<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; PURBALINGGA</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/barlingmascakeb/purbalingga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 13:07:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
		<item>
		<title>HUT Purbalingga ke 181,Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Sampaikan Selamat</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/19/hu-purbalingga-ke-181bupati-dan-wakil-bupati-purbalingga-sampaikan-selamat/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/19/hu-purbalingga-ke-181bupati-dan-wakil-bupati-purbalingga-sampaikan-selamat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 09:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[WACANA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13870</guid>
		<description><![CDATA[SAMBUTAN BUPATI PURBALINGGA PADA UPACARA BENDERA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI JADI KE-181 KABUPATEN PURBALINGGA MINGGU, 18 DESEMBER 2011 ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB. SELAMAT PAGI, SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA YTH. KETUA DPRD KABUPATEN PURBALINGGA BESERTA IBU; YTH. BAPAK WAKIL BUPATI DAN PARA ANGGOTA FORUM KOMUNIKASI PIMPINAN DAERAH, MASING-MASING BESERTA IBU; YTH. BUPATI BANYUMAS, CILACAP, BANJARNEGARA DAN [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SAMBUTAN  BUPATI  PURBALINGGA<br />
PADA UPACARA BENDERA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI JADI KE-181<br />
KABUPATEN PURBALINGGA</p>
<p>MINGGU, 18 DESEMBER 2011</p>
<p>ASSALAMU’ALAIKUM WR. WB.<br />
SELAMAT PAGI, SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA </p>
<p>YTH.	KETUA DPRD KABUPATEN PURBALINGGA BESERTA IBU;<br />
YTH.	BAPAK WAKIL BUPATI DAN PARA ANGGOTA FORUM KOMUNIKASI PIMPINAN DAERAH, MASING-MASING BESERTA IBU;<br />
YTH.	BUPATI BANYUMAS, CILACAP, BANJARNEGARA DAN KEBUMEN;<br />
YTH. 	PARA MANTAN BUPATI DAN MANTAN SEKDA KABUPATEN PURBALINGGA;<br />
YTH. 	PARA ANGGOTA DPRD KABUPATEN PURBALINGGA;<br />
YTH.	PLT. SEKDA DAN PARA PEJABAT DI JAJARAN PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA;<br />
YTH.	PARA KEPALA DINAS VERTIKAL DAN PARA PIMPINAN BUMN/ BUMD;<br />
YTH.	PARA ANGGOTA MUSPIKA SE-PURBALINGGA;<br />
YTH.	PARA PIMPINAN PARPOL/ ORGANISASI PEMUDA/ ORGANISASI WANITA/ ORGANISASI MASYARAKAT DAN LSM SE-KABUPATEN PURBALINGGA;<br />
YTH. 	PARA PIMPINAN PERUSAHAAN/ TOKO DAN RADIO SE- KABUPATEN PURBALINGGA<br />
DAN	SELURUH PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA;</p>
<p>TERIRING RASA SYUKUR ALHAMDHULILLAH KEHADIRAT TUHAN YANG MAHA KUASA, BERBAHAGIA SEKALI PAGI INI KITA DAPAT BERSAMA-SAMA HADIR MELAKSANAKAN UPACARA MEMPERINGATI HARI JADI KE–181 KABUPATEN PURBALINGGA, DALAM KEADAAN SEHAT WAL’AFIAT  DAN DALAM SUASANA PENUH PERSAUDARAAN.<br />
UNTUK ITULAH, SAYA ATAS NAMA PRIBADI DAN PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA MENYAMPAIKAN ‘UCAPAN SELAMAT DAN DIRGAHAYU  KE-181 KABUPATEN PURBALINGGA’ KEPADA SEGENAP WARGA MASYARAKAT PURBALINGGA. SEMOGA DENGAN BERTAMBAHNYA USIA KABUPATEN PURBALINGGA INI MENDORONG KEMAJUAN PEMBANGUNAN YANG DILANDASI SEMANGAT PERSATUAN, KEBERSAMAAN, KEGOTONGROYONGAN DAN KERJASAMA GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT. </p>
<p>HADIRIN TAMU UNDANGAN DAN PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA; </p>
<p>SEBAGAIMANA KITA KETAHUI PENENTUAN HARI JADI PURBALINGGA DIDASARKAN PADA PENELITIAN LITERATUR YANG DILAKUKAN OLEH LEMBAGA PENGABDIAN MASYARAKAT (LPM) UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM). LPM UGM MELAKUKAN PENELITIAN MEMBANDINGKAN EMPAT BABAD DENGAN ARSIP PENINGGALAN PEMERINTAH HINDIA BELANDA YANG DISIMPAN DALAM KOLEKSI ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA. HASILNYA DISEPAKATI BAHWA HARI JADI PURBALINGGA JATUH PADA TANGGAL 18 DESEMBER 1830 ATAU 3 RAJAB 1246 HIJRIAH ATAU 3 RAJAB 1758 JE YANG DALAM SURYA SENGKALANYA TERTULIS SIREPING RANANGGONO HANGESTI PROJO. HARI JADI PURBALINGGA TELAH DITETAPKAN MELALUI PERATURAN DAERAH (PERDA) KABUPATEN DATI II PURBALINGGA NOMOR 15 TAHUN 1996, TANGGAL 19 NOVEMBER 1996.<br />
TANPA MENGURANGI KEHIDMATAN DAN MAKNA YANG TERKANDUNG DIDALAMNYA, PERINGATAN HARI JADI KABUPATEN PURBALINGGA KE-181 KAMI SELENGGARAKAN LEBIH MERIAH DIBANDING TAHUN LALU, NAMUN DENGAN TETAP TIDAK MENINGGALKAN ASPEK KESEDERHANAAN.  PERINGATAN HARI JADI MERUPAKAN MOMENTUM YANG SANGAT PENTING DAN STRATEGIS SEBAGAI UNGKAPAN SYUKUR DAN TERIMA KASIH KITA KEHADIRAT ALLAH SWT-TUHAN YANG MAHA KUASA, YANG TELAH MELIMPAHKAN BERBAGAI RAHMAT DAN KASIH SAYANGNYA KEPADA SEGENAP WARGA MASYARAKAT PURBALINGGA, SERTA SEBAGAI SUATU BENTUK PENGHARGAAN DAN PENGHORMATAN  KEPADA PENDAHULU YANG TELAH MERINTIS BERDIRINYA, ATAUPUN GENERASI SESUDAHNYA YANG TELAH MEMIMPIN DAN MEMEGANG KENDALI PEMERINTAHAN DI KABUPATEN PURBALINGGA. MEREKA JUGA TELAH MENGABDI DAN BERKARYA UNTUK KEMAJUAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PURBALINGGA.<br />
DALAM KAITANNYA DENGAN ITU,  KITA SEMUA MERASAKAN DARI WAKTU KE WAKTU, KABUPATEN PURBALINGGA MENGALAMI BERBAGAI MACAM DINAMIKA KEHIDUPAN, BAIK EKONOMI, SOSIAL, POLITIK  MAUPUN BUDAYA.<br />
TANTANGAN, HAMBATAN,  DAN HARAPAN JUGA MENYERTAI  DINAMIKA TERSEBUT.  SEMUA  ITU MERUPAKAN PENGALAMAN YANG HARUS KITA JADIKAN MOTIVASI UNTUK MENATAP MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK DAN MENYELESAIKAN BERBAGAI PERSOALAN, BAIK YANG SEDANG MAUPUN YANG AKAN TERJADI.  UNTUK ITU, MOMENTUM PERINGATAN HARI JADI  PURBALINGGA TAHUN INI HENDAKNYA DAPAT KITA GUNAKAN SEBAGAI WAHANA REFLEKSI DAN INTROSPEKSI DIRI SECARA MENDALAM SESUAI DENGAN FILOSOFI  OJO RUMONGSO BISO, NANGING BISO RUMONGSO. ARTINYA, MELALUI MOMENTUM HARI JADI INI KITA PERLU MERENUNGKAN APA SAJA YANG TELAH BERHASIL KITA LAKSANAKAN DAN MENCERMATI HAL  &#8211; HAL YANG BELUM DAPAT KITA SELESAIKAN SEBAGAI BEKAL MENYUSUN PROGRAM DAN KEGIATAN DI MASA YANG AKAN DATANG.<br />
HADIRIN TAMU UNDANGAN DAN PESERTA UPACARA YANG BERBAHAGIA; </p>
<p>PERINGATAN HARI JADI TAHUN INI MENGANGKAT TEMA : “DENGAN HARI JADI KE 181, KITA MANTAPKAN SEMANGAT PERSATUAN, KEBERSAMAAN, KEGOTONGROYONGAN DAN KERJASAMA SEGENAP JAJARAN APARAT DAN SELURUH MASYARAKAT UNTUK MEMBANGUN DAN MEMAJUKAN KABUPATEN PURBALINGGA”.  HAL INI DIDASARI PEMIKIRAN BAHWA HARI JADI MERUPAKAN MOMENTUM   YANG TEPAT UNTUK MEMPERKUAT IKATAN PERSATUAN, KEBERSAMAAN DAN KEGOTONGROYONGAN ATAU SOLIDARITAS SOSIAL  DIANTARA SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT PURBALINGGA. APAPUN LATAR BELAKANG, SUKU, AGAMA, STATUS SOSIAL, DAN STATUS EKONOMINYA, KITA SEMUA HARUS RUKUN DAN BERSATU UNTUK MENCAPAI KESEJAHTERAAN.  JANGAN SAMPAI PERBEDAAN YANG ADA MENJADI PENGHALANG BAGI KITA SEMUA UNTUK  HIDUP RUKUN.  MARI KITA BERSATU DAN HIDUP RUKUN AGAR TERCAPAI KESEJAHTERAAN DAN KEDAMAIAN SEPERTI YANG KITA HARAPKAN BERSAMA.<br />
SELAMA INI, SEMANGAT KEBERSAMAAN DAN GOTONG ROYONG TELAH MENJADI SPIRIT BAGI PEMERINTAH DAN MASYARAKAT PURBALINGGA DALAM MELAKSANAKAN PEMERINTAHAN, PEMBANGUNAN, DAN PELAYANAN KEMASYARAKATAN.  SEBAGAI BENTUK RASA TERIMA KASIH DAN PENGHARGAAN KEPADA MASYARAKAT PURBALINGGA YANG SELAMA INI SECARA IKHLAS DAN KONSISTEN BERPARTISIPASI DALAM PROSES PEMBANGUNAN, PADA MOMENTUM HARI JADI TAHUN INI TELAH DAN AKAN  DISELENGGARAKAN BERBAGAI KEGIATAN SEBAGAI BERIKUT :<br />
1.	SENAM SEHAT DI HALAMAN PASAR SEGAMAS.<br />
2.	PEMBERIAN TALI ASIH KEPADA PARA PENSIUNAN PNS.<br />
3.	PEMBERIAN BANTUAN DANA PENDIDIKAN KEPADA ANAK-ANAK PNS GOLONGAN I DAN II.<br />
4.	ZIARAH KE MAKAM ARSANTAKA DAN GIRI CENDANA UNTUK BERDO’A DAN DENGAN HARAPAN KITA SENANTIASA MENGINGAT DAN MENGHARGAI JASA  – JASA ORANG  – ORANG YANG BERJASA BESAR KEPADA PURBALINGGA. JUGA KE MAKAM MANTAN KETUA DPRD PURBALINGGA LETKOL PURNAWIRAWAN KARSONO DI TAMAN MAKAM PAHLAWAN PURBOSAROYO DAN MAKAM SALIMAN DI KELURAHAN WIRASANA.<br />
5.	PAGELARAN SENI, BAIK MODERN MAUPUN TRADISIONAL DALAM PEKAN BUDAYA, YANG MULAI DIGELAR USAI PELAKSANAAN UPACARA INI DENGAN PAWAI BUDAYA YANG DIIKUTI OLEH UTUSAN DARI 18 KECAMATAN SE-PURBALINGGA, SERTA DIDUKUNG  KESENIAN DARI JAWA TIMUR, JATIM DAN JAWA TENGAH. </p>
<p>HADIRIN DAN PESERTA UPACARA YANG SAYA HORMATI;</p>
<p>DI TENGAH KEBERHASILAN YANG DAPAT KITA RASAKAN, KITA TETAP PERLU WASPADA DAN MELAKUKAN LANGKAH ANTISIPASI UNTUK MENJAGA KONDUSIVITAS KEHIDUPAN, AGAR TIDAK TERKONTAMINASI KRISIS YANG SAAT INI SEDANG MENGHADANG DI DEPAN MATA, YAITU : KRISIS JATIDIRI, KRISIS IDEOLOGI, KRISIS KARAKTER DAN KRISIS KEPERCAYAAN YANG DAPAT MEMPORAK PORANDAKAN PERSATUAN DAN KESATUAN.<br />
	UNTUK ITU, KAMI JUGA SEJALAN DENGAN SIKAP PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH YANG TETAP KONSISTEN MELAKSANAKAN KOMITMEN SEBAGAI BENTENG PANCASILA DAN BASIS PEMBANGUNAN, DENGAN TERUS MEMPERERAT TALI PERSAUDARAAN DAN SEMANGAT GOTONG-ROYONG DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI. ITULAH JATIDIRI KITA YANG CINTA DAMAI DAN SUKA BERMUSYAWARAH, SEHINGGA SETIAP KESULITAN YANG KITA HADAPAI, DAPAT KITA UPAYAKAN SOLUSINYA, DENGAN TETAP MENJAGA KEHIDUPAN YANG AMAN, NYAMAN, TENTERAM, DAMAI DAN SEJAHTERA.<br />
	SOSIALISASI PEMANTAPAN KEMBALI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI, PANDANGAN HIDUP, DAN DASAR NEGARA INDONESIA, MARI KITA DENGUNGKAN KAMBALI DAN KITA LAKSANAKAN DALAM PRAKTIK KEHIDUPAN SEHARI-HARI.</p>
<p>HADIRIN DAN PESERTA UPACARA YANG SAYA HORMATI;</p>
<p>	DEMIKIANLAH YANG DAPAT SAYA SAMPAIKAN PADA KESEMPATAN UPACARA MEMPERINGATI HARI JADI KE-181 KABUPATEN PURBALINGGA. KEPADA SELURUH JAJARAN PEMERINTAHAN,  STAKEHOLDERS, DAN SELURUH ELEMEN MASYARAKAT,  MARI KITA GELORAKAN TERUS GUMREGAH NYAMBUT GAWE DAN  BEKERJA LEBIH KERAS LAGI MENUJU MASYARAKAT PURBALINGGA YANG SEMAKIN SEJAHTERA.<br />
MASYARAKAT HARUS BERSATU DENGAN APARATUR PEMERINTAHAN DALAM MENYELENGGARAKAN PEMBANGUNAN.   SESANTI DASAR PEMERINTAH KABUPATEN PURBALINGGA YANG TERCANTUM DALAM LAMBANG DAERAH YAKNI PRASETYANING NAYAKA AMANGUN PRAJA, SESUNGGUHNYA MENGISYARATKAN ADANYA KEBULATAN TEKAD  PARA PENYELENGGARA PEMERINTAHAN DAN MASYARAKAT LUAS UNTUK BERSAMA-SAMA, BERSATU PADU DAN BERSINERGI DALAM MEMBANGUN DAERAHNYA, ATAU BERSATU PADU BERSAMA-SAMA BERGOTONG ROYONG MEMAYU HAYUNING BAWANA, MEMBANGUN DAN MEMAJUKAN DAERAHNYA, DAERAH KITA KABUPATEN PURBALINGGA. </p>
<p>DIRGAHAYU KABUPATEN PURBALINGGA<br />
SEMOGA TUHAN YANG MAHA KUASA SENANTIASA MEMBERIKAN KESEHATAN, KEMUDAHAN DAN PENGAYOMAN KEPADA KITA DALAM MERAIH SUKSES PEMBANGUNAN PURBALINGGA. </p>
<p>SEKIAN DAN TERIMA KASIH ATAS PERHATIANNYA.<br />
WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB.</p>
<p>BUPATI PURBALINGGA,</p>
<p>Drs. H. HERU SUDJATMOKO, M.SI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/19/hu-purbalingga-ke-181bupati-dan-wakil-bupati-purbalingga-sampaikan-selamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Jadi, Bupati Ziarah Makam Leluhur.</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/19/peringati-hari-jadi-bupati-ziarah-makam-leluhur/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/19/peringati-hari-jadi-bupati-ziarah-makam-leluhur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 08:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>
		<category><![CDATA[WISATA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13867</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA(BNC)– Memperingati hari jadi ke-181 Kabupaten Purbalingga, Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si melaksanakan ziarah ke makam leluhur. Bersama Wakil Bupati Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto MM, Ketua DPRD H Tasdi SH MM dan jajaran Muspida, melakukan ziarah ke makam Arsantaka di Kelurahan Purbalingga Lor dan Makam Giri Cendana Desa Kajongan Kecamatan Bojongsari. Kedua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA(BNC)– Memperingati hari jadi ke-181 Kabupaten Purbalingga, Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si melaksanakan ziarah ke makam leluhur. Bersama Wakil Bupati Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto MM, Ketua DPRD H Tasdi SH MM dan jajaran Muspida, melakukan ziarah ke makam Arsantaka di Kelurahan Purbalingga Lor dan Makam Giri Cendana Desa Kajongan Kecamatan Bojongsari. Kedua makan itu, merupakan peristirahatan terakhir para mantan Bupati Purbalingga.</p>
<p>“Kita berada ditempat ini, untuk mengenang dan mendoakan para leluhur pendahulu kita. Sekaligus kita berdoa agar sebagai generasi penerus, kita mampu berjuang mewujudkan cita-cita mereka. Utamanya dalam menciptakan Kabupaten Purbalingga yang lebih baik,” kata Bupati di sela-sela pelaksanaan ziarah, Jum’at (16/11).</p>
<p>Untuk peringatan Hari Jadi tahun depan, Bupati berkeinginan,  kegiatan ziarah tidak hanya dilakukan untuk mantan Bupati Trah Arsakusuma  saja. Namun para mantan Bupati yang dimakamkan di luar Purbalingga juga akan di kunjungi, meski tidak dengan rombongan besar.</p>
<p>Menurut Bupati, saat ini terdapat sejumlah mantan Bupati yang  dimakamkan tersebar di luar Purbalingga.  Seperti,  R Moch Pujadi (Bupati ke-14), Letkol (TNI-AU) Goentoer Darjono (Bupati ke-17), Drs Sukirman (Bupati ke-19) dan  Drs. Sutarno (Bupati ke-18). “Ini baru akan kita lakukan tahun depan. Kita inventarisir dulu. Termasuk para mantan ketua DPRD. Tahun lalu sudah kita mulai ziarah ke Makan Almarhum Karsono dan Almarhum Saliman,” jelas Heru.</p>
<p>Ketua Yayasan Arsakusuma Drs H Slamet Sudiro MM menuturkan, mantan Bupati yang dimakamkan di Arsantaka adalah para Bupati dari trah Arsakusuma. Dia menjelaskan, Ki Arsantaka merupakan cikal Bakal lahirnya Kabupaten Purbalingga sekaligus cikal bakal Bupati-Bupati di Purbalingga. “Tempat ini adalah peristirahatan terakhir Eyang Arsantaka dan puteranya yang ke-3 yakni Eyang Dipoyudo III Bupati pertama Purbalingga,” jelas Slamet Sudiro.</p>
<p>Slamet Sudiro merinci, mantan bupati lainnya yang dimakamkan di Makam Arsantaka adalah Dipokusumo I sebagai Bupati Purbalingga ke-2, dan RMT Broto Sudiro (Bupati ke-3).  Sedangkan adik kandung RMT Broto Sudiro yakni RMTA Dipokusumo II (Bupati ke-4) dimakamkan di Pesarean Giri Cendana Kajongan.</p>
<p>“Buyut dari RMTA Dipokusumo II, yakni Eyang DR R Goeteng Taroenodibroto seorang dokter  jawa Bumi Putera kelas I.  Makamnya berada di timur gedung makam Ki Arsantaka. Saat ini namanya diabadikan sebagai nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” katanya.</p>
<p>Selain di Makam Arsantaka, ziarah juga dilaksanakan di Makam Giri Cendana Kajongan. Di tempat ini terdapat  pesarean Bupati ke IV yakni Dipokusumo II, Bupati ke-5 (Dipokusumo III), Bupati ke-6 (Dipokusumo IV)  dan Bupati ke-7 (Dipokusumo V). Diluar komplek makam juga terdapat makam Bupati ke-8 Dipokusumo VI dan Bupati ke-9 RMAA Sugondho.</p>
<p>Usai sholat Jum’at, kegiatan ziarah dilanjutkan ke Makam mantan ketua DPRD yakni  Letkol Purn. Karsono di Taman Makam Pahlawan Purbosaroyo, Saliman di pemakaman Kelurahan Wirasana Kecamatan Purbalingga dan Soemeri mantan anggota DPRD yang dimakamkan di Makam Cikalong Desa Jatisaba Purbalingga. (BNC/her)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/19/peringati-hari-jadi-bupati-ziarah-makam-leluhur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Jadi Purbalingga ke-181 : Dari Tahun Keprihatinan Menuju ke Tahun “Dandan-dandan”</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/18/hari-jadi-purbalingga-ke-181-dari-tahun-keprihatinan-menuju-ke-tahun-%e2%80%9cdandan-dandan%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/18/hari-jadi-purbalingga-ke-181-dari-tahun-keprihatinan-menuju-ke-tahun-%e2%80%9cdandan-dandan%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 12:26:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13873</guid>
		<description><![CDATA[MEMASUKI penghujung tahun 2011, tepatnya Minggu (18/12) usia Kabupaten Purbalingga genap 181 tahun atau hampir dua abad. Berbagai capaian pembangunan telah diraih. Meski masih ada kekurangan namun raihan ini patut disyukuri. Pembangunan Purbalingga tahun 2010 – 2015 yang disemangati dengan visi : “Purbalingga yang maju, mandiri, dan berdaya saing menuju masyarakat sejahtera yang berkeadilan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2011/08/Bupati-Purbalingga-205x270.jpg" alt="" title="Bupati Purbalingga" width="205" height="270" class="aligncenter size-medium wp-image-13656" />MEMASUKI penghujung tahun 2011, tepatnya Minggu (18/12) usia Kabupaten Purbalingga genap 181 tahun atau hampir dua abad. Berbagai capaian pembangunan telah diraih. Meski masih ada kekurangan namun raihan ini patut disyukuri.</p>
<p>	Pembangunan Purbalingga tahun 2010 – 2015 yang  disemangati dengan visi : “Purbalingga yang maju, mandiri, dan berdaya saing menuju masyarakat sejahtera  yang berkeadilan dan berakhlak mulia”, saat ini telah memasuki tahun kedua.   </p>
<p>	Seperti diketahui, duet Bupati Heru Sudjatmoko dan Wakil Bupati Sukento Ridho Marhaendrianto dilantik oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Selasa (27/7/2010) silam. </p>
<p>	&#8220;Ketika awal menjabat, pertengahan 2010 saya sebut tahun pertama sebagai tahun keprihatinan. Itu  karena minimnya anggaran pembangunan sehingga perlu adanya berbagai efisiensi  pada pos-pos belanja tertentu,&#8221; ujar Bupati Heru Sudjatmoko.</p>
<p>	Memasuki tahun kedua, 2011, Heru menyebut sebagai tahun &#8220;Dandan-dandan&#8221; atau tahun perbaikan. Utamanya, perbaikan infrastruktur untuk meningkatkan perekonomian, kenyamanan, keselamatan dan keamanan masyarakat. Dan berkat kerja keras duet Heru Sudjatmoko yang dikenal sebagai birokrat ulet dan Sukento sebagai mantan pejabat di Bank Mandiri&#8211;keduanya putra daerah—kini pembangunan  Purbalingga mulai membuahkan hasil signifikan, seiring kenaikan aliran dana ke Purbalingga.Yakni meliputi kenaikan Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Alam dan  berbagai dana lainnya. Kemajuan Purbalingga pun terus menggeliat.</p>
<p>	Tengoklah dalam hal produktivitas pertanian,  patut disyukuri bahwa sepanjang tahun 2011  Purbalingga masih dianugerahi curah hujan yang cukup,  sehingga tidak terlalu mengganggu  produktivitas hasil  pertanian. Produksi padi sebagai salah satu komoditas pangan utama masyarakat, terus meningkat. </p>
<p>	Sampai  pertengahan tahun 2011 luas areal tanaman padi 17.724 hektar menghasilkan produksi beras sebanyak 59.444 ton. Surplus beras di Purbalingga  mencapai 17.045 ton. Kondisi surplus beras semakin memperkuat ketahanan pangan di purbalingga. </p>
<p>	Peta ketahanan pangan Jawa Tengah menunjukan ada 30 kabupaten/ kota  yang sangat tahan, dan 5 kabupaten yang masuk kategori tahan.  &#8220;Kabupaten purbalingga termasuk salah satu dari 30 kabupaten/kota yang sangat tahan terhadap ketahanan pangan,&#8221; ujar Heru Sudjatmoko.</p>
<p>	Demikian pula ekonomi purbalingga  juga mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Tahun 2010, ekonomi Purbalingga tumbuh sebesar 5,85 persen. Tahun 2011, kondisi hingga bulan juni pertumbuhan ekonomi naik menjadi 6,2 persen.</p>
<p>	Dibidang investasi, Kabupaten Purbalingga masih dinilai menarik bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya.Purbalingga menyumbangkan 56,10 persen investasi industri se-Indonesia dengan nilai U$ 19.033.000 dari total U$ 4 21.985.000 dalam skala nasional. </p>
<p>	&#8220;Investasi tertinggi disumbang dari sektor rambut dan bulu mata palsu. Seperti diketahui, Purbalingga sebagai pusat manufaktur rambut dan bulu mata palsu terbesar kedua di dunia, setelah Guangzhou, China,&#8221; ujarnya. </p>
<p>	Pada pertengahan tahun 2011, jumlah Penanaman Modal Asing (PMA)  di bidang rambut dan bulu mata palsu ini  sebanyak 18 perusahaan dengan nilai investasi mencapai Rp. 184.681.742.560,-, dan jumlah PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri)  sebanyak 14 perusahaan dengan nilai investasi mencapai Rp  46.732.499.000,-. Total investasi swasta ini mengalami peningkatan sebesar 3,9 persen dibanding tahun 2010 sebesar Rp. 177.821.742.560. </p>
<p>	Di bidang pembangunan kesehatan menunjukkan  kinerja yang semakin baik, dan bahkan melampauai target pembangunan kesehatan secara nasional dan target Milennium Development Goal (MDGS). Dalam hal ini, angka kematian bayi  (AKB) pada tahun 2010 sebesar 11 per 1.000 kelahiran, sementara target nasional 24 per 1.000 kelahiran. Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 98 per 100.000 kelahiran, sedang target nasional 2014 sebesar 118 per 100.000 kelahiran. Untuk cakupan imunisasi balita telah mencapai 100 persen, sementara secara nasional pada tahun 2014 baru mentargetkan 90 persen. </p>
<p>	&#8220;Keberhasilan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan angka indeks pembangunan manusia atau IPM,&#8221; ujar Heru Sudjatmoko.<br />
	Semakin meningkatnya pelayanan kesehatan diindikasikan dengan semakin membaiknya derajat kesehatan masyarakat, yang antara lain ditandai dengan meningkatnya usia harapan hidup. Usia harapan hidup pada akhir tahun 2010 adalah 69,7 tahun.  </p>
<p>	Tak kalah pentingnya, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana irigasi yang saat ini sudah, sedang dan terus dilanjutkan, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. &#8220;Keluhan masyarakat soal infrastruktur khususnya jalan yang rusak, yang membanjiri lewat SMS di koran-koran, sedikit demi sedikit kami perbaiki, tentunya dengan mengedepankan skala prioritas dan kemampuan keuangan yang ada,&#8221; ujarnya. </p>
<p>	Untuk pembangunan infrastruktur dalam skala besar, lanjut Heru Sudjatmoko, juga terus diupayakan  dengan dukungan dana dari Pemerintah Provinsi Jateng maupun Pemerintah pusat. Infrastruktur yang kini tengah dibangun yakni Bendung Slinga yang menelan dana APBN Rp  47.373.616.602. </p>
<p>	Diharapkan, bendung slinga akan selesai pada tahun 2012 dan  akan mampu mengairi lahan sawah seluas 6.727 hektar di wilayah Kecamatan kaligondang dan  sekitarnya, sehingga akan meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Bendung slinga juga akan membuka aksesibilitas wilayah Kaligondang dengan Bojongsari melalui jembatan yang dibangun sepanjang 110 meter.</p>
<p>	Pada tahun 2012, juga tengah diupayakan pembangunan jembatan di bagian hilir sungai klawing yang menghubungkan wilayah desa Kedungbenda, Kecamatan kemangkon Purbalingga dengan Desa Petir Kecamatan Kalibagor Banyumas.  Jembatan yang diberi nama &#8220;Linggamas&#8221;  telah disepakati antara Pemerintah Kabupaten purbalingga dengan Kabupaten Banyumas. Dua kabupaten telah mengalokasikan anggaran pada APBD 2012 masing-masing Rp 7,5 milyar, atau total Rp 15 milyar. Sementara biaya total pembangunan diperkirakan Rp 20 milyar. Kekurangannya akan dimintakan ke Pemprov Jateng.</p>
<p>	Diharapkan, pembangunan jembatan ini akan mampu membuka jalur ekonomi baru dan meningkatan kesejahteraan masyarakat kedua Kabupaten, terutama Purbalingga.  </p>
<p>	Sesungguhnya, di luar capaian pembangunan dan berbagai penghargaan itu, Kabupaten Purbalingga ke depan masih menghadapi tantangan , utamanya pengangguran.Saat ini, dari 18 PMA dan 44 PMDN yang bergerak di sektor rambut, dengan serapan tenaga kerja lima puluh ribu lebih, 90 persennya adalah tenaga wanita. Akibatnya, banyak tenaga kerja pria yang mengganggur. </p>
<p>	Jumlah penganggur itu diprediksi akan bertambah, seiring dengan terjadinya krisis ekonomi global yang melanda dunia saat ini. Tentu, ini pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi pengambil kebijakan di Purbalingga, untuk segera mengatasi masalah pengangguran. Dirgahayu Purbalingga ! (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/18/hari-jadi-purbalingga-ke-181-dari-tahun-keprihatinan-menuju-ke-tahun-%e2%80%9cdandan-dandan%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>17 Warga Purbalingga Mengidap ODHA</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/14/17-warga-purbalingga-mengidap-odha/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/14/17-warga-purbalingga-mengidap-odha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 13:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13865</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA (BNC) – Kasus penderita ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) meningkat tajam sejak sejak tahun 2009. Data pada tahun itu terdapat 5 orang penderita, dan saat ini meningkat tajam hingga 17 orang penderita. ”Peningkatan penderita itu baik mencakup kasus suspek maupun HIV/AIDS,” kata Kepala Seksi Kesehatan Dasar dan Institusi Dinas Kesehatan, Purbalingga, dr. Retno Sri Haswati, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA (BNC) – Kasus penderita ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) meningkat tajam sejak sejak tahun 2009. Data pada tahun itu terdapat 5 orang penderita, dan saat ini meningkat tajam hingga 17 orang penderita.</p>
<p>            ”Peningkatan penderita itu baik mencakup kasus suspek maupun HIV/AIDS,” kata Kepala Seksi Kesehatan Dasar dan Institusi Dinas Kesehatan, Purbalingga, dr. Retno Sri Haswati, ketika memberikan Sosialisasi Penanggulangan HIV – AIDS bagi pelajar di Ruang Rapat Ardilawet Kantor Setda Purbalingga, Selasa (13/12).</p>
<p>            Dikatakan Retno, siapapun dapat tertular HIV/AIDS jika berperilaku yang beresiko. Penampilan luar bukan jaminan bebas HIV. Orang dengan HIV positif sering terlihat sehat dan merasa sehat. ”Jika belum melakukan tes HIV, orang dengan HIV positif tidak tahu bahwa dirinya sudah tertular HIV yang dapat menular kepada orang lain,” kata Retno.</p>
<p>            Retno menjelaskan, HIV menular melalui menggunakan jarum suntik secara bergantian, bekas pakai dan tidak steril. Kemudian hubungan seks yang berganti-ganti pasangan serta dari ibu ke bayi melalui proses melahirkan dan menyusui. ”HIV tidak dapat menular melalui gigitan nyamuk atau serangga lain, bersalaman, memakai toilet bersama dan berbagi makanan atau menggunakan alat makan bersama,” tegas Retno.</p>
<p>            Penularan HIV, lanjut retno, dapat dicegah dengan tidak melakukan seks bebas. Bersikap saling setia dengan pasangan. ”cegah juga dengan memakai kondom dan tidak menjadi pemakai narkoba suntik,&#8221; katanya.</p>
<p>            Wakil Bupati Purbalingga Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto MM yang membuka acara tersebut mengemukakan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan saat ini lebih dari 26.400 orang mengidap AIDS dan lebih dari 66.600 orang telah dinyatakan positif HIV. Dari jumlah itu sebanyak 70 persen adalah generasi muda usia produktif.</p>
<p>            ”Karenanya saya menghimbau pada para generasi muda, fokuslah untuk meraih cita-cita di masa depan. Jangan hancurkan hidupmu dengan berperilaku resiko tinggi yang memungkinkan untuk terinfeksi HIV/AIDS,” pesan Wabup.</p>
<p>            SElain Retno, ikut menjadi nara sumber dalam sosialisasi tersebut, Kurniasih Dwi P, M.Psi, Psi (RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga), R. Arifin Gunawan (Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup/LPPSLH Banyumas), dan Martinus Ujianto (Ikatan Penyuluh KB/IPEKB Purbalingga). Diskusi sosialiasi dipandu oleh Indaru Setyo Nurprojo, S.IP, MA (Unsoed). (BNC/lis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/14/17-warga-purbalingga-mengidap-odha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marwoto dan Suliyah Siap Kocok Perut Masyarakat Purbalingga</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/14/marwoto-dan-suliyah-siap-kocok-perut-masyarakat-purbalingga/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/14/marwoto-dan-suliyah-siap-kocok-perut-masyarakat-purbalingga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 13:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13863</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA (BNC) – Pelawak Marwoto dan Suliyah bakal mengocok perut masyarakat Purbalingga dalam Pekan Budaya memeriahkan Peringatan Hari Jadi Purbalingga ke-181. Kedua pelawak lokal senior itu dijadwalkan tampil di acara Kethoprak Lawak di Usman Janatin Park, Senin (19/12). ”Pelawak Marwoto dan Suliyah dijadwalkan tampil malam hari, jam 7 sampai jam 10 malam. Ini masih dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA (BNC) – Pelawak Marwoto dan Suliyah bakal mengocok perut masyarakat Purbalingga dalam Pekan Budaya memeriahkan Peringatan Hari Jadi Purbalingga ke-181. Kedua pelawak lokal senior itu dijadwalkan tampil di acara Kethoprak Lawak di Usman Janatin Park, Senin (19/12).</p>
<p>”Pelawak Marwoto dan Suliyah dijadwalkan tampil malam hari, jam 7 sampai jam 10 malam. Ini masih dalam satu kegiatan pentas seni di Usman Janatin Park,” jelas Kepala Bagian Humas Setda Purbalingga Drs Rusmo Purnomo dalam siaran persnya, Rabu (14/12).</p>
<p>Menurut Rusmo, selama empat hari berturut-turut sejak Minggu (18/12) sampai Rabu (21/12), masyarakat Purbalingga akan dihibur dengan berbagai pagelaran seni baik modern maupun tradisional dalam Pekan Budaya. Menandai awal Pekan Budaya, akan dilaksanakan Pawai Budaya usai Upacara Bendera di Halaman Pendopo Dipokusumo, Minggu (18/12).</p>
<p>”Pawai Budaya ini akan diikuti oleh 18 kecamatan, dan masing-masing kecamatan menampilkan dua kelompok. Tak hanya itu, akan ditambah bintang tamu dari Jawa Timur berupa Kesenian Warok, Jawa Barat dengan Kesenian Kenthong dan Jawa Tengah melalui Topeng Ireng,” jelasnya.</p>
<p>Rusmo mengatakan Pawai Budaya akan memulai start dari GOR Mahesa Jenar menempuh rute Tugu Jam Gang Mayong – belok kiri Jl. Jendral Sudirman – Alun-alun – Panggung Kehormatan di Depan Gerbang Pendopo Dipokusumo – memutar Alun-alun – SMA Muhammadiyah – Jl Piere Tendean – Jl Komisaris Noto Sumarsono dan finish di Usman Janatin Park.</p>
<p>”Nanti saat di depan panggung kehormatan, masing-masing kelompok akan melakukan display atau atraksi maksimal 5 menit. Akan dipilih penampilan terbaik untuk menerima hadiah di akhir rangkaian Pekan Budaya,” jelasnya.    </p>
<p>Tanggal 19-20 Desember, kata dia, akan dilaksanakan Pentas Seni di Usman Janatin Park. Senin siang (19/12) pukul 13.00 – 17.00, Pentas Seni akan diisi kesenian dari Sanggar Citra Budaya san Cindhe Laras. Malamnya, pukul 19.00 &#8211; 22.00, masyarakat Purbalingga akan disuguhi Kethoprak Lawak oleh Marwoto dan Suliyah.</p>
<p>”Kalau Pentas Seni yang tanggal 20 Desember hari Selasa, paginya berupa Pagelaran Kuda Kepang, siangnya Sanggar Sari Ratri dan Sanggar Setyo Laras. Malamnya Pentas Campur Sari,” imbuhnya.</p>
<p>Pada hari terakhir, Kamis (21/12), di Usman Janatin Park akan digelar Parade Band. Tak tanggung-tanggung, pelaksanaannya penuh satu hari satu malam. Dalam Parade Band kali ini, akan menampilkan band-band lokal yang ada di kabupaten Purbalingga dan sekitarnya.</p>
<p>”Pada hari yang sama juga akan dilaksanakan Pentas Wayang Kulit Semalam Suntuk di Desa Onje Kecamatan Mrebet. Pada malam ini pula, akan diserahkan hadiah bagi pemenang Pawai Budaya yang telah dilaksanakan di awal Pekan Budaya hari Minggunya,” pungkasnya. (BNC/cie)         </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/14/marwoto-dan-suliyah-siap-kocok-perut-masyarakat-purbalingga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerakan OBIT di Purbalingga Tanam  Lebih 2 Juta Pohon</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/09/gerakan-obit-di-purbalingga-tanam-lebih-2-juta-pohon/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/09/gerakan-obit-di-purbalingga-tanam-lebih-2-juta-pohon/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 07:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13854</guid>
		<description><![CDATA[Gerakan OBIT di Purbalingga Tanam Lebih 2 Juta Pohon PURBALINGGA (BNC)- Gerakan penanaman satu milyar pohon (One Bilion Indonesia Tress/OBIT) di Kabupaten Purbalingga berhasil menanam sedikitnya 2.003.708 batang pohon. Jumlah ini ditanam sejak 1 Pebruari 2011 hingga 31 Januari 2012 mendatang. Sasaran utama gerakan ini adalah di lahan kritis dalam kawasan hutan dan di luar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gerakan OBIT di Purbalingga Tanam  Lebih 2 Juta Pohon</p>
<p>PURBALINGGA (BNC)- Gerakan penanaman satu milyar pohon (One Bilion Indonesia Tress/OBIT) di Kabupaten Purbalingga berhasil menanam sedikitnya 2.003.708 batang pohon. Jumlah ini ditanam sejak 1 Pebruari 2011 hingga 31 Januari 2012 mendatang. Sasaran utama gerakan ini adalah di lahan kritis dalam kawasan hutan dan di luar kawasan hutan.</p>
<p>            Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga Ir Lily Purwati mengatakan, sasaran gerakan OBIT meliputi lahan kritis pada hutan rakyat seluas 3.375 hektar, pemeliharaan hutan rakyat 275 hektar, pemeliharaan RHL kawasan konservasi/lindung 630 hektar, konservasi DAS Hulu TPH 228 hektar, dan konservasi DAS Hulu perkebunan 100 hektar.</p>
<p>            ”Sasaran lainnya berupa penghijauan fasilitas umum, kantor da sekolahan, turus jalan, serta hutan kota seluas 5,2 hektar,” kata Lily Purwati disela-sela pencanangan gerakan penanaman satu milyar pohon (One Bilion Indonesia Tress) di Desa Kaliori, Kecamatan Karangnyar.</p>
<p>            Lily merinci, sumber dana gerakan OBIT antara lain berasal dari Rehabilitasi Hutan dan Lahan/RHL) kawasan konservasi/lindung sebanyak 48.867 batang, RHL DAK kehutanan 135.560 batang, Kebun Bibit Rakyat (KBR) 1,2 juta batang, hutan kota 2.310 batang, penghijauan lingkungan 120 ribu batang, reboisasi kawasan hutan dari Perhutani 62.468 batang, kinerja KBR 150 ribu batang. Kemudian konservasi DAS Hulu perkebunan 36.200 batang, konservasi DAS Hulu hortikultura 18.240 batang, Gerakan perempuan dan pelihara pohon 20 ribu batang, turus jalan 20.682 batang dan KBR swadaya 189.381 batang.</p>
<p>            ”Gerakan OBIT ini sebagai salah satu sarana edukasi, peningkatan kepedulian dan kemampuan serta kemandirian  seluruh masyarakat akan pentingnya menanam dan memelihara pohon,” kata Lily.</p>
<p>            Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si saat mencanangkan gerakan penanaman itu mengatakan, ada mainseat yang salah dari masyarakat ketika tidak menghijauan lapangan sebagai ruang terbuka hijau. Bupati mengajak masyarakat untuk menghijaukan lapangan atau alun-alun. ”Akan sangat sejuk jika saat upacara bisa dibawah rindanganya pohon. Jadi kami akan menggerakan masyarakat untuk menghijauakan lapangan dan alun-alun di kota Purbalingga,” kata Heru Sudjatmoko.</p>
<p>            Bupati Heru mengungkapkan komitmen Pemkab terhadap kelestarian lingkungan. Pemkab juga telah bekerjasama dengan Unsoed Purwokerto untuk melakukan gerakan penanaman bambu di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS). Tanaman bambu dipilih karena mampu menahan laju abrasi sungai. ”Bentuk komitmen kami untuk pelestarian lingkungan adalah dengan meningkatkan lembaga pengelola lingkungan yang semula berupa kantor menjadi Badan Lingkungan Hidup,” katanya.</p>
<p>            Bupati Heru juga mengajak warga masyarakat untuk menggerakan program ’SUSU’ yang artinya Sak Uwong Sak Uwit atau satu orang satu pohon. Jika dalam satu keluarga ada empat atau lima orang, makan satu keluarga bisa menanam sedikitnya empat atau lima pohon. ”Coba kalau seluruh warga Purbalingga menanam minimal satu pohon saja, maka Purbalingga akan hijau dan mampu memberikan manfaat di kemudian hari,” kata Bupati Heru. (BNC/tgr/har)  </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/09/gerakan-obit-di-purbalingga-tanam-lebih-2-juta-pohon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>637 PNS Pensiun, Purbalingga Kekurangan Pegawai</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/09/637-pns-pensiun-purbalingga-kekurangan-pegawai/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/09/637-pns-pensiun-purbalingga-kekurangan-pegawai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 06:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13852</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA (BNC) – Moratorium atau penundaan rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sejak tahun lalu, membuat Kabupaten Purbalingga semakin kekurangan pegawai. Ditambah banyaknya PNS yang mengakhiri masa jabatan dalam setahun terakhir. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purbalingga Wahyu Kontardi, sejak tahun 2010, tercatat hingga 637 orang PNS pensiun. Menurut Wahyu, dari 637 PNS yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA (BNC) – Moratorium atau penundaan rekruitmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sejak tahun lalu, membuat Kabupaten Purbalingga semakin kekurangan pegawai. Ditambah banyaknya PNS yang mengakhiri masa jabatan dalam setahun terakhir. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purbalingga Wahyu Kontardi, sejak tahun 2010, tercatat hingga 637 orang PNS pensiun.</p>
<p>Menurut Wahyu, dari 637 PNS yang pensiun itu paling banyak tenaga fungsional seperti guru dan tenaga kesehatan. Kekuarangan tenaga teknis non karir seperti pengemudi dan pesuruh juga menjadi dampak dari rekruitmen CPNS yang lebih banyak untuk tenaga diploma dan sarjana dalam 10 tahun terakhir.</p>
<p>“Itu memang kebijakan dari pemerintah pusat. Sepertinya untuk pemenuhan kebutuhan pegawai teknis non karir semacam itu, arahannya kedepan lebih ke outshourcing. Jadi mereka tenaga yang disediakan pihak ketiga, dan tidak akan di-PNS-kan,” ujar Wahyu di sela-sela mengikuti Acara Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara Daerah (Forkompanda) di Ruang Ardi Lawet, kemarin .</p>
<p>Namun arahan itu menurut Wahyu belum berdasar hukum secara tertulis. Sehingga sangat mungkin dapat berubah tergantung kebijakan pemimpin pemerintahan ke depan. Hanya saja, dengan tidak adanya rekruitmen untuk mereka yang berpendidikan SLTA ke bawah, asumsi itu sangat mungkin terjadi.</p>
<p>Mutasi Ke Luar Dibatasi</p>
<p>Menghindari kekurangan pegawai yang lebih parah, Pemkab Purbalingga juga sangat membatasi mutasi pegawai ke luar kabupaten. Terutama untuk pegawai yang belum genap delapan tahun masa kerjanya, berlatar belakang pendidikan dan kompetensi yang sangat dibutuhkan serta tidak memiliki alasan sangat penting untuk pindah.</p>
<p>“Banyak sekali permohonan mutasi  keluar kabupaten atau bahkan provinsi, tapi tidak ada yang di-acc. Pertimbangannya, semakin banyak diluluskan, akan semakin besar kekurangan pegawai di Purbalingga,”jelasnya.</p>
<p>Tapi bagi mereka yang memang memiliki kepentingan mendesak dan tidak dapat ditunda lagi, Bupati selaku pimpinan daerah akan mempertimbangkannya lagi. Sebaliknya, Pemkab Purbalingga justru terbuka jika ada pegawai yang mutasi dari luar kabupaten/provinsi.</p>
<p>“Kalau ketambahan pegawai tentu kami terima. Terlebih jika masih muda, berdedikasi tinggi dan memiliki kompetensi dan latar belakang pendidikan yang memang dibutuhkan,” ujarnya.</p>
<p>Tidak semua pegawai dari luar kabupaten/provinsi diterima di Pemkab Purbalingga. Menurut sumber dari BKD, Pemkab Purbalingga dapat menolak permohonan mutasi dari luar kota karena yang bersangkutan sudah hampir pensiun, sakit kritis, atau memiliki track record tidak baik. (BNC/cie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/09/637-pns-pensiun-purbalingga-kekurangan-pegawai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemkab Purbalingga Gelontorkan Miliaran Rupiah Bantuan Pertanian</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/09/pemkab-purbalingga-gelontorkan-miliaran-rupiah-bantuan-pertanian/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/09/pemkab-purbalingga-gelontorkan-miliaran-rupiah-bantuan-pertanian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 06:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13850</guid>
		<description><![CDATA[Purbalingga (BNC) Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelontorkan sejumlah bantuan pertanian kepada kelompok tani dan kelompok tani hutan. Bantuan bersumber dari dana APBN-Perubahan dan sebagian lainnya bersumber dari APBD serta Perhutani. Bantuan secara simbolis diberikan oleh Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si disela-sela pencanangan gerakan penanaman satu milyar pohon (One Bilion Indonesia Tress) di Desa Kaliori, Kecamatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Purbalingga (BNC) Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelontorkan sejumlah bantuan pertanian kepada kelompok tani dan kelompok tani hutan. Bantuan bersumber dari dana APBN-Perubahan dan sebagian lainnya bersumber dari APBD serta Perhutani. Bantuan secara simbolis diberikan oleh Bupati Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si disela-sela pencanangan gerakan penanaman satu milyar pohon (One Bilion Indonesia Tress) di Desa Kaliori, Kecamatan Karangnyar,kemarin.</p>
<p>            Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga Ir Lily Purwati merinci, bantuan yang dibrikan berupa bantuan sosial (bansos)  agroforestry senilai Rp 500 juta untuk 10 kelompok tani. Kemudian Bansos  jaringan irigasi tingkat usaha tani (Jitut) dan jaringan irigasi pedesaan (Jides)  senilai Rp 4,1 milyar untuk 39 kelompok. Bantuan benih jagung hibrida 7.500 kilogram untuk lahan seluas 500 hektar, bantuan benih jagung hibrida program Cadangan Beras Nasional (CBN) sebanyak 22.500 kg untuk lahan seluas 1.500 hektar.</p>
<p>            “Bantuan lainnya yakni benih padi inhibrida sebanyak 50.000 kilogram untuk lahan seluas 2.00 hektar, bantuan bibit hortikultura program konservasi DAS Hulu sebanyak 9.120 batang, dan penyerahan Sering  getah pinus dan kayu dari PT Perum Perhutani KPH Banyumas Timur ke Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) senilai Rp 44,137 juta,” kata Lily.</p>
<p>Bupati Heru Sudjatmoko berpesan kepada para petani untuk memanfaatkan bantuan sesuai dengan peruntukannya. Bantuan jangan sampai mubasir atau bahkan disalahgunakan. “Bantuan yang diberikan seluruhnya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, oleh karenanya harus dimanfaatkan secara tepat,” katanya. (BNC/tgr).</p>
<p>10 File telah Dilampirkan| 4.2MB</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/09/pemkab-purbalingga-gelontorkan-miliaran-rupiah-bantuan-pertanian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepedulian Terhadap GNOTA Masih Rendah</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/12/09/kepedulian-terhadap-gnota-masih-rendah/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/12/09/kepedulian-terhadap-gnota-masih-rendah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 06:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13848</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA (BNC) – Ketua Pengurus Cabang Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Purbalingga Ny Hj Heru Sudjatmoko mengakui kepedulian instansi atau unit kerja serta organisasi lainnya terhadap kegiatan GNOTA dinilai masih rendah. Hal ini terlihat dari sedikitnya jumlah donatur yang memberikan bantuan dibandingkan potensi yang ada. “Hasil pendataan terakhir jumlah siswa miskin sebanyak 23.310 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA (BNC) – Ketua Pengurus Cabang Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Purbalingga Ny Hj Heru Sudjatmoko mengakui kepedulian instansi atau unit kerja serta organisasi lainnya terhadap kegiatan GNOTA dinilai masih rendah. Hal ini terlihat dari sedikitnya jumlah donatur yang memberikan bantuan dibandingkan potensi yang ada.</p>
<p>            “Hasil pendataan terakhir jumlah siswa miskin sebanyak 23.310 yang terdiri dari 14.767 siswa SD/MI dan 2.111 siswa SMP/MTs,  GNOTA baru dapat menyantuni 3.379 siswa SD/MI atau sekitar 15 persen, dan 555 siswa SMP/MTs atau sekitar 23 persen, serta 272 siswa SMK,” kata Ny Heru Sudjatmoko disela-sela menerima kunjungan kerja pengurus GNOTA Provinsi Jateng di peringgitan rumah dinas bupati Purbalingga, Kamis (8/12) malam.</p>
<p>            Rombongan Pengurus GNOTA Provinisi Jateng terdiri Ny Zaematun Ali Mufidz (ketua umum), Ny Sriwahyuni Hartono (ketua I), Suwarto Nasukha (ketua II), Agus Fikri (sekretaris), dan Suwarni (bendahara). Sementara sejumlah pengurus GNOTA kabupaten juga ikut hadir menerima kunjungan tersebut.</p>
<p>            Dikatakan Ny Heru, selain masih rendahnya kepedulian instansi maupun organisasi terhadap GNOTA, kendala yang dihadapi adalah adanya program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang kurang dipahami masyarakat sehingga ada anggapan jika kegiatan GNOTA sudah tidak diperlukan lagi. “BOS memang untuk mendukung operasional sekolah, namun kebutuhan siswa lainnya seperti peralatan sekolah yang masih belum bisa dipenuhi oleh mereka,” kata Ny Heru yang juga istri Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si.</p>
<p>            Ny Heru berharap, instansi dan organisasi agar bisa lebih peduli dengan GNOTA. Selain itu, lembaga perbankan atau perusahaan dirasa perlu pula untuk menyalurkan sebagian dana CSR (Corporate social responsibility) untuk membantu siswa miskin di Purbalingga.</p>
<p>”Sumber pendanaan GNOTA Purbalingga selama ini ditopang oleh APBD, dan sejumlah donatur baik lembaga maupun perorangan. Perbankan dan lembaga swasta yang telah mendukung kami antara lain Bank BRI yang telah memberikan bantuan 50 unit sepeda untuk siswa miskin, dan dari PT Jamsostek. Kami sangat berharap perbankan dan lembaga swasta lainnya ikut andil membantu anak-anak miskin ini,” harap Ny Heru.</p>
<p>            Sementara itu Ny Zaematun Ali Mufidz mengungkapkan, meski GNOTA di Purbalingga mengalami sejumlah kendala, namun pihaknya memberikan apresiasi atas kiprah yang telah diberikan GNOTA untuk membantu para siswa kurang mampu. ”Kami menilai GNOTA Purbalingga cukup berhasil karena mampu melibatkan FKK-OTA (Forum Komunikasi Kelompok Orang Tua Asuh) di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak penyuplai data dan sekaligus untuk mengajak masyarakat ikut menjadi orang tua asuh,” kata Zaematun.</p>
<p>            Zaematun menambahkan, atas keberhaslan Purbalingga, pihaknya meminta ketua GNOTA Purbalingga dan salah satu ketua FKK-OTA untuk memberikan paparan pada rakor GNOTA se-Jateng tahun 2012 mendatang. ”Rakor kami rencanakan digelar di Purbalingga. Setiap kabupaten/kota mengirimkan tiga orang pengurusnya,” kata Zaematun yang juga istri mantan Gubernur Jateng Drs Ali Mufidz, MPA. (BNC/tgr)</p>
<p>4 File telah Dilampirkan| 2.3MB</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/12/09/kepedulian-terhadap-gnota-masih-rendah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bupati Purbalingga akan Serahkan Sertifikat HAT</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2011/11/28/bupati-purbalingga-akan-serahkan-sertifikat-hat/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2011/11/28/bupati-purbalingga-akan-serahkan-sertifikat-hat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 12:40:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PURBALINGGA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=13825</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA (BNC) &#8211; Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi rencananya akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah (HAT) secara massal melalui Program Proyek Nasional Agraria (Prona) di Balai Desa Panusupan Kecamatan Rembang, Selasa (29/11). Selain Prona, sertifikasi tanah massal ini juga terlayani melalui program-program Kantor Pertanahan lainnya, seperti Redistribusi Tanah, Konsolidasi Tanah, Fasilitasi Usaha Menengah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA (BNC) &#8211; Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko MSi rencananya akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah (HAT) secara massal melalui Program Proyek Nasional Agraria (Prona) di Balai Desa Panusupan Kecamatan Rembang, Selasa (29/11).</p>
<p>Selain Prona, sertifikasi tanah massal ini juga terlayani melalui program-program Kantor Pertanahan lainnya, seperti Redistribusi Tanah, Konsolidasi Tanah, Fasilitasi Usaha Menengah Kecil (UMK) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) serta Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (IP4T).</p>
<p>Menurut Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Purbalingga Drs Imam Hadi MSi, Prona prinsipnya pendaftaran tanah untuk penertiban sertifikat hak atas tanah terutama bagi masyarakat golongan ekonomi lemah sampai menengah yang berada di desa miskin atau tertinggal, daerah penyangga kota, daerah miskin kota, pertanian subur serta daerah pengembangan ekonomi rakyat.</p>
<p>“Tujuan pendaftaran tanah terutama untuk memberikan kepastian dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas suatu bidang tanah agar dengan mudah dapat membuktikan dirinya sebagai pemegang hak yang dimaksud,” jelasnya.</p>
<p>Dengan sertifikasi tanah, kata dia, pihak-pihak yang berkepentingan termasuk pemerintah dapat dengan mudah memperoleh data yang diperlukan, disamping untuk terselenggaranya tertib administrasi pertanahan.</p>
<p>Imam menambahkan, tahun 2011 Program Prona mencakup obyek kegiatan sebanyak 2.000 bidang tanah yang tersebar di 18 desa di wilayah Kabupaten Purbalingga. Program Konsolidasi mencakup 100 bidang tanah, Fasilitasi UMK dan MBR masing-masing 200 bidang tanah dan 150 bidang tenah, berikut Program Sertifikasi Sertipikat Massal (SSM).</p>
<p>“Untuk Program Redistribusi Tanah, ada sebanyak total 800 bidang tanah dan 300 bidang di antaranya di Desa Panusupan Rembang,” jelasnya.</p>
<p>Hingga saat ini, Pemkab Purbalingga telah menyelesaikan secara paripurna 250 sertipikat tanah. Pada tahap awal telah diserahkan kepada pemohon sebanyak 150 sertipikat di Desa Kutawis Kecamatan Bukateja 21 Oktober lalu. Sisa sertipikat. Kata dia, akan diselesaikan dan diserahkan kepada pemohon sebelum akhir tahun anggaran 2011, sesuai jadwal dan kapasitas personil Kantor Pertanahan.</p>
<p>“Selain 300 sertipikat untuk pemilik hak atas tanah di Desa Panusupan, Kantor Pertanahan juga akan menyerahkan 100 sertipikat tanah Prona di Desa Kebutuh Bukateja,” imbuhnya. (BNC/cie)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2011/11/28/bupati-purbalingga-akan-serahkan-sertifikat-hat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
