Hari Jadi Banyumas ke 447: Warga Diminta Teladani Watak R Joko Kaiman

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Warga masyarakat Banyumas diharapkan bisa mengingat kembali pendiri Kabupaten Banyumas, Raden Joko Kaiman, yang memiliki sifat dan watak berani mengambil risiko, tidak mementingkan dirinya sendiri, pejuang pembangunan yang tangguh, tanggap, dan tanggon.

Plt Bupati Banyumas dr. Budhi Setiawan mengatakan hal itu saat menjadi Inspektur Upacara Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke 447 yang dilaksanakan Kamis (22/2/2018) di Alun-alun Purwokerto.

Camat Sokaraja Purjito bertindak sebagai pemimpin upacara dan sebagai peserta upacara terdiri dari TNI, Polisi, Satpol PP, Korpri, ASN, PGRI, OKP, Mahasiswa, Pelajar dan Pramuka.

Turut hadir pada kesempatan ini anggota Forkompinda, Perwakilan Bupati Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen, Pimpinan DPRD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala SKPD, pimpinan organisasi politik, pimpinan organisasi masyarakat, tokoh masyarakat dan juga dihadiri oleh Para Staf Ahli Gubernur dan Bupati se Indonesia.

Upacara hari jadi Banyumas

Plt Bupati Banyumas dr. Budhi Setiawan dalam sambutanya, mengajak peringatan hari jadi ini bisa menjadi momentum untuk evaluasi dan mawas diri, sekaligus memantapkan komitmen kita semua untuk bersama-sama, bersinergi, membangun dan mewujudkan Pemerintahan Kabupaten Banyumas yang bersih dan adil menuju masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, dan berbudaya berlandaskan iman dan taqwa.

“Saya juga mengajak segenap warga masyarakat Kabupaten Banyumas untuk mendo’akan arwah para pendiri Kabupaten Banyumas, para mantan bupati, dan para tokoh masyarakat yang telah berjasa membangun Kabupaten Banyumas, semoga mendapat balasan yang setimpal dari tuhan yang maha kuasa,” kata Bupati.

Masyarakat Banyumas juga diharapkan bisa mengingat kembali pendiri Kabupaten Banyumas, Raden Joko Kaiman, yang memiliki sifat dan watak berani mengambil risiko, tidak mementingkan dirinya sendiri, pejuang pembangunan yang tangguh, tanggap, dan tanggon.

“Untuk itu, marilah kita teladani sikap dan watak Raden Joko Kaiman, sehingga tumbuh rasa handarbeni, tresna serta bangga menjadi “wong” banyumas yang mempunyai sifat cablaka, jujur dan apa adanya, sekaligus membawa spirit untuk mewujudkan banyumas yang lebih baik, berdaya saing dan berbudaya,” tambahnya. (BNC/ist/Bella)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.