Nanggap Wayang, BNN Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Lewat Wayang, BNN Purbalingga Sosialisasikan Stop Narkoba

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Pertunjukan wayang menjadi cara yang  dilakukan BNN untuk menyampaikan informasi atau sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

Dengan pertunjukan wayang kulit yang dibawakan dalang Kukuh Bayu Aji dan putranya Bima Setyo Aji di lapangan Desa Losari, Kamis malam (07/12/2017) lalu, BNN nanggap wayang atau dalang dengan lakon Pandawa Syukur.

Selain untuk sosialisasi stop narkoba kepada masyarakat, kegiatan ini juga dalam upaya pelestarian budaya serta menumbuhkan kecintaan pada kekayaan bangsa, terutama kepada kaum muda yang saat ini harus segera disadarkan bahwa mereka akan bertanggungjawab kelak terhadap utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami prihatin, kaum muda sekarang ini lupa, bahwa mereka Indonesia, tapi cenderung berbudaya yang tidak sesuai dengan ajaran leluhurnya, seperti pepatah kali ilang kedhunge, pasar ilang kumandange, wong jowo ilang jawane,” demikian disampaikan Kepala BNN Purbalingga, Istantiyono, S.Sos. saat memberikan sambutannya dengan menggunakan Bahasa Jawa yang luwes.

Termasuk makin maraknya peredaran narkoba saat ini, membuktikan bahwa kaum muda telah terkikis rasa cinta kepada tanah air, karena secara tidak langsung, kaum muda telah menjadi budak budaya buruk yang akan merenggut ketahanan dirinya. Apabila kaum mudanya telah rusak, maka dengan mudahnya masa depan suatu bangsa akan hancur.

“Maka menjadi kewajiban kita bersama, sebagai orangtua untuk selalu berusaha menjaga putra-putrinya, menjaga generasi mudanya untuk tidak tertarik apalagi menjadi pengguna narkoba dan hilang unggah-ungguh-nya kepada yang lebih tua,” kata Istantiyono.

 

Terkait upaya pelestarian budaya, Bupati Tasdi menyampaikan bahwa Pemkab Purbalingga telah mengganggarkan dan akan merealisasikan pada tahun anggaran 2018, pengadaan 1 unit gamelan untuk tiap kecamatan, dan juga menggelar pertunjukan wayang kulit minimal 1 kali dalam 1 bulan.

Sebelum pertunjukan wayang kulit dimulai, Bupati Tasdi berkenan menyerahkan tokoh wayang Puntadewa dan Kresna kepada dalang Kukuh Bayu Aji dan Bima Setyo Aji. (BNC/PI-5).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.