Empat Oknum Polisi Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Wartawan

Ditulis 11 Okt 2017 - 19:13 oleh Banyumas1

BanyumasNews.com, PURWOKERTO – Empat oknum polisi anggota Polres Banyumas Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan terhadap wartawan.

Mereka dinilai cukup bukti melakukan penganiayaan terhadap wartawan saat meliput berlangsungnya aksi demo menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTB), Senin (09/10/2017) malam lalu.

Dalam jumpa pers yang berlangsung Rabu (11/10/2017) sore, Kapolres AKBP Bambang Yudhantara Salamun menyatakan telah menetapkan empat tersangka anggota Sabhara yang melakukan penganiayaan.

Selain itu tiga anggota Satpol PP juga kini tengah diperiksa intensif karena diduga kuat ikut melakukan penganiayaan terhadap wartawan.

Kapolres mengatakan empat oknum polisi yang menjadi tersangka berinisial Aiptu AS, Bripda GP, Bripda AD dan Bripda AYH. “Mereka akan dibawa ke Polda Jateng untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka juga terbukti menyalahi Protap dan melanggar kode etik sehingga akan ditangani Propam Polda Jateng”, demikian Kapolres.

Sementara itu tiga anggota Satpol PP kini masih dalam pemeriksaan intensif. Mereka terancam menjadi tersangka seperti yang dialami empat oknum anggota polisi tersebut.

Para pelaku dikenai pasal 170 dan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi demo menolak proyek PLTB Baturraden oleh komunitas Selamatkan Slamet yang terdiri dari berbagai elemen berlangsung ricuh. Aparat melakukan penganiayaan terhadap wartawan yang tengah meliput. Satu wartawan televisi mengalami luka-luka. (BNC/nan)

Tentang Penulis

Leave A Response