Guru Punya Otoritas Rawat Basa Penginyongan

Workshop Bahasa Penginyongan Bagi Guru Bahasa Jawa se Banyumas diadakan guna melangsungkan Bahasa Ibu itu…  

BanyumasNews.com, PURWOKERTO –  Hilang atau langgeng dan berkembangya bahasa ibu, seperti Basa Penginyongan di wilayah Banyumas Raya terus mengalami pergeseran. Tiga penyebabnya meliputi faktor urbanisasi, industrialisasi dan sekolah.

Hal itu dikatakan Drs. Suryo Handono, M.Hum, pemateri Pemertahanan Bahasa Melalui Gerakan Menulis dari Balai Bahasa Jawa Tengah dalam Workshop Penulisan Basa Penginyongan Bagi Guru-guru BahasaJawa SMP/MTs Kabupten Banyumas, pada hari Kamis (18/1/2018) di SMPN 2 Purwokerto.

Kegiatan bertema Bahasa Ibu Sebagai Sumber Kearifan Lokal, ini terselenggara berkat kerjasana Balai Bahasa Jawa Tengah dengan MGMP Basa Jawa SMP Kabupaten Banyumas dan Majalah Ancas.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupten Banyumas, Drs. Purwadi Satoso, M.Hum., mengatakan, bahasa Banyumas yang sekarang diistilahkan dengan Bahasa Penginyongan selain harus dirawat juga harus dikembangkan. “Para guru Bahasa Jawa memiliki otoritas dalam upaya merawat dan mengembangkan Bahasa Penginyongan,” kata Purwadi.

Diharapkan, selain merawat juga diupayakan agar semakin berkembang tidak hanya dilestarikan di wilayah Banyumas Raya, tetapi di wilayah lain bahkan di manca negara.

Senyampang dengan itu, ada dua tujuan dari workshop ini, sebagaimana dipaparkan Ketua Panitia, Sugito S.Pd. yakni untuk mempertahankan bahasa Ibu dan untuk menggali potensi para guru basa Jawa di bidang penulisan dalam bahasa Penginyongan.

Workshop ini diikuti 97 guru Bahasa Jawa SMP/Mts se Kabupaten Banyumas. Kegiatan terlaksana selama dua hari dalam dua kali pertemuan. Pada sesi selanjutnya, Menulis Naskah Drama Basa Penginyongan oleh Bambang Wadoro, S.Pd., M.Pd., dan Cara Menulis Esay oleh Budayawan Ahmad Tohari. (BNC/Hamidin Krazan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.