Jelang Imlek Ikan Dewa Banyak Diburu

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Menjelang perayaan tahun baru Imlek,  ikan dewa atau ikan dengan nama latin tor tabroides banyak diburu warga.  Menu makan saat imlek terasa kurang tanpa ikan ini. Ikan bertubuh besar ini dipercaya mampu membawa berkah bagi yang menyantapnya.

Hewan air yang mirip ikan terbang logo stasiun televisi Indosiar ini bisa kita dapatkan di areal kolam ikan milik Sukaryo, warga desa Karang Tengah, Cilongok,  Banyumas, Jawa Tengah. Sejak beberapa hari ini banyak pesanan dari sejumlah daerah.

Ikan yang dikenal sebagai ikan udik ini sangat khas dihidangkan pada perayaan imlek. Ikan ini juga dipercaya memiliki nilai keberkahan dan merupakan simbol yang bisa mempengaruhi kehidupan yang lebih baik.

Sayangnya, tahun ini petani ikan dewa di Banyumas justru tidak mendapat hasil yang diharapkan. Hal ini karena air kolam tercemar yang membuat ikan tisak bisa dibudidaya dengan maksimal,  sehingga tidak bisa melayani pesanan.

Produksi ikan dewa menurun karena air kolam tercemar

Air kolam ini tercemar akibat proyek nasional pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di kaki Gunung Slamet.  Akibat air tercemar air kolam keruh praktis mengganggu proses produksi ikan,  termasuk dalam pembenihan.

Menurut Sukaryo, petani ikan dewa, menjelang imlek tahun ini ia tidak bisa melayani pesanan.  Pasalnya sejak air tercemar produksi ikan menurun. “Bahkan banyak ikan yang mati karena air kolam keruh”, katanya.

Biasanya menjelang tahun baru imlek hingga hari perayaan masih banyak pesanan konsumen, terutama warga keturunan Tionghoa. Harga ikan dewa mencapai 1,5 juta rupiah per kilogram. Sayang,  tahun ini petani tidak bisa melayani pesanan dari sejumlah kota karena air tercemar sehingga mengganggu budidaya ikan dewa. (BNC/ nan)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.