerto-kelezatan-di-tengah-keasrian-alam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 02:53:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[mang engking purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[menu udang galah]]></category>
		<category><![CDATA[udang madu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14262</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi tempat kuliner berkelas hadir di Purwokerto. Gubug Makan Mang Engking yang berlokasi di Jalan HR Bunyamin Purwokerto, Kabupaten Banyumas, di utara kampus Unsoed, masuk gang sebelah utara Pabuaran Mart. Gubug Makan Meng Engking Purwokerto sudah dibuka sejak 11 Desember 2011 lalu, dengan menu dan suasana yang mengikuti ‘style’ Mang Engking yang sudah buka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14263" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14263" title="angin semilir" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/angin-semilir-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Mang Engking Purwokerto - foto puh BNC</p></div>
<p>Satu lagi tempat kuliner berkelas hadir di Purwokerto. Gubug Makan Mang Engking yang berlokasi di Jalan HR Bunyamin Purwokerto, Kabupaten Banyumas, di utara kampus Unsoed, masuk gang sebelah utara Pabuaran Mart. Gubug Makan Meng Engking Purwokerto sudah dibuka sejak 11 Desember 2011 lalu, dengan menu dan suasana yang mengikuti ‘style’ Mang Engking yang sudah buka di berbagai kota. Mang Engking menawarkan kelezatan menu masakan di tengah keasrian alam pedesaan yang khas.</p>
<p>Menu andalan rumah makan dengan suasana alam pedesaan ini adalah udang yang dimasak dengan bumbu variatif. Yang menjadi favorit adaah ‘udang bakar madu’, dengan varian udang yang dimasak adalah udang galah. Olesan madu dalam menu ini menggantikan olesan kecap manis, setelah udang galah dibakar. So, rasanya jadi manis bercampur daging udang yang gurih. Senasi rasa ini dijamin menggoyang lidah Anda. Ckkk… air liur jadi ingin segera merasakan nikmat udang madu ini.</p>
<p>Tentunya ada banyak lagi variasi menu masakan udang. Selain udang bakar madu, ada udang saus padang, saus tiram, asam manis, udang digoreng biasa, udang goreng tepung dan udang rebus. Bagi yang kurang suka dengan udang tersedia pula menu ikan gurame, seperti gurame bumbu cobek dari rempah-rempah, sop gurame, asam manis, saus tiram, bakar kecap, bakar madu dan saus padang. Juga ada menu kepiting dan cumi-cumi dengan berbagai variasi tergantung rasa yang Anda inginkan.</p>
<div id="attachment_14265" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14265" title="IMG_0255" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/IMG_0255-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">menu Mang Engking hmmm</p></div>
<p>Bagi penyuka pedas, di rumah makan yang buka setiap hari ini juga disajikan sambal terasi dadakan, tomat, cobek, bawang dan kecap.</p>
<p>Setting tempat yang berada di pinggir sawah dengan angin semilir merambah pori-pori kulit, dipadu pemandangan pepohonan kelapa dengan nyiur yang melambai-lambai, dan gemercik air terkoyak gerakan-gerakan ikan yang ada di kolam menjadikan suasana di rumah makan Mang Enking berbeda dengan tempat makan lainnya. Ada gazebo-gazebo yang bisa Anda pilih untuk lesehan, atau bagi Anda yang tidak suka lesehan, bisa mengambil gazebo yang menggunakan meja/kursi. Beberapa tempat makan berada di atas kolam, sehingga sambil menunggu menu pesanan datang, Anda dapat bercengkerama dengan ikan-ikan dan memberinya makan ikan-ikan di situ.</p>
<p>Untuk tamu rombongan disediakan tempat makan di hall utama tepat setelah pintu masuk Gubung Makan Mang Engking.</p>
<div id="attachment_14266" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14266" title="gasebo yang bisa anda pilih" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/gasebo-yang-bisa-anda-pilih-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">andd bisa makan di sini</p></div>
<p>Ketika BNC menyambangi gubug makan ini, tampak terlihat rombongan baik rombongan keluarga maupun rombongan karyawan dari berbagai intstansi. Atik, salah seorang pengunjung yang datang bersama rekan-rakannya dari salah satu bank swasta mengatakan Gubung Mang Engking menjadi alternative makan siang bersama yang bisa menghilangkan kepenatan. “Setalah acara meeting di kantor yang melelahkan, makan di tempat yang asri dan segar ini bisa menghilangkan kepenatan”, katanya.</p>
<p>Tentang Mang Engking</p>
<p>Awal berdirinya Gubug Makan Mang Engking boleh dibilang adalah ‘berkah bom Bali’. Lho? Ceritanya Mang Engking Sodikin sang pemilik rumah makan asal Tasikmalaya menambak udang sejak tahun 1990-an di Jogja, yaitu di Minggir, Sleman. Hasil tambak udang dikirim ke restoran-restoran di Bali.</p>
<p>Nah pada tahun 2002 terjadi bom Bali dan berdampak pada terhambatnya pengiriman hasil tambak udang Mang Engking. Daripada tidak ada pembuangan udang, Mang Engking berfikir lebih baik membangun restoran dan dijual sendiri. Maka berdirilah Gubug Makan Mang Engking pertama kali pada tahun 2004 berlokasi di desa Jamur, Sendangrejo, Minggir, Sleman. Rumah makan ini agak jauh dari pusat kota Jogja dan berada di tengah areal persawahan. Kemudian berdiri pada tahun 2006 di Sorogan Castle, Jalan Sorogan Bantul.</p>
<p>Karena peminatnya banyak, Mang Engking lantas menambahkan menu lain selain menu udang. Kini Mang Engking sudah berdiri di berbagai kota seperti Depok, Bandung, Pasuruan, dan di kota Anda : Purwokerto. (BNC/puh/jakartabisnis.com)</p>
<div id="attachment_14264" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14264" title="dapur kiri dan hall utama kanan" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/dapur-kiri-dan-hall-utama-kanan-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">dapur (kiri) dan hall utama - foto puh BNC</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/13/gubug-makan-mang-engking-purwokerto-kelezatan-di-tengah-keasrian-alam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Novi Indriastuti &#8216; Bersinar dalam Kegelapan&#8217;</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/05/01/novi-indriastuti-bersinar-dalam-kegelapan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/05/01/novi-indriastuti-bersinar-dalam-kegelapan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 16:09:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14238</guid>
		<description><![CDATA[SAYA percaya suatu saat saya akan sembuh. Saat waktu itu datang, saya ingin saat itu saya telah sukses. Sehingga saya mempunyai kemampuan untuk megupayakan kesembuhan penyakit mata saya. Karena itu, mulai sekarang saya harus bekerja keras dengan cara belajar keras. Demikian aku Novi Indriastuti, Siswi Berkebutuhan Khusus kelas VIII B, SMP Negeri 1 Wanadadi, Selasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14239" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14239" title="novi (tengah) nunggu angkot" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/05/novi-tengah-nunggu-angkot-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">TETAP SEMANGAT: Novi (tengah) saat menunggu nunggu Angkot bersama temannya (foto:ebr/BNC)</p></div>
<p>SAYA percaya suatu saat saya akan sembuh. Saat waktu<br />
itu datang, saya ingin saat itu saya telah sukses. Sehingga saya<br />
mempunyai kemampuan untuk megupayakan kesembuhan penyakit mata saya.<br />
Karena itu, mulai sekarang saya harus bekerja keras dengan cara<br />
belajar keras. Demikian aku Novi Indriastuti, Siswi Berkebutuhan<br />
Khusus kelas VIII B, SMP Negeri 1 Wanadadi, Selasa (01/05) saat<br />
ditemui BNC di sekolahnya.</p>
<p>Sebagai anak berkebutuhan khusus, sesungguhnya Ia bisa saja memilih<br />
untuk sekolah di Sekolah Luar Biasa setingkat SMP yang memang<br />
mengkhususkan untuk siswa seperti dirinya. Namun, semangatnya yang<br />
keras mendorongnya untuk memilih sekolah di sekolah umum. “Saya<br />
memilih sekolah di sekolah umum karena di sekolah umum saya terpacu<br />
untuk berkompetisi dengan teman-teman lainnya yang tidak memiliki<br />
kekurangan seperti halnya saya. Ini menjadikan saya terpacu untuk<br />
selalu belajar” katanya.<br />
Tekadnya itu dibuktikan, jarak 14 km dari rumah ke sekolahnya,<br />
ditempuh naik angkot sendiri, dibantu adik kelas yang juga tetangganya<br />
Latifa. Setiap jelang jam enam pagi, Latifa akan menjemputnya dan<br />
membantunya berjalan hingga naik angkot dan sampai sekolah. Begitu<br />
juga pulangnya.<br />
Novi, putra Bapak Suroso dan Ibu Sumarni, warga Dusun Blabar, Desa<br />
Kecepit, Kecamatan Punggelan pun konsekuen dengan tekadnya tersebut.<br />
Hal itu ditunjukan oleh remaja putri yang bercita-cita menjadi dosen<br />
ini dengan sejumlah prestasi akademik dan non akademik yang diraihnya.<br />
Sejak kelas V SD saat penyakit dideritanya merengut total kemamuan<br />
penglihatannya, justru saat itu menjadi titik balik remaja yang<br />
menyukai pelajaran matematika dan IPS ini untuk meraih prestasi<br />
cemerlang. Dari kelas V sampai lulus, Novi selalu meraih peringkat I<br />
di kelasnya. Ini makin diperkuat dengan prestasinya meraih peringkat<br />
II UASBN se Kecamatan Punggelan.<br />
Prestasi akademiknya ini terus berlanjut, saat Ia menjadi siswa SMP N<br />
1 Wanadadi, sekolah umum yang dipilihnya. Sejak kelas VII Novi selalu<br />
meraih predikat peringkat 1 di kelasnya. Pada tahun akademik tahun<br />
2010/2011 kemarin rata-rata kelas yang diraihnya 9,2. Untuk rangking<br />
paralalel diantara 188 siswa kelas VIII, Novi menduduki peringkat 4.<br />
“Nilai Novi hanya kurang di mata pelajaran olah raga dan mata<br />
pelajaran PKK yang memang membutuhkan nilai untuk kemampuan<br />
keterampilan praktek” kata Guru BK pendampingnya Retno, S. Pd..<br />
Dalam bidang akademik ini, lanjutnya, Novi juga pernah meraih juara II<br />
tingkat Propinsi lomba cerdas cermat MIPA. Sedangkan untuk bidang non<br />
akademik prestasi yang diraih novi banyak, namun yang paling menonjol<br />
adalah dalam bidang olah vocal.<br />
“&#8221;Pada kegiatan Gebyar dan Festival Kreasi Siswa Pendidikan Khusus dan<br />
Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK), Lomba Siswa Cerdas Istimewa dan<br />
Bakat Istimewa (CIBI) dan Lomba Siswa Inklusi tingkat Nasional yang<br />
dilaksanakan di Yogyakarta oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus<br />
dan Layanan Khusus Pendidikan Dasar (PPK-LK Dikdas) pada tanggal 12-14<br />
Oktober 2011 yang lalu Novi meraih juara I untuk lomba vocal” kata<br />
guru yang setia mendampingi Novi saat berlomba.<br />
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP N 1 Wanadadi, Ngaliman, S. Pd.,<br />
menambahkan bahwa Novi memungkinkan sekolah di sekolah umum seperti<br />
halnya SMP N 1 Wanadadi karena sekolahnya merupakan sekolah inklusif.<br />
Dimana untuk sekolah kategori ini memungkinkan untuk menerima siswa<br />
berkebutuhan khusus, diantaranya adalah siswa tuna netra. “Di<br />
Kabupaten Banjarnegara ada dua sekolah umum yang menerima sekolah<br />
inklusif, selain SMP N 1 Wanadadi juga SMP N 3 Purworejo Klampok”<br />
katanya.<br />
Bagi siswa berkebutuhan khusus ini, lanjutnya, dalam proses belajar<br />
mengajar sehari-hari secara umum tidak ada perbedaan. Hanya saja dalam<br />
mata pelaran tertentu, memang siswa dikenalkan dengan alat peraga,<br />
misalnya globe timbul, alat peraga kotak, kubus, dan sebagainya. Hal<br />
tersebut dimaksudkan untuk membantu siswa berkebutuhan khusus dalam<br />
menerima pelajaran. “Novi ini termasuk anak cerdas, Ia mengikuti<br />
pelajaran mengandalkan pada pendengarannya. Namun prestasinya mampu<br />
mengguguli teman-teman lainnya” katanya.<br />
Sedangkan dalam hal ujian sekolah, kata Ngaliman, untuk novi<br />
dilaksanakan di tempat khusus. Dimana guru membacakan soalnya dan Novi<br />
menjawab dengan lembar jawaban braile. “Untuk ini, pihak sekolah<br />
bekerja sama dengan SLB yang ada di Banjarnegara untuk mengoreksi<br />
lembar jawabannya” katanya.<br />
Melihat bakat, prestasi, kemauan dan tekad anak ini, kata Ngaliman,<br />
saya berharap untuk kelanjutannya nanti di sekolah lanjutan jenjang<br />
berikutnya, Ia berharap sekolah mau menampung Novi dan mau memahami<br />
kekurangan Novi. Harapan saya ini beralasan, lanjutnya, karena saat<br />
awal Novi mendaftar di sekolah ini juga hampir semua guru menolak. Hal<br />
itu lebih karena semua guru merasa tak ada yang punya kemampuan untuk<br />
mengajar siswa berkebutuhan khusus. Karena dukungan orang-orang di<br />
sekitar Novi, akhirnya sekolah mau menerima. Dan ternyata, Novi memang<br />
istimewa meski dengan kekurangannya itu.<br />
“Sungguh saya berharap Sekolah manapun bersedia memberi kesempatan<br />
yang sama untuk siswa-siswa berbakat seperti halnya Novi ini” katanya.<br />
Musibah yang mengubah<br />
Menurut Suroso, ayahanda Novi, kebutaan mata yang dialami anaknya<br />
berawal dari gangguan penglihatan pada kedua matanya saat duduk di<br />
kelas II SD N Kecepit. Mulanya gadis kecil yang biasa duduk di bangku<br />
sekolah paling belakang ini mengalami kesulitan penglihatan. Karena<br />
masalahnya itu, tempat duduknya pun dipindah oleh guru di bagian<br />
tengah. Setelah dilakukan pengobatan, ternyata tidak sembuh juga,<br />
justru makin kabur pandangan matanya. Sampai akhirnya Novi pindah<br />
duduk di bangku paling depan karena pandangannya sudah benar-benar<br />
kabur.<br />
Berbagai upaya untuk menyembuhkannya telah ditempuh oleh orang tuanya,<br />
namun bukannya sembuh, gangguan penglihatan pada kedua matanya justru<br />
semakin parah. Pada akhirnya Novi betul-betul mengalami kebutaan total<br />
saat duduk di kelas V SD. Sejak saat itu, dunia betul-betul gelap dari<br />
penglihatannya. “Kata dokter, kebutaan Novi ini dikarenakan syarat<br />
mata yang terhubung dengan otaknya terganggu sehingga mengakibatkan<br />
kebutaan” katanya.<br />
Saat hal itu terjadi, Suroso dan Sumarni kedua orang tua Novi pun<br />
betu-betul down melihat anaknya mengalami kebutaan total. “Saya<br />
nelangsa memikirkan masa depan anak saya nantinya” katanya.<br />
Saya tidak tahu betul bagaimana perasaan Novi saat itu, imbuh Sumarni<br />
ibunda Novi, karena seingat saya waktu itu hanya tangisan Novi untuk<br />
tetap sekolah. Ia tidak mau tertinggal dari teman-temannya. Ia tidak<br />
menangisi kebutaannya, tapi menangisi jangan sampai Ia tertinggal<br />
kelas dibanding teman-temannya. “Karena itu kami bertemu dengan pihak<br />
sekolah agar tetap memberi kesempatan kepada Novi untuk sekolah.<br />
Berapapun nanti hasil nilai sekolahnya, kami minta untuk tetap ikut<br />
dinaikan. Saya tahu anak saya, Ia akan sangat terluka bila sampai<br />
tidak naik kelas” katanya.<br />
Peristiwa tersebut memang sempat menguncang keluarga kami. Namun kami<br />
tidak mungkin membiarkan peristiwa itu terus melemahkan kami. Ada<br />
kehidupan yang haru terus kami jalani, yaitu hidup kami sekeluarga.<br />
Dari peristiwa kebutaan Novi tersebut, kami masih melihat yang tersisa<br />
dari anak kami Novi, yaitu semangatnya dalam melawan keterbatasan. Ia<br />
tidak menyerah untuk terus belajar meskipun kini Ia buta. Semangatnya<br />
itu menjadikan kami orang tuanya berubah. Kami orang tuanya memutuskan<br />
dengan segala upaya yang kami punya akan mendukung sekuat tenaga tekad<br />
anak kami. Perhatian kami terhadap anak-anak menjadi lebih besar.<br />
Sejak itu, antara saya dan ayahanda Novi pun berbagai tugas. “Setiap<br />
hari saya membacakan semua materi pelajaran yang diterimanya, dan<br />
setiap hari pula ayahnya mengantar Novi ke sekolah” katanya.<br />
Upaya kami ini pun rupanya gayung berbalas, kata Sumarni, pihak<br />
sekolah mau memahami kekurangan Novi. Tanpa terasa sekian bulan<br />
menjalani hal baru, lanjutnya, kami jadi terbiasa dengan keterbatasan<br />
itu. Namun ada hal yang lebih menggembirakan, ternyata seiring dengan<br />
perkembangan waktu, kami melihat ada yang berkembang luar biasa dari<br />
Novi, yaitu kecerdasan dan bakatnya. “Sejak kelas V SD itulah prestasi<br />
akademik dan nyanyinya muai berkembang dengan cepat” katanya.<br />
(BNC/ebr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/05/01/novi-indriastuti-bersinar-dalam-kegelapan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gubernur Bibit Waluyo resmikan Hotel Aston Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/30/gubernur-bibit-waluyo-resmikan-hotel-aston-purwokerto/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/30/gubernur-bibit-waluyo-resmikan-hotel-aston-purwokerto/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 14:39:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI BISNIS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[aston purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Bibit Waluyo]]></category>
		<category><![CDATA[hotel aston]]></category>
		<category><![CDATA[hotel purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[yuda wijaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14232</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meresmikan operasional Hotel Aston Purwokerto, Senin siang (30/04), dalam acara bertajuk “The Grand Opening of Aston Imperium Purwokerto – Hotel &#38; Convention Center”, di Kamandaka Room, Lt 2 hotel bintang 4 pertama di kota Purwokerto itu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng. Dalam sambutannya Gubernur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14236" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14236" title="Aston Purwokerto1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/Aston-Purwokerto1-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Aston Imperium Purwokerto</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) – Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo meresmikan operasional Hotel Aston Purwokerto, Senin siang (30/04), dalam acara bertajuk “The Grand Opening of Aston Imperium Purwokerto – Hotel &amp; Convention Center”, di Kamandaka Room, Lt 2 hotel bintang 4 pertama di kota Purwokerto itu. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng.</p>
<p>Dalam sambutannya Gubernur Bibit Waluyo mengatakan Hotel Aston Purwokerto diharapakan dapat mendukung Visit Jateng 2013, dimana Jawa Tengah mengandalkan 4 destinasi wisata, yaitu Karimun Jawa, Sangiran, Borobudur dan Cilacap-Pangandaran. “Kita ingin wisatawan menikmati Jawa Tengah, belanja dan menginap ya di Jawa Tengah”, kata gubernur disambut tepuk tangan hadirin.</p>
<p>Gubernur yang dikenal melalui program Bali Desa Mbangun Desa itu juga meminta investor untuk tidak ragu masuk ke Jawa Tengah karena pemerintah telah membangun infra struktur yang mendukung investasi, seperti sarana transportasi berupa jalan tol Semarang Solo yang sebentar lagi selesai, rehabilitasi Bandara A Yani Semarang, pelabuhan Tanjung Emas, dan pembangunan berbagai PLTU. &#8220;Kita telah bekerja keras mewujudkan percepatan pembangunan Jawa Tengah&#8221; katanya.</p>
<p>Dari jajaran manajemen hadir Direktur PT Star Imperium Yuda Wijaya (selaku owner Hotel Aston) dan  General Manager Aston Purwokerto Lies Yuwati. Hadir pula perwakilan Aston dari Jakarta yang memberikan sambutan mewakili Aston Management.</p>
<p>Hotel Aston Purwokerto merupakan hotel dalam jaringan Aston ke-4 di Jawa Tengah. Sebelumnya Aston telah berdiri di Semarang, Solo dan Jogjakarta. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Aston memiliki 46 hotel.</p>
<p>Menurut General Manager Aston Purwokerto Lies Yuwati, kehadiran Hotel Aston yang merupakan hotel bertaraf internasional menjadi kebanggaan bersama warga Jawa Tengah bagian selatan, khususnya masyarakat eks karesidenan Banyumas. Hotel ini menyediakan fasilitas hotel bintang 4 plus yang belum dimiliki hotel sejenis. Keramahan dan pelayanan dengan menonjolkan kearifan local menjadi ciri khas dalam melayani para tamu.</p>
<p>Hotel ini dengan tag “Hotel &amp; Convention Center” juga bertujuan menjadi mitra bisnis untuk pertemuan skala regional, nasional, dan internasional. Hotel ini menyediakan ruangan untuk kegiatan seminar, meeting maupun pesta pernikahan. Tersedia 3 type room, yaitu Yudhistira dengan kapasitas 50 orang, Kresna yang memuat 100 orang, dan Kamandaka room yang bisa menampung 1.200 orang. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/30/gubernur-bibit-waluyo-resmikan-hotel-aston-purwokerto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Film Bernuansa Banyumas Kembali Akan Tayang di SCTV</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/18/film-bernuansa-banyumas-kembali-akan-tayang-di-sctv/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/18/film-bernuansa-banyumas-kembali-akan-tayang-di-sctv/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 15:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[FTV Bintang Film]]></category>
		<category><![CDATA[nanang anna noor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14202</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS- Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tampaknya menarik sejumlah produser film untuk menggarap film di wilayah ini. Kali ini Film Televisi (FTV) bernuansa Banyumas  kembali diproduksi oleh Rumah Produksi (Production House) Citrasinema. FTV berjudul Bintang Film yang mengambil lokasi syuting di Jakarta, Cilacap dan Cilongok Banyumas digarap oleh rumah produksi Dedy  Mizwar untuk kali kedua. FTV [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14203" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14203" title="FTV Bintang flm 009" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/BINTANG-FILM-1-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">BINTANG FILM; Salah satu adegan saat  syuting Bintang Film yang mengambil lokasi di komplek Situ Elok Desa Pernasidi , Kecamatan Cilongok, Banyumas (wien/BNC)</p></div>
<p>BANYUMAS- Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah tampaknya menarik sejumlah produser film untuk menggarap film di wilayah ini. Kali ini Film Televisi (FTV) bernuansa Banyumas  kembali diproduksi oleh Rumah Produksi (Production House) Citrasinema. FTV berjudul Bintang Film yang mengambil lokasi syuting di Jakarta, Cilacap dan Cilongok Banyumas digarap oleh rumah produksi Dedy  Mizwar untuk kali kedua.</p>
<p>FTV sebelumnya berjudul Undangan Kuning yang juga mengambil lokasi di Banyumas  berhasil menduduki rating teratas. Keberhasilan film bernuansa Banyumas ini ternyata membuat sang produser Citrasinema , Dedy Mizwar ingin mengulangnya. &#8220;Kali ini kami serius menggarap film ini agar kembali meledak dan lebih baik dari sebelumnya,&#8221; ujar Kamayus, yang dipercaya menjadi Astrada dalam film ini.</p>
<p>Sementara Karsono Hadi , Sutradara dalam film ini mengatakan, kali ini seleksi pemain juga sangat ketat. Ratusan lebih peserta casting yang ikut selekasi terpaksa gagal. &#8221; Kami memang tidak main main dalam meng casting merreka. Film ini harus digarap maksimal dengan memilih pemain yang juga bukan sekedar bisa main&#8221; ujar Kasrsono Hadi yang akrab dipanggil Pak De.</p>
<p>Selain pemain utama Dian Sidik dan Aneke Jody,  ada aktor Rahman Yacob, Alek Bustomi, Wing Dirgantara, Nanang Anna Noor dan Mama Ivone. Pemain pendukung lainnya Imam Krazani, Imron Witikno, Dani Pratiwi dan sejumlah pemain lokal lainnya.</p>
<p>Film yang menceriterakan seorang pemuda nelayan bernama Kartono (Dian Sidik) berhasil lolos mengikuti audisi pemeran utama sebuah produksi film. Namun akhirnya saat tiba waktu syuting mendadak gagal. Padahal warga kampung sudah geger dan mengeluk elukan Kartono. Kartono akhirnya kembali menjadi nelayan dan kembali kepada kekasihnya Sri (Aneke Jody).</p>
<p>Fil ini selain bernuansa Banyumasan juga sangat kental dengan nuansa komedi. * Kami tak mau ambil resiko dengan memilih komedian asal asalan. Karena kami tak mau suguhkan komedi artifisial, tetapi yang cerdas dan mengena,&#8221; tambah Pak De.</p>
<p>Beberapa pemain yang pernah terlibat dalam film sebelumnya &#8216; Undangan Kuning&#8217;  seperti Wing Dirgantara, Nanang Anna Noor dan Dani Pratiwi kembali memperkuat film  yang akan ditayangkan di SCTV pada 26 April 2012 mendatang ini. Tayangan yang akan dimulai pukul 22.00 ini bakal menjadi tontonan yang ditunggu tunggu pemirsa.</p>
<p>&#8221; Kita mencoba untuk mengeksploitasi semaksimal mungkin budaya lokal yang ternyata memiliki potensi besar bagi sebuah karya film. Ya dengan cara kami yaitu menyuguhkan potensi daerah memalui tontonan yang menghibur,&#8221;  ujar Nanang Anna Noor, yang kembali ikut dalam Bintang Film ini.</p>
<p>Menurut Nanang, proses produksi  FTV berjudul Bintang Film ini memakan waktu sekitar 15 hari. &#8221; Insya Allah film ini akan kembali sukses seperti FTV sebelumnya. Bahkan bisa lebih baik,&#8221; ujar Nanang  yang juga reporter Indosiar ini. (BNC/wiwien lestari/ csn)</p>
<p><iframe width="504" height="378" src="http://www.youtube.com/embed/Tf5kOZdIdZg?fs=1&#038;feature=oembed" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/18/film-bernuansa-banyumas-kembali-akan-tayang-di-sctv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Onthelis se-Jawa ramaikan kota Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/08/onthelis-se-jawa-ramaikan-kota-purwokerto/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/08/onthelis-se-jawa-ramaikan-kota-purwokerto/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Apr 2012 08:24:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[GOR Satria]]></category>
		<category><![CDATA[hari jadi banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[jibless]]></category>
		<category><![CDATA[koes plus]]></category>
		<category><![CDATA[kosti]]></category>
		<category><![CDATA[parade onthelis satria]]></category>
		<category><![CDATA[PURWOKERTO KOTA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14195</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) &#8211; Gelaran Parade Onthelis Satria Minggu pagi (08/04) diikuti oleh komunitas pencinta sepeda tua dari berbagai kota di Jawa. Ada yang datang dari Jakarta, Surabaya, Jogja, Indramayu, Pekalongan dan tentu saja kota-kota yang bertetangga dengan Kabupaten Banyumas seperti Brebes, Cilacap, dan Purbalingga. Beberapa peserta bahkan mengayuh sepeda dari kota asalnya, seperti tiga orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14196" title="BUPATI SIAP2 START" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/BUPATI-SIAP2-START-160x90.jpg" alt="Start onthelis diawali Bupati Marjoko" width="160" height="90" />PURWOKERTO (BNC) &#8211; Gelaran Parade Onthelis Satria Minggu pagi (08/04) diikuti oleh komunitas pencinta sepeda tua dari berbagai kota di Jawa. Ada yang datang dari Jakarta, Surabaya, Jogja, Indramayu, Pekalongan dan tentu saja kota-kota yang bertetangga dengan Kabupaten Banyumas seperti Brebes, Cilacap, dan Purbalingga. Beberapa peserta bahkan mengayuh sepeda dari kota asalnya, seperti tiga orang yang berangkat dari Jakarta. Peserta lain umumnya mengangkut sepeda tua dengan truk dan mereka sendiri ada yang datang berombongan dengan bus, mobil pribadi, ada pula yang menggunakan angkutan umum baik kereta api maupun bus.</p>
<p>Suasana Minggu pagi Purwokerto benar-benar khas, lain dari hari biasanya karena begitu banyak sepeda tua dengan pengendara yang menggunakan beragam pakaian menyusuri jalan-jalan utama kota Purwokerto, dengan start dan finish di GOR Satria. Pakaian yang dikenakan  umumnya ingin merepresentasikan kembali style jaman &#8216;doeloe&#8217;, baik yang digunakan oleh tentara, pejuang, pegawai, maupun pakaian khas daerah tempo doeloe. Ada juga yang menggunakan seragam ala &#8216;Hitler&#8217;. Asesoris sepeda pun bermacam-macam, ada yang dengan tas mirip Pak Pos, Pak Guru jaman dulu (Oemar Bakrie), tas boncengan, tas sadel, dan asesoris sepeda kuno termasuk bel.</p>
<p>Bupati Banyumas Mardjoko memimpin di depan parade para onthelis. Sebelumnya dilakukan penjamasan sepeda tua, termasuk yang dipakai oleh Bupati Mardjoko. &#8220;Peringatan Hari Jadi Banyumas tahun ini sangat istimewa dengan adanya kedatangan para onthelis dari berbagai kota di Jawa ini, yang mudah-mudahan menjadikan Banyumas lebih dikenal. Sukses peringatan tahun ini juga menunjukkan masyarakat Banyumas yang makin dewasa, makin temuwa&#8221;, kata Mardjoko dalam sambutanya.</p>
<p>Peserta dan masyarakat umum yang menyaksikan gelaran ini di GOR dihibur oleh band yang membawakan lagu-lagu &#8216;tempo doeloe&#8217;, yaitu lagu-lagu Koes Plus yang dibawakan band Jibless Purwokerto. Penampilan Jibless pagi itu sangat memukau dan menghibur dengan tembang-tembang lawas, sesuai tema para onthelis yang menampilkan style tempo doeloe. Pada malam sebelumnya (Sabtu malam, 07/04)  dikukuhkan kepengurusan KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) Banyumas dan Pekalongan. (BNC/ist)</p>
<div id="attachment_14197" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14197" title="DENGAN PAKAIAN HANSIP" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/DENGAN-PAKAIAN-HANSIP-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">pakaian hansip tempo doeleo</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14199" title="GAYA BUNG KARNO LAGI" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/GAYA-BUNG-KARNO-LAGI-160x90.jpg" alt="gaya Bung Karno bersama pejuang" width="160" height="90" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/08/onthelis-se-jawa-ramaikan-kota-purwokerto/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dion, kontestan Indonesian Idol asal Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/06/14187/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/06/14187/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 14:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[dion indonesia idol]]></category>
		<category><![CDATA[dionisius agung subagya]]></category>
		<category><![CDATA[PURWOKERTO KOTA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14187</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyertakan wakilnya dalam ajang Indonesian Idol 2012. Dialah Dion, yang bernama lengkap Dionisius Agung Subagya. Cowok berusia 25 tahun yang lahir di Temanggung 30 April 1986 ini, menjadi salah satu dari 15 peserta yang berhasil menyisihkan ribuan peserta, dan berhak tampil dalam panggun Idol yang disiarkan langsung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14188" title="dion2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/dion2-160x90.jpg" alt="Dion - indonesianidol" width="160" height="90" />PURWOKERTO (BNC) – Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyertakan wakilnya dalam ajang Indonesian Idol 2012. Dialah Dion, yang bernama lengkap Dionisius Agung Subagya. Cowok berusia 25 tahun yang lahir di Temanggung 30 April 1986 ini, menjadi salah satu dari 15 peserta yang berhasil menyisihkan ribuan peserta, dan berhak tampil dalam panggun Idol yang disiarkan langsung RCTI, mulai Jum&#8217;at malam (06/04).</p>
<p>Dalam penyisihan untuk masuk ke dalam 15 kontestan, Dion tampil memukau dengan lagu “Tanjung Perak” yang dinyanyikan dengan penuh improvisasi yang jazzy banget (penampilanya bisa dilihat di : <a href="http://www.youtube.com/watch?v=iLiA6QZT3Rw">www.youtube.com/watch?v=iLiA6QZT3Rw</a> ). Anang Hermansyah, juri Indonesian Idol yang biasanya pelit memberikan pujian, turut memuji Dion sekalipun disarankan untuk mencoba membawakan lagu dengan type lain. Agnes Monica pun kepencut dengan gaya Dion yang dikatakannya lepas dan enjoy banget ketika menyanyi. “Kamu nyanyi enak banget, kayak lagi ngobrol…” kata Agnes.</p>
<p>Dion juga dijagokan oleh Ayu Ting Ting, penyanyi dangdut “Alamat Palsu”. Hal itu dikatakan Ayu saat Indonesian Idol tampil di Dahsyat (05/04). Dion dikabarkan membawakan lagu Ayu Ting Ting &#8220;Sik Asik&#8221;. Lihat juga review videonya di <strong>http://indonesianidol.com/scenes/view/video/80/15-besar-indonesian-idol-di-dahsyat-2</strong><strong> </strong></p>
<p>Sebagai warga Purwokerto, dan tlatah Banyumas, selayaknya kita dukung Dion dengan mengirim sms dukungan. Juga warga Kedu karena Dion lahir di Temanggung. Bagi anda yang nge-fans sama Dion dapat mengikuti Dion lewat jejaring social :</p>
<p>Facebook        : _http://www.facebook.com/Ownyen<br />
Twitter             : _http://twitter.com/#!/dionagungs<br />
Facebook FP  : _http://www.facebook.com/pages/Dionysius-Agung-Subagya-Dioners-The-Next-Indonesian-Idol-2012Temanggung/401778356516309</p>
<p>(BNC/ist/Indonesianidol.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/06/14187/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUT Banyumas akan dimeriahkan Parade Onthel Satria</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/06/hut-banyumas-akan-dimeriahkan-parade-onthel-satria/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/06/hut-banyumas-akan-dimeriahkan-parade-onthel-satria/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 04:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[hari jadi banyumas 430]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas sepeda tua]]></category>
		<category><![CDATA[kosti]]></category>
		<category><![CDATA[onthelis]]></category>
		<category><![CDATA[onthelis satria]]></category>
		<category><![CDATA[pit kebo]]></category>
		<category><![CDATA[pit unta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14168</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Rangkaian kegiatan hari jadi Banyumas yang ke 430 tahun 2012 ini tampaknya lebih meriah dari peringatan hari jadi sebelumnya. Selain kegiatan rutin protololer seperti ziarah makam pahlawan, upacara peringatan, dan galar pawai budaya, tahun ini labih istimewa karena ada kegiatan Lomba Perahu Naga di Dream Land Park Pancasan Ajibarang (31/03), Banyumas Bershalawat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-14170" title="ilustrasi - komunitas sepeda tua" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/ilustrasi-komunitas-sepeda-tua-160x90.jpg" alt="ilustrasi - sepeda.wordpress.com" width="160" height="90" />PURWOKERTO (BNC) – Rangkaian kegiatan hari jadi Banyumas yang ke 430 tahun 2012 ini tampaknya lebih meriah dari peringatan hari jadi sebelumnya. Selain kegiatan rutin protololer seperti ziarah makam pahlawan, upacara peringatan, dan galar pawai budaya, tahun ini labih istimewa karena ada kegiatan Lomba Perahu Naga di Dream Land Park Pancasan Ajibarang (31/03), Banyumas Bershalawat bersama Syekh Habib Abdulkadir Assegaf (31/03), pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Manteb Sudarsono, Banyumas Extravaganza untuk membangkitkan wisata Banyumas, dan Pekan Ekonomi Kreatif.</p>
<p>Ada lagi event yang lebih istimewa, khususnya bagi para pencinta sepeda kuno (pit kebo/pit unta)  yaitu event ‘Pareade Onthel Satria’ yang akan digelar pada 7 – 8 April 2012, dan telah direkomendasikan sebagai kegiatan nasional oleh KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia). Gelaran bagi para pencinta sepeda tua ini sekaligus menjadi ajang pengukuhan dan pelantikan KOSTI Korwil Banyumas &amp; KOSTI Korwil Pekalongan. Selain itu akan dilakukan sarasehan bertajuk &#8220;Sepeda Tua, Eksistensi &amp; Perkembangannya di Masa Kini&#8221; bersama Thowil dari Podjok Djokjakarta dan Fahmi Saimima (Sekjen KOSTI).</p>
<p>Ada pula pameran sepeda tua, foto-foto Banyumas tempoe doeloe yang pasti akan memberikan nuansa berbeda. Berbagai hiburan seperti akan memeriahkan event hobbist yang sedang ngetrend ini seperti keroncong, lengger, dan komunitas pencinta Koes Plus Purwokerto (JIBLESS &#8211; Koes Plus Band). Para onthelis dari berbagai kota diperkirakan akan mulai berdatangan mulai Jum’at (06/04) ini. “Suk setu aku ke Purwokerto &#8230;. melu onthelis pit kebo merayakan HUT mBanyumas”, kata Samudra Wibawa aktifis onthelis dari Jogja  kepada BNC.</p>
<p>Info yang diperoleh BNC, route ‘ngonthel’ yang dilaksanakan pada Minggu pagi (9/04), akan menempuh jarak touring sejauh 20 km, menyusuri kota Purwokerto dan para onthelis berkesempatan melihat dari dekat obyek vital dan ikon kota Purwokerto. Selama perjalanan akan dilakukan transit di beberapa lokasi. Panitia menyiapkan pengamanan dengan  menyediakan foreidjer, marshaal, mobil sweeper, dua mobil ambulance.</p>
<p>Nuansa event lainnya terkait parade yang bakal menarik adalah klithikan dan pasar rakyat, yang menyajikan ragam kuliner khas Purwokerto. Tentu saja mendoan dan gethuk goreng khas Sokaraja akan ada di sana. Peserta Parade Onthel dikenai pendaftaran Rp. 25.000,00. Bagi yang tidak punya sepeda tua, bisa juga ikut menyaksikan pameran sepeda tua dari berbagai tahun pembuatan, eh… siapa tahu ketemu sepeda yang pernah dipakai kakek kita di situ! (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/06/hut-banyumas-akan-dimeriahkan-parade-onthel-satria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banyumas tergetkan rekam data e-KTP selesai September 2012</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/05/banyumas-tergetkan-rekam-data-e-ktp-selesai-september-2012/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/05/banyumas-tergetkan-rekam-data-e-ktp-selesai-september-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 00:00:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[data kependudukan]]></category>
		<category><![CDATA[e-ktp]]></category>
		<category><![CDATA[nik]]></category>
		<category><![CDATA[perekaman data e ktp]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14142</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) – Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah me-launching e-KTP (KTP elektronik) awal April ini yang ditandai dengan perekaman data untuk Bupati Banyumas, Mardjoko, di Kecamatan Purwokerto Barat. Bupati meminta masyarakat wajib KTP (penduduk berusia 17 th ke atas – red) memanfaatkan kesempatan untuk membuat KTP Elektronik (e-KTP) secara gratis sesuai dengan jadwal waktu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14143" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14143" title="e-ktpsosial" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/e-ktpsosial-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">e-KTP dengan chip</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) – Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah me-launching e-KTP (KTP elektronik) awal April ini yang ditandai dengan perekaman data untuk Bupati Banyumas, Mardjoko, di Kecamatan Purwokerto Barat. Bupati meminta masyarakat wajib KTP (penduduk berusia 17 th ke atas – red) memanfaatkan kesempatan untuk membuat KTP Elektronik (e-KTP) secara gratis sesuai dengan jadwal waktu yang ditentukan, yang ditargetkan selesai pada September 2012.  Pencetakan KTP Elektronik secara regular Tahun 2013 akan dikenakan retribusi/penggantian biaya. Selama program massal ini (2012) ditegaskan tidak boleh ada pungutan.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten (Dindukcapil) Banyumas Irawati, SE jumlah penduduk Kabupaten Banyumas pada saat penentuan kuota perekaman data KTP Elektronik (31 Desember 2009) berjumlah 1.842.449 orang, sedangkan jumlah wajib KTP sampai dengan 31 Desember 2012 sebanyak 1.388.585 orang.</p>
<p>Sementara terkait prosedur pelaksanaan perekaman data E-KTP,  masyarakat harus datang ke kantor kecamatan sesuai jadwal yang ditentukan dengan membawa beberapa persyaratan. Di antaranya yaitu KTP lama, Surat Pemberitahuan NIK (Nomor Induk Kependudukan), serta undangan perekaman data E-KTP yang akan diedarkan ke warga. Karena jadwal yang telah ditentukan, maka dihimbau intansi baik pemerintah maupun swasta memberi ijin/dispensasi kepada karyawannya untuk mengikuti perekaman data demi sukses program e-KTP ini.</p>
<p>Dalam upaya mensukseskan program nasional ini, sosialisasi dilakukan di tingkat kelurahan hingga kepada ketua RW/RT untuk disampaikan kepada warganya. Seperti yang dilakukan oleh keluarahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, pada Rabu malam (04/04) bertempat di Aula Kelurahan Berkoh, Jl. Gerilya Purwokerto. Sosialisasi dilakukan oleh Mulyadi, dari Dindukcapil. Untuk kelurahan Berkoh sendiri dengan jumlah penduduk wajib KTP 7.663 orang perekaman data akan dilakukan mulai tanggal 2 Mei sd 25 Mei (16 hari kerja), di luar hari Sabtu.</p>
<p>Apa yang direkam dalam e-KTP?</p>
<p>Menurut Mulyadi, e-KTP memerlukan proses panjang sampai dengan KTP diterima oleh pemegang KTP. Dengan e KTP ini maka secara nasional akan menjadi data base penduduk tunggal, dimana setiap penduduk memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), berupa 16 digit angka berisi kode propinsi, kode kabupaten, kecamatan, tanggal/bulan/tahun kelahiran, jenis kelamin dan no urut pencatatan. Ke depan tidak ada lagi KTP ganda, dimana saat ini jumlahnya diperkirakan 7 juta.</p>
<p>Proses pembuatan e-KTP melalui rekam data dan verifikasi dengan dokumen kependudukan yang saat ini ada (KTP lama). E-KTP ini memiliki chip yang menyimpan data privat yang hanya bisa dibaca dengan alat tertentu, seperti sidik jari dan iris mata. Nah saat perekaman data ini masyarakat akan direkam pas foto, tanda tangan, sidik jari (seluruh jari tangan), foto iris mata. Yang membedakan dengan KTP lama secara fisik tidak ada tanda tangan pejabat, juga adanya data nama gadis ibu kandung dalam data privat. Masa berlaku e-KTP 5 tahun. Data-data privat ini yang tidak memungkinkan lagi adanya KTP ganda.</p>
<p>Data hasil perekaman ini selanjutnya dikirim ke pusat data di Jakarta, untuk dicetak sebagai e-KTP sebagai bagian dari program missal e KTP. Di tahun 2013 pencetakan akan dilakukan di daerah (Dinas Kependudukan). Selama e-KTP belum jadi tetap digunakan KTP Siak. Demikian pula dengan peristiwa kependudukan seperti mutasi, penggantian KTP karena jatuh tempo, tetap dilakukan seperti biasa sampai e-KTP diterima. Kelak KTP lama harus ditukarkan dengan e-KTP sebagai syarat dokumen, danharus diambil sendiri (tidak boleh diwakilkan) karena harus melakukan verifikasi sidik jari saat pengambilan. Menurut Mulyadi, Dindukcapil akan menyimpan KTP lama selama 2 tahun sebelum dihancurkan sebagai antisipasi adanya keperluan penduduk atas dokumen tsb. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/05/banyumas-tergetkan-rekam-data-e-ktp-selesai-september-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puluhan ribu orang hiasi Purwokerto dengan senandung shalawat</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/04/01/puluhan-ribu-orang-hiasi-purwokerto-dengan-senandung-shalawat/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/04/01/puluhan-ribu-orang-hiasi-purwokerto-dengan-senandung-shalawat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2012 00:28:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[ahbaabul musthofa]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun Purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[BANJARNEGARA]]></category>
		<category><![CDATA[banyumas bersholawat]]></category>
		<category><![CDATA[habib syekh abdulkadir]]></category>
		<category><![CDATA[hari jadi banyumas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14132</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) &#8211; Mengawali kegiatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 430, puluhan ribu umat Islam memadati alun-alun Purwokerto, Sabtu malam (31/03) menghadiri acara &#8216;Banyumas Bershalawat&#8217; bersama Habib Syekh Abdulkadir Assegaf dari Solo. Dengan pakaian serba putih umat Islam yang datang dari berbagai kecamatan di Banyumas, bahkan banyak yang datang dari luar kota, larut dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14133" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14133" title="alun2 padat_banyumas bersholawat" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/alun2-padat_banyumas-bersholawat-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">Kaum muslimin padati alun-alun bersholawat</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) &#8211; Mengawali kegiatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas yang ke 430, puluhan ribu umat Islam memadati alun-alun Purwokerto, Sabtu malam (31/03) menghadiri acara &#8216;Banyumas Bershalawat&#8217; bersama Habib Syekh Abdulkadir Assegaf dari Solo. Dengan pakaian serba putih umat Islam yang datang dari berbagai kecamatan di Banyumas, bahkan banyak yang datang dari luar kota, larut dalam senandung sholawat yang dibawakan Kelompok Hadrah dan Shalawat “Ahbabul Musthofa”.</p>
<p>Alun-alun yang di Sabtu malam biasanya dipadati oleh masyarakat yang bermalam mingguan dengan duduk-duduk dan bermain bersama anak-anak, juga tempat nongkrong anak muda remaja, kali ini berubah menjadi lautan manusia dengan pakaian serba putih yang menghiasi Purwokerto dengan senandung sholawat sebagai tanda cinta kepada Rasulullah Muhammad SAW, dan wujud tanda syukur ulang tahun Banyumas yang ke 430. Semangat bershalawat ditunjukkan dengan kibaran bendera kelompok/majelis sholawat.</p>
<p>Karena  alun-alun tidak memuat semua yang hadir, sebagian duduk di jalan-jalan di sekitar seperti Jl Masjid dan di badan jalan Jend Sudirman. Sekalipun massa berdesak-desakan, namun suasana tertib. Kepadatan manusia ini menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima yang ikut mengais rezeki di event akbar sholawatan ini. Mereka menggelar dagangan dari mulai pernak-pernik muslim seperti kopyah, vcd sholawat, pakaian muslim, gambar-/poster habaib, dan tentu saja pedagang makanan/minuman.</p>
<p>Acara shalawat sebelumnya juga digelar di Banjarnegara pada Jum&#8217;at malam (30/03), yang juga dihadiri puluhan ribu orang di alun-alun Banjarnegara. Acara shalawat berisi pembacaan Maulid Simthuddurar mahakarya Habib Ali bin Muhammad Husein Al Habsyi yang dipimpin langsung oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Habib Syekh Abdulkadir selanjutnya menyampaikan ceramah (tausiyah) tentang pentingnya membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>“Allah SWT dan para malaikatnya menyanjung Nabi SAW, karena beliau adalah manusia pilihan dan utama di semesta jagad ini. Sehingga wajarlah kalau kita juga ikut menyanjung dan memberikan doa penghormatan dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Habib Syekh.</p>
<p>“Di hari kiamat, saat perhitungan hisab, hanya Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang kita harap syaf’aatnya untuk menaungi kita sehingga kita masuk surga semua. Kita tidak menuhankan Muhammad SAW. Cinta kita dengan membaca shalawat kepada Nabi SAW karena mengharapkan syafa’at beliau. Di majelis-majelis yang dibacakan shalawat, para malaikat tidak berhenti berdzikir dan bertasbih memohonkan ampun sebagaimana shalawat yang kita sampaikan kepada Nabi SAW. Dan Nabi Muhammad SAW membalas dan menjawab setiap shalawat yang dibacakan serta memohonkan ampun bagi umatnya,” terang Habib Syekh yang lahir di Solo ini.</p>
<p><strong>Tentang Habib Syekh Abdulkadir Assegaf</strong></p>
<p>Syekh Abdulkadir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Alm. Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman Assegaf  (tokoh alim dan imam Masjid Jami’ Assegaf di Pasar Kliwon Solo). Berawal dari pendidikan yang diberikan oleh guru besarnya yang sekaligus ayahnya, Habib Syekh mendalami ajaran agama dan akhlak leluhurnya.</p>
<p>Syekh ABdulkadir juga memperoleh pendidikan dari paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari Hadramaout. Habib Syekh juga mendapat pendidikan, dukungan penuh dan perhatian dari Alm. Al-Imam, Al-Arifbillah,  Habib Muhammad Anis bin Alwiy al Habsyi (Imam Masjid Riyadh dan pemegang magom Al-Habsyi). Berkat segala bimbingan, nasehat, serta kesabaranya, Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf menapaki hari untuk senantiasa melakukan syiar cinta Rosul yang diawali dari Kota Solo.</p>
<p>Waktu demi waktu berjalan mengiringi syiar cinta Rosullnya, tanpa di sadari banyak umat yang tertarik dan mengikuti majelisnya, hingga saat ini telah ada ribuan jama’ah yang tergabung dalam Ahbabul Musthofa. Mereka mengikuti dan mendalami tetang pentingnya Cinta kepada Rosul SAW dalam kehidupan ini.</p>
<p>Ahbabul Musthofa, adalah salah satu dari beberapa majelis yang ada untuk mempermudah umat dalam memahami dan mentauladani Rosull SAW, berdiri sekitar Tahun1998 di kota Solo, tepatnya Kampung Mertodranan, berawal dari majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta maulid Simthut Duror Habib Syekh bin Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya untuk mengajak ummat dan dirinya dalam membesarkan rasa cinta kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW . Kegiatan pengajian rutin dan zikir serta sholawat berkembang di berbagai kota seperti Sragen, Kudus, Jepara, Jogja, Solo dan mulai merambah ke kota-kota Purwokerto, Banjarnegara dan banyak kota lainnya dalam majelis-majelis zikir dan sholawat. (BNC/ist/hadrah ahbaabul musthofa)</p>
<div id="attachment_14135" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14135" title="meluber ke jalan-2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/04/meluber-ke-jalan-2-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">massa meluber ke jalan masjid</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/04/01/puluhan-ribu-orang-hiasi-purwokerto-dengan-senandung-shalawat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari ini, dimulai pameran benda kuno Alkitab</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2012/03/23/hari-ini-dimulai-pameran-benda-kuno-alkitab/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2012/03/23/hari-ini-dimulai-pameran-benda-kuno-alkitab/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Mar 2012 02:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[SENI BUDAYA]]></category>
		<category><![CDATA[pameran benda alkitab; purwokerto; banyumas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=14117</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO (BNC) &#8211; Bagi Anda yang menyukai sejarah dan benda-benda antik, khususnya terkait dengan benda-benda Alkitab, bisa datang di &#8216;Pameran Benda-benda Alkitab&#8221; yang digelar mulai Jum&#8217;at (23/03) hari ini sampai Senin (26/03), bertempat di Paschalis Hall, Jl Gereja No. 2 Purwokerto, Kab Banyumas, Jawa Tengah. Menurut Latip Tanujaya, salah satu panitia event ini, pada pameran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14118" class="wp-caption alignleft" style="width: 170px"><img class="size-thumbnail wp-image-14118" title="pameran benda alkitab" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2012/03/pameran-benda-alkitab-160x90.jpg" alt="" width="160" height="90" /><p class="wp-caption-text">ilustrasi benda alkitab</p></div>
<p>PURWOKERTO (BNC) &#8211; Bagi Anda yang menyukai sejarah dan benda-benda antik, khususnya terkait dengan benda-benda Alkitab, bisa datang di &#8216;Pameran Benda-benda Alkitab&#8221; yang digelar mulai Jum&#8217;at (23/03) hari ini sampai Senin (26/03), bertempat di Paschalis Hall, Jl Gereja No. 2 Purwokerto, Kab Banyumas, Jawa Tengah.</p>
<p>Menurut Latip Tanujaya, salah satu panitia event ini, pada pameran ini pengunjung dapat menikmati benda inspiratif dan sangat mendidik, berupa benda-benda kuno. &#8220;Bagi umat Kristiani akan menambah iman dan pengetahuan&#8221;, kata Latip.</p>
<p>Benda  yang akan dipamerkan antara lain biji sesawi, pengumban yang dipakai Daud untuk mengalahkan Goliat, batu kliangan, sup merah yang dimasak Yakub, 30 kepingh perak Yudas, mahkota duri, paku untuk penyaliban, daun pohon ara yang dipakai Adam dan Hawa, perlengkapan senjata Allah, kemah suci, persembahan majus, kribat air mata Mazmur 56.9, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Pengunjung bisa meniup sangkakala pada pameranitu, yang tidak ditarik bayaran alias gratis. Dikatakan oleh Latip, pameran ini merupakan yang pertama dan terbesar di Purwokerto. (BNC/ist)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2012/03/23/hari-ini-dimulai-pameran-benda-kuno-alkitab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
