Grebeg Sura Baturraden Digelar Ahad 15 Oktober

Ditulis 10 Okt 2017 - 14:04 oleh Banyumas1

Grebeg Sura Baturraden Digelar Ahad 15 Oktober 2017

BanyumasNews.com, BANYUMAS – Grebeg Sura di Baturraden yang digelar Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, akan diselenggarakan pada Ahad, 15 Oktober 2017. Rencananya akan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan rute karnaval dari Wanawisata (Bumi Perkemahan) dan finish di Bukit Bintang Baturraden.

Kegiatan tahunan itu melibatkan berbagai elemen masyarakat pariwisata, termasuk 12 desa penyangga wisata Baturraden. Event ini menyuguhkan ragam seni budaya lokal. Ratusan tenong, gunungan sedekah bumi, pagelaran wayang ruwat serta kirab prosesi adat lereng Gunung Slamet dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, akan mewarnai rangkaian acara ini.

Kepala Dinporabudpar Azis Kusumandani mengatakan sedikitnya 5.000 orang yang terdiri dari pegiat wisata dan warga Kecamatan Baturaden, Banyumas, akan mengikuti ritual Grebeg Suran itu. Ritual yang akan diakhiri dengan rebutan hasil bumi ini, diadakan setiap tahun pada bulan Sura atau Tahun Baru Islam.

“Ritual berlangsung sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas rezeki dan hasil bumi yang melimpah,” kata Azis.

Gunungan dalam prosesi grebeg Sura Baturraden

Prosesi ritual diawali dengan Mangala Yudha, diikuti Gunungan yang berisi berbagai hasil bumi, antara lain aneka jenis sayur mayur, sembilan bahan pokok serta berbagai jenis buah-buahan. Gunungan dari kelompok tani juga akan menyemarakan kirab, kedudian tumpeng robyong, tumpeng tri warna, barisan rontek dan wedus kendit.

Peserta dari perwakilan desa akan membawa tenong dan juga menyuguhkan berbagai jenis kesenian tradisional Banyumasan, seperti hadrah, kentongan hingga kesenian tabuh lesung.

Selesai arak-arakan, seluruh sesaji akan didoakan sesepuh desa. Mereka memanjatkan puji syukur kepada Tuhan. Dalam doa warga berharap agar seluruh masyarakat Banyumas, khususnya yang tinggal di sekitar pegunungan Gunung Slamet, selalu diberikan keselamatan.

Usai berdoa makanan kemudian dimakan bersama dan sebagian bawaan dilarung di sungai Gumawang.

Turut memeriahkan kegiatan antara lain Kebun Raya Baturraden, Palawi, PHRI dan Taman rekeasi small word.

Usai acara kirab, di Lapangan Parkir Tengah akan digelar wayang kulit Ruwat Bumi yang akan menampilkan dalang Ki Sikin. Dalang kondang ini akan melanjutkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk pada malam harinya. (BNC/Parsito)

Tentang Penulis

Leave A Response