Bupati Purbalingga Ajak Umat Kristiani Ciptakan Suasana Aman dan Damai

Ditulis 29 Des 2017 - 18:04 oleh Yit BNC

PURBALINGGA, BNC – Bupati Purbalingga, Tasdi mengajak warga Kristiani di Purbalingga ikut aktif membangun Kabupaten Purbalingga,dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan .Selama ini,  peran umat Kristiani dalam pembangunan fisik maupun non fisik di  Purbalingga sudah baik.Selain itu, umat Kristiani juga sudah menjunjung keberagaman,sehingga tercipta situasi yang aman dan damai.

“Untuk itu, mari kita jaga terus situasi aman dan damai di Purbalingga ini, agar pembangunan berjalan lebih baik,”pesan Bupati Purbalingga Tasdi saat memberikan sambutan pada perayaan Natal Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) – TNI  dan Polri,di Pendopo Dipokusumo, Kamis malam (28/12/2017).

Seribu lebih umat Kristiani dari berbagai gereja hadir dalam perayaan natal yang dibalut nuansa Jawa itu. Ada gunungan yang dibuat mirip pohon natal, terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan, ada musik angklung dari Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pengalusan yang mengiringi lagu-lagu rohani Jawa,dan seluruh panitia mengenakan pakaian adat Jawa.Dan pembawa acara yang menggunakan dialek Banyumasan, dibawakan menarik oleh tiga tokoh wayang,yakni Gareng,Petruk dan Limbuk.

Ikut hadir dalam kesempatan itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), para pimpinan gereja se Purbalingga,  Gus Basyir atau Basyir Fadlullah selaku koordinator Gusdurian Purbalingga, tokoh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),Pdt Hotler Abner Manurung, S.Th,dan Ketua BKSAG Purbalingga, Frantinus Tri Trisnadi, S.Pd.

Acara natal yang mengusung tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu (Kolose 3: 15)” itu , dimeriahkan berbagaia cara. Diantaranya paduan suara, drama, aneka tarian dan gerak lagu dari  TK dan SD Kristen Bina Harapan, GKJ Purbalingga, GKJ Penaruban,Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Candinata, Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI) Bobotsari,Gereja Kristen Indonesia (GKI)  Bobotsari, GKI Purbalingga, Bataliyon Infanteri 406/Candra Kusuma Bojong, dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Diakonos.

Sedangkan renungan Natal dibawakan oleh Pdt Debora Vivi dari GKI Bobotsari.

  Bupati Tasdi juga mengajak agar umat Kristiani peduli kepada sesama yang membutuhkan. Contohnya, untuk program  Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi unggulen duet Bupati Tasdi-dan Wakil Bupati Tiwi atau Tasdi-Tiwi, saat ini terus dilakukan, dengan melibatkan partisipasi dari berbagai pihak.

“Saat ini masih ada 11,6% dari 241.00 KK alias 27.527 rumah yang belum layak huni di Purbalingga.Ini  menjadi PR kita bersama, termasuk PR bagi umat Kristiani,” ujar Bupati Tasdi.  (Tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response