Kader Bela Negara Purbalingga Dikukuhkan

Ditulis 26 Nov 2017 - 07:55 oleh Banyumas1

Purbalingga menjadi satu-satunya daerah yang menyiapkan kader bela negara.

BanyumasNews.com, PURBALINGGA – Sebanyak 510 Kader Bela Negara Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dikukuhkan Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH, MM di Buper Munjuluhur, Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari. Mereka merupakan kader yang telah mengikuti pelatihan bela negara di gelombang I tanggal 13 – 18 November 2017 dan gelombang II tanggal 20 – 25 November 2017.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menyentuh pada seluruh komponen warga  masyarakat, utamanya para pemuda-pemudi perwakilan dari kecamatan-kecamatan di Purbalingga. Saya juga berharap kegiatan pelatihan bela negara ini dapat dilaksanakan rutin setiap tahunnya,” kata Bupati Tasdi saat menjadi Pembina upacara Penutupan dan Pembentukan kader bela negara kabupaten Purbalingga tahun 2017, Sabtu (25/11/2017).

Ditambahkan Tasdi, Indonesia adalah negara besar yang memiliki beragam budaya, agama, ras, etnis, suku dan bahasa, namun dapat dipersatukan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang menjujung tinggi nilai-nilai persatuan.

”Dan Indonesia sekarang sedang dirongrong oleh ancaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ancaman itu antara lain aksi terorisme, radikalisme, anti Pancasila, dan konflik berlatar belakang Suku Agama dan Ras antar golongan (SARA), dan juga Narkoba. Sehingga perlu adanya aksi para generasi muda untuk dapat mempertahankan NKRI,” imbuh Tasdi.

Unjuk kebolehan kader bela negara

Kabupaten Purbalingga, lanjutnya, menjadi satu-satunya kabupaten yang menyiapkan kader bela negara, dan telah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Untuk itu kader bela negara ini dapat menjadi modal dasar untuk membentuk karakter bangsa, generasi muda yang diperlukan bagi masa depan kabupaten Purbalingga, tegasnya.

Pada acara penutupan dan pembentukan kader bela negara kali ini, Bupati Tasdi juga berkenan mengukuhkan perwakilan kader bela negara, dengan menyiram air pada dua orang perwakilan satu putra dan satu putri. Dan dilanjutkan menyerahkan sertifikat 10 terbaik pada pelatihan gelombang pertama dan 10 terbaik pada pelatihan gelombang kedua.

Di akhir acara tersebut para kader bela negara juga melakukan demo yang atraktif, yang mampu memukau seluruh tamu undangan. Demo yang pertama para kader melakukan Senam Bambu, dan yang kedua demo ketangkasan beladiri. (BNC/Dn)

Tentang Penulis

Leave A Response