KPU Purbalingga gelar debat publik antar paslon

Ditulis 04 Apr 2010 - 01:36 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Hari ke-3 kampanye pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Purbalingga diisi dengan acara debat publik yang digelar oleh KPU Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, yang berlangsung di gedung Bina Sejahtera Sabtu (03/04).

Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati memaparkan visi misi terlebih dahulu sesuai urutan nomor paslon, kemudian moderator menanyakan kepada paslon pendalaman apa yang telah disampaikan. Debat public ini menghadirkan Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof. Dr. Pratikno.

Paslon BBS-Wijaya tampil pertama kali. Yang menarik dari pasanga ini adalah penawaran program pengentasan  pengangguran secara instant. Caranya dengan memberangkatkan  pemuda Purbalingga bertransmigrasi ke Kalimantan Timur sebagai petani pemilik lahan kelapa sawit. Paslon ini juga menawarkan program penanaman 10 pohon kelapa sawit di setiap rumah tangga. Pemaparan program ini sangat kentara berkaitan dengan latar belakang BBS sebagai pengusaha batu bara yang berbasis di Kalimantan Timur.

Paslon Heru-Kento mengedepankan program penyempurnaan pembangunan yang telah dirintis oleh Bupati saat ini Triono Budi Sasongko (TBS), dimana Heru merupakan wakilnya.  Heru mengatakan memiliki program-program yang realistis, pro rakyat, pro pedesaan, dan pro pelestarian lingkungan.

Paslon Singgih-Setya menawarkan terwujudnya pemerintahan yang bersih, dinamis, jujur, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Singgih berupaya mewujudkan kemandirian masyarakat Purbalingga dan meningkatkan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Dalam menjawab pertanyaan yang diajukan moderator, paslon berusaha sebaik mungkin memberikan jawaban atau sanggahan. Namun kadang jawaban yang disampaikan tidak kontekstual dan tidak relevan dengan pertanyaan yang diajukan. (BNC/ist/git)

Tentang Penulis

Leave A Response