<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; CILACAP</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/barlingmascakeb/cilacap-banyumasan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 13:37:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Korban Ledakan Tabung Gas Cilacap Tak Dapat Bantuan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/22/korban-ledakan-tabung-gas-cilacap-tak-dapat-bantuan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/22/korban-ledakan-tabung-gas-cilacap-tak-dapat-bantuan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 14:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11506</guid>
		<description><![CDATA[CILACAP- Seorang korban ledakan elpiji di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah kini masih dirawat intensif di RSUD Cilacap. keluarga korban mulai cemas, karena hingga kini belum ada pihak yang membantu biaya perawatan. Bahkan hingga kemarin pihak Pertamina belum terlihat mengunjungi korban.
Keresahan ini diungkapkan Sugiono, ayah kandung Sri Wini yang menjadi korban ledakan elpiji ,Rabu (21/07) kemarin. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CILACAP- Seorang korban ledakan elpiji di Kabupaten Cilacap Jawa Tengah kini masih dirawat intensif di RSUD Cilacap. keluarga korban mulai cemas, karena hingga kini belum ada pihak yang membantu biaya perawatan. Bahkan hingga kemarin pihak Pertamina belum terlihat mengunjungi korban.</p>
<p>Keresahan ini diungkapkan Sugiono, ayah kandung Sri Wini yang menjadi korban ledakan elpiji ,Rabu (21/07) kemarin. keluarga miskin ini mengaku sudah berupaya mencari bantuan ke sejumlah piha, termasuk pemkab dan pertamina, namun belum ada tanggapan.</p>
<p>Bahkan hingga kemarin tak ada pejabat atau pihak Pertamina yang mengunjungi korban. Sementara Sri wini yang kini dalam kondisi parah dengan luka bakar mencapai 80 persen terus merintih.</p>
<p>Warga asli Sukoharjo yang tinggal di Jalan Wuni Kota Cilacap ini Rabu (21,07) pagi menjadi korban ledakan tabung elpiji 3 kilogram. Pedagang jamu keliling ini hanya bisa menggerakan matanya saat meminta sesuatu. Sekujur tubuhnya berbalut perban karena melepuh setelah api ledakan tabung elpiji tiga kilogram membakarnya (BNC/nis).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/22/korban-ledakan-tabung-gas-cilacap-tak-dapat-bantuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tabung Gas Meledak,di Cilacap Satu Luka Parah</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/21/tabung-gas-meledakdi-cilacap-satu-luka-parah/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/21/tabung-gas-meledakdi-cilacap-satu-luka-parah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 07:18:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11494</guid>
		<description><![CDATA[

CILACAP-Tabung elpiji 3 kilogram subsidi kembali terjadi. Rabu (21/07) siang  Sri Wini (31) warga Jalan Wuni Cilacap  mengalami luka bakar serius setelah kompor elpiji 3 kilogram meledak saat dinyalakan. Ironisnya, rumah korban hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari kilang pertamina Cilacap, kilang terbesar di indonesia.
Sri wini, pedagang jamu keliling ini hanya bisa menggerakan matanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<div id="attachment_11496" class="wp-caption alignleft" style="width: 394px"><a rel="attachment wp-att-11496" href="http://banyumasnews.com/2010/07/21/tabung-gas-meledakdi-cilacap-satu-luka-parah/gas-3/"><img class="size-full wp-image-11496" title="gas" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/gas1.jpg" alt="Korban dirawat di RSUD Cilacap (foto:nan/BNC)" width="384" height="288" /></a><p class="wp-caption-text">Korban dirawat di RSUD Cilacap (foto:nan/BNC)</p></div>
<p>CILACAP-Tabung elpiji 3 kilogram subsidi kembali terjadi. Rabu (21/07) siang  Sri Wini (31) warga Jalan Wuni Cilacap  mengalami luka bakar serius setelah kompor elpiji 3 kilogram meledak saat dinyalakan. Ironisnya, rumah korban hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari kilang pertamina Cilacap, kilang terbesar di indonesia.</p>
<p>Sri wini, pedagang jamu keliling ini hanya bisa menggerakan matanya saat meminta sesuatu. Sekujur tubuhnya berbalut perban karena melepuh setelah api ledakan tabung elpiji 3 kilogram membakarnya. Sri wini mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawtaan intensif di ruang bougenvil RSUD Cilacap.</p>
<p>Menurut Ani, adiknya, seperti biasa sri wini memasak jamu dagangannya pagi sekitar jam 03.00.  Seperti biasa juga kakaknya menggunakan kompor elpiji 3 kilogram pemberian pemerintah dalam program konversi minyak tanah.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">Rumah kontrakannya di Jalan Wuni Kota Cilacap Jateng porak poranda karena ledakan. Atapnya pecah dan beberapa perabot habis terabakar. Beruntug, sesaat setelah ledakan, tetangga datang dan memadamkan api sehingga tak sempat meludeskan rumah dan bangunan di sekitarnya.</p>
<p>Ironisnya, rumah kontrakan korban ini hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari komplek pengolahan kilang pertamina Cilacap, kilang terbesar di Indonesia. Para tetangga yakin, ini bukan karena kecerobohan Sri, tetapi karena kondisi tabung yang tidak lagi aman untuk digunakan. (BNC/son)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/21/tabung-gas-meledakdi-cilacap-satu-luka-parah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terprovokasi Isu Penculikan, Seorang Warga Tewas Dikeroyok Massa</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/12/terprovokasi-isu-penculikan-seorang-warga-tewas-dikeroyok-massa/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/12/terprovokasi-isu-penculikan-seorang-warga-tewas-dikeroyok-massa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 12:41:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11371</guid>
		<description><![CDATA[CILACAP &#8211; Diduga akibat terprovokasi isu penculikan, seorang laki-laki warga Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, akhirnya tewas setelah menjadi korban penganiayaan warga. Peristiwa ini berawal ketika, korban yang diketahui bernama Muji (40), mengalami kecelakaan sepeda motor di bulak sawah wilayah Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu. Kala itu, korban bersama dengan seorang anaknya. Tidak diketahui dengan jelas penyebab [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>CILACAP</strong> &#8211; Diduga akibat terprovokasi isu penculikan, seorang laki-laki warga Desa Sarwadadi Kecamatan Kawunganten, akhirnya tewas setelah menjadi korban penganiayaan warga. Peristiwa ini berawal ketika, korban yang diketahui bernama Muji (40), mengalami kecelakaan sepeda motor di bulak sawah wilayah Desa Cisumur Kecamatan Gandrungmangu. Kala itu, korban bersama dengan seorang anaknya. Tidak diketahui dengan jelas penyebab kecelakaannya, namun peristiwa ini langsung mengundang perhatian warga sekitar.</p>
<p>Dari kepolisian diperoleh keterangan, niatan warga sebenarnya hendak menolong korban dan anaknya. Tetapi keadaan seketika menjadi berubah, karena korban memilih berlari dengan menggendong anaknya. Lebih parah lagi, setelah sekitar 50 meter berlari, korban menceburkan diri ke dalam sawah berlumpur. Tidak hanya itu, bahkan korban sengaja menyembunyikan anaknya yang terluka dengan cara didekap dan mukanya dilumuri lumpur sawah. Praktis, tingkah korban ini mengundang kecurigaan warga. Apalagi, upaya warga untuk menolongnya tetap ditolak oleh korban yang kembali berlari. Saat itu, warga menduga kuat, bahwa Muji adalah seorang penculik anak, karena belakangan di wilayah setempat memang sedang santer isu penculikan anak.(BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/12/terprovokasi-isu-penculikan-seorang-warga-tewas-dikeroyok-massa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapolda : Kasus Simpemdes Cilacap Dilimpahkan ke Kejati</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/08/kapolda-kasus-simpemdes-cilacap-dilimpahkan-ke-kejati/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/08/kapolda-kasus-simpemdes-cilacap-dilimpahkan-ke-kejati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 11:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11348</guid>
		<description><![CDATA[Cilacap &#8211; Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengatakan, POlda Jateng telah mengambil alih penangaan dugaan korupsi Alokasi Dana Desa dalam proyek Sistem Informasi Pedesaaan (Simpemdes) Kabupaten Cilacap yang semula ditangani Polwil Banyumas. Kasus korupsi tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng.
“Berkas sudah kami limpahkan ke Kejati Jateng. Kasus ini ditangani Polda karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cilacap &#8211; </strong>Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengatakan, POlda Jateng telah mengambil alih penangaan dugaan korupsi Alokasi Dana Desa dalam proyek Sistem Informasi Pedesaaan (Simpemdes) Kabupaten Cilacap yang semula ditangani Polwil Banyumas. Kasus korupsi tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng.</p>
<p>“Berkas sudah kami limpahkan ke Kejati Jateng. Kasus ini ditangani Polda karena Polwil Banyumas dilikuidasi,” kata Kapolda usai upacara serah terima jabatan Kapolres Cilacap dari dari pejabat lama AKBP Guruh Ahmad Fadiyanto kepada AKBP Edi Swasono, di alun-alun Cilacap, Kamis (8/7). (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/08/kapolda-kasus-simpemdes-cilacap-dilimpahkan-ke-kejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AKBP Edi Swasono Kapolres Cilacap</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/08/akbp-edi-swasono-kapolres-cilacap/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/08/akbp-edi-swasono-kapolres-cilacap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 11:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11345</guid>
		<description><![CDATA[Cilacap – Jabatan Kapolres Cilacap diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Guruh Ahmad Fadiyanto kepada AKBP Edi Swasono. Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolda Jateng Alex Bambang Riatmodjo di alun-alun setempat, Kamis (8/7).
Guruh selanjutnya akan bertugas sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Barat. Sedang pejabat baru AKBP  Edi Swasono sebelumnya menjabat Kapolres Semarang.
Kapolda Jateng Irjen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cilacap – Jabatan Kapolres Cilacap diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Guruh Ahmad Fadiyanto kepada AKBP Edi Swasono. Serah terima jabatan dipimpin langsung Kapolda Jateng Alex Bambang Riatmodjo di alun-alun setempat, Kamis (8/7).</p>
<p>Guruh selanjutnya akan bertugas sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Barat. Sedang pejabat baru AKBP  Edi Swasono sebelumnya menjabat Kapolres Semarang.</p>
<p>Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo mengatakan, secara geografis Polres Cilacap memiliki wilayah yang sangat luas dan berbatasan dengan Jawa Barat sehingga masyarakatnya memiliki karakteristik budaya yang khas. “Cilacap juga memiliki pelabuhan udara, pelabuhan laut, Lembaga Pemasyarakatan Pulau Nusakambangan, dan sejumlah objek vital lainnya. Kami berharap situasi kondusif dan aman tercipta di Cilacap,” kata Kapolda. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/08/akbp-edi-swasono-kapolres-cilacap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Inspektorat Cilacap Temukan Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/07/inspeketorat-cilacap-temukan-kerugian-negara-ratusan-juta-rupiah/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/07/inspeketorat-cilacap-temukan-kerugian-negara-ratusan-juta-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 12:55:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11319</guid>
		<description><![CDATA[CILACAP- Inspektur Kabupaten Cilacap Drs H Yayan Rusyawan Effendy MM mengatakan,selama semester pertama  tahun 2010,  Inspektorat Kabupaten Cilacap  berhasil menyelamatkan kerugian negara atau kewajiban setor kepada negara, daerah maupun desa sebesar Rp 198.788.751,70.
Uang sebesar itu berhasil diselamatkan dalam pemeriksaan 96 obyek pemeriksaan (obrik) melalui program kerja pengawasan tahunan (PKPT).Dari jumlah potensi kerugian sebesar itu, Rp [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CILACAP- Inspektur Kabupaten Cilacap Drs H Yayan Rusyawan Effendy MM mengatakan,selama semester pertama  tahun 2010,  Inspektorat Kabupaten Cilacap  berhasil menyelamatkan kerugian negara atau kewajiban setor kepada negara, daerah maupun desa sebesar Rp 198.788.751,70.</p>
<p>Uang sebesar itu berhasil diselamatkan dalam pemeriksaan 96 obyek pemeriksaan (obrik) melalui program kerja pengawasan tahunan (PKPT).Dari jumlah potensi kerugian sebesar itu, Rp 187.067.084,70 berhasil kita selamatkan dan disetor ke kas negara, kas daerah maupun kas desa. Sedangkan sisanya sebesar Rp 11.721.886 kini masih dalam proses.</p>
<p>&#8220;Kami selama memeriksa 96 obrik tersebut, auditor Inspektorat Kabupaten Cilacap memperoleh 264 temuan yang mengandung kerugian negara, daerah maupun desa. Menurut Yayan, tahun ini Inspektorat Kabupaten Cilacap akan memeriksa 192 obrik dari total 558 obrik yang ada di Kabupaten Cilacap.    Ini merupakan keberhasilan tim yang patut kita tingkatkan,&#8221; ujar Yayan, Rabu (07/07)<a rel="attachment wp-att-11320" href="http://banyumasnews.com/2010/07/07/inspeketorat-cilacap-temukan-kerugian-negara-ratusan-juta-rupiah/logo_pemda_cilacap/"><img class="alignleft size-full wp-image-11320" title="logo_pemda_cilacap" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/logo_pemda_cilacap.gif" alt="logo_pemda_cilacap" width="177" height="250" /></a>.</p>
<p>Menurutnya,dalam kurun yang sama, Inspektorat Kabupaten Cilacap juga telah melakukan pemeriksaan Non PKPT yang meliputi pemeriksaan khusus pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pemeriksaan pendapatan pasar serta pemeriksaan kasus.</p>
<p>Selain itu,dalam pemeriksaan pengelolaan BOS di 24 SMP negeri yang ada di Kabupaten Cilacap, lanjut Yayan, auditor Inspektorat Kabupaten Cilacap memperoleh 69 temuan dengan nilai kerugian sebesar Rp 32.460.896,67.Khusus kasus pendapatan  yang dilakukan di 20 pasar yang ada di Kabupaten Cilacap,tim auditor mendapat 25 temuan dengan nilai keruhgian daerah sebesar Rp 174.593.700.Dari 8 kasus temuan,2 kasus tidak terbukti,4 kasus dinyatakan terbukti dan dua kasus lainnya masih dalam proses(BNC/tin)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/07/inspeketorat-cilacap-temukan-kerugian-negara-ratusan-juta-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepergok Curi Batu Bara, Nyemplung ke Laut</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/11/kepergok-curi-batu-bara-nyemplung-ke-laut/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/11/kepergok-curi-batu-bara-nyemplung-ke-laut/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 13:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[batubara]]></category>
		<category><![CDATA[cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[pencuri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=10962</guid>
		<description><![CDATA[Cilacap – Seorang pelaku pencurian batu bara terpaksa nyemplung ke laut setelah kepergok oleh patroli Satpol Air Cilacap. Sementara dua pelaku lainnya berhasil diamankan petugas. Pencuri yang nekad ini belakangan diketahui bernama Supriman (27) warga Jalan Karangsuci RT 7 RW 9 Donan, Cilacap.
Petugas Satpol Air Cilacap memergoki aktifitas pencurian batu bara diatas kapal ditengah laut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cilacap – Seorang pelaku pencurian batu bara terpaksa nyemplung ke laut setelah kepergok oleh patroli Satpol Air Cilacap. Sementara dua pelaku lainnya berhasil diamankan petugas. Pencuri yang nekad ini belakangan diketahui bernama Supriman (27) warga Jalan Karangsuci RT 7 RW 9 Donan, Cilacap.</p>
<p>Petugas Satpol Air Cilacap memergoki aktifitas pencurian batu bara diatas kapal ditengah laut itu pada Jum’at (11/6) dini hari. Tiga pencuri yang tidak dapat melarikan diri akhirnya menyerah. Namun, seorang diantaranya yang hendak ditangkap justru menceburkan diri ke laut lepas. Dua pelaku diamankan masing-masing berinisial Y dan K.</p>
<p>“Pelaku yang mencebur ke laut, masih kami cari dengan melibatkan petugas SAR Wijayakusuma, Satpol Air, RAPI dan nelayan,” kata Kepala Satpol Air Cilacap AKP Sugeng Hartono. (BNC/tgr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/11/kepergok-curi-batu-bara-nyemplung-ke-laut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tolak PLTU Bunton, Nelayan Cilacap Datangi DPRD</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/11/tolak-pltu-bunton-nelayan-datangi-dprd/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/11/tolak-pltu-bunton-nelayan-datangi-dprd/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 11:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[pltu bunton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=10940</guid>
		<description><![CDATA[Cilacap – Ratusan nelayan Cilacap, Jum’at (11/6) kembali mendatangi gedung DPRD setempat. Para nelayan meminta dukungan kepada ketua DPRD Frans Lukman atas penolakan tersebut. Penlakan itu beralsan, jika PLTU Bunton tetap dibangun, maka akan mencemari laut dan akhirnya dapat mengurangi hasil tangkapan ikan.
Ketua Kelompok Nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) Sri Gito  mengatakan, kedatangannya ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cilacap – Ratusan nelayan Cilacap, Jum’at (11/6) kembali mendatangi gedung DPRD setempat. Para nelayan meminta dukungan kepada ketua DPRD Frans Lukman atas penolakan tersebut. Penlakan itu beralsan, jika PLTU Bunton tetap dibangun, maka akan mencemari laut dan akhirnya dapat mengurangi hasil tangkapan ikan.</p>
<p>Ketua Kelompok Nelayan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) Sri Gito  mengatakan, kedatangannya ke DPRD untuk meminta bukti tertulis dukungan Frans Lukman yang pernah dijanjikan sebelumnya.</p>
<p>Frans Lukman yang menerima langsung rombongan nelayan tetap menyatakan dukungannya terhadap keinginan nelayan yang menolak pembangunan PLTU Bunton. “Jika nelayan memang menolak pembangunan PLTU Bunton, maka kami akan mendukung penolakan itu. Namun, jika nelayan kemudian berubah pikiran, PLTU Bunton boleh dibangun, maka dirinya juga akan mendukung,” kata Frans Lukman. (BNC/Tgr).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/11/tolak-pltu-bunton-nelayan-datangi-dprd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Puluhan Mobil Tak Lulus Uji Emisi</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/07/puluhan-mobil-tak-lulus-uji-emisi/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/07/puluhan-mobil-tak-lulus-uji-emisi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 12:04:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[cilacap]]></category>
		<category><![CDATA[uji emisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=10850</guid>
		<description><![CDATA[Cilacap  &#8211; Puluhan unit mobil, terjaring tidak lulus uji emisi kendaraan. Uji emisi ini, Senin (7/6) siang digelar oleh Dinas Perhubungan dan Kominfo dengan mencegat mobil yang melintas di Jalan MT.Haryono.
Dari hasil uji, mobil jenis bensin dari 63 unit yang di operasi, 28 diantaranya dinyatakan tidak lulus hasil cek uji emisinya. “Yang dinyatakan lulus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Cilacap </strong> &#8211; Puluhan unit mobil, terjaring tidak lulus uji emisi kendaraan. Uji emisi ini, Senin (7/6) siang digelar oleh Dinas Perhubungan dan Kominfo dengan mencegat mobil yang melintas di Jalan MT.Haryono.</p>
<p>Dari hasil uji, mobil jenis bensin dari 63 unit yang di operasi, 28 diantaranya dinyatakan tidak lulus hasil cek uji emisinya. “Yang dinyatakan lulus sebanyak 35 unit kendaraan atau 58 persen” ujar Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dishub Kominfo Cilacap, Moegianto.</p>
<p>Sedangkan kendaraan berbahan bakar solar yang berhasil di cek uji emisinya, dari sebanyak 32 unit, semuanya dinyatakan lulus.</p>
<p>Menurut Moegianto, kegiatan cek uji emisi kendaraan ini digelar dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup tahun 2010. “Uji emisi ini gratis, dan target kami sebenarnya 200 unit kendaraan umum yang melintas. Tapi terjaring kurang dari target” katanya.</p>
<p>Dengan dilaksanakan cek uji emisi ini katanya, dapat diketahui apakah kendaraan tersebut memiliki tingkat polusi tinggi dari beberapa parameter yang ditentukan misalnya karbondioksida (CO) harusnya paling tinggi 4,5 persen. Setelah dinyatakan lulus uji emisi, kendaraan tersebut langsung dipasang stiker tanda kelulusan atau telah memenuhi standar. (BNC/tgr/mut)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/07/puluhan-mobil-tak-lulus-uji-emisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ribuan Nelayan Cilacap Unjuk Rasa Tolak Pembangunan PLTU</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/06/07/ribuan-nelayan-cilacap-unjuk-rasa-tolak-pembangunan-pltu/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/06/07/ribuan-nelayan-cilacap-unjuk-rasa-tolak-pembangunan-pltu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jun 2010 06:26:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[CILACAP]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=10833</guid>
		<description><![CDATA[

CILACAP-Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap, Senin (06/06) siang melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menolak rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap(PLTU).Karena pembangunan tersebut mengancam turunnya pendapatan ikan nelayan setempat.

Setelah meakukan longmarch dari halaman kantor bupati, sekitar dua ribu nelayan kemudian menuju kantor DPRD setempat. Massa yang ingin masuk ke halaman gedung dihadang aparat setempat.

Suasana menjadi ricuh, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- 		@page { margin: 2cm } 		P { margin-bottom: 0.21cm } --></p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;">CILACAP-Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap, Senin (06/06) siang melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menolak rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap(PLTU).Karena pembangunan tersebut mengancam turunnya pendapatan ikan nelayan setempat.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;">Setelah meakukan longmarch dari halaman kantor bupati, sekitar dua ribu nelayan kemudian menuju kantor DPRD setempat. Massa yang ingin masuk ke halaman gedung dihadang aparat setempat.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;">Suasana menjadi ricuh, saat mereka berusaha masuk dengan mendorong pintu halaman gedung. Massa yang marah kemudian melempari aparat dengan kardus dan botol minuman ringan. Aksi salng dorong tak bisa terelakan ketka massa tetap memaksa bertemu dengan anggota dewan.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;">Namun aparat akhirnya hanya mengijinkan perwakilan pendemo yang masuk. Pendemo menuntut agar rencana pembangunan PLTU di pantai Bunton Kecamatan Adipala Cilacap dibatalkan. Karena berdampak berkurangnya pendapatan nelayan. Hal tersebut berdasar pengalaman dengan dibangunnya PLTU karangandri Cilacap yang membuat nelayan di pantai tersebut kini terpuruk.</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;">Pendemo akhirnya deterima Ketua DPRD Fran Lukman. Dewan yang menjanjikan akan menampung aspirasi mereka. Pendemo mengancam jika dewan menyetuji pembanguanan PLTU tersebut, akan melakukan aksi demo besar besaran BNC/nis)</p>
<p style="margin-bottom: 0cm;">
<p style="margin-bottom: 0cm;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/06/07/ribuan-nelayan-cilacap-unjuk-rasa-tolak-pembangunan-pltu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->