Supermarket tidak miliki fasum, izin bisa dicabut

Ditulis 31 Mar 2010 - 20:19 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyumas saat ini sedang menyusun rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pasar modern. Secara khusus dewan membentuk panitia khusus (Pansus) raperda tersebut.

Dalam raperda tersebut menurut ketua Pansus Ali Basalamah akan diatur sanksi bagi supermarket yang tidak melengkapi fasilitas umum (fasum), seperti area parkir dan mushola. Ia mengatakan saat ini sebagian besar supermarket di Banyumas tidak dilengkapi dengan fasum.

“Dari 12 supermarket yang ada, hanya dua-tiga supermaket yang memiliki fasilitas umum memadai, seperti lahan parkir dan musala”, kata politisi Partai Golkar yang juga aktif di dunia pendidikan itu.

Pansus juga merekomendasikan raperda nantinya memuat aturan adanya ruangan untuk menyusui bagi ibu-ibu, dengan luas ruangan minimal 4 m2.

Pengusaha supermarket akan diberi waktu satu tahun untuk melengkapi fasum. Apabila dalam kurun waktu satu tahun tidak dilaksanakan, mereka akan diberi peringat pertama, kedua dan ketiga. Apabila peringatan satu sampai tiga tidak juga dihiraukan, izin usaha bisa dicabut. (BNC/ist)

Ilustrasi: pasar modern

Ilustrasi: pasar modern

Tentang Penulis

Leave A Response