Prof H Bunyamin: Perlu Pengembangan Karir Dosen Melalui Berbagai Skema

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Direktur Karier dan Kompetensi SDM Kemenristekdikti, Prof. Dr. H. Bunyamin, M. Pd., MA, mengatakan perlu adanya pengembangan karir dosen melalui beberapa skema. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara di acara seminar bertajuk strategi pengembangan karier dosen untuk meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi bersama Prof. Dr. H. Bunyamin, M. Pd., MA, Kamis (21/12/2017).

Bunyamin mengatakan perguruan tinggi yang baik adalah yang memiliki kualitas riset tinggi, publikasi.

Adapun pengembangan karir dosen meliputi sertifikasi, pengembangan kompetensi profesional melalui studi lanjut, kenaikan jabatan akademik dan pengembangan karya ilmiah, penelitian atau publikasi ilmiah.

“Problema SDM Perguruan Tinggi di Indonesia diantaranya adalah masih banyak dosen yang tidak memenuhi kualifikasi pendidikan minimal (masih S1). Jumlah dosen yang dipendidikan doktor (s3) masih kurang. Dan masih banyaknya dosen yang belum memiliki jabatan akademik. Tidak hanya itu, jumlah guru besar juga masih sangat sedikit dan publikasi ilmiah dosen/ilmuwan dan HAKI masih sangat rendah,” terangnya.

Namun demikian, di sisi lain masalah sumberdaya perguruan tinggi di Indonesia saat ini, masih banyaknya dosen yang tidak memenuhi kualifikasi pendidikan minimal.

Masalah lain adalah jumlah doktor yang rendah, banyak dosen belum memiliki jabatan akademik serta publikasi ilmiah dan jumlah guru besar yang sedikit.

Dari data yang dimilikinya, terdapat 245.919 dosen yang ada di Indonesia saat ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 53.440 orang berjabatan asisten ahli, 49.126 lektor, 29.180 lektor kepala, 5.222 guru besar, dan sisanya belum berjabatan akademik.

Dijelaskan perkembangan jumlah profesor dari tahun 2014/2015 sebanyak 4509 profesor, 2015/2016 ada 4.668 profesor, 2016/2017 ada 5056 profesor dan 2017/2018 sebanyak 5222 profesor.

“Padahal untuk mengurus kenaikan pangkat tidaklah sulit. Secara umum untuk mengurus kenaikan pangkat dari asisten ahli ke lektor, lektor ke lektor kepala dan lektor kepala ke guru besar adalah telah memenuhi angka kredit yang disyaratkan serta penulisan karya ilmiah dalam jurnal ilmiah nasional,” katanya.

Rektor UMP Dr. Syamsuhadi Irsyad, M. H., mengatakan UMP memiliki dosen berjumlah 385 orang, laki – laki 202 dan perempuan 183 Orang yang terbagi di beberapa fakultas dan prodi. Untuk kepangkatan, pangkat akademik Asisten ahli berjumlah 94 orang, lektor berjumlah 96 0rang, Lektor kepala 44 Orang, Guru Besar berjumlah 3 orang dan yang belum memiliki pangkat akademik sekitar 148 Orang.

“Secara sistem kami terus mengusahakan untuk mendorong percepatan para dosen – dosen untuk bisa memenuhi kepangkatan”, katanya. (BNC/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.