<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabar Banyumas &#187; BANYUMAS</title>
	<atom:link href="http://banyumasnews.com/category/barlingmascakeb/banyumas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://banyumasnews.com</link>
	<description>Portal Berita Warga Bayumasan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 13:30:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Nenek Perajin Tahu Tercebur Kuali Mendidih</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/26/nenek-perajin-tahu-tercebur-kuali-mendidih/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/26/nenek-perajin-tahu-tercebur-kuali-mendidih/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 12:47:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11545</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Seorang wanita perajin tahu di Banyumas, Jawa Tengah Senin (26/07) tercebur ke dalam kuali yang sedang mendidih. Hampir seluruh kulit tubuhnya mengelupas. Korban dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Nasib Jainah (65), warga Desa Ajibarang Wetan Kecamatan Ajibarang Banyumas benar benar tragis. Tubuh wanita tua ini tercebur kedalam kuali tempat memasak bahan tahu yang sedang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS-Seorang wanita perajin tahu di Banyumas, Jawa Tengah Senin (26/07) tercebur ke dalam kuali yang sedang mendidih. Hampir seluruh kulit tubuhnya mengelupas. Korban dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.</p>
<p>Nasib Jainah (65), warga Desa Ajibarang Wetan Kecamatan Ajibarang Banyumas benar benar tragis. Tubuh wanita tua ini tercebur kedalam kuali tempat memasak bahan tahu yang sedang mendidih.</p>
<p>Tubuh korban, selain kepala,  seluruhnya masuk  kedalam kuali sehingga kulitnya langsung mengelupas. Beruntung beberapa rekan perajin segera menolong sehingga wanita tersebut berhasil diselamatkan. Baju korban bahkan penuh dengan serpihan kulit yang mengelupas.</p>
<p>Menurut Rinto (30), rekan korban, saat itu Jaenah sedang mengambil abu yang berada di dekat kuali besar tempat memasak bahan tahu. Namun tiba tiba kakinya terpeleset sehingga tubuhnya langsung masuk ke dalam kuali. “ Dari kaki hingga leher terkena air rebusan ini mas,” tutur Rinto.</p>
<p>Korban sempat menjerit dan setelah itu tak sadarkan diri. Warga kemudian melarikan korban ke RSUD Margono Soekardjo Purwokerto.</p>
<p>Menurut petugas medis, hampir 90 persen kulit wanita itu terbakar. Kini korbvan masih mendapat perawatan intesif di rumah sakit tersebut (BNC/nan).</p>
<div id="attachment_11546" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a rel="attachment wp-att-11546" href="http://banyumasnews.com/2010/07/26/nenek-perajin-tahu-tercebur-kuali-mendidih/tahu/"><img class="size-full wp-image-11546" title="tahu" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/tahu.jpg" alt="Jainah (65) terkapar di RSUD Margono Soekardjo setelah tubuhnya masuk kuali (fotoLnan/BNC)" width="320" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Jainah (65) terkapar di RSUD Margono Soekardjo setelah tubuhnya masuk kuali (fotoLnan/BNC)</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/26/nenek-perajin-tahu-tercebur-kuali-mendidih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagian Hukum &amp; HAM Setda Gelar Penyuluhan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/25/bagian-hukum-ham-setda-gelar-penyuluhan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/25/bagian-hukum-ham-setda-gelar-penyuluhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 14:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11532</guid>
		<description><![CDATA[PURBALINGGA – Bagian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) Sekretariat Daerah (Setda) Purbalingga menggelar kegiatan penyuluhan hukum kepada warga masyarakat. Penyuluhan dengan sasaran warga masyarakat desa di delapan wilayah kecamatan.
Kabag Hukum dan HAM Setda Tri Gunawan SH, MH yang dihubungi melalui
Kasubag Penyuluhan dan Bantuan Hukum Muhamad Taufik, SH, Minggu (25/7) mengatakan, materi penyuluhan meliputi undang-undang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURBALINGGA – Bagian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) Sekretariat Daerah (Setda) Purbalingga menggelar kegiatan penyuluhan hukum kepada warga masyarakat. Penyuluhan dengan sasaran warga masyarakat desa di delapan wilayah kecamatan.<br />
Kabag Hukum dan HAM Setda Tri Gunawan SH, MH yang dihubungi melalui<br />
Kasubag Penyuluhan dan Bantuan Hukum Muhamad Taufik, SH, Minggu (25/7) mengatakan, materi penyuluhan meliputi undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, UU no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU 23/2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan soal hukum waris.</p>
<p>“Sasaran penyuluhan adalah perangkat desa,tokoh masyarakat, karang taruna, anggota PKK desa, kader PKK dan tokoh agama,” kata Taufik.</p>
<p>Lokasi penyuluhan, rinci Taufik, Desa Bukateja (Bukateja, Pengadegan (Kecamatan Pengadegan), Desa Adiarsa (Kertanegara), Gunung Malang (Bobotsari), Purbasari (Karangjambu, Karangpetir (Kalimanah), Karanggambas (Padamara), dan Desa Nangkod (Kejobong).</p>
<p>“Penyuluhan rutin kami lakukan untuk memberikan kesadaran hukum warga masyarakat khususnya yang berada di desa,” kata taufik sembari menambahkan Purbalingga juga meraih juara I lomba kelompok sadar hukum (Kadarkum) tingkat Bakorwil III, dan juara harapan II tingkat Provinsi Jateng. (BNC/tgr))</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/25/bagian-hukum-ham-setda-gelar-penyuluhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diduga Korban Malpraktek,Bocah Tujuh Tahun Lumpuh</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/25/diduga-korban-malpraktekbocah-tujuh-tahun-lumpuh/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/25/diduga-korban-malpraktekbocah-tujuh-tahun-lumpuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 14:04:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11525</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Seorang bocah berusia tujuh tahun di Banyumas, Jawa Tengah mengalami pertumbuhan yang sangat lambat. bocah yang hanya memiliki berat badan enam kilogram semula ini semula dianggap mengalami gizi buruk. namun belakangan diketahui, ada indikasi anak tersebut korban merupakan malpraktek.
Dugaan ini semakin kuat setelah seorang anggota dewan menemui Tri Septiani (7), warga Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11527" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a rel="attachment wp-att-11527" href="http://banyumasnews.com/2010/07/25/diduga-korban-malpraktekbocah-tujuh-tahun-lumpuh/bocah-2/"><img class="size-full wp-image-11527" title="bocah" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/bocah.jpg" alt="Tri Septiani (7) harus menanggung derita dengan tubuh kecil dan lumpuh (foto:nan/BNC)" width="320" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Tri Septiani (7) harus menanggung derita dengan tubuh kecil dan lumpuh (foto:nan/BNC)</p></div>
<p>BANYUMAS-Seorang bocah berusia tujuh tahun di Banyumas, Jawa Tengah mengalami pertumbuhan yang sangat lambat. bocah yang hanya memiliki berat badan enam kilogram semula ini semula dianggap mengalami gizi buruk. namun belakangan diketahui, ada indikasi anak tersebut korban merupakan malpraktek.</p>
<p>Dugaan ini semakin kuat setelah seorang anggota dewan menemui Tri Septiani (7), warga Desa Kaliurip Kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Anak pasangan Rasem dan Sukarwan ini semula dikira korban gizi buruk. namun setelah mendapat penuturan mereka, ada indikasi bocah tersebut menjadi korban malpraktek.</p>
<p>Menurut penuturan Sarwen, ibu kandung, Tri Septiani, lima bulan sejak lahir anak tersebut normal . Namun penyakit lumpuh dan tubuh yang tak bisa tumbuh normal ini dialami pasca penyuntikan hepatitis dan polio di puskesmas setempat. Sejak itu Tri Septiani mengalami panas tinggi dan tubuhnya kejang kejang hingga kaku sampai sekarang.</p>
<p>“ Anak saya itu tadinya normal, tetapi setelah disuntik malah jadi begini,” ujar Rasem, ibu kandung Tri Septiani.</p>
<p>Kedua kaki septiani kini mengecil dan tak bisa lurus. sudah pernah di bawa ke rumah sakit Namun tak membawa hasil. karena sudah tak memiliki biaya, keluarganya kini pasrah dan hanya bisa membiarkan anak tersebut tinggal di rumah.</p>
<p>Anggota DPRD Banyumas Komisi D, Yoga Sugama yang menemukan kasus tersebut menyatakan akan melaporkan kasus ini ke dinas kesehatan dan meminta untuk mengusutnya. Karena ada indikasi anak tersebut telah menjadi korban malpraktek</p>
<p>“ Kita jangan terburu buru menuduh, tetapi nanti kita konfirmasi dengan dinas kesehatan,” ujar Yoga (BNC/nis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/25/diduga-korban-malpraktekbocah-tujuh-tahun-lumpuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Banyumas Sudah Mengidentifikasi Pelaku Perampokan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/22/polisi-banyumas-sudah-mengidentifikasi-pelaku-perampokan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/22/polisi-banyumas-sudah-mengidentifikasi-pelaku-perampokan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 15:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[HUKUM KRIMINAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11508</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS- Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku perampokan yang terjadi BRI Karangjati Kecamatan Kemranjen Banyumas, Jawa Tengah. Perampok bersenjata api ini  sempat menyekap penjaga dan berhasil membawa kabur uang 178 juta rupiah. Mereka kabur ke arah Bandung menggunakan mobil Kijang Inova.
Diduga kawanan ini merupakan satu jaringan dengan kelompok yang melakukan aksi di Akper Serulingmas Maos Cilacap dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYUMAS- Polisi berhasil mengidentifikasi pelaku perampokan yang terjadi BRI Karangjati Kecamatan Kemranjen Banyumas, Jawa Tengah. Perampok bersenjata api ini  sempat menyekap penjaga dan berhasil membawa kabur uang 178 juta rupiah. Mereka kabur ke arah Bandung menggunakan mobil Kijang Inova.</p>
<p>Diduga kawanan ini merupakan satu jaringan dengan kelompok yang melakukan aksi di Akper Serulingmas Maos Cilacap dan Juragan Cabai di Kota Ajibarang. “ Ya ada indikasi mereka satu jaringan dan kami masih akan terus memburu mereka, “ ujar Kasatreskrim Polres Banyumas AKP Zaenal Arifin.</p>
<p>Aksi perampokan saat menjelang subuh ini berlangsung singkat dan berhasil memperdaya seorang penjaga di BRI tersebut.</p>
<p>Setelah melumpuhkan Satpam, dua perampok itu membongkar brankas dan langsung membawa uang Rp178 juta (BNC/nan).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/22/polisi-banyumas-sudah-mengidentifikasi-pelaku-perampokan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jual Obat Nyamuk, Empat ‘PNS’ Ditangkap</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/22/jual-obat-nyamuk-empat-%e2%80%98pns%e2%80%99-ditangkap/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/22/jual-obat-nyamuk-empat-%e2%80%98pns%e2%80%99-ditangkap/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 14:47:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/2010/07/22/jual-obat-nyamuk-empat-%e2%80%98pns%e2%80%99-ditangkap/</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO- Dianggap meresahkan, empat orang wanita berpakaian layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (22,07) siang diamanan aparat Satpol PP Banyumas Jawa Tengah. Penangkapan wanita asal Semarang ini menyusul laporan warga yang resah dengan kegiatan mereka menjual obat nyamuk ke rumah rumah penduduk.
Kegiatan yang dianggap ilegal dan mengarah ke penipuan ini membuat aparat bergerak untuk mengamankan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11502" class="wp-caption alignleft" style="width: 330px"><a rel="attachment wp-att-11502" href="http://banyumasnews.com/2010/07/22/jual-obat-nyamuk-empat-%e2%80%98pns%e2%80%99-ditangkap/pns-2/"><img class="size-full wp-image-11502" title="pns" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/pns1.jpg" alt="Empat 'PNS' yang diamankan Satpol PP Banyumas (foto:nan/BNC)" width="320" height="240" /></a><p class="wp-caption-text">Empat &#39;PNS&#39; yang diamankan Satpol PP Banyumas (foto:nan/BNC)</p></div>
<p>PURWOKERTO- Dianggap meresahkan, empat orang wanita berpakaian layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (22,07) siang diamanan aparat Satpol PP Banyumas Jawa Tengah. Penangkapan wanita asal Semarang ini menyusul laporan warga yang resah dengan kegiatan mereka menjual obat nyamuk ke rumah rumah penduduk.</p>
<p>Kegiatan yang dianggap ilegal dan mengarah ke penipuan ini membuat aparat bergerak untuk mengamankan empat wanita tersebut. Hal tersebut dilakukan setelah aparat mendapat laporan warga yang didatangi ke empat wanita ini dan mereka mengaku sebagai pegawai di lingkungan Pemkab Banyumas.Karena curiga, warga kemudian melapor.</p>
<p>Saat dimintai keterangan , ke empatnya membantah telah mengaku ngaku sebagai PNS. “ Kami sungguh sungguh mengaku hanya bekerja sebaga karyawan Primkoveri (Primer Koperasi Veteran Republik Indonesia-red) . Kantor kami di Jombang, “ jar Kustinah.</p>
<p>Sudah empat hari mereka beroperasi menjual obat pembasmi nyamuk abate ke rumah rumah penduduk dan kantor desa. wanita asal Desa Kalongan Ungaran Kbupaten Semarang ini menjual Rp2500 per satu bungkus abate.</p>
<p>Aparat Satpol PP kemudian meminta ke empat wanita tersebut menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan kegiatan itu lagi. “Jika melakukan kegatan serupa, kami akan bertindak tegas menyerahkan mereka ke polisi,” ujar Kasapol PP Yahya Setiono (BNC/nan).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/22/jual-obat-nyamuk-empat-%e2%80%98pns%e2%80%99-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sidang Kasus Pembunuhan Berlangsung Ricuh</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/20/sidang-kasus-pembunuha-berlangsung-ricuh/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/20/sidang-kasus-pembunuha-berlangsung-ricuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 14:58:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11478</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO-Sidang kasus pembunuhan dengan terdaksa Dodi Setiawan (16) yang membunuh Santi Maulina warga Baseh kecamatan kedungbanteng , Selasa (20/07) belangsung ricuh. Ratusan massa yang memadati PN Purwokerto berusaha menghakimi terdakwa karena  putusan hakim 10 tahun penjara dianggap tidak adil. Mereka meminta terdakwa dihukum mati.
Meski Dodi behasil diselamatkan polisi, namun ibunya Titi Nasiah (37) menjadi bulan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO-Sidang kasus pembunuhan dengan terdaksa Dodi Setiawan (16) yang membunuh Santi Maulina warga Baseh kecamatan kedungbanteng , Selasa (20/07) belangsung ricuh. Ratusan massa yang memadati PN Purwokerto berusaha menghakimi terdakwa karena  putusan hakim 10 tahun penjara dianggap tidak adil. Mereka meminta terdakwa dihukum mati.</p>
<p>Meski Dodi behasil diselamatkan polisi, namun ibunya Titi Nasiah (37) menjadi bulan blanan masa. Bibir wanita yang mengaku anakanya tidak bersalah ini bocor ditendang seorang pengnjung sidang (nan)<a rel="attachment wp-att-11479" href="http://banyumasnews.com/2010/07/20/sidang-kasus-pembunuha-berlangsung-ricuh/ricuh-ibu-tsk/"><img class="alignleft size-full wp-image-11479" title="RICUH IBU TSK" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/RICUH-IBU-TSK.jpg" alt="RICUH IBU TSK" width="320" height="240" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/20/sidang-kasus-pembunuha-berlangsung-ricuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Razia Gepeng, Dua Balita Menangis Histeris</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/20/razia-gepeng-dua-balita-menangis-histeris/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/20/razia-gepeng-dua-balita-menangis-histeris/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 14:33:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11472</guid>
		<description><![CDATA[BANYUMAS-Razia gelandangan dan pengemis atau gepeng di kota Purwokerto Jawa Tengah Selasa (20/07) siang diwarnai aksi kejar kejaran. Razia juga diwarnai dua balita yang menangis histeris menolak dibawa petugas (phd)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-11474" href="http://banyumasnews.com/2010/07/20/razia-gepeng-dua-balita-menangis-histeris/gepeng-anak-2/"><img class="alignleft size-full wp-image-11474" title="GEPENG ANAK" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/GEPENG-ANAK1.jpg" alt="GEPENG ANAK" width="320" height="240" /></a>BANYUMAS-Razia gelandangan dan pengemis atau gepeng di kota Purwokerto Jawa Tengah Selasa (20/07) siang diwarnai aksi kejar kejaran. Razia juga diwarnai dua balita yang menangis histeris menolak dibawa petugas (phd)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/20/razia-gepeng-dua-balita-menangis-histeris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bupati Banyumas Tebar 12 Ribu Benih Ikan</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/13/bupati-banyumas-tebar-12-ribu-benih-ikan/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/13/bupati-banyumas-tebar-12-ribu-benih-ikan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 12:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11403</guid>
		<description><![CDATA[Purwokerto  &#8211; Untuk mendayagunakan sawah di Kota Purwokerto yang semakin sempit, Bupati Banyumas Mardjoko, Selasa (13/7) menebar 12.000 benih ikan di sawah-sawah di wilayah Kota Purwokerto. Penebaran benih ikan dipusatkan di  sawah milik kelompok tani Kelurahan Bobosan Kecamatan Purwokerto Utara.Benih ikan yang ditebar diantaranya  nilem, karper, mujair, dan tawes .
Bupati Mardjoko  berharap, dengan penebaran benih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11404" class="wp-caption alignleft" style="width: 416px"><a rel="attachment wp-att-11404" href="http://banyumasnews.com/2010/07/13/bupati-banyumas-tebar-12-ribu-benih-ikan/bupati-banyumas-tebar-benih-ikan/"><img class="size-medium wp-image-11404" title="bupati banyumas tebar benih ikan" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/bupati-banyumas-tebar-benih-ikan-406x270.jpg" alt="TEBAR BENIH IKAN--Bupati Banyumas Mardjoko (paling kiri) saat menebar benih ikan di areal persawahan di sawah milik kelompok tani Kelurahan Bobosan Kecamatan Purwokerto Utara, Selasa (13/7). " width="406" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">TEBAR BENIH IKAN--Bupati Banyumas Mardjoko (paling kiri) saat menebar benih ikan di areal persawahan di sawah milik kelompok tani Kelurahan Bobosan Kecamatan Purwokerto Utara, Selasa (13/7). </p></div>
<p>Purwokerto  &#8211; Untuk mendayagunakan sawah di Kota Purwokerto yang semakin sempit, Bupati Banyumas Mardjoko, Selasa (13/7) menebar 12.000 benih ikan di sawah-sawah di wilayah Kota Purwokerto. Penebaran benih ikan dipusatkan di  sawah milik kelompok tani Kelurahan Bobosan Kecamatan Purwokerto Utara.Benih ikan yang ditebar diantaranya  nilem, karper, mujair, dan tawes .</p>
<p>Bupati Mardjoko  berharap, dengan penebaran benih ikan ini diharapkan sawah-sawah di wilayah Kota Purwokerto yang semakin sempit arealnya, bisa didayagunakan secara optimal. Yakni tidak hanya menghasilkan produk pertanian seperti beras saja, namun juga bisa digunakan untuk usaha perikanan.  (BNC/prs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/13/bupati-banyumas-tebar-12-ribu-benih-ikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Raih 3 Kejuaraan Tingkat Provinsi Lomba Harganas</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/12/raih-3-kejuaraan-tingkat-provinsi-lomba-harganas/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/12/raih-3-kejuaraan-tingkat-provinsi-lomba-harganas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 13:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11395</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO&#8211;Tiga kejuaraan tingkat  Provinsi Jawa Tengah berhasil  diraih Kabupaten Banyumas. Prestasi-prestasi tersebut Juara 1  Lomba Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja Kategori Tegak yang diraih oleh  Kelompok PIK Remaja “Gibita” Desa Rempoah Kecamatan Baturraden.
Kemudian , juara 1 Lomba Bina Keluarga Balita (BKB) Teladan yang  diraih oleh Kelompok BKB Melati II Desa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PURWOKERTO&#8211;Tiga kejuaraan tingkat  <span id="lw_1278938946_0">Provinsi Jawa Tengah</span> berhasil  diraih Kabupaten <span id="lw_1278938946_1" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Banyumas</span>. Prestasi-prestasi tersebut Juara 1  Lomba Pusat Informasi dan Konseling (PIK) <span id="lw_1278938946_2" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Remaja</span> Kategori Tegak yang diraih oleh  Kelompok PIK Remaja “Gibita” <span id="lw_1278938946_3">Desa</span> Rempoah Kecamatan Baturraden.<br />
Kemudian , juara 1 Lomba Bina Keluarga Balita (BKB) Teladan yang  diraih oleh Kelompok BKB Melati II Desa Somagede Kecamatan Somagede, dan  Juara 2 Lomba Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) Teladan  atas nama Siti Malikhah , PPKBD Desa Kutasari Kecamatan Baturraden.</p>
<p>Kabag <span id="lw_1278938946_4" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Humas</span> Pemkab   Banyumas, Agus Nurhadi  , Senin (12/7) mengemukakan,  penyerahan penghargaan tiga kejuaraan itu dilakukan Gubernur Jawa  Tengah, H. Bibit Waluyo bersamaan dengan Peringatan Bulan <span id="lw_1278938946_5">Bakti</span> <span id="lw_1278938946_6" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Gotong Royong</span> Masyarakat  (BBGRM) VII, Hari Keluarga Nasional XVII dan Hari Anak Nasional Tingkat  Provinsi Jateng Tahun 2010 di Desa Grogol Beningsari Kecamatan Petanahan  Kabupaten Kebumen, Rabu (7/7) lalu. (BNC/prs)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/12/raih-3-kejuaraan-tingkat-provinsi-lomba-harganas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reuni Perak Alumni SPGN Purwokerto</title>
		<link>http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/</link>
		<comments>http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 12:52:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Banyumas1</dc:creator>
				<category><![CDATA[BANYUMAS]]></category>
		<category><![CDATA[FEATURES]]></category>
		<category><![CDATA[HEADLINE]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://banyumasnews.com/?p=11380</guid>
		<description><![CDATA[PURWOKERTO&#8211;Meskipun  sekolahnya telah dilikuidasi menjadi SMA Negeri 5 Purwokerto, namun alumni Sekolah  Pendidikan Guru Negeri (SPGN Purwokerto masih memiliki ikatan  persaudaraan yang kuat. Hal itu ditunjukkan oleh alumni SPGN Purwokerto  lulusan  ke 28 tahun 1985 dalam reuni ke 25/reuni perak (1985-2010), di  Aula SMAN 5 Purwokerto Jl. Gereja 20, Sabtu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11384" class="wp-caption alignleft" style="width: 442px"><a rel="attachment wp-att-11384" href="http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/reunispg2/"><img class="size-medium wp-image-11384" title="reunispg2" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/reunispg2-432x270.jpg" alt="Sebagian guru-guru SPGN Purwokerto yang masih sehat, meski diantara mereka sudah banyak yang pensiun." width="432" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Sebagian guru-guru SPGN Purwokerto yang masih sehat, meski diantara mereka sudah banyak yang pensiun.</p></div>
<p>PURWOKERTO&#8211;Meskipun  sekolahnya telah dilikuidasi menjadi SMA <span id="lw_1278938946_1">Negeri</span> 5 Purwokerto, namun alumni Sekolah  Pendidikan Guru Negeri (SPGN Purwokerto masih memiliki ikatan  persaudaraan yang kuat. Hal itu ditunjukkan oleh alumni SPGN Purwokerto  lulusan  ke 28 tahun 1985 dalam reuni ke 25/reuni perak (1985-2010), di  Aula SMAN 5 Purwokerto Jl. Gereja 20, Sabtu (10/7). Dari sekitar 320  alumni,hadir sekitar 200 alumni yang tersebar dari berbagai pelosok di  Indonesia, diantaranya  dari Jakarta, <span id="lw_1278938946_2">Kalimantan</span> hingga Nusa Tenggara Barat.</p>
<p>Humas  panitia reuni perak SPGN Purwokerto luusan tahun 1985, Drs  Prasetyo  mengemukakan, alumni SPGN Purwokerto tahun 1985 sebagian besar  menjadi guru SD yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, namun  banyak juga yang menjadi guru SMP, SMA/SMK hingga dosen di Fakultas  Kedokteran <span id="lw_1278938946_3" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">UGM Yogyakarta</span> dan perguruan tinggi lainnya. Bahkan, ada beberapa diantaranya yang  menjadi   polisi,PNS Pemda,dan PNS di lingkungan Depkumham dan  Kementrian Pemuda dan <span id="lw_1278938946_4" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Olah  Raga</span> di Jakarta.</p>
<div id="attachment_11400" class="wp-caption alignleft" style="width: 370px"><a rel="attachment wp-att-11400" href="http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/alumni-spg-85/"><img class="size-medium wp-image-11400" title="alumni SPG 85" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/alumni-SPG-85-360x270.jpg" alt="sebagian lulusan SPG Purwokerto angkatan  1985" width="360" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">sebagian lulusan SPG Purwokerto angkatan  1985</p></div>
<p>Dalam reuni perak itu, hadir juga  sejumlah guru SPGN Purwokerto yang masih hidup, diantarnya Drs.Eko  Sumaryono, Dra Wening Indriastuti, Slamet DW, BA, Drs Aziz Judin,  Rumiyati, BA, Drs. Saryanto dan Dra. Suharti. Selain diisi  kangen-kangenan, reuni juga diisi aksi sosial dengan memberikan bantuan  sejumlah uang kepada almarhum Suyitno, alumni SPGN Purwokerto dari Klas 3  G tahn 1985, terakhir mengajar di SD N Banjarpanepen, Kecamatan   Sumpiuh, <span id="lw_1278938946_5" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">Banyumas</span>.</p>
<p>Dua bulan lalu Suyitno  meninggal dunia, karena penyakit liver  kronis, meninggalkan empat anak-anak yang msih membutuhkan bantuan dana.  Bahkan, salah seorang alumni dari <span id="lw_1278938946_6">Semarang</span>, siap mengangkat <span id="lw_1278938946_7" style="border-bottom: 2px dotted #366388; cursor: pointer;">salah satu</span> anak almarhum   Suyitno, untuk disekolahkan hingga ke jenjang perguruan tinggi sebagai  anak asuh. (BNC/prs)</p>
<div id="attachment_11387" class="wp-caption alignleft" style="width: 415px"><a rel="attachment wp-att-11387" href="http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/reunispg1/"><img class="size-medium wp-image-11387" title="reunispg1" src="http://banyumasnews.com/wp-content/uploads/2010/07/reunispg1-405x270.jpg" alt="Sungkem untuk para guru yang sudah sepuh." width="405" height="270" /></a><p class="wp-caption-text">Sungkem untuk para guru yang sudah sepuh.</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://banyumasnews.com/2010/07/12/reuni-perak-alumni-spgn-purwokerto-tahun-1985/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->