Bayi ‘ditinggal’ ibunya di RSUD Kebumen

Ditulis 06 Apr 2010 - 20:45 oleh Banyumas1

KEBUMEN – Semakin sering saja terjadi kasus orang tua yang tega ‘berpisah’ dengan anaknya, apakah karena alasan ekonomi atau karena alasan sosial (malu karena anaknya lahir dari hubungan tidak sah). Ada yang ‘menaruh’ bayi di depan panti asuhan, agar ada yang menyelamatkan dan mengasuhnya.

‘Tega larane, ora tega patine’ mungkin ungkapan ini pas menggambarkan ulah mereka yang ‘menelantarkan’ bayinya atau membiarkan bayinya di tempat yang memang bisa diketahui umum, agar  bisa ditemukan dan ‘diselamatkan’.

Seperti yang terjadi di RSUD Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa (06/04) pagi ditemukan bayi perempuan di dalam kamar Poliklinik Bedah dengan susu botol tergeletak di samping sang jabang bayi.

Pertama kali bayi ditemukan oleh karyawati RSUD ketika karyawati itu akan memulai bekerja sekitar jam 07.30, bayi dalam kondisi pulas tidur dan badannya ‘dibedong’ dengan kain.

Menurut Kepala Bangsal Peristri, Gaya Erawati, bayi tersebut berumur sekitar 2 hingga 3 minggu, dengan berat 2,9 kg, panjang 48 sentimeter. Polsek Kebumen sudah dilapori penemuan bayi itu.(BNC/ist/rin)

Tentang Penulis

Leave A Response