Pemkab minta dukungan DPD soal infrastruktur wisata Dieng

Ditulis 27 Mar 2010 - 11:20 oleh Banyumas1

BANJARNEGARA – Pemerintah Daerah (Pemkab) Banjarnegara yang diwakili oleh Sekda Syamsudin, S. Pd., M. Pd meminta DPD mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata Dieng berupa pembangunan jalan tembus dari pantura (Kabupaten Batang) ke Batur yang merupakan lokasi pariwisata Dieng. Hal itu disampaikan kepada tiga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal daerah Pemilihan Jawa Tengah yang mengunjungi Banjarnegara kemarin.

Anggota DPD yang berkunjung adalah Dr. Sulistyo, M. Pd., GKR Ayu Koes Indriyah, dan Denty Eka Widi Pratiwi, SE. Kunjungan mereka dimaksudkan untuk membangun komunikasi dengan Pemkab dan menampung aspirasi dari daerah dalam rangka tugas-tugas konstitusional anggota DPD RI di daerah pemilihan. “Kami berhadap Pemkab memanfaatkan dengan optimal kegiatan ini” katanya Dr. Sulistyo mewakili rombongan DPD.

Selain permintaan dukungan pengembangan wisata Dieng, Syamsudin juga menjelaskan tentang beragam permasalahan yang berkaitan dengan otonomi daerah dan penanganan sumber daya alam di daerah. “Masalah yang kami sampaikan berkaitan dengan persoalan yang memerlukan bantuan kebijakan dan bantuan anggaran dari pusat” katanya.

Disinggung pula mengenai pengembangan bahan galian tambang yang belum maksimal di daerah Kalitengah, pengembangan batik Gumelem, permasalahan di dunia pendidikan dan dampak konversi minyak tanah bagi pengrajin keramik.

Khusus untuk pengrajin keramik, Syamsudin meminta kebijakan proteksi khusus berkaitan dengan berlakunya pasar bebas. Hal ini didasarkan belum siapnya para pengrajin untuk berkompetisi di pasar bebas dikarenakan masih berkutat pada dampak konversi minyak tanah ke gas. “Karena mahalnya harga tungku gas, dari 30 pengrajin keramik, baru 2 orang pengrajin yang mampu memiliki tungku pembakar yang berbahan bakar gas” katanya.

Syamsudin mengusulkan bentuk proteksi tersebut bisa berupa pemberian subsidi mitan dengan harga khusus kepada para pengrajin selama paruh waktu tertentu. Jadi satu masalah konversi ini diselesaikan terlebih dahulu, baru kita mempersiapkan diri masuk ke pasar bebas. “Kebijakan ini penting untuk melindungi mereka dari kehancuran” katanya.(BNC/ist/bna)

komplek candi Arjuna Dieng

komplek candi Arjuna Dieng

panorama sekitar Dieng

panorama sekitar Dieng

Tentang Penulis

Leave A Response