Banyumas diruwat di duplikat pendopo Sipanji kota lama

Ditulis 06 Apr 2010 - 05:52 oleh Banyumas1

BANYUMAS – Kabupaten Banyumas, yang merayakan hari jadinya yang ke 428 hari  Selasa (06/04), diruwat di pendopo asal-usul terbentuknya Kabupaten Banyumas, yaitu di pendopo duplikat Si Panji di kota Banyumas lama, Senin kemarin (05/04).  Ruwatan ini menurut Kabag Humas Setda Banyumas Agus Nur Hadie dimaksudkan untuk memohon keselamatan dan kelapangan rezeki kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh masyarakat Kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas. Menurut Agus, kegiatan ini juga dapat disebut sebagai ruwatan bumi, yakni untuk memohon kesuburan tanah pertanian kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Digelarnya ruwatan di pendopo duplikat Sipanji di Banyumas lama, karena tempat ini merupakan tempat bersejarah yang menjadi cikal bakal pemerintahan Kabupaten Banyums sebelum pada tahun 1800-an dipindahkan ke Purwokerto.

“Dulu pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas ada di sini. Namun karena adanya banjir besar, pusat pemerintahan dipindahkan ke Purwokerto termasuk empat tiang utama penyangga pendopo Sipanji,” katanya.

Ruwatan didahului dengan ziarah ke makam Raden Joko Kaiman, bupati pertama Banyumas, di makam desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas. Ruwatan dihadiri Bupati Mardjoko, Muspida dan anggota DPRD Kabupaten Banyumas.

Bupati Banyumas Mardjoko juga melakukan tradisi wuwur, yaitu membagi-bagi uang ‘receh’ sebanyak 1.300 lembar pecahan Rp. 5 ribuan (=Rp. 6,5 juta) kepada warga masyarakat. (BNC/ist/)

Tentang Penulis

Leave A Response