Menulis Surat Lamaran Kerja bagi Siswa SMA/SMK

Ditulis 05 Des 2017 - 21:58 oleh Banyumas1

Oleh: Drs. JOKO SUSILO *)

Bagaimana menulis surat lamaran kerja bagi siswa SMA/SMK
dalam pembelajaran Bahasa Indonesia?

Sebentar lagi siswa SMA/SMK akan mengikuti beberapa tahapan terakhir selama belajar di sekolah menengah. Mulai dari Ulangan Akhir Semester, Ujian Praktik, Ujian Sekolah dan sebentar lagi UNBK.

Setelah itu, siswa yang lulus ada yang akan melanjutkan kuliah ada yang ingin bekerja. Bagi siswa yang nilainya di atas KKM atau nilainya cukup bagus, mereka akan melanjutkan kuliah di PTN/PTS.

Bagi yang punya pilihan untuk bekerja, mereka bisa melamar di instansi/perusahaan, baik di instansi pemerintah maupun di perusahaan swasta. Siswa yang ingin bekerja tentunya membutuhkan pengetahuan tentang surat lamaran pekerjaan. Karena untuk bisa masuk di dunia kerja harus melamar terlebih dahulu.

Menurut Jos Daniel Parera (1996) tujuan pembelajaran bahasa dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan siswa:

(1) Mengungkapkan secara sistematis, logis, dan kreatif, pengalaman, gagasan, pesan, pendapat, dan perasaan siswa sesuai dengan konteks dan situasi;

(2) Menulis karangan dalam bidang tertentu dengan menggunakan istilah/kosakata, ungkapan/idiom dengan tepat dalam bidang tertentu;

(3) Mengungkapkan pengalaman yang menarik secara lisan maupun tulisan dan bertanggungjawab mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan pengalaman tersebut;

(4) Menulis surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan lowongan pekerjaan atau atas dasar inisiatif sendiri;

(5) Membaca surat balasan atau lamaran pekerjaan dan membahasnya baik dari segi bahasa, isi, mapun cara mengungkapkannya/menuliskannya.

Surat lamaran pekerjaan pada dasarnya merupakan surat permohonan untuk memperoleh pekerjaan atau jabatan. Isi surat lamaran pekerjaan pada umumnya berisi identitas diri, jabatan yang dikehendaki, kualifikasi sesesorang (pendidikan, pengalaman kerja dsb).

Sedangkan lampiran-lampirannya biasanya berupa fotokopi ijazah, SKKB/SKCK, pasfoto, curriculum vitae (CV), kartu kuning, surat keterangan dokter, dan surat pengalaman kerja.

Menurut Zahara, Eni Rita dan Husin (2012), surat lamaran pekerjaan dapat diajukan berdasar hal-hal sebagai berikut:

(1) Inisiatif sendiri, contoh kalimat pembuka: Saya yang bertanda tangan di bawah ini;

(2) Informasi dari seseorang, contoh kalimat pembuka: Berdasar informasi dari Bapak…

(3) Iklan, contoh : Setelah membaca iklan yang dimuat dalam koran online BanyumasNews.com, 18 November 2017 yang isinya menyatakan bahwa….

(4) Permohonan dari instansi kepada kepala sekolah, contoh : Berdasarkan permintaan tenaga kerja dalam bidang teknologi informasi melalui Kepala SMK Budhimulia, saya yang bertanda tangan di bawah ini…

(5) Pengumuman resmi di instansi, contoh : Berdasarkan pengumuman nomor 12/10.1/2015 tentang penerimaan pegawai di PT Suaka Marga Satwa tanggal 28 Oktober 2017, saya yang bertanda tangan di bawah ini….

Untuk menulis alamat surat, penulisannya sebaiknya memperhatikan sbb;

(a) Penulisan alamat surat lengkap dan informatif.

(b) Diawali dengan yang terhormat yang ditulis Yth.

(c) Penulisan kata Saudara, Bapak/Ibu diawali dengan huruf kapital.

(d) Penulisan kata jalan pada alamat surat tidak boleh disingkat.

Hal lain yang kadang menjadi pertanyaan siswa/calon tenaga kerja adalah tentang surat lamaran itu ditulis dengan komputer atau ditulis tangan. Kalau menurut penulis, alangkah baiknya surat lamaran ditulis tangan menggunakan kertas folio, karena bila ditulis tangan akan bisa digunakan untuk melihat kepribadian seseorang.

Menurut Arrazi Ibrahim (2016), Surat Lamaran kerja yang baik akan memberikan sebuah penjelasan atau setidaknya akan menonjolkan pendidikan dan kemampuan. Maka lebih baik si pelamar menjelaskan kualifikasi pendidikan, kegiatan pendidikan non-formal, aktivitas organisasi, prestasi akademik atau non akdemik dan sebagainya. Contohnya kemampuan soft skill yang seringkali terabaikan.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangan sebelum melamar antara lain:

(1) Adaptasi peralihan lingkungan; kita harus memahami jika dunia kerja yang akan dimasuki akan menuntut attitude yang prima dan profesional.

(2) Kualifikasi Pendidikan dan Kemampuan; perusahaan yang dilamar biasanya akan melihat CV yang dilampirkan. Karena dari riwayat hidup inilah perusahaan akam mampu melihat gambaran attitude dan keperibadian seseorang.

(3) Kualitas Perusahaan; kita perlu melihat track record perusahaan yang akan kita lamar. Bagaimana kesejahteraan karyawan, pemenuhan atas hak karyawan dan opini yang berkembang harus kita dengarkan, paling tidak perusahaan termasuk kategori perusahaan yang bonafide, sehat dan dapat dipercaya.

Menurut apa yang penulis kutip dari wikipedia, secara umum format penulisan surat lamaran kerja terdiri dari :

(1) Tempat dan tanggal pembuatan surat, (2) Lampiran, (3) Hal atau perihal, (4) Alamat tujuan, (5) Salam Pembuka, (6) Isi surat, yang terdiri dari: (a) Paragraf pembuka, (b) Isi surat, (c) Paragraf penutup, (d) Salam penutup, (e) Tanda tangan dan nama terang.

Mengingat arti pentingnya hal yang berkaitan dengan surat lamaran pekerjaan bagi siswa SMA/SMK atau calon pencari kerja, maka hal yang diulas di atas bisa dijadikan rujukan bagaimana menulis surat lamaran kerja yang baik.

Sebenarnya proses kreatif menulis surat lamaran pekerjaan, merupakan bagian tak terpisahkan dari kompetensi/kemampuan calon tenaga kerja itu sendiri bisa tergambarkan.

Itulah sekelumit gambaran tentang surat lamaran kerja, yang muaranya tergantung pada calon tenaga kerja.  Bagaimana caranya membekali diri supaya menjadi manusia yang berkualitas, baik kualifikasi akademik maupun dengan wawasan pengetahuan tentang menulis surat lamaran pekerjaan, sehingga setelah lulus nanti, siswa/calon tenaga kerja, tidak gagap dalam menulis surat lamaran, dan bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang diharapkannya.

Dengan pekerjaan yang tepat akhirnya bisa mengantarkan ke masa depan yang lebih cerah. Semoga.

*Drs. JOKO SUSILO, Pendidik di SMK Negeri 2 Banyumas.

Tentang Penulis

Leave A Response