Mendirikan Bank Sampah di Sekolah, Mungkinkah?

BanyumasNews.com, PURBALINGGA  – Mendirikan bank sampah di sekolah, mungkinkah? Tentu saja sangat mungkin. Inilah yang sedang dijajagi di sekolah Muhammadiyah Bobotsari, Purbalingga.

Bank sampah dicanangkan SMA Muhammadiyah Bobotsari demi terus menciptakan tempat belajar yang bersih dan mengedukasi siswa-siswinya. Pencanangan dilakukan  sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Kamis (14/2/2018).

Peringatan tersebut dilakukan dengan apel pagi yang melibatkan guru dan para siswa. Setelah itu dilakukan kerja bhakti membersihkan sampah di sekitar lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut ikut diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga. Progam bank sampah dan pembuatan kompos yang ada di lingkungan sekolahan, nantinya akan dikelola oleh SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari, Rudjangi, mengatakan tujuan utama kampanye pengelolaan sampah agar siswa-siswi peduli dengan lingkungan sekitar. Sampah yang berserakan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal bisa mengakibatkan polusi, yakni berakibat pada bau yang menyengat.

“Sampah jika dikelola dengan baik bisa mendatangkan manfaat yang besar yakni dengan melakukan pemilahan sampah organik dan non organik. Sampah organik bisa dugunakan untuk pupuk sedangkan yang non organik bisa didaur ulang,” katanya saat melakukan bersih lingkungan sekolah.

Rudjangi menambahkan SMA Muhamadiyah 2 Bobotsari yang bertempat di bagian utara Kabupaten Purbalingga cukup stategis dalam menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman dan tenang. Hal tersebut dikarenakan masih banyaknnya pepohonan yang rindang sehingga menambah suasana sekolah yang sejuk.

“Dengan kampanye HPSN kita optimis bisa menjadi sekolah terbersih di Kabupaten Purbalingga bahkan kalau memungkinkan bisa masuk tingkat nasional,” katanya.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) & Paguyuban Kader Lingkungan Hidup (PKLH) pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purbalingga, Sukirto menyampaikan apresiasnya atas progam kampanye pengelolaan sampah SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari.

“Saya berharap SMA Muhamadiyah 2 Bobotasri ke depannya dapat memberikan contoh kepada sekolah lain  dalam menciptakan suasana belajar yang bersih dan nyaman bagi siswa,” katanya. (BNC/ist/PI-2).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.